• Tidak ada hasil yang ditemukan

PEHArII. 2. Dr. H. Hasbollah Toisuta, M.Ag., dalam hal ini bertindak dalam kedudukannya

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PEHArII. 2. Dr. H. Hasbollah Toisuta, M.Ag., dalam hal ini bertindak dalam kedudukannya"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)

PEHArII

PtRHiMpUl,lAN

AlV0KlT

lN0lllNESlA INBL]NESIAN ADVIIIATFS ASSI][IATION

PERIANJIAN KERJA SAMA

PELAKSANAAN PENDIDIKAN KHUSUS PROFESI ADVOKAT ANTARA

DEWAN PIMPINAN NASIONAL PERHIMPUNAN ADVOKAT INDONESIA

DENGAN

INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI AMBON

Nomon

143lPERADI-PKIS

Pl(PAIVlll/18

Pada

hari ini,

selasa, tanggal Dua Januari Dua Ribu Delapan Belas

(02/01/2018),

di

lakarta kamiyang

bertanda tangan di bawah ini, mengadakan Perjanjian Kerja Sama

untuk

pelaksanaan Pendidikan Khusus

Profesi Advokat (seianjutnya

disingkat

"Perjaniian"):

1.

Dr. H. Fauzie Yusuf Hasibuan, S.H., M-H. dan Thomas E. Tampubolon, S.H., M.H.,

dalam

hal

ini

masing

masing

bertindak dalam

kedudukannya

sebagai Ketua

Umum dan Sekretaris

lenderal

Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Advokat

lndonesia {selanjutnya disingkat "PERADl"i, beralamat di Grand

SlipiTower,

11th

Fioor,

ll. S.

Parman

Kav. 22-24, lakafta Barat

11480,

lndonesia. Telepon (021) 29252303, Faksimili (027) 25945773, selanjutnya

disebut

sebagai

"Pihak Pertama";

dglge!

2.

Dr. H.

Hasbollah

Toisuta,

M.Ag.,

dalam hal

ini

bertindak dalam

kedudukannya sebaBai Rektor

lnstitut

Agama lslam Negeri Ambon, beralamat

dill.

Dr. H- Tarmizi

Taher,

Kebun Cengkeh,

Batu Merah

Atas,

Ambon 97128, selaniutnva

disebut

sebagai "Pihak Kedua".

Pihak Pertama

dan

Pihak Kedua selanjutnya secara bersama,sama

disebut

sebagai "Para Pihak" dan masing-masing disebut sebagai

"pihak".

Terlebih dahulu Para Pihak menerangkan hal-hatsebagai berikut:

1.

Bahwa berdasarkan

ketentuan

Undang Undang

Nomor

18 Tahun 2OO3

tentang

Advokat

(selanjutnya

disingkat

"UU Advokat"), untuk

dapat diangkat

menjadi

Advokat, seseorang harus

terlebih

dahulu

mengikuti

pendidikan khusus profesi

Advokat yang

dilaksanakan

oleh

Organisasi

Advokat

(selanjutnya

disingkat "PKPA").

2.

Bahwa sebagai Organisasi

Advokat yang didirikan

berdasarkan

ketentuan

UU

Advokat, Pihak

Pertama

adalah

pemegang

otoritas

pelaksanaan

pKpA sebagaimana dimaksud UU Advokat.

WK

P€rlanjian PKPA antara DPN PEMDI dengan

Institut Agama Isam Neger Ambon

Grai.l S .i Torer. il F!.rJL S Pa ran(av 22 2.1.i.[.ia tsalat ]1130 lndtnciaHalaman 1dari8 I.r,?2125llA5iA? +6221259.15i!3 +62 212925 23a! F +62 212594 ri]/3 E inio@pe€dror rlW,$vpe.a.l orid

(2)

3.

Bahwa Pihak Pertama memberikan

otoritas

kepada DPC PERADI

Ambon

untuk

mengawasi

dan

ikut

serta dalam

pelaksanaan PKPA

di

wilayahnya

sebagai perpanjangan tangan DPN PERADI dalam hal pengawasan.

4.

Bahwa Pihak Kedua

telah

mengajukan permohonan kepada Pihak Pertama untuk mendapat persetujuan sebagai

mitra

Pihak Pertama dalam melaksanakan PKPA,

dan

Plhak

Pertama

bermaksud

untuk

memberikan persetuiuan

kepada Pihak Kedua untuk menjadi

mitra

Pihak Pertama dalam menyelenggarakan PKPA.

