PROSES ADAPTASI ANTARBUDAYA PADA
MAHASISWA INDONESIA YANG BELAJAR DI
PERANCIS
Diajukan guna Memenuhi Persyaratan Memperoleh Gelar Sarjana Ilmu Komunikasi (S.I. Kom)
DERYANTO HAW SIMANJUNTAK 00000023043
PROGRAM STUDI ILMU KOMUNIKASI
FAKULTAS ILMU KOMUNIKASI
UNIVERSITAS MULTIMEDIA NUSANTARA
TANGERANG
ii
PERNYATAAN
Dengan ini saya mengatakan bahwa skripsi saya adalah karya ilmiah saya sendiri, bukan plagiat dari karya ilmiah yang ditulis oleh orang lain atau lembaga lain, dan semua karya ilmiah orang lain atau lembaga lain yang dirujuk dalam skripsi ini telah disebutkan sumber kutipannya serta dicantumkan di Daftar Pustaka.
Jika di kemudian hari terbukti ditemukan kecurangan atau penyimpangan baik dalam pelaksanaan skripsi maupun dalam penulisanlaporan skripsi, saya bersedia menerima konsekuensi dinyatakan TIDAK LULUS untuk mata kuliah Skripsi yang telah saya tempuh.
Tangerang, 31 Mei 2021
i
HALAMAN PENGESAHAN
Skripsi dengan judul“Proses Adaptasi Antarbudaya
Pada Mahasiswa Indonesia yang Belajar di Perancis” Oleh
Deryanto Haw Simanjuntak telah diujikan pada Selasa, 15 Juni 2021 pukul 15.00-16.00 dan telah dinyatakan lulus
dengan susunan penguji sebagai berikut
Ketua Sidang Penguji Ahli
Dr. Daniel Susilo, S.I.Kom., M.I.Kom Hanif Suranto, S.Sos., M.Si Dosen Pembimbing,
Dr. Indiwan Seto Wahjuwibowo, M.Si Disahkan Oleh
Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi
Inco Hary Perdana, S.I.Kom., M.Si
Digitally signed by Hanif Suranto Date: 2021.06.28 19:11:49 +07'00' Digitally signed by Daniel Susilo Date: 2021.06.29 '10:57:28 +07'00
ii
HALAMAN PERSEMBAHAN
“Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi
nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam
doa dan permohonan dengan ucapan syukur.”
(Filipi 4:6)
iii
KATA PENGANTAR
Puji syukur kepada Tuhan yang Maha Esa atas Berkat, Rahmat, serta Karunia yang telah diberikan oleh-Nya kepada penulis, sehinggan penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul “Proses Adaptasi Antarbudaya Pada Mahasiswa Indonesia yang Belajar di Perancis” dengan baik dan tepat pada waktu yang ditentukan. Skripsi ini dibuat guna memperoleh gelar Sarjana Ilmu Komunikasi (S.I.Kom) di Universitas Multimedia Nusantara.
Penelitian ini tidak dapat berjalan dengan baik tanpa adanya dukungan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, penulis ingin mengucapkan terima kasih kepada:
1. Inco Hary Perdana, S.I.Kom., M.Si. selaku Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi sudah bersedia memberi dukungan dan membantu menyetujui skripsi yang telah disusun bersama dosen pembimbing.
2. Dr. Indiwan Seto Wahjuwibowo, M.Si., sebagai dosen pembimbing telah menyediakan waktu dan tenaga serta ilmu agar dapat membimbing serta memberi semangat penulis untuk menyelesaikan skripsi ini.
3. Jess, Qissy dan Puguh yang telah bersedia menjadi partisipan dalam skripsi ini. 4. Orang tua dari penulis yang telah memberi semangat, memberikan doa, dan
juga nasihat untuk penulis dalam menyusun dan menyelesaikan skripsi ini. 5. Davin Geovani selaku kawan dari penulis yang selalu memberikan dukungan
dan memberi pengetahuannya agar skripsi ini selesai.
