• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

commit to user

15 BAB IV

HASIL DAN PEMBAHASAN

4.1 Tahap Pengujian Simulasi

Sebelum melakukan pengujian langkah yang dilakukan dalam simulasi antara lain penentuan pemodelan frame sepeda, penentuan sifat material, kondisi batas frame sepeda dan pembebanan pengujian frame sepeda.

4.1.1 Penentuan Pemodelan Frame Sepeda

Penentuan jenis pemodelan yang dilakukan dalam simulasi adalah pengujian standar SNI 1049:2008 syarat keselamatan uji lelah rangka. Sepeda yang digunakan adalah jenis hardtail sepeda lintas alam yang diproduksi oleh PT.X menggunakan material Aluminum alloy 7005-T6 dengan ukuran size 16”.

(2)

commit to user

(3)

commit to user 4.1.2 Material Properties Aluminum Alloy 7005

Material properties aluminum alloy 7005-T6 di perangkat lunak software solidwork 2011 sebagai berikut:

Tabel 4.1 Material properties aluminum alloy 7005-T6

Properties Aluminum alloy 7005-T6

Name: 7005-T6

Yield strength: 290 MPa

Tensile strength: 350 MPa

Elastic modulus: 72 GPa

Mass density: 2780 kg/m^3

Shear modulus: 26.9 GPa

Thermal expansion coefficient: 2.36e-005 /Kelvin

(4)

commit to user

4.1.3 Kondisi Batas Pengujian Frame Sepeda

Kondisi batas pengujian uji lelah rangka standar SNI 1049:2008 syarat keselamatan antara lain:

1. Pada pengunci bagian belakang frame sepeda atau dropouts dalam keadaan terjepit rigid dan diasumsikan droupouts bagian belakang tidak mengalami pergeseran perpindahan. Kondisi batas tersebut dalam perangkat lunak

solidworks dinamakan kondisi batas fixed support.

2. Pada bagian depan dropouts porok bergerak maju mundur atau arah horisontal bergerak arah sumbu x. Pada kondisi batas frame sepeda tersebut dalam perangkat lunak solidworks dinamakan sebagai kondisi batas roller atau slider.

4.1.4 Pembebanan Pengujian Frame Sepeda

Pada pembebanan pengujian frame sepeda load beban di tempatkan pada 3 titik pengujian (head tube, seat tube dan bottom bracket) sesuai standart SNI 1049:2008. Pembebanan pengujian beban ke arah vertikal dengan nilai sebesar 650N yang terbagi pada 3 titik pengujian ( 50N pada beban head tube, 400N pada

seat tube dan 200N bottom bracket). Pengujian simulasi ini divariasikan

pembebanan sebanyak 18 variasi pembebanan dan dilakukan prosentase pembebanan seperti standar SNI tiap load pembebananya. Variasi pembebanan sebanyak 18 variasi (650N, 900N, 1150N, 1400N, 1650N, 1900N, 2150N, 2400N, 2650N, 2900N, 3150N, 3400N, 3650N, 3900N, 4150N, 4900N, 4650N, 4900N).

(5)

commit to user

Gambar 4.4 Pembebanan frame sepeda standart SNI 1049:2008.

4.2 Tahap Sesudah Pengujian

Pada tahap sesudah pengujian dilakukan analisa dari hasil simulasi pengujian yang menitik beratkan pada nilai fatigue life dari hasil simulasi pengujian standar SNI 1049:2008 (syarat keselamatan).

4.2.1 Hasil Simulasi SNI 1049:2008

Hasil simulasi pengujian dengan pembebanan sebesar 650N atau pembebanan pertama didapatkan nilai stress maksimum sebesar 18.207 MPa terbagi pada sambungan antara lain pertama seat tube (ST) dengan seat stays (SS) dan top tube (TT). Kedua bottom bracket (BB) dengan down tube (DT), chain stays (CS) dan seat tube (ST). Ketiga head tube (HT) dengan top tube (TT) dan down tube (DT). Keempat bagian dropouts (pengunci).

(6)

commit to user

Gambar 4.5 Plot kontur equivalent stress pada pembebanan 650N

Gambar 4.6 Lokasi daerah kritis pada pembebanan 650N pada bagian seat tube antara seat stays dan top tube

(7)

commit to user

Gambar 4.7 Lokasi titik kritis pada pembebanan 650N pada bagian bottom bracket dengan seat stay, down tube, dan seatstay.

Gambar 4.8 Lokasi titik kritis pada pembebanan 650N pada bagian headtube dengan toptube dan downtube

(8)

commit to user

Gambar 4.9 Lokasi daerah kritis pada pembebanan 650N pada bagian dropouts

Pada simulasi pengujian dengan pembebanan 650N didapat nilai fatigue life sebesar 1¢10 terbagi merata di setiap sambungan. Hal ini menunjukan bahwa pada pembebanan 650N masih di bawah endurance limit atau batas ketahanan material karena masih berada pada siklus 1¢10 yang tidak berpengaruh gagal pada frame sepeda.

Gambar 4.10 Plot nilai fatigue life pada pembebanan 650N

Pada pembebanan variasi terbesar yaitu 4900N hasil simulasi pengujian SNI 1049:2008 didapatkan nilai von misses equivalent stress maksimum sebesar 137.245 MPa yang terbagi pada bagian sambungan antara lain pertama seat tube (ST) dengan seat stays (SS) dan top tube (TT). Kedua bagian bottom bracket (BB)

(9)

commit to user

dengan down tube (DT), chain stays (CS) dan seat tube (ST). Ketiga head tube (HT) dengan top tube (TT) dan down tube (DT). Keempat bagian dropouts (pengunci).