Berdasarkan keterangan-keterangan

tersebut

di

atas, Para

Pihak sepakat

guna

membuat dan menanda tangani Perianjian ini dengan syarat dan ketentuan sebagai

berikut:

Pasal 1

Persetujuan Meniadi

Mitra

Pelaksana PKPA

(1) Pihak Pertama sepakat memberikan persetujuan kepada Pihak

Kedua untuk menjadi

mitra

Pihak Pertama dalam pelaksanaan PKPA, sesuai pasal

2 ayat

(1) Undang-Undang Republik lndonesia Nomor 18 Tahun 2003 tentang Advokat.

(2)

Pihak

Kedua

dalam

kedudukan

sebagairnana

diuraikan

di

atas, dengan

ini

menerima

persetLriuan pelaksanaan PKPA

dari

Pihak Pertama

terhitung

sejak Perjanjian ini ditanda tangani Para Pihak.

Pasal2 Ruang Lingkup

Ruang

lingkup pemberian

persetujuan

pelaksanaan

P(PA kepada

Pihak

Kedua

sebagaimana

disepakati

dan

disetujui dalam

Perjanjian

ini

meliputi

aspek perencanaan, pelaksanaan, dan pengembangan mengenai:

a.

perizinan dari pihak yang berwenang;

b.

pembiayaan dan keuangan;

c.

mekanisme, prosedur, dan sistem;

d.

strategi promosi dan publikasi;

e.

jadwal pelaksanaan;

f.

pemberian

materi pilihan

yang akan

disampaikan

kepada peserta

PKPA (apabila ada);

g.

peran8kat pengajaran; dan

h.

ketersediaan pengaiar.

PeianjLan PKPA antar.

(3)

PEHArII

P t irll

rl4lll!!.!,6clli\

I

!I-!lqu!14

lNDcNESiAl'rfir'vct\rfFafiis.rxi :r Iirr'i

(1)

Perjanjian

ini

berlaku untuk jangka

waktu

lebih kurang 1 (satu) tahun,

terhitung

mulai tanggal 02 Januari 2018 sampai dengan 31 Desember 2018, kecuali:

a.

diputuskan oleh salah satu Pihak berdasarkan ketentuan ayat (3);

b.

diputuskan oleh Pihak Pertama berdasarkan ketentuan ayat (4); atau

c.

apabila dalam jangka

waktu tersebut izin

penyelenggaraan pendidikan

formal/non formal

yang

diperoleh

Pihak Kedua

dari Menteri telah

habis

masa

berlakunya

dan

Pihak Kedua

tidak

menyerahkan perpanjangannya kepada PERADI.

(2) Dalam

hal

Pihak Kedua

tidak

menyerahkan perpanjangan

izin

sebagarmana

dimaksud

ayat (1)

huruf

c

kepada PERAol, maka Perjaniian

ini

secara otomatis berakhir pada saat berakhirnya izin yang diperoleh dari Menteri.

(3) Salah

satu

Pihak

dapat

memutuskan Perjanjian

ini

sebelum berakhirnya iangka

waktu

sebagaimana

dimaksud

ayat (1),

dengan

ketentuan

memberitahukan maksudnya

tersebut

kepada Pihak lainnya dalam

waktu

sekurang-kurangnya 3 (tiga) bulan sebelum waktu efektif pemutusan Perjanjian tersebut.

(4)

Pihak Pertama

secara

sepihak

dapat

memutuskan

Perjanjian

ini

sebelum

berakhirnya

jangka waktu

sebagaimana

dimaksud

ayat

(1),

jika

berdasarkan

evaluasi

yang

dilakukannya

atas

pelaksanaan PKPA

oleh

Pihak

Kedua, Pihak

Pertama berpendapat bahwa Pihak Kedua

tidak

mempunyai kapasitas dan/atau

kemampuan untuk menjadi mitra dalam pelaksanaan PKPA.

(5)

Pemutusan Perjanjian sebagaimana dimaksud ayat (4)

di

atas dilakukan dengan

mengirim pemberitahuan kepada Pihak Kedua sekurang-kurangnya 1(satu) bulan sebelum pemutusan Perjanjian tersebut berlaku efektif.

(6) Dalam janBka

waktu

sebagaimana

dimaksud

ayat (1),

Pihak

Kedua

dapat

melaksanakan PKPA sebanyak-banyaknya 3 (tiga) kali.

