PERBANDINGAN EFEK KOLODING HES DAN RINGER LAKTAT
TERHADAP HIPOTENSI AKIBAT SPINAL ANESTESI PADA WANITA
HAMIL YANG MENJALANI SEKSIO SESARIA
TESIS
SONNY LESMANA SURYA
PROGRAM MAGISTER KLINIK - SPESIALIS
DEPARTEMEN/SMF ANESTESIOLOGI DAN TERAPI INTENSIF
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SUMATERA UTARA /
RSUP. H. ADAM MALIK MEDAN
2011
PERBANDINGAN EFEK KOLODING HES DAN RINGER LAKTAT
TERHADAP HIPOTENSI AKIBAT SPINAL ANESTESI PADA WANITA
HAMIL YANG MENJALANI SEKSIO SESARIA
TESIS
Untuk memperoleh gelar Magister Kedokteran Klinik di Bidang Anestesiologi dan Terapi Intensif/M.Ked pada Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara
SONNY LESMANA SURYA
PROGRAM MAGISTER KLINIK - SPESIALIS
DEPARTEMEN/SMF ANESTESIOLOGI DAN TERAPI INTENSIF
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SUMATERA UTARA /
RSUP. H. ADAM MALIK MEDAN
2011
Judul : Perbandingan Efek Koloding Hes dan Ringer Laktat Terhadap Hipotensi Akibat Spinal Anestesi pada Wanita Hamil yang Menjalani Seksio Sesaria
Nama : Sonny Lesmana Surya Program Magister : Magister Kedokteran Klinik Konsentrasi : Anestesiologi dan Terapi Intensif
Menyetujui MENGETAHUI Ketua Program Magister
Dr.Hasanul Arifin,SpAn,KAP,KIC NIP: 19510423197021003 Ketua TKP – PPDS Dr.H.Zainuddin Amir, SpP(K) NIP. 195406201980111001 PEMBIMBING I : PEMBIMBING II :
Dr.Akhyar H Nst, SpAn, KAKV Dr.Hasanul Arifin, SpAn, KAP, KIC
NIP. 196007011987021002 NIP: 19510423197021003
Telah diuji pada Tanggal : 10 Oktober 2011
PANITIA PENGUJI TESIS
1. Prof.dr.Achsanuddin Hanafie, SpAn, KIC NIP. 195208261981021001
2. Dr.dr.Nazaruddin Umar, SpAn, KNA NIP. 1951071219810310002
3. dr.Yutu Solihat
KATA PENGANTAR
Assalamu’Alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Segala puji dan syukur hanya kepada Allah SWT karena atas ridho, rahmat dan karunia– Nya kepada saya sehingga dapat mengikuti Program Pendidikan Dokter Spesialis Ilmu Anestesiologi dan Terapi Intensif Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara serta menyusun dan menyelesaikan penelitian ini sebagai salah satu syarat dalam penyelesaian pendidikan keahlian dibidang Anestesiologi dan Terapi Intensif . Shalawat dan salam saya sampaikan kepada Nabi Muhammad SAW beserta keluarga dan sahabat-nya Radhiallahu’anhum ajma’in yang telah membawa perubahan dari zaman kejahiliyahan ke zaman berilmu pengetahuan seperti saat ini.
Pada kesempatan ini saya ingin menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada:
Bapak Rektor Universitas Sumatera Utara, Bapak Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara yang telah memberikan kesempatan untuk mengikuti Program Pendidkan Dokter Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif di Universitas ini. Bapak Direktur RSUP H Adam Malik Medan, Direktur RS Pirngadi Medan dan Direktur RS Haji Mina Medan, Direktur RSUD FL Tobing Sibolga, Direktur Rumkit Tk II Putri Hijau Medan yang telah memberikan kesempatan dan fasilitas untuk belajar dan bekerja di lingkungan rumah sakit tersebut.
