• Tidak ada hasil yang ditemukan

PELAKSANAAN PENELITIAN DOSEN STMIK AKAKOM

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PELAKSANAAN PENELITIAN DOSEN STMIK AKAKOM"

Copied!
44
0
0

Teks penuh

(1)

PEDOMAN

PELAKSANAAN PENELITIAN DOSEN

STMIK AKAKOM

PUSLITBANG DAN PPM

SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER

AKAKOM

YOGYAKARTA

2013

(2)

ii

(3)

iii

Daftar Isi

Kata Pengantar ... ii

Daftar Isi ... iii

BAB I PROSEDUR PENGAJUAN PENELITIAN ... 1

1.1 Ketentuan Umum ... 1

1.1.1 Peneliti ... 1

1.1.2 Reviewer ... 1

1.1.3 Tempat Penelitian ... 1

1.1.4 Sifat dan Ruang Lingkup ... 1

1.1.5 Jangka Waktu Penelitian ... 2

1.1.6 Biaya Penelitian ... 2

1.1.7 Format Usulan dan Laporan Penelitian... 2

1.2 Prosedur Pengajuan Usulan Penelitian ... 2

1.3 Review Usulan Penelitian ... 2

1.4 Pelaksanaan Penelitian ... 2

1.5 Pelaporan Penelitian ... 3

BAB II SISTEMATIKA USULAN PENELITIAN ... 4

2.1 Bagian Awal ... 4 2.1.1 Sampul Luar ... 4 2.1.2 Halaman Pengesahan ... 4 2.1.3 Daftar Isi ... 5 2.1.4 Abstrak ... 5 2.2 Bagian Utama ... 5 2.2.1 Pendahuluan ... 5 2.2.2 Tinjauan Pustaka ... 6 2.2.3 Metode Penelitian ... 6 2.2.4 Jadwal Penelitian ... 6

(4)

iv

2.3 Bagian Akhir ... 7

2.4 Urutan Penyajian Tulisan ... 7

BAB III LAPORAN PENELITIAN ... 9

3.1 Bagian Awal ... 9 3.1.1 Sampul Luar ... 9 3.1.2 Halaman Judul ... 10 3.1.3 Halaman Pengesahan ... 10 3.1.4 Kata Pengantar ... 10 3.1.5 Daftar Isi ... 10 3.1.6 Abstrak ... 10 3.1.7 Abstract ... 10 3.2 Bagian Utama ... 11 3.2.1 Latar Belakang ... 11 3.2.2 Rumusan Masalah ... 11 3.2.3 Batasan Masalah ... 11 3.2.4 Tujuan ... 11 3.2.5 Manfaat ... 11 3.2.6 Tinjauan Pustaka ... 11 3.2.7 Landasan Teori... 11 3.2.8 Metode Penelitian ... 12

3.2.9 Hasil Penelitian dan Pembahasan ... 12

3.2.10 Kesimpulan ... 13

3.3 Bagian Akhir ... 13

3.3.1 Daftar Pustaka ... 13

3.3.2 Lampiran ... 13

3.4 Urutan Penyajian Tulisan ... 13

3.4.1 Penelitian Eksperimental ... 14

3.4.2 Penelitian Pengembangan Sistem ... 14

3.4.3 Penelitian Literatur atau Kajian Teori ... 14

BAB IV PEDOMAN PENULISAN ... 15

(5)

v 4.2 Pengetikan Naskah ... 16 4.2.1 Jenis Huruf ... 16 4.2.2 Jarak Baris ... 16 4.2.3 Batas Tepi ... 16 4.2.4 Pengisian Ruangan ... 16 4.2.5 Alinea Baru ... 17

4.2.6 Bilangan dan Satuan ... 17

4.2.7 Judul Bab, Sub Bab dan Sub Sub Bab ... 17

4.2.8 Rincian Kebawah ... 17

4.2.9 Letak Simetris ... 17

4.3 Penomoran ... 17

4.3.1 Penomoran Halaman ... 18

4.3.2 Penomoran Bab, Sub Bab dan Sub Sub Bab... 18

4.3.3 Penomoran Tabel dan Gambar ... 18

4.3.4 Penomoran Teorema, Definisi, Lemma dan Contoh ... 18

4.3.5 Penomoran Persamaan Matematika atau Reaksi Kimia ... 18

4.4 Sitasi Pustaka... 18

4.5 Penyajian Tabel dan Gambar ... 19

4.5.1 Penyajian Tabel ... 19

4.5.2 Penyajian Gambar ... 20

4.6 Penulisan Daftar Pustaka ... 21

4.6.1 Daftar Pustaka ... 21

4.6.2 Urutan Penulisan ... 21

4.6.3 Tata Cara Penulisan ... 22

4.7 Catatan Bawah, Istilah Baru dan Kutipan ... 23

LAMPIRAN ... i

Lampiran 1.a Format Halaman Sampul Usulan Penelitian ... i

Lampiran 1.b Contoh Halaman Sampul Usulan Penelitian... ii

Lampiran 2.a Format Halaman Pengesahan Usulan Penelitian ... iii

Lampiran 2.b Contoh Halaman Pengesahan Usulan Penelitian ... iv

(6)

vi

Lampiran 3.b Contoh Daftar Isi ... vi

Lampiran 4.a Format Penulisan Daftar Pustaka ... vii

Lampiran 4.b Contoh Penulisan Daftar Pustaka ... viii

Lampiran 5a Format Halaman Sampul Laporan Penelitian ... ix

Lampiran 5b Contoh Halaman Sampul Laporan Penelitian... x

Lampiran 6a Format Halaman Pengesahan Laporan Penelitian ... xi

Lampiran 6b Contoh Halaman Pengesahan Laporan Penelitian ... xii

Lampiran 7 Contoh Abstrak ... xiii

Lampiran 8 Contoh Abstract ... xiv

(7)

1

BAB I PROSEDUR PENGAJUAN PENELITIAN

1.1 Ketentuan Umum

1.1.1 Peneliti

a. Peneliti adalah dosen tetap STMIK AKAKOM.

b. Penanggung jawab administratif suatu proyek penelitian adalah Puslitbang dan PPM STMIK AKAKOM, sedangkan tanggung jawab ilmiah berada pada peneliti.

c. Peneliti sekurang-kurangnya berjumlah satu orang dan sebanyak-banyaknya lima orang. d. Seorang peneliti hanya diperkenankan menjadi ketua peneliti dalam jangka waktu yang

sama dengan dana yang berasal dari Puslitbang dan PPM.

e. Peneliti yang belum menyerahkan laporan resmi tidak diperbolehkan mengajukan usulan penelitian yang baru kepada Puslitbang dan PPM.

1.1.2 Reviewer

Reviewer adalah orang yang berkompeten dalam suatu disiplin ilmu dan telah memenuhi ketentuan sebagai berikut.

a. Memenuhi syarat administratif dengan jabatan akademik serendah-rendahnya setingkat Lektor Kepala atau memiliki kualifikasi akademik setingkat Strata 3 (S3).

b. Bersedia melaksanakan kegiatan review usulan dan laporan penelitian.

c. Memiliki keahlian bidang ilmu yang relevan dengan topik atau materi penelitian.

1.1.3 Tempat Penelitian

Suatu penelitian dapat dilakukan di lapangan, perusahaan, laboratorium, perpustakaan maupun tempat atau jenis yang lain sesuai dengan keahlian dan disiplin ilmu peneliti.

1.1.4 Sifat dan Ruang Lingkup

a. Sifat penelitian adalah asli, tidak merupakan duplikasi penelitian lain atau yang sebelumnya, terkecuali terdapat unsur pengembangan dari penelitian sebelumnya. b. Lingkup penelitian adalah

 bidang ilmu yang menjadi keahlian atau disiplin ilmunya yang disesuaikan dengan kompetensi program studi.

(8)

2

1.1.5 Jangka Waktu Penelitian

Jangka waktu untuk satu penelitian paling lama adalah 2 semester, dihitung dari penandatanganan surat perjanjian. Batas waktu penyerahan usulan penelitian untuk semester ganjil akhir September dan untuk semester genap akhir Februari.

1.1.6 Biaya Penelitian

a. Dana penelitian hanya disediakan untuk usulan penelitian yang telah direview dan disetujui oleh Puslitbang dan PPM.

b. Besarnya bantuan dana penelitian untuk setiap usulan penelitian ditentukan pada setiap tahun anggaran oleh Puslitbang dan PPM.