6. Miss Rizka , selaku Informan ahli yang telah membantu penulis dengan memberikan ilmu dan sudut pandangnya.
iv
7. Seluruh pihak yang membantu,dan selalu memberikan semangat agar dapat menyelesaikan skripsi ini dengan sebaik mungkin..
Penulis juga berharap skripsi ini bisa bermanfaat sebagai sumber atau referensi bagi yang membacanya. Akhir kata, penulis mengucapkan terima kasih.
Tangerang, 31 Mei 2021
v
DAFTAR ISI
PERNYATAAN ... ii
HALAMAN PENGESAHAN ... i
HALAMAN PERSEMBAHAN ... ii
KATA PENGANTAR ... iii
DAFTAR ISI ... v
DAFTAR GAMBAR ... viii
DAFTAR TABEL ... ix DAFTAR BAGAN ... x ABSTRAK ... xi ABSTRACT ... xii BAB I ... 1 PENDAHULUAN ... 1 1.1 Latar Belakang ... 1 1.2 Rumusan Masalah ... 6 1.3 Pertanyaan Penelitian ... 7 1.4 Tujuan Penelitian ... 7 1.5 Kegunaan Penelitian ... 7 BAB II ... 9 KERANGKA PEMIKIRAN ... 9 2.1 Penelitian Terdahulu ... 9
vi
2.2 Teori atau Konsep-Konsep yang Digunakan ... 15
2.2.1. Gegar Budaya ... 15
2.2.2. Adaptasi Antarbudaya ... 17
2.2.3. Proses Adaptasi Antarbudaya ... 19
2.2.4. Proses Adaptasi Antarbudaya pada Mahasiswa International ... 23
2.3 Alur Penelitian ... 27
BAB III ... 29
METODOLOGI PENELITIAN ... 29
3.1 Paradigma Penelitian ... 29
3.2 Jenis dan Sifat Penelitian ... 29
3.3 Metode Penelitian ... 30
3.4 Subyek penelitian ... 30
3.5 Teknik Pengumpulan Data ... 32
3.6 Keabsahan Data ... 35
3.7 Teknik Analisis Data ... 36
BAB IV ... 38
HASIL DAN PEMBAHASAN ... 38
4.1 Subjek dan Objek penelitian ... 38
4.1.1. Subjek Penelitian ... 38
4.1.2. Objek Penelitian ... 39
4.2 Hasil Penelitian ... 40
4.2.1. Fase Enkulturasi ... 40
4.2.2. Fase Dekulturasi dan Akulturasi... 44
4.2.3. Fase Asimilasi ... 49
4.3 Pembahasan ... 52
4.3.1. Proses Adaptasi Antarbudaya Pada Mahasiswa Indonesia yang Belajar di Perancis ... 52
vii
BAB V ... 64
SIMPULAN DAN SARAN ... 64
5.1 Simpulan ... 64 5.2 Saran ... 65 5.2.1. Saran Akademis ... 65 5.2.2. Saran Praktis ... 65 DAFTAR PUSTAKA ... 67 Lampiran ... iii ... xlvi
viii
DAFTAR GAMBAR
Gambar 1. Lambang Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Perancis ... 3 Gambar 2. The Stress-Adaptation-Growth Dynamic Model………18 Gambar 3. Cross Culturasl Adaptation Model ... 20
ix
DAFTAR TABEL
Tabel 1. Penelitian Terdahulu ... 11
x
DAFTAR BAGAN
Bagan 1. Kerangka Pemikiran... 27 Bagan 2. Faktor Gegar Budaya………..………..53
xi
PROSES ADAPTASI ANTARBUDAYA PADA MAHASISWA
INDONESIA YANG BELAJAR DI PERANCIS
ABSTRAK
Oleh: Deryanto Haw Simanjuntak
Proses adaptasi antarbudaya dalam mengatasi gegar budaya terjadi pada hampir semua mahasiswa asal Indonesia yang menlanjutkan studinya di Perancis. Dalam mengatasi Gegar budaya maka Mahasiwa Indonesia memiliki proses adaptasi antarbudaya untuk mengatasi gegar budaya tersebut. Stra tegi komunikasi tersebut dapat dilihat dari teori Young Yun Kim yang mengatakan gegar budaya dapat diatasi dengan proses adaptasi antarbudaya yang terdiri dari enkulturasi atau mengenal suatu budaya, akulturasi dan dekulturasi yaitu mempelajari budaya baru dan meninggalkan budaya negara asal agar dapat beradaptasi dengan lingkungan dan budaya baru dan juga asimilasi dimana asimilasi menjadi tujuan dan penghunjung proses adaptasi antarbudaya oleh Young Yun Kim. Penelitian ini menggunakan paradigma post positivistik dan berjenis kualitatif. Metode penelitian ini menggunakan studi kasus dengan pattern matching. Teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakana wawancara dan studi pustaka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses adaptasi antarbudaya komunikasi mengatasi gegar budaya pada mahasiswa Indonesia yang belajar di Perancis.