Dengan penuh rasa hormat dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Prof. dr. Achsanuddin Hanafie, SpAn KIC sebagai ketua Departemen Anestesiologi dan Terapi Intensif FK USU/RSUP H Adam Malik Medan. Terima kasih yang sebesar-besarnya juga saya sampaikan kepada dr. Hasanul Arifin, SpAn. KAP. KIC sebagai Ketua Program Studi Anestesiologi dan Terapi Intensif dan pembimbing I saya, Dr. dr. Nazaruddin Umar, SpAn. KNA sebagai Sekretaris Departemen Anestesiologi dan Terapi Intensif, dr. Akhyar Hamonangan Nasution, SpAn. KAKV sebagai Sekretaris Program Studi dan sebagai pembimbing II.
Rasa hormat dan terima kasih kepada semua guru-guru kami, dr. A. Sani P. Nasution, SpAn.KIC, dr. Chairul M. Mursin, SpAn, Prof. dr. Achsanuddin Hanafie, SpAn KIC, dr. Hasanul Arifin, SpAn. KAP. KIC, Dr. dr. Nazaruddin Umar, SpAn. KNA, dr. Asmin Lubis, DAF. SpAn, KAP. KMN, dr. Akhyar H. Nasution, SpAn. KAKV, dr. Yutu Solihat, SpAn. KAKV, dr. Nadi Zaini, SpAn, Dr. Soejat Harto, SpAn.KAP, dr. Muhammad A R, SpAn, dr. Syamsul Bahri, SpAn, dr. Walman Sitohang, SpAn, dr. Tumbur, SpAn, dr. Veronica HY, SpAn KIC, dr Tjahaya Indra Utama,SpAn, dr. Nugroho K.S, SpAn, dr. Dadik Wahyu Wijaya, SpAn, dr. M. Ihsan, SpAn, dr. Guido M. Solihin, SpAn.
Kepada dr. Arlinda Sari Wahyuni, MKes sebagai pembimbing statistik yang banyak membantu dalam penelitian ini khususnya dalam hal metodologi penelitian dan analisa statistik.
Terima kasih kepada seluruh teman-teman residen Anestesiologi dan Terapi Intensif FK USU terutama kepada dr .Jalaluddin A.Chalil, dr. Ahmad Rusdy Nasution, dr. Muhammad Arsad, dr. Rahmad Dhani, dr. cut meliza Zainumi, dr. Dewi Yusmeliasari, dr. Rika Dhanu, dr. Ester Lantika Silaen, dr. John Frans Sitepu dan dr. Dony Siregar atas kerja sama dan bantuan serta dorongannya selama ini. Terima kasih kepada teman-teman residen Ilmu Kebidanan dan Kandungan , Ilmu bedah, THT, Penyakit Mata dan bidang ilmu kedokteran lainnya yang banyak berhubungan dengan bidang Anestesiologi dan Terapi Intensif. Terima kasih kepada rekan-rekan kerja perawat dan penata Anestesiologi, perawat ICU dan perawat lainnya yang banyak berhubungan dengan kami. Terima kasih juga kepada seluruh pasien dan keluarganya sebagai “guru” kedua kami dalam menempuh pendidikan spesialis ini.
Terima kasih yang tak terhingga kepada kedua orangtua saya, ayahanda Surya Putra Sani, S.E. BSc. dan ibunda tercinta, Dharmawaty, terhadap kasih sayangnya tidak berkesudahan, pengorbanannya tidak terkira, jerih payahnya tidak terbalaskan serta adik saya tersayang dr.Maesyara Adinda Sari untuk doa dan semangatnya. Terima kasih kepada kekasihku tercinta, Cindy Ayuningtias Sitompul atas pengorbanannya, kesabarannya dan kesetiaannya. Terima kasih kepada dr.Nazrin Bey Sitompul, Sp.PD dan Ibu Rosella Sabar Prawira, SE untuk dukungannya selama ini. Terima kasih kepada Dr.Yuris Danilwan, SE, Msi dan Hj. Linda Yarnita untuk bantuan serta dorongannya dalam menempuh pendidikan spesialis ini.
Akhirnya hanya kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, kita berserah diri dan memohon rahmat dan pengampunan. Mudah-mudahan ilmu yang didapat, bermanfaat sebanyak-banyaknya untuk masyarakat, agama,bangsa dan negara.