1.1.7 Format Usulan dan Laporan Penelitian

Susunan dan isi usulan dan laporan penelitian harus mengikuti format yang telah ditetapkan oleh Puslitbang dan PPM.

1.2 Prosedur Pengajuan Usulan Penelitian

a. Menyerahkan usulan penelitian ke Puslitbang dan PPM berupa hardcopy sebanyak 2 eksemplar beserta softcopy-nya.

b. Memperbaiki usulan penelitian sesuai dengan hasil review. c. Menyerahkan kembali usulan penelitian yang telah diperbaiki.

1.3 Review Usulan Penelitian

Review usulan penelitian meliputi penilaian tentang kelengkapan unsur usulan penelitian, ruang lingkup, kemutakhiran data/informasi dan metodologi .

1.4 Pelaksanaan Penelitian

Setelah usulan penelitian disetujui, peneliti secepatnya melakukan kerja lanjutan sebagai berikut.

a. Menandatangani surat perjanjian pelaksanaan penelitian. b. Mengurus ijin penelitian dan surat-surat lain yang diperlukan.

(9)

3

1.5 Pelaporan Penelitian

Pelaporan penelitian terdiri dari : a. Laporan kemajuan penelitian

Untuk mengetahui perkembangan dan tingkat kemajuan penelitian, peneliti diwajibkan memberi laporan kepada Puslitbang dan PPM.

b. Laporan sementara (draft)

Laporan sementara dan ringkasan diperlukan untuk melaksanakan penilaian hasil penelitian.

c. Laporan akhir

Penelitian dinyatakan selesai apabila peneliti sudah menyerahkan laporan hasil penelitian yang telah direview dan disahkan oleh Puslitbang dan PPM. Bentuk laporan akhir harus sesuai dengan Pedoman Penulisan Laporan yang dikeluarkan oleh Puslitbang dan PPM . d. Selain laporan akhir peneliti diwajibkan mempublikasikan hasil penelitiannya dalam

(10)

4

BAB II SISTEMATIKA USULAN PENELITIAN

Kelancaran pelaksanaan penelitian dari dosen sangat ditentukan oleh persiapan awal yang salah satu bentuknya adalah diwujudkan dengan usulan penelitian. Usulan penelitian ini dapat menjadi panduan bagi dosen untuk melaksanakan penelitian. Usulan penelitian terdiri atas bagian awal, bagian utama, dan bagian akhir dapat dilihat pada bagian di bawah ini.

2.1 Bagian Awal

Bagian awal mencakup sampul luar, halaman pengesahan, daftar isi, dan abstrak.

2.1.1 Sampul Luar

Sampul luar memuat judul usulan penelitian, logo STMIK AKAKOM, nama, NIDN dan NPP/NIP, nama dan kota institusi serta tahun usulan. Semua tulisan/logo dibuat dengan format rata tengah (center). Urutan seperti berikut:

a. Judul. Judul usulan penelitian ditulis dalam bahasa Indonesia, dibuat sesingkat-singkatnya, jelas, dan menunjukkan masalah yang diteliti dengan tepat serta tidak membuka peluang penafsiran yang beraneka ragam. Peneliti dapat menggunakan sub judul jika diperlukan.

b. Logo STMIK AKAKOM. Cantumkan logo STMIK AKAKOM yang berbentuk bundar dengan diameter 5,5 cm.

c. Nama, NIDN dan NPP/NIP. Nama ditulis lengkap dengan gelar dan tidak boleh disingkat. NIDN dan NPP/NIP ditulis secara lengkap di bawah nama.

d. Sumber dana penelitian dituliskan lengkap dengan tahun anggaran.

e. Nama Institusi. Perlu diperhatikan bahwa urutan penulisan institusi sesuai dengan hirarki: Program studi/Jurusan, STMIK AKAKOM, Yogyakarta.

f. Tahun. Tahun yang ditulis pada bagian ini adalah tahun usulan penelitian ditulis dan ditempatkan di bawah Yogyakarta dalam nama institusi.

Format dan contoh halaman sampul luar usulan penelitian dapat dilihat pada Lampiran 1a dan 1b.

2.1.2 Halaman Pengesahan

Halaman ini berisi pengesahan usulan penelitian yang ditandangani oleh ketua peneliti, ketua prodi, dan kepala Puslitbang dan PPM. Format dan contoh halaman pengesahan disajikan pada Lampiran 2a dan 2b.

(11)

5

2.1.3 Daftar Isi

Daftar isi memberikan gambaran tentang urutan usulan penelitian secara menyeluruh, untuk digunakan sebagai petunjuk bagi pembaca. Format dan contoh daftar isi disajikan pada

Lampiran 3a dan 3b.

2.1.4 Abstrak

Kemukakan tujuan dan target penelitian yang ingin dicapai serta metode yang akan dipakai dalam pencapaian tujuan tersebut. Abstrak harus mampu menguraikan secara cermat dan singkat tentang rencana kegiatan yang diusulkan. Abstrak diketik dengan jarak baris 1 spasi dengan jumlah 150 kata, dan kata kunci minimal 3.

2.2 Bagian Utama

Bagian utama usulan penelitian memuat bab-bab yang membahas tentang pendahuluan, tinjauan pustaka, metode penelitian, jadwal penelitian dan biaya yang diusulkan. Adapun penjelasan masing-masing bab sebagai berikut.

2.2.1 Pendahuluan

Bagian pendahuluan memuat tentang latar belakang permasalahan, perumusan masalah, batasan masalah, tujuan, manfaat, serta target luaran yang ingin dicapai dalam penelitian tersebut.

a. Latar Belakang .

Jelaskan tentang latar belakang pemilihan topik penelitian yang dilandasi oleh keingintahuan peneliti dalam mengungkapkan suatu gejala/konsep/dugaan untuk mencapai suatu tujuan. Perlu dikemukakan hal-hal yang melandasi atau argumentasi yang menguatkan bahwa penelitian tersebut penting untuk dilaksanakan. Penulisan latar belakang dan permasalahan disajikan dalam bentuk uraian yang secara kronologis diarahkan untuk langsung menuju rumusan masalah. Dalam latar belakang dan permasalahan dapat dimasukkan beberapa uraian singkat penelitian terdahulu yang dapat memperkuat alasan mengapa penelitian ini akan dilakukan. Apabila diperlukan, pada bagian ini dimungkinkan memuat hipotesis atau dugaan secara umum.

b. Rumusan Masalah

Rumuskan dengan jelas permasalahan yang ingin diteliti. Uraikan pendekatan dan konsep untuk menjawab masalah yang diteliti, hipotesis yang akan diuji atau dugaan yang akan dibuktikan.

(12)

6 c. Batasan Masalah

Dalam batasan masalah dapat dijelaskan definisi, asumsi, dan lingkup yang menjadi batasan penelitian.

d. Tujuan

Tujuan penelitian berisikan penjelasan secara spesifik tentang hal-hal yang ingin dicapai melalui penelitian dan harus dijawab pada bagian kesimpulan.

e. Manfaat

Manfaat yang diperoleh dari penelitian guna memberi penjelasan kemanfaatan bagi pengembangan penelitian atau aplikasinya.

f. Target Luaran

Sebutkan target luaran penelitian wajib selain laporan penelitian yaitu publikasi ilmiah dalam jurnal/prosiding yang mempunyai ISSN atau jurnal nasional terakreditasi.

2.2.2 Tinjauan Pustaka

Bagian ini memuat uraian sistematis tentang informasi hasil penelitian dan teori yang disajikan dalam pustaka dan menghubungkannya dengan masalah penelitian yang sedang diteliti. Fakta-fakta yang dikemukakan sejauh mungkin diacu dari sumber aslinya, dengan mengikuti cara sitasi nama-tahun dalam kurung biasa. Sitasi tidak dari sumber asli hanya boleh dilakukan dalam keadaan terpaksa yaitu ketika sumber aslinya sangat sulit ditemukan. Pustaka yang digunakan sebaiknya mutakhir (maksimum 10 tahun terahir) dengan mengutamakan artikel pada jurnal ilmiah yang relevan.

2.2.3 Metode Penelitian

Uraikan secara rinci metode yang akan digunakan meliputi tahapan-tahapan penelitian, lokasi penelitian, variabel yang diamati/diukur, model yang digunakan, rancangan penelitian, serta teknik pengumpulan dan analisis data. Untuk penelitian yang menggunakan metode kualitatif perlu dijelaskan pendekatan yang digunakan, proses pengumpulan dan analisis informasi, serta penafsiran dan penarikan kesimpulan penelitian.