Pasal4 Standar Kelayakan

(1)

Pihak Kedua

wajib

menyelenggarakan PKPA secara

profesional

sesuai dengan

standar

mutu dan

kelayakan penyelenggaraan

pendidikan yang baik

sehingga menghasilkan peserta didik yang memahami bidang-bidang keilmuan dan hal-hal

lain yang berkaitan dan diperlukan

untuk

menjalani profesi

Advokat,

khususnya

untuk

dapat mengikuti

ujian

profesi

Advokat yang diselenggarakan

oleh

Pihak Pertama.

Gifaa.T!v..1 Far:J 5 -nrilr

aa:a. a',i2 +i;) )1 243151,44

P.rjanjian PKPA antaG oPN PEMDI dengan

Institut Aqama Islam NegeriAmbon

:..!

;r:.2.r lakfl I i:iar 1.13C I nl,rr,::ra Ha aman 3 dar 8

(4)

(2) Untuk

dapat

mencapai maksud sebagaimana dimaksud

ayat (1),

Pihak Kedua

wajib memperhatikan dan memenuhi ketentuan pelaksanaan PKPA sebagaimana

diatur dalam

Peraturan PERADI Nomor 3 Tahun 2006

tentang

Penyelenggaraan Pendidikan Khusus ProfesiAdvokat (selanjutnya disingkat "Peraturan PKPA").

(3)

Untuk meningkatkan kualitas PKPA maka DPN PERADI berhak melakukan evaluasi

pengajar

pemberi materi

dan

harus mengikuti ketentuan Peraturan

PKPA sebagaimana dimaksud dalam ayat

(2)di

atas.

(4)

Untuk pemberian

materi

Fungsi dan Peran Organisasi Advokat (1 sesi) dan Kode Etik ProfesiAdvokat (3 sesi)wajib diberikan oleh DPN PERADI dengan mekanrsme DPN PERADI yang

menunjuk

2

(dua)

orang

pengajar yang akan mengisi materi

yang dimaksud.

Pasal 5

Tarif/Biaya

(1)

Para Pihak sepakat dan

menyetujui untuk

menetapkan biaya pelaksanaan PKPA sebesar Rp. 5.000.000,- (lima

juta

rupiah) per peserta.

Biaya sebagaimana

dimaksud

ayat (1) dapat

berubah dengan

menyesuaikan

kondisi yang

terjadi

dengan ketentuan

telah

mendapat persetujuan terlebih

dahulu

dari

Pihak Pertama

dan

perubahan biaya yang dilakukan

tidak

melebihi

batas maksimal biaya PKPA sebagaimana ditentukan dalam Peraturan PKPA.

Pihak Pertama akan

melerima

sebesar 20% (dua puluh persen) dari penerimaan biaya pelaksanaan PKPA sebagaimana dimaksud ayat (1).

{4)

Biaya seba8aimana dimaksud ayat {3) diberikan

oleh

Pihak Kedua kepada pihak

Pertama

paling lambat

14

(empat

belas)

hari

kerja

setelah

selesainya pelaksanaan suatu PKPA.

(5)

Pihak Kedua akan melakukan pembayaran biaya sebagaimana dimaksud ayat (3) pasal

ini

kepada Pihak Pertama dengan cara

transfer

melalui

nomor

rekening

765.00.2233444.6

Bank Mandiri

Cabang

Grand

Slipi Tower atas

nama

Perhimpunan Advokat lndonesia.

pasal6

Sertifikat

Pihak Kedua

akan

mendistribusikan

sertifikat

PKPA

yang diterbitkan oleh

Pihak

Pertama, kepada

setiap

peserta

PKPA

yang memenuhi ketentuan

kehadiran sebagaimana diatur dalam Peraturan PKPA.

12)

(3)

Perjanjian PKPA antara DPN PEMDI dengan

lnstitut Agama Islam Neger Ambon Halaman 4 dari 8

(5)

PasalT Laporan

(1)

Pihak Kedua

wajib

menyampaikan Laporan Awal dan Laporan

Akhir

pelaksanaan PKPA yang telah dilaksanakannya kepada Pihak Pertama

(2) Laporan

Awal

pelaksanaan PKPA disampaikan

kepada Pihak Pertama

paling

lambat

5

(lima) hari keria

setelah pendaftaran

PKPA

ditutup dan

sekurang-kurangnya berisi:

a.

Data peserta PKPA yang

terdiri

dari:

1.