Hasil penelitian didapatkan bahwa mahasiswa Indonesia yang melanjutkan pendidikan di Perancis mengalami beberapa fase dalam proses adaptasi budaya menurut Young Yun Kim yaitu enkulturasi, dekulturasi dan akulturasi, terakhir asimilisi. Fase enkulturasi ditandai dengan banyaknya hal yang baru diketahui saat pertama kali tiba di Perancis, akulturasi dan dekulturasi ditandai dengan beberapa perbedaan yang membutuhkan penyesuaian dan pembelajaran yang baru, beberapa hal yang harus disesuaikan adalah waktu, makanan, cuaca, dan juga bahasa. Asimilasi ditandai dengan adanya penemuan solusi terkait masalah yang dihadapi, dan ditandai dengan mulai berbaurnya mahasiswa asal Indonesia dengan mahasiswa lokal dan budaya setempat serta tidak mempermasalahkan perbedaan budaya. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu proses adaptasi antarbudaya mengatasi gegar budaya mahasiswa Indonesia berbentuk tahapan dari enkulturasi, dekulturasi dan akulturasi serta asimilasi.
Kata Kunci: Proses adaptasi antarbudaya, Komunikasi, Gegar Budaya, Mahasiswa Indonesia
xii
CROSS CULTURAL ADAPTATION PROCESS IN INDONESIAN
STUDENTS IN FRANCE
ABSTRACT
By: Deryanto Haw Simanjuntak
Cross cultural adaptation process in overcoming culture shock occur in almost all students from Indonesia who continue their studies in France. In overcoming culture shock, Indonesian students have a communication strategy to overcome culture shock. This communication strategy can be seen from Young Yun Kim's theory which says culture shock can be overcome by an intercultural adaptation process consisting of enculturation or getting to know a culture, acculturation and deculturation, namely learning a new culture and leaving the culture of the country of origin in order to adapt to the new environment and culture. and also assimilation where assimilation is the goal and the end of the process of intercultural adaptation by Young Yun Kim. This research uses post positivistic paradigm and qualitative type. This research method uses case studies with pattern matching. The data collection technique of this research used interviews and literature study. This study aims to determine Cross cultural adaptation process to overcome culture shock in Indonesian students studying in France.
The results showed that Indonesian students who continued their study in France experienced several phases in the process of cultural adaptation according to Young Yun Kim, namely enculturation, deculturation and acculturation, finally assimilation. The enculturation phase is marked by many things that are new when you first arrive in France, acculturation and deculturation are marked by several differences that require new adjustments and learning, some things that must be adjusted are time, food, weather, and also language. Assimilation is marked by finding solutions to the problems at hand, and is marked by starting to mix Indonesian students with local students and local culture and not taking into account cultural differences. The conclusion in this study is that the communication strategy to overcome the cultural shock of Indonesian students is in the form of stages of enculturation, deculturation and acculturation and assimilation.