2.2.4 Jadwal Penelitian

Bagian ini menjelaskan rencana jadwal yang dibuat secara cermat, dengan mempertimbangkan kelayakannya. Jadwal penelitian memuat hal sebagai berikut:

(13)

7

b. Rincian kegiatan dan target luaran untuk setiap tahap. Supaya cepat dipahami, seyogyanya jadwal disajikan dalam bentuk bar charts.

c. Waktu yang diperlukan untuk melaksanakan tiap-tiap tahap.

2.3 Bagian Akhir

Bagian ini merupakan bagian akhir usulan penelitian dan memuat daftar pustaka, biaya penelitian dan lampiran.

a. Daftar Pustaka

Bagian ini secara cermat memuat pustaka yang digunakan dalam dokumen usulan penelitian. Penulisan daftar pustaka mengikuti sistem Harvard (sitasi nama-tahun) dan disusun dengan urutan abjad nama pengarang, tahun penerbitan, judul tulisan, dan sumber atau penerbit. Untuk pustaka yang berasal dari jurnal ilmiah, perlu juga mencantumkan nama jurnal, volume dan nomor penerbitan, serta halaman dimana artikel tersebut dimuat. Hanya pustaka yang dikutip dalam usul penelitian yang dicantumkan dalam Daftar Pustaka. Perlu diperhatikan bahwa daftar pustaka berisi daftar buku teks atau artikel ilmiah/jurnal/referensi yang diperoleh dari internet yang mendukung penelitian. Format dan contoh penulisan daftar pustaka disajikan pada Lampiran 4a dan

4b.

b. Rekapitulasi Biaya Penelitian

Bagian ini digunakan untuk menjelaskan besarnya biaya yang dibutuhkan dalam penelitian. Biaya yang diusulkan harus ditulis secara rinci dan jelas.

No Komponen Biaya yang diusulkan (Rp)

1 Honor tim peneliti

2 Biaya habis pakai dan peralatan

3 Pembuatan laporan 4 Lain-lain

Jumlah c. Lampiran

Lampiran berisi dokumen pendukung usulan penelitian. Lampiran dapat digunakan untuk menyajikan prosedur atau keterangan lain yang tidak mungkin disingkat dan yang akan digunakan dalam penelitian.

2.4 Urutan Penyajian Tulisan

Penyajian usulan penelitian disusun berurutan dan mencakup hal-hal berikut : a. Pendahuluan

(14)

8 b. Tinjauan Pustaka

c. Metode Penelitian d. Jadwal penelitian e. Daftar Pustaka

f. Rekapitulasi Biaya Penelitian g. Lampiran

(15)

9

BAB III LAPORAN PENELITIAN

Hasil penelitian berupa laporan penelitian yang ditulis dalam Bahasa Indonesia baku yang baik dan benar atau bahasa Inggris. Sistematika dari laporan penelitian terdiri dari bagian awal, bagian utama, dan bagian akhir. Jumlah halaman isi laporan minimal 40 halaman.

3.1 Bagian Awal

Bagian awal mencakup halaman sampul luar, halaman judul, halaman pengesahan, kata pengantar, daftar isi, abstrak (bahasa Indonesia) dan abstract (bahasa Inggris). Jika diperlukan daftar tabel, daftar gambar, daftar lampiran, arti lambang dan singkatan, maka disajikan setelah daftar isi dan sebelum abstrak.

3.1.1 Sampul Luar

Sampul luar memuat judul penelitian, logo STMIK AKAKOM, nama peneliti dan nomor pegawai, nama dan kota institusi serta tahun penyelesaian penelitian. Semua tulisan/logo dibuat dengan format rata tengah (center). Urutan tulisan dan gambar pada sampul luar seperti berikut:

a. Judul. Judul laporan penelitian ditulis dalam bahasa Indonesia, dibuat sesingkat-singkatnya, jelas, dan menunjukkan masalah yang diteliti dengan tepat serta tidak membuka peluang penafsiran yang beraneka ragam. Peneliti dapat menggunakan sub judul jika diperlukan.

b. Logo STMIK AKAKOM. Cantumkan logo STMIK AKAKOM yang berbentuk bundar dengan diameter 5,5 cm.

c. Nama, NIDN dan NPP/NIP. Nama ditulis lengkap dengan gelar dan tidak boleh disingkat. NIDN dan NPP/NIP ditulis secara lengkap di bawah nama.

d. Sumber dana penelitian dituliskan lengkap dengan tahun anggaran.

e. Nama Institusi. Perlu diperhatikan bahwa urutan penulisan institusi sesuai dengan hirarki: Program studi/Jurusan, STMIK AKAKOM, Yogyakarta.

f. Tahun. Tahun yang ditulis pada bagian ini adalah tahun laporan penelitian ditulis dan ditempatkan di bawah Yogyakarta dalam nama institusi.

Format dan contoh halaman sampul luar penelitian dapat dilihat pada Lampiran 5a dan 5b.

(16)

10

3.1.2 Halaman Judul

Secara umum, halaman judul ini sama dengan halaman sampul luar.

3.1.3 Halaman Pengesahan

Halaman ini harus ditanda-tangani baik oleh peneliti, ketua program studi, dan kepala pusat penelitian dan PPM. Format halaman pengesahan untuk laporan penelitian dapat dilihat pada Lampiran 6a dan 6b.

3.1.4 Kata Pengantar

Kata pengantar merupakan pernyataan resmi untuk menyampaikan ucapan terima kasih penulis kepada semua pihak yang terkait dalam penyelesaian penelitian termasuk penyandang dana. Nama harus ditulis secara lengkap termasuk gelar akademik dan harus dihindari ucapan terima kasih kepada pihak yang tidak terkait. Dalam kata pengantar, ungkapan ilmiah perlu dihindari. Bahasa yang digunakan harus mengikuti kaidah bahasa Indonesia yang baku. Kata pengantar diakhiri dengan mencantumkan kota dan tanggal penulisan diikuti di bawahnya dengan kata “Penulis”.

3.1.5 Daftar Isi

Daftar isi memberikan gambaran tentang isi penelitian secara menyeluruh, untuk digunakan sebagai petunjuk bagi pembaca. Secara lengkap, daftar isi memuat seluruh bagian penelitian, disertai dengan nomor halaman bagian tersebut. Apabila di dalam penelitian memuat daftar tabel, daftar gambar, daftar lampiran, atau daftar lambang dan singkatan, maka daftar-daftar tersebut harus dicantumkan pada daftar-daftar isi.

3.1.6 Abstrak

Bagian ini memuat uraian singkat (tidak lebih dari 250 kata) tetapi padat dan jelas serta memberikan gambaran menyeluruh tentang isi penelitian. Abstrak penelitian memuat apa dan mengapa penelitian dikerjakan, bagaimana dikerjakan, dan apa hasil penting yang diperoleh dari penelitian. Jumlah kata kunci berkisar antara tiga hingga enam kata. Contoh abstrak disajikan pada Lampiran 7.

3.1.7 Abstract

Abstract merupakan abstrak yang ditulis dalam bahasa Inggris. Contoh abstract disajikan

(17)

11

3.2 Bagian Utama

3.2.1 Latar Belakang

Penulisan latar belakang dan permasalahan disajikan dalam bentuk uraian yang secara kronologis diarahkan untuk langsung menuju rumusan masalah. Dalam latar belakang dan permasalahan dapat dimasukkan beberapa uraian singkat penelitian terdahulu yang dapat memperkuat alasan mengapa penelitian ini dilakukan.

3.2.2 Rumusan Masalah

Rumuskan dengan jelas permasalahan yang sudah diteliti. Uraikan pendekatan dan konsep untuk menjawab masalah yang diteliti, hipotesis yang diuji atau dugaan yang telah dibuktikan.

3.2.3 Batasan Masalah

Dalam batasan masalah dapat dijelaskan definisi, asumsi, dan lingkup yang menjadi batasan penelitian.

3.2.4 Tujuan

Tujuan penelitian berisikan penjelasan secara spesifik tentang hal-hal yang akan dicapai melalui penelitian yang dilakukan.

3.2.5 Manfaat

Jelaskan manfaat yang diperoleh dari penelitian guna memberi kemanfaatan bagi pengembangan ilmu pengetahuan atau aplikasinya.