Nama lengkap;

2.

Tempat dan tanggal lahir;

3.

Alamat

lengkap

(dalam

tercantum

dalam

kartu

keduanya);

4.

Alamat kantor {bagi yang

5.

Asal perguruan tinggi dan

b.

Daftar nama pengajar PKPA.

hal domisili

berbeda dengan alamat

yang

tanda

penduduk, maka disebutkan

alamat sudah bekerja);

nomor ijazah.

(3)

Laporan

Akhir

pelaksanaan PKPA disampaikan

kepada Pihak Pertama

paling

lambat 14

(empat

belas)

hari

kerja setelah

selesainya pelaksanaan PKPA dan sekurang-kurangnya berisi:

a.

Daftar nama peserta yang telah mengikuti PKPA;

b.

Daftar nama pengajar yang telah memberikan materi di PKPA;

c.

Daftar kehadiran setiap peserta dan pengajar;

d.

Modul setiap pengajar yang disampaikan di PKPA;

e.

Lembar penilaian peserta atas pelaksanaan PKPA, termasuk penilaian atas pengajar di PKPA tersebut;

f.

Waktu PKPA yang telah dilaksanakan; dan

g.

Laporan keuangan singkat mengenai pelaksanaan PKPA;

h

Dokumentasi Pelaksanaan PKPA.

i4)

Laporan

Akhir

yang dimaksud

ayat (3)

untuk

Biodata peserta

waiib

dilaporkan

kembali

dalam bentuk

file

excel sesuai

ketentuan

DPN

PERADI

dan

Daftar kehadiran peserta PKPA asli.

PasalS Force

Majeute

(1) Force

Majeure

adalah

kejadian-kejadian

yang

terjadi

di

luar

kehendak

dan kekuasaan Para Pihak yang secara langsung

dan material dapat

mempengaruhi

pelaksanaan kewaiiban Para Pihak berdasarkan Perjanjian ini, termasuk namun

tidak

terbatas pada

terjadinya

peristiwa alam seperti gempa

bumi,

angin topan,

banjir,

tanah

longsor,

tsunami,

sambaran

petir,

gunung meletus dan

bencana

alam

lainnya, kebakaran,

huru

hara,

terorisme, sabotase, embargo

dan

Perlanlia. PkPA anta a DPN PEMDT denlrq1 I.stitut Aqama Islam Neger,4@f

Ha amrti da. 8

(6)

pemogokan masal, perang

baik

yang dinyatakan

atau

tidak,

ketentuan

atau kebijaksanaan neBdra yang wajib ditaati.

(2)

Dalam hal

terjadi

Force Majeure sebagaimana dimaksud dalam

ayat

(1)

di

atas,

Pihak

yang

mengalami Force

Majeure wajib untuk

memberitahukan

secara

tertulis

terjadinya Force Majeure tersebut

pada

Pihak

lainnya

selambat-lambatnya

14

(empat

belas)

hari terhitung

sejak

terjadinya

Force

Majeure

tersebut dan

harus

membuat

rencana ulanB pemenuhan pelaksanaannya yang

tertunda

sebagai akibat Force Majeure disertai batas waktu pelaksanaannya yang

tidak lebih dari 14 (empat belas) harisetelah berakhirnya Force Majeure.

(3) Apabila Pihak yang menBalami Force Majeure

tidak

melaksanakan kewajibannya sebagaimana

ditentukan

dalam ayat (2)

di

atas, maka Force Majeure

tidak

akan

diakui

oleh

Pihak lainnya

dan

segala

kerugian,

risiko

dan

konsekuensi yang mungkin

timbul

menjadi beban dan tanggunB jawab Pihak yang mengalami Force

M ajeure.

pasalg

Penyelesaian Perselisihan

{1)

Dalam hal

terjadi

perselisihan maka Para Pihak sepakat

untuk

mengutamakan penyelesaian secara damai melalui

jalur

musyawarah.

(2)

Dalam hal

jalur

musyawarah

tidak

menghasilkan kesepakatan maka para pihak

sepakat untuk meneruskan penyelesaian melalui

jalur

hukum.