Medan, September 2011
DAFTAR ISI KATA PENGANTAR ... i DAFTAR ISI ... iv DAFTAR TABEL ... v LAMPIRAN ... vi BAB 1 ... 1 PENDAHULUAN ... 1 1.1 LATAR BELAKANG ... 1 1.2 RUMUSAN MASALAH ... 4 1.3 HIPOTESIS ... 4 1.4 TUJUAN PENELITIAN ... 4 1.4.1 Tujuan umum ... 4 1.4.2 Tujuan khusus ... 4 1.5 MANFAAT PENELITIAN ... 5 1.5.1 Manfaat akademis ... 5 1.5.2 Manfaat praktis ... 5 BAB 2 ... 6 TINJAUAN PUSTAKA ... 6
2.1 Molaritas, molalitas, dan ekuivalen ... 6
2.2 Osmolaritas, osmolalitas dan tonisitas ... 6
2.4 Cairan intraseluler ... 9
2.5 Cairan ekstraseluler ... 9
2.6 Cairan interstisial (ISF) ... 10
2.7 Cairan intravaskular (IVF) ... 10
2.8 Perpindahan cairan antar kompartemen ... 11
2.9 Pengaturan faal dari cairan dan elektrolit ... 12
2.10 Respon hemodinamik terhadap kekurangan volume cairan ... 13
2.11 Hetastarch... 15
2.11.1 Fitur ... 15
2.11.2 Kekurangan ... 15
2.12 Spinal anestesi ... 15
2.12.1 Indikasi spinal anestesi ... 16
2.12.2 Kontra indikasi absolut ... 16
2.12.3 Kontra indikasi relatif ... 17
2.13 Anatomi ... 17
2.14 Teknik spinal anestesi ... 18
2.15 Obat-obat yang dipakai ... 19
2.16 Pengaturan level analgesia ... 19
2.17 Komplikasi/masalah anestesi spinal ... 21
2.18 Perubahan fisiologi wanita hamil ... 24
2.18.1 Sistim respirasi ... 24
2.18.2 Perubahan volume darah ... 26
2.18.4 Perubahan pada ginjal ... 27
2.18.5 Perubahan pada GIT ... 28
2.18.6 Perubahan SSP dan susunan saraf perifer ... 29
2.18.7 perubahan sistim muskuloskeletal, dermatologi, mammae dan mata 30 2.18.8 Uteroplasental blood flow ... 30
KERANGKA TEORI ... 32
KERANGKA KONSEP ... 33
BAB 3 ... 34
3.1. DESAIN ... 34
3.2. TEMPAT DAN WAKTU ... 34
3.2.1 Tempat ... 34
3.2.2 Waktu ... 34
3.3. POPULASI DAN SAMPEL ... 34
3.3.1 Populasi ... 34
3.3.2 Sampel ... 34
3.4. KRITERIA INKLUSI DAN EKSKLUSI ... 35
3.4.1 Kriteria inklusi ... 35 3.4.2 Kriteria eksklusi ... 35 3.5. BESAR SAMPEL ... 35 3.6. CARA KERJA ... 36 3.6.1 Persiapan pasien ... 36 3.6.2 Pelaksanaan penelitian ... 36 3.7. IDENTIFIKASI VARIABEL ... 37
3.8. RENCANA MANAJEMEN DAN ANALISIS DATA ... 38
3.9. DEFINISI OPERASIONAL ... 38
3.10. MASALAH ETIKA ... 39
3.11. ALUR PENELITIAN ... 40
BAB 4 ... 41
4.1. KARAKTERISTIK UMUM SUBJEK PENELITIAN ... 41
4.2. JENIS SUKU DAN PEKERJAAN PADA KEDUA KELOMPOK PENELITIAN ... 42
4.3. TINGKAT PENDIDIKAN PADA KEDUA KELOMPOK PENELITIAN ... 43
4.4. PS-ASA ... 44