3.2.6 Tinjauan Pustaka

Tinjauan pustaka memuat uraian sistematis tentang informasi hasil penelitian yang disajikan dalam pustaka dan menghubungkannya dengan masalah penelitian yang sedang diteliti. Fakta-fakta yang dikemukakan sejauh mungkin diacu dari sumber aslinya, dengan mengikuti cara sitasi nama-tahun dalam kurung biasa. Sitasi tidak dari sumber asli hanya boleh dilakukan dalam keadaan terpaksa (sumber aslinya sangat sulit ditemukan).

3.2.7 Landasan Teori

Bagian ini memuat pengertian-pengertian dan sifat-sifat yang diperlukan untuk pembahasan di bab-bab berikutnya. Apabila diperlukan, pada bagian ini dimungkinkan memuat

(18)

12

hipotesis yang lebih terfokus/spesifik. Hipotesis (jika ada) memuat pernyataan singkat yang disimpulkan dari landasan teori atautinjauan pustaka dan merupakan jawaban sementara (conjecture) terhadap masalah yang dihadapi, dan masih harus dibuktikan kebenarannya.

3.2.8 Metode Penelitian

Bagian ini menyajikan secara lengkap setiap langkah eksperimen yang dilakukan dalam penelitian menggunakan bentuk kalimat pasif yang antara lain meliputi :

a. Bahan. Semua bahan yang digunakan harus dikelompokkan sesuai fungsinya dengan mencantumkan kualitas bahan seperti kualitas analitik (analytical grade) atau kualitas teknis (technical grade). Untuk penelitian lapangan, lokasi dan cara pengambilan sampel harus dijelaskan.

b. Peralatan. Semua peralatan yang digunakan untuk menjalankan penelitian harus disebutkan dan diuraikan dengan jelas dan apabila perlu (terutama peralatan yang dirancang khusus) dapat disertai dengan bagan dan keterangan secukupnya. Untuk instrumentasi analisis, merk dan tipe peralatan harus dicantumkan, sedangkan kondisi pengoperasian disajikan pada bagian lain yang sesuai.

c. Prosedur dan Pengumpulan Data. Pada bagian ini, variabel yang akan dipelajari dan data yang akan dikumpulkan diuraikan dengan jelas, termasuk sifat, satuan dan kisarannya. Untuk pengujian dan pengolahan data diperlukan perancangan dan pembangunan sistem. d. Analisis dan Rancangan Sistem. Pada bagian ini diuraikan analisis sistem yang akan dibuat dan kebutuhan sistem yang meliputi kebutuhan fungsional, kebutuhan non fungsional sistem. Rancangan sistem meliputi rancangan arsitektur sistem, rancangan proses, rancangan prosedural, rancangan data, dan rancangan user interface. e. Implementasi. Bagian ini menguraikan tentang implementasi sistem secara detail sesuai

dengan rancangan dan berdasarkan komponen/tools/bahasa pemrograman yang dipakai. f. Pengolahan Data. Berdasarkan data yang diperoleh dan sistem yang dibangun dilakukan

pengolahan data. Prosedur evaluasi data juga harus disajikan termasuk jika menggunakan teknik statistik.

g. Analisis hasil. Analisis hasil mencakup uraian tentang model dan cara menganalisis hasil.

3.2.9 Hasil Penelitian dan Pembahasan

Bagian ini merupakan bagian yang paling penting dari penelitian, karena bagian ini memuat semua temuan ilmiah yang diperoleh sebagai data hasil penelitian. Bagian ini diharapkan dapat memberikan penjelasan ilmiah, yang secara logis dapat menerangkan alasan diperolehnya hasil-hasil tersebut.

Pada bagian ini, peneliti menyusun secara sistematis disertai argumentasi yang rasional tentang informasi ilmiah yang diperoleh dalam penelitian, terutama informasi yang relevan dengan masalah penelitian. Pembahasan terhadap hasil penelitian yang diperoleh dapat disajikan

(19)

13

dalam bentuk uraian teoritik, baik secara kualitatif maupun kuantitatif. Dalam pelaksanaannya, bagian ini dapat digunakan untuk membandingkan hasil-hasil penelitian yang diperoleh dalam penelitian yang sedang dilakukan terhadap hasil-hasil penelitian yang dilaporkan oleh peneliti terdahulu. Secara ilmiah, hasil penelitian yang diperoleh dalam penelitian dapat berupa temuan baru atau perbaikan, penegasan, atau penolakan interpretasi suatu fenomena ilmiah dari peneliti sebelumnya. Untuk memperjelas penyajian, hasil penelitian disajikan secara cermat dalam bentuk tabel, kurva, grafik, foto, atau bentuk lain, sesuai keperluan secara lengkap dan jelas, seperti : satuan, kondisi eksperimen, dan lain-lain. Perlu diusahakan agar saat membaca hasil penelitian dalam format tersebut, pembaca tidak perlu mencari informasi terkait dari uraian dalam pembahasan.

3.2.10 Kesimpulan

Kesimpulan memuat secara singkat dan jelas tentang hasil penelitian yang diperoleh sesuai dengan tujuan penelitian. Apabila diperlukan, saran digunakan untuk menyampaikan masalah yang dimungkinkan untuk penelitian lebih lanjut.

3.3 Bagian Akhir

Bagian ini merupakan bagian akhir tugas akhir dan memuat: Daftar Pustaka serta lampiran.

3.3.1 Daftar Pustaka

Bagian ini secara cermat memuat pustaka yang digunakan dalam penelitian. Penulisan daftar pustaka mengikuti sistem Harvard (sitasi nama-tahun) dan diurutkan sesuai dengan urutan abjad nama belakang pengarang. Perlu diperhatikan bahwa daftar pustaka berisi daftar buku teks atau artikel ilmiah/jurnal yang mendukung penelitian. Contoh cara penulisan daftar pustaka disajikan di Lampiran 4b.

3.3.2 Lampiran

Lampiran dapat digunakan untuk menyajikan prosedur, program komputer, algoritma, hasil simulasi, bukti atau keterangan lain yang tidak mungkin disingkat sehingga terlalu panjang untuk dimuat di Bagian Utama. Lampiran juga dapat digunakan untuk menampilkan data primer yang diperoleh dalam penelitian yang tidak dapat diinterpretasikan secara langsung. Lampiran bukan merupakan arsip catatan hasil analisis seperti kumpulan kromatogram, spektra atau data kasar lainnya.

3.4 Urutan Penyajian Tulisan

Urutan penyajian dapat dikategorikan secara umum menjadi tiga kelompok berdasarkan jenis penelitian yang dilakukan, yaitu penelitian eksperimental, pengembangan sistem dan penelitian literatur atau kajian teori.

(20)

14

3.4.1 Penelitian Eksperimental

- Bab I Pendahuluan, meliputi latar belakang dan permasalahan, tujuan dan manfaat penelitian

- Bab II Tinjauan Pustaka

- Bab III Landasan Teori, Hipotesis (jika ada), dan Rancangan Penelitian - Bab IV Metode Penelitian

- Bab V Hasil Penelitian dan Pembahasan - Bab VI Kesimpulan

- Daftar Pustaka - Lampiran

3.4.2 Penelitian Pengembangan Sistem

- Bab I Pendahuluan meliputi latar belakang dan permasalahan, tujuan penelitian, metodologi penelitian, dan sistematika penulisan.

- Bab II Tinjauan Pustaka

- Bab III Landasan Teori, Hipotesis (jika ada) - Bab IV Analisis dan Rancangan Sistem - Bab V Implementasi dan Pembahasan - Bab VI Kesimpulan

- Daftar Pustaka - Lampiran

3.4.3 Penelitian Literatur atau Kajian Teori

- Bab I Pendahuluan meliputi latar belakang dan permasalahan, tujuan penelitian, tinjauan pustaka, metodologi penelitian, dan sistematika penulisan.

- Bab II Landasan Teori

- Bab III Hasil Penelitian dan Pembahasan (Dapat disajikan menjadi 2 bab atau lebih) - Bab IV Kesimpulan

- Daftar Pustaka - Lampiran

(21)

15

BAB IV PEDOMAN PENULISAN

Bab ini memuat pedoman yang berkaitan dengan tatacara penulisan usulan dan laporan penelitian di STMIK AKAKOM. Hal-hal yang dibicarakan pada bab ini meliputi: ketentuan umum tentang bahan dan bahasa yang digunakan, teknis pengetikan, cara penomoran, sitasi pustaka, penyajian tabel dan gambar, penulisan daftar pustaka, catatan bawah dan kutipan.