(3)

Para Pihak sepakat untuk melepaskan ketentuan kalimat kedua dan ketiga dalam

Pasal

1266

dan

Pasal

1267

Kitab

Undang-Undang

Hukum perdata

Negara

Republik lndonesia, mengenai

persyaratan

berakhirnya perjanjian

ini

melalui

keputusan Pengadilan.

pasal 10

Domisili Hukum

Mengenai Perjanjian ini beserta akibat yang

timbul

oleh karenanya, Kedua Dua Belah Pihak sepakat

untuk

memilih

tempat

tinggal (domisili) hukum yang umum dan

tetap

di Kantor Kepaniteraan Pengadilan

Negerilakarta

Barat diJakarta.

Perjanjian PKPA .niara InstitutAqama

DPN PERADI d

(7)

Pasalll

Lain-lain

Mengenai hal-hal yang belum diatur dalam Perjanjian ini, akan diselesaikan oleh Para Pihak secara musyawarah dan hasilnya akan dituangkan dalam suatu addendum dan merupakan suatLr bagian yang tidak terpisahkan dari Perjanjian ini.

Pasall2

Penutup

i1)

Jika

satu

Pihak

diwajibkan

untuk

melaksanakan

suatu kewajiban

berdasarkan

Perjanjian, maka

Pihak

tersebut

akan

terbukti lalai

melaksanakan kewajiban

tersebut

dengan

lewatnya

jangka waktu yang ditentukan,

sehingga mengenai

kelalaian

itu

tidak

diperlukan

teguran

atau

bukti

berupa

apapun

dan

dari siapapun.

(2)

Den8an

berakhirnya

Perjanjian tidak

Pihak

yang

telah timbul

sebelum

tersebut dinyatakan selesai oleh Pihak

menghapuskan

kewajiban

masing masing

diakhirinya

Perjanjian

sampai

kewajiban

lainnya dalam Perjanjian.

(3) Apabila sebagian

dari

ketentuan-ketentuan dalam

Perjanjian

ini

bertentangan

denBan

peraturan

perundang-undangan

yang

berlaku

atau tidak

dapat

dilaksanakan

karena ketentuan hukum, maka

hal

ini

tidak

mempengaruhi

keabsahan dan pelaksanaan dari ketentuan-ketentuan lainnya dalam Perjanjian.

(4) Salah satu Pihak tidak dibenarkan untuk mengalihkan hak dan/atau kewajibannya yanB

timbul

berdasarkan Perjanjian kepada pihak ketiga, baik sebagian maupun seluruhnya tanpa persetujuan tertulis

terlebih

dahulu dari Pihak lainnya.

(5) Bilamana

Para

Pihak

tidak

dapat lagi

melaksanakan

Perjanjian,

maka

pdrd

penggantinya

atau

penerus haknya yang

sah

terikat

pada semua syarat

dan

lelenluan

yane tercantum dalam Perjanjian.

(6)

Para Pihak

wajib

mematuhi

semua syarat-syarat

yang dicantumkan

di

dalam

Perjanjian. Kelalaian salah

satu

Pihak

di

dalam

mentaati atau

melaksanakan isi dari Perjanjian pada satu atau beberapa kali kejadian,

tidak

akan menghilangkan

kewajiban Pihak dimaksud

untuk

tetap

memenuhi segala persyaratan

yang

terdapat di dalam Perjaniian.

Demikian Perjanjian

ini

dibuat dalam

rangkap

2

(dua), yang keduanya mempunyai kekuatan hukum yang sama bagi Para Pihak.

PerranrLan P(PA antar. DPN

Pr"oPffiu,

(8)

Pihak Pertama

DEWAN PIMPINAN NASIONAL PERHIMPUNAN ADVOKAT INDONESIA

Dr. H. Fauzie Yusuf Hasibuan, s.H., M,H.

Ketua Umum

Tamoubolon. S.H.. M.H.

Sekretaris Jenderal

Disaksikan dan Telah Diperiksa

oleh:

BIDANG PKPA DAN SERTIFIKASI ADVOKAT

.

|..\--r

z2

---,---"_.._,-e^

/,_9

NEGERI AMBON isuta. M.Ae. Rektor

shalih

ManEara Sitompul. S.H., M.H.

