BAB II LANDASAN TEORI. berdasarkan teori sosial kognitif. Bandura (1997) mendefinisikan self efficacy
Teks penuh
Dokumen terkait
Sesuai dengan pengertian Self-Efficacy diatas, Al-Qur'an sebagai rujukan pertama juga menegaskan tentang keyakinan diri bahwa setiap manusia akan mampu menghadapi
Proses afektif terjadi secara alami dalam diri individu dan berperan dalam menentukan intensitas pengalaman emosional. Afektif ditujukan dengan mengontrol kecemasan
Keyakinan serta pemahaman seseorang memiliki peran tersendiri dalam membentuk perilaku dari orang tersebut yaitu memilih produk yang baik dan juga terbebas dari larangan
Indikator dari kepribadian akhlak mulia dan dapat menjadi teladan yaitu bertindak sesuai norma agama, iman dan takwa, jujur, ikhlas dan memiliki perilaku yang
Bandura (1997) menjelaskan karakteristik individu yang memiliki self- efficacy tinggi adalah ketika individu tersebut merasa memiliki keyakinan bahwa ia mampu menangani
Dengan demikian maka yang dimaksud dengan homoseksual mengacu pada orang-orang yang memiliki dorongan impuls, preferensi, perilaku seksual dan ketertarikan secara fisik,
Dengan begitu pengertian perilaku menyimpang secara umum adalah apabila tindakan yang dilakukan tidak sesuai dengan nilai-nilai dan norma sosial yang berlaku
Dengan demikian maka yang dimaksud dengan homoseksual mengacu pada orang-orang yang memiliki dorongan impuls, preferensi, perilaku seksual dan ketertarikan secara fisik, emosi