4.1 Ketentuan Umum Penulisan

Berikut ini diberikan ketentuan umum yang digunakan sebagai pedoman untuk menulis dan menyusun usulan penelitian:

a. Usulan atau Laporan Penelitian harus dicetak (tidak boleh bolak-balik) pada kertas HVS 70 g/m , berukuran kuarto atau A4 (21 cm x 28 cm), dan dijilid rapi dengan

menggunakan sampul laminasi kertas buffalo berwarna biru seperti contoh terlampir. b. Naskah lengkap usulan penelitian atau Laporan Penelitian disusun dalam bahasa

Indonesia yang baku, sesuai dengan ketentuan ejaan bahasa Indonesia yang

disempurnakan. Apabila penulisan dalam bahasa Inggris, pedoman penulisan ejaan dan tata-bahasa mengikuti sistem spelling dan grammar berdasarkan tipe US/British English terkait dengan software yang digunakan.

c. Semua kalimat ditulis menggunakan tata bahasa baku. Penggunaan kata ganti orang dihindari (digunakan kalimat pasif) dan sedapat mungkin menggunakan istilah Indonesia. Apabila, karena sesuatu hal, terpaksa harus menggunakan istilah asing atau istilah daerah, istilah tersebut harus ditulis miring atau digaris-bawahi secara konsisten.

d. Dalam penulisan usulan penelitian, sebaiknya digunakan kalimat atau alinea penyambung antara definisi/teorema yang satu dengan definisi/teorema yang lain, sehingga alur isi usulan penelitian menjadi jelas. Hindari penulisan yang hanya mendaftar definisi, teorema dan lain-lainnya.

Beberapa ketentuan tata tulis berikut perlu diperhatikan dalam penulisan usulan atau laporan penelitian:

Kata hubung, misalnya “maka”, “sehingga”, “sedangkan” tidak boleh digunakan sebagai awal suatu kalimat.

Penerjemahan kata “where”, “when”, dan “of” dalam bahasa Inggris tidak selalu menjadi kata “di mana”, “ketika”, dan “dari” dalam bahasa Indonesia, tetapi harus iterjemahkan/ diartikan dengan tepat, sesuai dengan bahasa Indonesia baku.

Perlu diperhatikan bahwa penulisan “ke” dan “di” sebagai awalan, harus dibedakan dengan penulisan “ke” dan “di” sebagai kata depan.

(22)

16

Pemenggalan kata harus dilakukan secara cermat, sesuai dengan kaidah penulisan Bahasa Indonesia yang benar.

Bilangan yang mengawali suatu kalimat harus dieja, misalnya : Sepuluh ekor tikus. Simbol atau rumus tidak boleh berada di awal kalimat.

Tanda baca dan penulisan anak kalimat mengikuti EYD.

4.2 Pengetikan Naskah

Pengetikan dilakukan dengan komputer. Di bawah ini dijelaskan tentang aturan-aturan penulisan untuk: jenis huruf, jarak baris, batas tepi, pengisian ruangan, alinea baru, bilangan dan satuan, judul bab dan sub bab, rincian ke bawah, dan letak simetris.

4.2.1 Jenis Huruf

a. Naskah laporan diketik dengan komputer menggunakan jenis huruf Times New Roman, Calibri atau Liberation Serif berukuran 12pt, sedangkan jenis huruf untuk kode program menggunakan Courier New atau Lucida Console dan untuk seluruh naskah harus dipakai jenis huruf yang sama.

b. Huruf miring dipakai untuk pernyataan dalam definisi, teorema, akibat dan lain-lain. Contoh penyajian definisi atau teorema diberikan pada Lampiran 9.

c. Huruf khusus lain (seperti huruf tebal atau huruf miring bergaris bawah) dapat dipakai untuk tujuan tertentu, misalnya untuk menandai istilah dalam bahasa asing.

d. Simbol-simbol yang tidak dapat diketik, harus ditulis dengan rapi memakai tinta hitam.

4.2.2 Jarak Baris

a. Jarak antara dua baris diketik dengan jarak dua spasi (double), kecuali untuk daftar isi, intisari/abstrak, kutipan langsung, judul tabel, judul gambar, dan daftar pustaka diketik dengan jarak 1 spasi.

b. Rumus diketik dengan jarak spasi sesuai dengan kebutuhan.

4.2.3 Batas Tepi

a. Tepi atas dan tepi kiri: 4 cm b. Tepi bawah dan tepi kanan: 3 cm

4.2.4 Pengisian Ruangan

Ruangan yang terdapat pada halaman naskah sedapat mungkin diisi penuh. Pengetikan dimulai dari batas tepi kiri kecuali alinea baru, persamaan, daftar, gambar, judul, atau hal-hal yang khusus.

(23)

17

4.2.5 Alinea Baru

Alinea baru dimulai pada ketikan ke-6 dari batas tepi kiri ketikan.

4.2.6 Bilangan dan Satuan

a. Bilangan diketik dengan angka, kecuali pada permulaan kalimat. b. Bilangan desimal ditandai dengan koma, bukan dengan titik.

c. Satuan dinyatakan dengan singkatan resminya tanpa titik di belakangnya, misal 10 kg, 70 cm, 34 s, dan yang lain.

4.2.7 Judul Bab, Sub Bab dan Sub Sub Bab

a. Judul Bab ditulis seluruhnya dengan huruf besar, diketik tebal dengan ukuran 14pt, dan diatur supaya simetris, dengan jarak 4 cm dari tepi atas tanpa diakhiri dengan titik.

b. Judul Sub Bab dicetak tebal tanpa diakhiri dengan titik. Semua kata diawali dengan huruf besar, kecuali kata penghubung dan kata depan. Kalimat pertama sesudah judul sub bab dimulai dengan alinea baru. Judul sub bab bila lebih dari satu baris maka ditulis satu spasi.

c. Judul Sub Sub Bab diketik mulai dari batas tepi kiri dan dicetak tebal, hanya kata pertama diawali huruf besar, tanpa diakhiri dengan titik. Kalimat pertama sesudah judul sub sub bab dimulai dengan alinea baru.

4.2.8 Rincian Kebawah

Jika pada penulisan naskah ada rincian yang harus disusun ke bawah, dapat digunakan urutan dengan angka atau huruf sesuai dengan derajat rincian.

4.2.9 Letak Simetris

Gambar, tabel dan judul gambar/tabel diletakkan simetris terhadap tepi kiri dan kanan pengetikan.

4.3 Penomoran

Bagian ini menjelaskan tata cara penomoran halaman, penomoran bab dan sub bab, penomoran tabel dan gambar, penomoran definisi dan teorema, dan penomoran persamaan matematika dan reaksi kimia.

(24)

18

4.3.1 Penomoran Halaman

a. Bagian awal usulan penelitian / laporan penelitian, diberi nomor halaman dengan angka Romawi kecil ditempatkan pada bagian bawah tengah secara simetris.

b. Bagian utama dan bagian akhir untuk usulan penelitian / laporan penelitian diberi nomor dengan memakai angka Arab. Untuk halaman yang memuat judul bab maka nomor halaman diletakkan pada bagian bawah secara simetris, sedangkan untuk halaman-halaman berikutnya pada bagian kanan atas.

4.3.2 Penomoran Bab, Sub Bab dan Sub Sub Bab

a. Nomor Bab ditulis dengan huruf Romawi Besar.

b. Nomor Sub Bab ditulis dengan angka Arab sesuai dengan nomor Bab diikuti dengan nomor urut Sub Bab.

c. Nomor Anak Sub Bab ditulis dengan angka Arab sesuai dengan nomor Sub Bab diikuti dengan nomor urut Anak Sub Bab.

d. Apabila terdapat bagian lebih lanjut dari Anak Sub Bab, judul diketik tanpa nomor dan menggunakan huruf tebal (bold).

4.3.3 Penomoran Tabel dan Gambar

Tabel atau gambar diberi nomor urut dengan angka Arab sesuai dengan nomor bab diikuti dengan nomor urut tabel atau gambar. Judul tabel diletakkan di atas tabel, sedangkan judul gambar diletakkan di bagian bawah gambar. Penjelasan lebih detil tentang penyajian tabel dan gambar dibahas pada sub bab 4.5.

4.3.4 Penomoran Teorema, Definisi, Lemma dan Contoh

Nomor definisi, teorema, akibat, lemma, dan contoh ditulis dengan angka Arab sebagai satu kesatuan sesuai dengan nomor urut bab atau sub bab.