(-"hra

Pelanjian PKPAantara DPN P

U*rrG

Instrtut Aqama ts am NeqCr4fhbon

(9)

laEI=IA,NI

FERHIMPUNAN ABVUKAT INOENESIA

I UnOltStlr,,t a nVOCA-tS asStrE|ATItrN

OEWAN

PIMFINAN EABANE

AMEItrN

SUII.AT

KEPUTI'SAN

DEWAI\I

PIMPINAIT

CABA

IIG

FERHIMPUTIAN

/I.DVOllAT INDONI:S'A

AMBOI,I

No. : SK 01-A/,DPC-PERADI / l.MB/\1t1,t2OlA

TENTANG

SUSUNAN

PANITIA

PENYELEIiIGGARA PENDIOIKAN KHUSUS PROFESI

ADvOI<AT

DEWAN

PIMFINAN

CABANG PEIIIITMPUNAN ADYOKA.T INDONESIA AMBON

GELOMBANG

Ke-ll

TA}IUN

il01B

D EWAN PTMPINAN CABAI{G

PERHIMPIINAN ADVOXAT INDONESIA AMBON

Menimbaug

Mengingat

c.

2.

3.

Bahwa Pendidikan

Kiusus

Profesi Advokat

berrtujuln

Lrntuli

mernbekali

berbagai

pengeihuan

keterampilan Can

keahlian

hukum yang

diperlukan calon

Advokat dalan,

melaksanakan

Praktik

Advokat secara prcfessional;

Bahwa

untuk

mendukuig

penyelenggaraan

l)endidikan

Khusus

Profesi

.\dvokat

DewaE

PirEpinarl

Cabang

Perhimpunan Advokat

Indonesia

Ambon yang

efektil

terencana, professioDal, beldaya

guna

dan

berhasii guna,

perlu

dibentuk

kepanitian

untuk

memper:riapkan

segala

kebuhrhan

dan

dukunga:1 tek'nis kegiatan

Bahwa berdasarkan pertimbangan

sebagaimana

dimaksud

dalam

huruf

a

dan

b

tersebut diatas, maka dipandang

perlu

untuk

menetapkan

K€putusan

Dewan Pimpinan

Cabang

PeihimFunan

Advokat

Indonesia

Ambon tentang

Panit.ia

Penyelenggar.a

Pendidikan Khusus Profesi Advokat Dewan Pimpinan

Cabang

Perhimpunan Advokat Indonesia

Ambon

GeloinbaifJ

Ke-lI

Tahun

2018.

Undang-Undang RI No.

18

l'ahun 2003

Tentang Advol<at

(l,embar

Negara

Republik

Ildonesia

Talun

2003 Nomor

49

Tambahan

Lembaran Negara Republik

lrrdoresia Ncmor

4i:B2J;

Unda[g-Undang

RI

Nomor

20

Ta]run

200.1

Tentang

Sistem

Pendidikan Nasional [Lembaran Negara

Republik

Indcnesia

Tahun

2003 Nomor

78, Tambahan Lembaran Negara

Repuhlik lnrlonesia

Tahun 2003 Nomor 43011;

tlndang-Undang Rl No. 12

Tahun

2012

Tentanli PendidilGn Ting8i

(Lembaran

Negara

Republik

Indonesia

Taiun

2012 Nomor

158,

Tambahan

Lembaran

\egara

Republik Indonesia Norr.or 53361;

Anggaral

Dasar Perhirnpunan Advokat Indonesia;

Peraturan Perhimpunan Advokar lndonesia

Nomor

3

Talun

2006 tentang Penyelenggaraan Pendidil(an I(husus Profesi

Advokat;

If,r!

air.i

t.]\Ti3:DfoiGl li !:!

.!ilf.r\ i ::

.'

4. 5.

(10)

trlEI=IAI-JI

PERHIMPUNAN

ABVOKAI

INDONESIA

INDONESIAN ADVEEATES ASSOEIATION

DEWAN

PIMPINAN CAEANE

,\MElO\I

Menetapkan

Kesatu

Kedue

Ketiga

6.

Perianiian kerjasama

Pelaksanaan

Pendidikan

KhLisus

P.ofesi

Advokat Antara

Dewan

Pimpinan Nasional Perhimpurlan Advokat

Indonesia dengan

lnstitut

Agama

lslam

Negeri Arnbon

No.

:

143IPERADI-PKIS

PKFA/VIII/I

B

bertanggal

01

,\gustus

2018

di

Jakarr.ai

MEMUTUSKAN

KNPUTUSAI\I

DEWAN

PIMPINAN

CABANG

PERHIMPUNAN

ADVOKAT

INDONESIA

AMBOI\

TENTANG

PANITIA

PENYELENGGAM

PENDIDIKAN

KHUSUS PROFESI ADVOKAT

GELOMBANG

Ke-ll

TAHUN

2018

Mengangkat Susunan

Panitia

Penyelenggara

Pendidikan

Khusus

Profesi Advokat Dewan Pimpinan

Cabang

Perhimpunan

Advokat

lndonesia

Ambon

Gelombang

Ke-ll

Tahun 2018,

sebagairnana

tercantum

dalam

lampiran

keputusan,

yang merupakan bagian

yang tidal(

terpisaikan darisurat

lleputusan

ini.