Gambar 4.11 Plot kontur equivalen stress pada pembebanan 4900N

Hasil simulasi pengujian SNI 1049:2008 pada pembebanan terbesar 4900N didapatkan nilai fatigue life 23350 siklus antara lain terbagi pada bagian. Pertama sambungan antara seat tube (ST) dengan seat stays (SS). Kedua sambungan bagian bottom bracket (BB) dengan seat tube (ST). Ketiga sambungan bottom bracket (BB) dengan chain stays (ST). Keempat pada bagian bottom bracket (BB) dengan down tube (DT)

Gambar 4.12 Plot kontur nilai fatigue life bagian seat tube dengan top tube dan seat tube dengan seat stays

(10)

commit to user

Gambar 4.13 Plot kontur nilai fatigue bagian bottom bracket dengan down tube, seatstay dan chain stays

Pada simulasi pengujian standar SNI 1049:2008 didapatkan hasil kurva S-N pada masing-masing sambungan frame sepeda antara lain.

Gambar 4.14 Grafik kurva S-N simulasi sambungan saet tube dengan seat stays 70.77 72.96 79.85 86.7 93.6 100.8 107.8 114.7 121.16 128.4 134.9 0 20 40 60 80 100 120 140 160 0 200000 400000 600000 800000 1000000 1200000 Vo n m is se s st re ss ( M Pa )

(11)

commit to user

Gambar 4.15 Grafik kurva S-N simulasi sambungan bottom bracket dengan chain

stay

Gambar 4.16 Grafik kurva S-N simulasi sambungan bottom bracket dengan down

tube 76.6 82.68 88.77 94.86 100.95 107.03 113.12 119.18 0 20 40 60 80 100 120 140 0 100000 200000 300000 400000 500000 600000 700000 Vo n m is se s st re ss ( M Pa )

Fatigue life (siklus)

77.43 83.12 88.83 94.53 100.23 105.92 111.6 0 20 40 60 80 100 120 0 100000 200000 300000 400000 500000 600000 700000 Vo n m is se s st re ss ( M Pa )

(12)

commit to user

Gambar 4.17 Grafik kurva S-N simulasi sambungan bottom bracket dengan seat

tube

Pada grafik kurva S-N simulasi pengujian SNI 1049:2008 daerah kritis maksimum terbesar terdapat pada bagian sambungan antara seat tube dengan seat

stays yang terdapat pada gambar 4.14 dan daerah kritis minimum terdapat pada

sambungan bottom bracket dengan seat tube gambar 4.17.

4.2.2 Perhitungan fatigue limit strength dengan persamaan basquin

Perhitungan fatigue limit strength dengan persamaan basquin didapatkan hasil sebagai berikut:

SNf = A(Nf)b

= 144 MPa

SNf ‘ = SNf .ka.kb.kc = 71.568MPa

Sf teoritis = 71.568 Mpa (1000000 s iklus) Sf simulasi= 72.005 Mpa (1000000 s iklus)

Dari has il analisa perh itungan d i atas Sf simulasi pengujian SNI 1049:2008 perangkat lunak solidworks hasilnya hampir mendekati dengan Sf

teoritis. 73.06 77.47 81.87 86.25 72 74 76 78 80 82 84 86 88 0 200000 400000 600000 800000 1000000 Vo n m is se s st re ss ( M Pa )

Gambar

Gambar 4.1 frame sepeda dan komponen pendukung sepeda lintas alam
Gambar 4.2 Geometri sepeda frame sepeda
Tabel 4.1 Material properties aluminum alloy 7005-T6  Properties Aluminum alloy 7005-T6
Gambar 4.4 Pembebanan frame sepeda standart SNI 1049:2008.
+7

Referensi

Dokumen terkait

Hasil simulasi Crane Hook dengan beban 8 ton menggunakan Salome Meca dan Microsoft Visual Nastran 2004 diperoleh Tegangan Von Mises maksimum sebesar 164,51 MPa dan 174

Dari gambar dapat terlihat rapat arus maksimum kedua sampel jembatan garam mempunyai tren yang sama. Nilai rapat arus maksimum terbesar adalah sel dengan elektrolit KCl, diikuti

Berdasarkan SNI (1994), kadar air maksimal dalam sabun batang sebesar 15%. Sabun susu padat yang dihasilkan dari formulasi telah memenuhi Kriteria mutu SNI. Kadar air

Gambar IV.14 : hasil simulasi penyangga pompa toothpaste dispenser dengan software cosmos Dari gambar data diatas dapat diketahui von misses poros poros 1.2.10 4 Nm 2

Seperti halnya pada simulasi pertama, dalam simulasi kedua yang telah dilakukan menunjukkan informasi bahwa IP Address 192.168.1.251 melakukan pengiriman paket

Berdasarkan Batas maksimum cemaran logam berat yang tidak termasuk dalam tabel produk pangan yang ditetapkan Badan Standarisasi Nasional, seperti olahan cacing tanah berdasarkan

Pada saat pemberian pembebanan 420 Watt dapat dilihat bahwa persentase daya keluaran yang paling optimal dibandingkan dengan pembebanan lainya, kemungkinan terjadi

Berdasarkan hasil dari perhitungan aktual dan analisa simulasi bahwa nilai safety factor diantara range nilai 1 sampai 10 dan von misses ≤ 200 MPa (Modulus Elasticity)