4.3.5 Penomoran Persamaan Matematika atau Reaksi Kimia

Nomor persamaan matematika atau reaksi kimia ditulis dengan angka Arab sesuai dengan nomor bab diikuti dengan urutan persamaan matematika atau reaksi kimia. Nomor diketik dalam tanda kurung, sebagai contoh untuk persamaan ke 52 pada Bab III maka ditulis (3.52). Nomor tersebut ditempatkan di dekat batas tepi kanan. Jika jumlah persamaan cukup banyak maka dapat digunakan penomoran sesuai dengan nomor sub-bab diikuti dengan urutan persamaan, sebagai contoh persamaan ke 52 pada BabIII dan sub-bab 4 maka ditulis (4.52).

4.4 Sitasi Pustaka

Pengacuan sitasi pustaka dilakukan dengan sistem Harvard. Untuk pencantuman pustaka yang melibatkan nama penulis berjumlah lebih dari dua, digunakan nama belakang penulis

(25)

19

pertama diikuti dengan dkk. atau et al. (pilih salah satu secara konsisten). Jika artikel ditulis oleh dua orang, nama belakang kedua penulis harus dicantumkan.

Contoh :

a. Penulis tunggal :

Ross (2004) menyatakan ... Menurut Ross (2004) ...

Himpunan A subset kompak jika dan hanya jika ... (Lang, 2007). b. Penulis dua orang :

Brauer dan Castillo-Chavez (2001) menyatakan bahwa ...

Jika titik ekuilibrium sistem non linear hiperbolik, maka … (Nayfeh dan Balachandra, 1995) .

c. Penulis lebih dari dua orang atau lebih hanya ditulis nama penulis pertama saja : Nagle et al. (2004) menyatakan bahwa ...

Nagle dkk. (2004) menyatakan bahwa ...

d. Jika sitasi terpaksa dilakukan tidak dari sumber asli:

Dalam Hirsch dan Smale (1999), Liapunov menyatakan bahwa, jika terdapat fungsi Liapunov yang terdefinisi pada persekitaran suatu titik ekuilibrium, maka ...

4.5 Penyajian Tabel dan Gambar

Perlu diperhatikan bahwa penyajian tabel dan gambar harus memuat semua informasi yang diperlukan secara lengkap dan jelas, sehingga pembaca tidak perlu mencari informasi itu dari uraian naskah. Apabila pada uraian teks dipandang perlu merujuk tabel/gambar tertentu cukup mencantumkan nomor tabel/gambar.

4.5.1 Penyajian Tabel

Judul tabel ditulis secara singkat tetapi jelas, dan ditempatkan di atas tabel, tanpa diakhiri dengan titik dan ditulis dengan tebal. Huruf pertama pada kata pertama judul ditulis kapital, kata selanjutnya dengan huruf kecil. Apabila judul tabel lebih dari satu baris maka harus ditulis satu spasi.

(26)

20

Pada prinsipnya tabel tidak boleh dipenggal. Apabila tabel berukuran cukup besar maka, jika diperlukan, ukuran huruf dapat diperkecil tetapi harus tetap mudah terbaca. Apabila tabel terpaksa dipenggal, maka pada halaman lanjutan tabel dicantumkan nomor tabel dan ditulis kata (lanjutan) tanpa judul. Apabila tabel harus dibuat dalam bentuk horisontal (landscape), maka bagian atas tabel harus diletakkan di sebelah kiri. Tabel yang lebih dari 2 halaman atau yang harus dilipat, ditempatkan pada lampiran.

Jika tabel dikutip dari referensi maka sitasi dituliskan pada bagian terakhir judul. Perkecualian untuk tabel yang memodifikasi beberapa data yang berasal dari berbagai sumber, maka sitasi ditunjukkan dengan simbol pada data dan di bagian bawah tabel dituliskan referensi yang dimaksudkan. Contoh penyajian tabel diberikan pada Lampiran 10.

4.5.2 Penyajian Gambar

Gambar meliputi : bagan alir, grafik, peta, foto, dan diagram kerja. Penyajian gambar mengikuti ketentuan berikut:

Judul gambar diletakkan di bawah gambar, tanpa diakhiri dengan titik dan ditulis dengan huruf tebal.

Huruf pertama pada kata pertama judul ditulis kapital, kata selanjutnya dengan huruf kecil. Apabila judul gambar lebih dari satu baris maka harus ditulis satu spasi. Keterangan gambar dituliskan pada tempat-tempat yang kosong di dalam gambar dan

jangan pada halaman lain.

Bila gambar disajikan melebar sepanjang tinggi kertas, maka bagian atas gambar diletakkan di sebelah kiri.

Untuk gambar yang terdiri dari beberapa bagian harus digunakan keterangan urutan menggunakan (a), (b), dan seterusnya, dengan keterangan yang tercakup pada bagian judul gambar. Seluruh gambar harus diatur pada satu halaman yang sama.

Untuk gambar berwarna hendaknya dapat dicetak warna atau diatur dengan pewarnaan yang kontras.

Jika gambar dikutip dari referensi maka sitasi dituliskan pada bagian terakhir judul gambar.

Untuk gambar yang dikutip dari internet, hendaknya diperhatikan resolusi dan ketajaman gambar.

Untuk gambar yang berasal dari hasil scanning harap diperhatikan tingkat resolusi dan ketajaman gambar. Jika diperlukan, hasil scan dapat dilengkapi dengan teks tertentu. Contoh penyajian gambar diberikan pada Lampiran 10.

(27)

21

4.6 Penulisan Daftar Pustaka

Perlu diperhatikan bahwa pustaka yang dicantumkan dalam daftar pustaka adalah pustaka yang benar-benar diacu, dengan susunan sebagai berikut :

4.6.1 Daftar Pustaka

Daftar pustaka disusun menurut urutan abjad nama belakang penulis pertama. Daftar pustaka ditulis dalam spasi tunggal. Antara satu pustaka dan pustaka berikutnya diberi jarak satu setengah spasi. Baris pertama rata kiri dan baris berikutnya menjorok ke dalam. Contoh halaman Daftar Pustaka tercantum di Lampiran 4b.

4.6.2 Urutan Penulisan

a. Pustaka dalam bentuk buku dan buku terjemahan:

Buku dengan urutan penulisan: Penulis, tahun, judul buku (harus ditulis miring) volume (jika ada), edisi (jika ada), nama penerbit dan kota penerbit .

Buku Terjemahan dengan urutan penulisan: Penulis asli, tahun buku terjemahan, judul buku terjemahan (harus ditulis miring), volume (jika ada), edisi (jika ada), (diterjemahkan oleh : nama penerjemah), nama penerbit terjemahan dan kota penerbit terjemahan.

Artikel dalam Buku dengan urutan penulisan: Penulis artikel, tahun, judul artikel (harus ditulis miring), nama editor, judul buku (harus ditulis miring), volume (jika ada), edisi (jika ada), nama penerbit dan kota penerbit.

b. Pustaka dalam bentuk artikel dalam majalah ilmiah:

Urutan penulisan: Penulis, tahun, judul artikel, nama majalah (harus ditulis miring sebagai singkatan resminya), nomor, volume dan halaman.

c. Pustaka dalam bentuk artikel dalam seminar ilmiah:

Artikel dalam prosiding seminar dengan urutan penulisan: Penulis, tahun, judul artikel, Judul prosiding Seminar (harus ditulis miring), kota seminar.

Artikel lepas tidak dimuat dalam prosiding seminar dengan urutan penulisan: Penulis, tahun, judul artikel, Judul prosiding Seminar (harus ditulis miring), kota seminar, dan tanggal seminar.

d. Pustaka dalam bentuk Skripsi/Tesis/Disertasi:

Urutan penulisan: Penulis, tahun, judul skripsi, Skripsi/Tesis/Disertasi (harus ditulis miring), nama fakultas/ program pasca sarjana, universitas, dan kota.

(28)

22

Urutan penulisan: Peneliti, tahun, judul laporan penelitian, nama laporan penelitian (harus ditulis miring), nama proyek penelitian, nama institusi, dan kota.

f. Pustaka dalam bentuk artikel dalam surat kabar:

Urutan penulisan: Penulis, tahun, judul artikel, nama surat kabar (harus ditulis miring), nama surat kabar, tanggal terbit dan halaman.

g. Pustaka dalam bentuk dokumen paten:

Urutan penulisan: Penemu, tahun, judul paten (harus ditulis miring), paten negara, Nomor.

h. Pustaka dalam bentuk artikel dalam internet (tidak diperkenankan melakukan sitasi artike l dari internet yang tidak ada nama penulisnya):

Artikel majalah ilmiah versi cetakan dengan urutan penulisan: Penulis, tahun, judul artikel, nama majalah (harus ditulis miring sebagai singkatan resminya), nomor, volume dan halaman.