Tugas

Panitia

Penyelenggara Pendidikan Khusus

Profesr

Advokat

Dewan Pimpinan

Cabang

Perhimpunan

Advokat

Indor,esia Ambon

Gelombang

Ke-ll

Tahun 2018 Sebagai

be

kut

:

1.

Mengkoordinasikan Pcrencanaan

dan

Pelaksanaan

PKPA

Gelombang

Ke-ll

Dewan

Pimpioan

Cabang

Perhimpunan Advokat

Indonesia

Ambon Tahun 2018

dengan Pihak DPC PERADI

Ambon

dan IAIN Ambon;

2.

Mempersiapkan

daD

rnelaksanakan

segala kebutuhan

yang

diperlukan dalam mendukrng

penyelenggaraan

kegiatan

PKPA

mulai dari

persiaparr keriasama. Sosialisasi, Publikasi, Pendaftaran

hingga Pelaksanaan PKPA Gelcmbang

Ke-ll

TahLln 2018 rersebut;

3.

Mengambil kebijakan

dan

memberikan dukur,gan

tel(nis

operasional

yang

dipellukan

dalarn

mensukesl<an

KeAratan PKI,A

Gelombang

Ke-ll

Tahurr 2018:

dar

4. Menjalin

kerjasama

dengan berbagai

pihak

dalam

penyelelggaraan

Kegiatan PKPA Ce]ombang

Ke-ll

Tahun 2018. Keputusan

ini

mulai berlaku

sejakianggall

ditetapkan.

Kr r.rT0R rD10(At & Ko\sLlL-|AN HLiI 11

(11)

PEHArf

I

IA

PERHIMPUIIAN ADVt]KAT INOONES

INBONESIAN AOVOCATES ASSDEIATIEN

trEWAN

PIIVIPINAN

tr,AEAI\]E

I\MElIDN

Dr^ (cJ.

Bachm

, s.H.,M.H.

Disampaikan Ke;,ada

Ytl!

l.

KctLa Umum DPN PEMDI di Iakarta;

2.

Kt:tua Bidang PKPA Can Serrifikasi Advokat di Jakarta;

3.

RekorIAIN

Ambon diAmboD;

4.

Masing-nrasingyang be.sangkutan rlntlrk dil(etahuil

s

PerEr8cai

Ditetapkan

di

:

Ambon,

Pada

tanggal

: 10

Septembcr 2018.

Dewan PimpiDan

Ca[rang

Perhimpunan Advokat lndonesia Ambou

,le3d 0nr.

L4NTCR 1D! o(iT & (ON! L LTAl.i H UI.l 11

:iill

a-_1.1:D aH 1.1! i155ocLTi(

(12)

X-E'TT#+IJI

ffi$ffi#ffr#.ii+#*

DEWAN

PIMPINAN EAEANE

I\MBrlN

PENAN&UNGJAWAB

TIM

PENGAITAH KETUA SEKRETARIS BENDAHARA PEMASUKAN

BENDAIIAM

PENGELUARAN SEKSI PENDAFTARAN SEI(SI SOSTALISASI LAMPIRAN :

KEPUTUSAT{

DEWAN PIMPINAN

CABANG

PEiIHIMPUNAN ADVOKAT INT}ONESIA AMBON TENTANG

PENETAPAII

PANITIA

PENYELINGGAM

PENDIDIKAN KHUSUS PROFESI

ADVOMT

DE\,l/AN

PIMPIN}.N

CABANG PERHIMPUNAN ADVOKAT INDONESIA

AMBON

G;LOMBANG

Ke-II TAHUN 201B

Dr.

(c).

lahri

Ba,Jrmid,

S.H.,tU.H.

Dr. Hasbolla

Toisuta,

M.Ag.

1.

Abraham M-M. Malioy, S.H.

2.

DR

Abdullah

Latuapo, Nl.pd.

3.

Muilir

Kairot!,

S.H.,M.H.

4.

Dti. Djumadi,tr4.H.t.

5. M.Taha t,atar, S.H.,M.H. 6. Husin lllaswa,.a, S.H.l.,M.Fil

7.