4.5. KARAKTERISTIK KLINIS PERUBAHAN HEMODINAMIK PADA KEDUA KELOMPOK ... 44
4.6. RATE PRESSURE PRODUCT (RPP) ... 50
4.7. KEJADIAN HIPOTENSI ... 50
BAB 5 ... 52
5.1. GAMBARAN UMUM ... 52
5.2. PERUBAHAN HEMODINAMIK ... 52
5.2.1 Perubahan Tekanan Darah ... 52
5.2.2 Kejadian Hipotensi ... 53
5.2.3 Laju Nadi ... 54
BAB 6 ... 55
6.2. SARAN ... 55
DAFTAR PUSTAKA ... 56 DAFTAR LAMPIRAN ... 58
DAFTAR GAMBAR
Gambar 4.1 Perubahan tekanan darah sistolik ... 46
Gambar 4.2 Perubahan tekanan darah diastolik ... 47
Gambar 4.3 Perubahan tekanan arteri rerata (MAP) ... 48
DAFTAR TABEL
Tabel 2.3.1 Air tubuh total dalam persentase berat badan ... 7
... 42
Tabel 4.3 ... 43
Tabel 4.4 Tabel 2.3.2 Komposisi cairan elektrolit ... 8
Tabel 2.12.8 PenyebabPenurunan Uterine Blood Flow ... 31
Tabel 4.1 Karakteristik Umum Sampel Penelitian pada Kedua Kelompok .... 41
Tabel 4.2 Jenis Suku dan Pekerjaan pada Kedua Kelompok Penelitian ... Karakteristik Tingkat Pendidikan Pada Kedua Kelompok Penelitian ... Status Fisik ASA ... 44
Tabel 4.5.1 Karakteristik klinis hemodinamik pre induksi ... 45
Tabel 4.5.2 Tekanan darah sistolik rerata pada kedua kelompok ... 45
Tabel 4.5.3 Tekanan darah diastolik rerata pada kedua kelompok ... 46
Tabel 4.5.4 Tekanan darah arteri rerata (MAP) pada kedua kelompok ... 47
Tabel 4.5.5 Perubahan laju nadi pada kedua kelompok ... 49
Tabel 4.6.1 Rate pressure product (RPP) ... 50
ABSTRAK
Latar belakang dan tujuan : Penggunaan anestesi spinal pada ibu hamil yang akan
enjalaniprosedurseksio sesariasecara
lik kelompok A terjadi penurunan yang bermakna dimana menjalani seksio sesaria selalu menimbulkan gejolak hemodinamik dalam hal ini perubahan tekanan darah sistolik, diastolik, Mean Arterial Pressure (MAP), dan laju nadi. Penelitian ini menggunakan metode tersamar tunggal, acakterkontrol, dengan tujuan untukmengetahui efektifitas pemberian loading cairan koloid dalam mencegah hipotensi dibandingkan ko-loading kristaloid pada pasien-pasien yang menjalani section caesaria dengan spinal anestesi.
Metode: Setelahmendapatkanpersetujuandarikomiteetika,empat puluhduapasienASA1atau2m
acakdialokasikanuntukmenerimacairan ko-loading koloid (kelompok A) dosis 10ml/kg BB dan ko-loading kristaloid (kelompok B) dosis 30ml/kg BB. Selanjutnya diukurtekanan darah sistolik, diastolik, tekanan arteri rerata dan laju nadi pasiendicatatsetelah spinal anestesi menit ke-1, ke-5, ke-10 dan ke-15.