Artikel majalah ilmiah versi online dengan urutan penulisan: Penulis, tahun, judul artikel, nama majalah ((harus ditulis miring sebagai singkatan resminya), nomor, volume, halaman dan alamat website.

Artikel umum dengan urutan penulisan: Penulis, tahun, judul artikel, alamat website (harus ditulis miring), diakses tanggal

4.6.3 Tata Cara Penulisan

Nama penulis lebih dari satu kata

Jika nama penulis terdiri atas 2 nama atau lebih, cara penulisannya menggunakan nama keluarga atau nama utama diikuti dengan koma dan singkatan nama-nama lainnya masing-masing diikuti titik.

Contoh:

Shepley L. Ross ditulis: Ross, S. L.

Nama yang diikuti dengan singkatan Nama utama atau nama keluarga yang diikuti dengan singkatan, ditulis sebagai nama yang menyatu.

Contoh :

o Mawardi A.I. Ditulis: Mawardi, A.I. o William D. Ross Jr., ditulis: Ross Jr., W.D. Nama dengan garis penghubung

Nama yang lebih dari dua kata tetapi merupakan kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dirangkai dengan garis penghubung.

Contoh:

o Ronnie McDouglas ditulis: McDouglas, R. o Hassan El-Bayanu ditulis: El-Bayanu, H.

(29)

23

o Edwin van de Saar ditulis: van de Saar, E.

Penulisan gelar kesarjanaan, anonim dan nama-nama penulis

Gelar kesarjanaan dan gelar lainnya tidak boleh dicantumkan dalam penulisan nama, kecuali dalam ucapan terima kasih atau prakata.

Gunakan istilah “anonim” untuk referensi tanpa nama penulis

Dalam daftar pustaka, semua nama penulis harus dicantumkan tidak boleh menggunakan dkk. atau et al.

4.7 Catatan Bawah, Istilah Baru dan Kutipan

Catatan bawah (kalau tidak perlu sekali) sebaiknya dihindari. Jika terpaksa membuat catatan bawah maka harus ditulis dengan jarak satu spasi.

Istilah baru yang belum dibakukan dalam bahasa Indonesia dapat digunakan asal konsisten.

Pada penggunaan yang pertama kali perlu diberikan padanannya dalam bahasa asing (dalam kurung). Kalau banyak sekali menggunakan istilah baru, sebaiknya dibuatkan daftar istilah di belakang.

Kutipan ditulis dalam bahasa aslinya dan ditulis menjorok ke dalam. Kutipan bahasa asing dituliskan dengan huruf miring. Kalau panjang kutipan lebih dari tiga baris maka diketik satu spasi, dan kalau kurang dari tiga baris diketik dua spasi.

(30)

i

LAMPIRAN

Lampiran 1.a Format Halaman Sampul Usulan Penelitian

USULAN PENELITIAN

JUDUL PENELITIAN

Oleh:

Nama_Peneliti (lengkap dengan gelar) NIDN

NPP/NIP

Diajukan Guna Mendapat Bantuan Biaya Penelitian dari Puslitbang dan PPM Semester Ganjil/Genap Tahun_Akademik

Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer AKAKOM Yogyakarta

(31)

ii

Lampiran 1.b Contoh Halaman Sampul Usulan Penelitian

USULAN PENELITIAN

PEMODELAN SISTEM PENILAIAN KINERJA DOSEN MENGGUNAKAN METODE PEMBELAJARAN TERBIMBING

(Kajian pada Dosen Tetap di STMIK AKAKOM)

Oleh :

Sigit Anggoro, S.T., M.T. 0529046901

961077

Diajukan Guna Mendapat Bantuan Biaya Penelitian dari Puslitbang dan PPM Semester Ganjil 2012/2013

Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer AKAKOM Yogyakarta

(32)

iii

Lampiran 2.a Format Halaman Pengesahan Usulan Penelitian

Halaman Pengesahan Judul Penelitian : ……… ……… Bidang Ilmu : ……… Ketua Peneliti a. Nama Lengkap : ……… b. NIDN : ……… c. NPP/NIP : ……… d. Pangkat / Golongan : ……… e. Jabatan Fungsional : ……… f. Jurusan/Prodi : ……… g. Alamat Institusi : ……… Waktu penelitian : . ………. Biaya yang diusulkan : Rp. ……….

Kota, tanggal, bulan, tahun

Mengetahui,

Ketua Program Studi ... Ketua Peneliti,

tanda tangan tanda tangan

(Nama Jelas) (Nama Jelas) NIP/NIDN NIP/NIDN

Menyetujui,

Ketua Lembaga Penelitian cap dan tanda tangan

(Nama Jelas) NIP/NIDN

(33)

iv

Lampiran 2.b Contoh Halaman Pengesahan Usulan Penelitian

Halaman Pengesahan

Judul Penelitian : Pemodelan Sistem Penilaian Kinerja Dosen Menggunakan Metode Pembelajaran Terbimbing (Kajian pada Dosen Tetap di STMIK AKAKOM)

Bidang Ilmu : Informatika / Sistem Cerdas Ketua Peneliti

a. Nama Lengkap : Sigit Anggoro b. NIP/NIK : 961077 c. NIDN : 05141270002 d. Pangkat / Golongan : Pembina / IV A e. Jabatan Fungsional : Lektor Kepala

f. Jurusan/Prodi : Teknik Informatika / Teknik Informatika S1 Waktu penelitian : 6 bulan (September 2009 – Februari 2010) Biaya yang diusulkan : Rp. 4.000.000,00 (empat juta rupiah)

Yogyakarta, 12 Desember 2011

Mengetahui,

Ketua Program Studi Teknik Informatika Ketua Peneliti,

Febri Nova Lenti, S.Si., M.Kom. Sigit Anggoro, S.T., M.T 961078/051402002 961077/05141270002

Menyetujui,

Ketua Lembaga Penelitian

Dra. Syamsu Windarti, M.T. 197014120222 /0010076601

(34)

v

Lampiran 3.a Format Daftar Isi

DAFTAR ISI

Halaman judul ……….. i

Halaman pengesahan ……… ii

Daftar Isi ………. iii

Abstrak ………. iv

Bab I. Pendahuluan 1.1 Latar Belakang ………. 1

1.2 Perumusan Masalah ……….. 8

1.3 8

Bab II. Tinjauan Pustaka 2.1 10

2.2 12

2.2.1 12

2.2.2 16

Bab III. Metode Penelitian 3.1 Tahapan Penelitian ……….. 29 3.2 Data Penelitian ……….. 35 3.3 Desain Sistem 35 3.4 Jadwal Penelitian ……….….. 43 3.5 Biaya Penelitian ………. 45 Daftar Pustaka Lampiran

(35)

vi

Lampiran 3.b Contoh Daftar Isi

DAFTAR ISI

Halaman judul ……….. i

Halaman pengesahan ……… ii

Daftar Isi ………. iii

Abstrak ………. iv Bab I. Pendahuluan 1.1 Latar Belakang ………. 1 1.2 Perumusan Masalah ……….. 8 1.3 Batasan ……….. 8 1.4 Tujuan ... ……… 1.5 Manfaat ……….. 8 9 1.6 Target Luaran ………. 9

Bab II. Tinjauan Pustaka 2.1 Pendekatan Sistem Pemeriksaan Osteoporosis ………. 10

2.2 Sistem Pemeriksaan Osteoporosis dengan Pendekatan Kecerdasan Buatan ……… 12

2.2.1 Pemeriksaan Osteoporosis pada Citra Periapikal Dental dan Panoramik ……….. 12

2.2.2 Pemeriksaan Osteoporosis pada Citra Non Dental ………….. 16

2.3 Perkembangan Metode Pengenalan Pola ……….. 20

2.3.1 Jaringan Saraf Tiruan ……… 20

2.3.2 Pohon Keputusan ……….. 20

Bab III. Metode Penelitian 3.1 Tahapan Penelitian ……….. 29

3.2 Data Penelitian ……….. 35

3.3 Framework yang diusulkan ………. 36

3.3.1 Penentuan ROI ………. 37

3.3.2 Pengenalan Pola …..………. 41

3.4 Jadwal Penelitian ……….….. 43

3.5 Biaya Penelitian ………. 45 Daftar Pustaka

(36)

vii

Lampiran 4.a Format Penulisan Daftar Pustaka

Buku

Pengarang/Pemilik, Tahun Publikasi, Judul Tulisan, Nama Penerbit, Tempat Publikasi.