Hermanus Be

thur

Tasidjawa, S.H. B. DR. Ahmad Lc nthor,S.H.,M.t{.

9. ]acobis Siaha] a, S_H.

Dr.

l{asaruddin

Umar,

S.H.,M.H. Syah Awahrddin, S.H.,M.H.

Sarchy

Sapury,

S.H.

Yunita Saban, S.I{-.M.H.

1.

Yunita Saban, S.II.,M.H.

(Koordinator)

2.

Patarnitha Saban

3.

Syarituddin

yakub Uar, S.H.t.,t,4.H.t.

1.

Sarchy Sapury, S.H.

lKoordinator)

2.

Fauzia Ranawarin, S.H.,M.H.

3.

Roza Tursina Nurkuhehe, S.H.l.

4.

Feldo Danjel Keppy, S.H.

(13)

[JTIIlArJI

PERHIIvIPUNAN AUV0KAT IN00NESIA INOOMSIAN fiJVDCATFS ASSOEIATIIN

DEWAN

PIMPINAN

IABANE

AMBON

I

a

-9

SEKSI PERLENGKAPAN & TMNSPOR'I'ASI

SEKSI KONSUMSI

Yani Uakim, S.H.,M-H.

(Koordinator)

Feldo Daniel l(eppy, S.H.

Ewa Masirun, S.AB.

l.zwar

Patty, S.H

Yunita SabarL, S.H.,M.H.

(Koordinator)

Sarchy Sapu: y, S.H.

Roza

TilrsinJ

Nurkuhehe, S.H.l.

:

Ambon, : 10 Septernber 201B.

t.

2. 4. SET{SI ACARA

SEKSI PUBLIKA.SI, IT & MEDIA

PEMBANTU UMUM

Dr. {c).

Fahri

Bachmi4 S.tl.,M,fl,

Ketua,

1.

DR Na,thifalr

Attamimi,

M.Si.

(KoordinatorJ

2.

Syah

Awaluddin,

S.H-,M.H.

3.

Ewa

Masirul,

S.AB,

1.

Imam

Falrud

tpaenim, S.Kom.,M.Si.

f(oordinator]

2.

Rizal F.Sangadji, S.Pi.

3,

Pani

Litahit

S.H.

Ci!,rtas

Fak.:iyariah

dan El(onomi Islam Pefigurus DPC PERADI

Ambon

1. 2. 3. 1. 2. Dir-etapkan

oi

Pada tanggal

Dewan

Pimpinan

Cabang

Perhimpunan Advokat lndonesia Ambon

H,"id 0]Ii..

KANT'IR ,IDVOKAT & (O\S I I]]JNHL](] ]

FIHRt F]1 _HrltD,S H. nI.H &.tSiOCt.i:

I : llSrr.r.l:\r ri.r.rbor;-11! 1.1:l:1: i:::i:l

Referensi

Dokumen terkait

Nadzir yang dimaksud terlebih dahulu harus mendaftarkan diri kepada Menteri Agama dan BWI melalui Kantor Urusan Agama setempat.109Sehingga nadzir tersebut memiliki izin untuk

Puji dan Syukur penulis panjatkan ke hadirat Allah S.W.T yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul “Pengaruh Susu

Jumlah waktu pelatihan karyawan tentang kebijakan atau prosedur hak asasi manusia terkait dengan aspek hak asasi manusia yang relevan dengan operasi, termasuk persentase

Ummi, Devi, Lena, Krisman, Fachri, Febri, Alex dan teman-teman Ekstensi Teknik Sipil USU yang telah banyak membantu, memberikan semangat kepada penulis dalam

Dari uji stasioner dengan ADF terhadap data curah hujan pada masing-masing event hujan diperoleh bahwa curah hujan dapat bersifat stasioner dan tidak stasioner. Pada uji

Angket yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket dengan modul skala likert sebagai alat ukur untuk angket iklim organisasi dan kinerja karyawan.. Pada skala likert

Kota Palangka Raya dengan adanya produk kartu pembayaran elektronik berlogo Gerbang Pembayaran Nasional (GPN). 2) Tingkat Penanggapan, masyarakat yang termasuk dalam tingkatan

Model bisnis ini fokus pada produk minuman jus segar yang sehat dan merupakan olahan dari buah Terong Belanda yang dikombinasikan dengan beberapa buah-buahan lainnya yang sangat baik