Hasil :Tekanan darah sisto
diperoleh nilai p untuk uji t berpasangan <0,05. Pada menit ke-0menuju menit ke-1 terjadi penurunan rata-rata yang bermakna 5,5 mmHg (4,4%) dan pada kelompok B, terjadi penurunan yang bermakna (p<0,05). Pada menit ke-0 menuju menit ke-1 terjadi penurunan rata-rata 9,0 mmHg (7,4%). Tekanan darah diastolik kelompok A tidak terdapat perbedaan yang bermakna dimana diperoleh nilai p untuk uji t berpasangan >0,05 tetapi pada kelompok B, terjadi penurunan yang bermakna (p<0,05). Pada menit ke-0 menuju menit ke-1 terjadi penurunan rata-rata 8 mmHg (10,8%). Pada Tekanan Arteri Rerata (MAP) terjadi penurunan yang bermakna pada kedua kelompok, dimana diperoleh nilai p untuk uji t berpasangan <0,05. Pada menit ke-0 menuju menit ke-1 terjadi penurunan rata-rata 4,7 mmHg (4,9%).Demikian juga Tekanan Arteri Rerata (MAP) pada kelompok B, terjadi penurunan yang bermakna (p<0,05). Pada menit ke-0 menuju menit ke- 1 terjadi penurunan rata-rata 8,4 mmHg (9,4%).Perubahan dinamis laju nadi rata-rata terjadi peningkatan yang tidak bermakna pada kelompok A, dimana diperoleh nilai p untuk uji t berpasangan >0,05. Demikian juga pada kelompok B, terjadi peningkatan yang bermakna (p<0,05). Pada menit ke-0 menuju menit ke-1 terjadi peningkatan rata-rata 8,3 mmHg (10,1%).Kejadian hipotensi setelah anestesi spinal didapati jumlah sampel yang mengalami hipotensi pada kelompok B dari menit ke-1 sampai menit ke-10 dengan nilai uji chi square diperoleh hasil p > 0,05 yang berarti tidak ada perbedaan bermakna di antara kedua kelompok.
Kesimpulan : Tidak ada perbedaan efek pemberian ko-loading cairan koloid dalam
encegah hipotensi dibandingkan ko-loading kristaloid pada pasien-pasien yang menjalani engan spinal anestesi.
m
section caesaria d
ABSTRACT
Background and purpose: The us ia in pregnant women who will
l from the ethics commitee, forty-two patients ASA 1 or 2
t values obtained e of spinal anesthes
undergo seksio sesaria always caused hemodynamic changes in systolic blood pressure, Diastolic, Mean Arterial Pressure (MAP), and heart rate. This research used a single-blind, randomized, controlled, in order to determine the effectiveness of co-loading colloid in preventing hypotension compared to co-loading crystalloid in patients undergoing spinal anesthesia with caesarian section.
Methods: After obtaining approva
undergo seksio sesaria procedure were randomly allocated to received co-loading of colloid (group A) dose 10ml/kg and co-loading of crystalloid dose 30ml/kg BB. Subsequently measured systolic blood pressure, diastolic, mean arterial pressure and pulse rate were recorded after spinal anesthesia patients minute to-1, the 5th, 10th and 15th.
Results: Systolic blood pressure decreased in group A where the significan
for the paired t test p <0.05. At minute 0 to minute-to-1 decrease significantly the average 5.5 mmHg (4.4%) and in group B, there was a significant reduction (p <0.05). At minute 0 to minute-to-1 decrease on average 9.0 mmHg (7.4%). Diastolic blood pressure in group A there was no significant difference in which values obtained for the paired t test p> 0.05 but in group B, there was a significant reduction (p <0.05). At minute 0 to minute-to-1 decrease an average of 8 mmHg (10.8%). On the Mean Arterial Pressure (MAP) occurred to a significant reduction in both groups, where the values obtained for the paired t test p <0.05. At minute 0 to minute-to-1 decrease an average of 4.7 mmHg (4.9%). Likewise Average Arterial Pressure (MAP) in group B, there was a significant reduction (p <0.05). At minute 0 to minute-to-1 decrease on average 8.4 mmHg (9.4%). Dynamically changes the pulse rate of the average non-significant increase in group A, where the obtained values for paired t test p> 0.05.Similarly in group B, there was a significant increase (p <0.05). At minute 0 to minute-to-1 increased on average 8.3 mmHg (10.1%).Incidence of hypotension after spinal anesthesia was found to have hypotension number in group B from minute 1 to minute 10 by the chi square test p>0,05, which means no significant difference between the two groups.
Conclusion: There is no difference in the effect of co-loading colloid in preventing
Hypotension compared to the co-loading crystalloid in patients undergoingspinal anesthesia with caesarian sectio.