Jurnal dan Prosiding

Pengarang/Pemilik, Tahun Publikasi, Judul Tulisan, Nama Jurnal, Volume, isu, halaman.

Sumber Internet

(37)

viii

Lampiran 4.b Contoh Penulisan Daftar Pustaka

Buku

Edhy, S., 2004, Sistem Basis Data, Penerbit Graha Ilmu, Yogyakarta.

Stuart JR, and Peter, N., 2003, Artificial Intelligence: A Modern Approach 2nd ed., Prentice Hall, New Jersey.

Jurnal dan Prosiding

Dan, Boneh and Matthew, Franklin, 2003, Identity Based Encryption from the Weil Pairing, SIAM J. of Computing, Vol. 32, No. 3, pp. 586-615.

Sumber Internet

Alit, 2012, Kerapuhan Tulang dan Teknik Pencitraan, www.alitpracticalorthopaedic.com, diakses tanggal 20 April 2012.

(38)

ix

Lampiran 5a Format Halaman Sampul Laporan Penelitian

LAPORAN PENELITIAN

JUDUL PENELITIAN

Oleh:

Nama_Peneliti (lengkap dengan gelar) NIDN

NPP/NIP

Dilaksanakan Atas Bantuan Biaya Penelitian dari Puslitbang dan PPM Semester Ganjil/Genap Tahun_Akademik

Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer AKAKOM Yogyakarta

(39)

x

Lampiran 5b Contoh Halaman Sampul Laporan Penelitian

LAPORAN PENELITIAN

PEMODELAN SISTEM PENILAIAN KINERJA DOSEN MENGGUNAKAN METODE PEMBELAJARAN TERBIMBING

(Kajian pada Dosen Tetap di STMIK AKAKOM)

Oleh :

Sigit Anggoro, S.T., M.T. 0529046901

961077

Dilaksanakan Atas Bantuan Biaya Penelitian dari Puslitbang dan PPM Semester Ganjil 2012/2013

Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer AKAKOM Yogyakarta

(40)

xi

Lampiran 6a Format Halaman Pengesahan Laporan Penelitian

Halaman Pengesahan Judul Penelitian : ……… ……… Bidang Ilmu : ……… Ketua Peneliti a. Nama Lengkap : ……… b. NIDN : ……… c. NPP/NIP : ……… d. Pangkat / Golongan : ……… e. Jabatan Fungsional : ……… f. Jurusan/Prodi : ……… h. Alamat Institusi : ……… Waktu penelitian : . ……….

Kota, tanggal, bulan, tahun

Mengetahui,

Ketua Program Studi ... Ketua Peneliti,

tanda tangan tanda tangan

(Nama Jelas) (Nama Jelas) NIP/NIDN NIP/NIDN

Menyetujui,

Ketua Lembaga Penelitian cap dan tanda tangan

(Nama Jelas) NIP/NIDN

(41)

xii

Lampiran 6b Contoh Halaman Pengesahan Laporan Penelitian

Halaman Pengesahan

Judul Penelitian : Pemodelan Sistem Penilaian Kinerja Dosen Menggunakan Metode Pembelajaran Terbimbing (Kajian pada Dosen Tetap di STMIK AKAKOM)

Bidang Ilmu : Informatika / Sistem Cerdas Ketua Peneliti

a. Nama Lengkap : Sigit Anggoro b. NIP/NIK : 961077 c. NIDN : 05141270002 d. Pangkat / Golongan : Pembina / IV A e. Jabatan Fungsional : Lektor Kepala

f. Jurusan/Prodi : Teknik Informatika / Teknik Informatika S1 Waktu penelitian : 6 bulan (September 2009 – Februari 2010)

Yogyakarta, 12 Desember 2011

Mengetahui,

Ketua Program Studi Teknik Informatika Ketua Peneliti,

Febri Nova Lenti, S.Si., M.Kom. Sigit Anggoro, S.T., M.T 961078/051402002 961077/05141270002

Menyetujui,

Ketua Lembaga Penelitian

Dra. Syamsu Windarti, M.T. 197014120222 /0010076601

(42)

xiii

Lampiran 7 Contoh Abstrak

ABSTRAK

Sistem informasi manajemen puskesmas (SIMPus) yang telah berhasil dikembangkan departemen kesehatanantara lain: IHIS, eHealth, Simpus, Kartini, dll. Berdasarkan sumber-sumber yang dapat dipercaya dari pihak pengelola puskesmas di lingkungan dinas kesehatan Bantul, masing-masing SIMPus memiliki kelebihan dan kekurangannya, sehingga sulit bagi pihak pengelola untuk menentukan SIMPus mana yang akan dipakai.

Metode AHP merupakan salah satu metode yang dapat digunakan dalam sistem pengambilan keputusan dengan memperhatikan faktor – faktor persepsi, preferensi, pengalaman dan intuisi. Pada penelitian ini digunakan 4 kriteria, yaitu: kemudahan digunakan, fleksibilitas tinggi, kemudahan dirawat, dan tersedianya laporan yang lengkap. Kriteria dan alternatif dinilai melalui perbandingan berpasangan, untuk berbagai persoalan, skala 1 sampai 9 adalah skala terbaik dalam mengekspresikan pendapat. Untuk setiap kriteria dan alternatif, perlu dilakukan perbandingan berpasangan (pairwise comparisons). Nilai-nilai perbandingan relatif kemudian diolah untuk menentukan peringkat alternatif dari seluruh alternatif.

Perbandingan dilakukan berdasarkan kebijakan pembuat keputusan dengan menilai tingkat kepentingan satu elemen terhadap elemen lainnya. Proses perbandingan berpasangan, dimulai dari level hirarki paling atas yang ditujukan untuk memilih kriteria, misalnya A, kemudian diambil elemen yang akan dibandingkan, misal A1, A2, dan A3.

(43)

xiv

Lampiran 8 Contoh Abstract

Abstract

Computer networks have become increasingly ubiquitous. However, with the increase in networked applications, there has also been an increase in difficulty to manage and secure these networks. The proliferation of 802.11 wireless networks has heightened this problem by extending networks beyond physical boundaries. We propose the use of spectral analysis to identify the type of wireless network interface card (NIC). This mechanism can be applied to support the detection of unauthorized systems that use NICs which are different from that of a legitimate system.

We focus on active scanning, a vaguely specified mechanism required by the 802.11 standard that is implemented in the hardware and software of the wireless NIC. We show that the implementation of this function influences the transmission patterns of a wireless stream that are observable through traffic analysis. Our mechanism for NIC identification uses signal processing to analyze the periodicity embedded in the wireless traffic caused by active scanning. A stable spectral profile is created from the periodic components of the traffic and used for the identity of the wireless NIC. We show that we can distinguish between NICs manufactured by different vendors using the spectral profile.

(44)

xv

Lampiran 9 Contoh Tabel dan Gambar

Tabel 4.5 Struktur tabel tulisan_dim

Nama Field Tipe Data Keterangan

tulisan_sk * Int (11) Auto Increment

kode_tul Int (4) kode tulisan yang berupa artikel, jurnal, skripsi, tesis atau desertasi

jdl_tul Varchar (255) judul dari masing-masing tulisan

jns_tul Varchar (15) jenis dari masing-masing tulisan, apakah termasuk jenis artikel, jurnal, skripsi, tesis atau desertasi

tipe_tul Varchar (5) tipe data dari masing-masing tulisan

ktgr Varchar (25) kategori tulisan yang dimasukkan, contoh kategori Ilmu Komputer, Fisika, atau kategori(bidang yang lain)

bhs Varchar (20) tulisan ini di tulis dalam bahasa apa

tgl_efek Date tanggal dimulainya data itu disimpan, yang digunakan untuk awal periode analisa data

tgk_nonefek Date tanggal akhir data itu disimpan digunakan untuk akhir periode analisa data

Keterangan : ( * ) Primary Key

Data Warehouse OLAP

Pengguna Analisa Data Data External Database Operasional

Sumber Data

Extraction Transformation Loading

Excel Ekstrak Manual

Gambar 4.1 Arsitektur Aplikasi Data Warehouse untuk menganalisa Basisdata Dokumen (DWDOC)

Gambar

Tabel 4.5 Struktur tabel tulisan_dim

Referensi

Dokumen terkait

Aktifitas siswa menunjukkan kesungguhan dan kemampuan berpikir dengan menguasai soal-soal prestasi belajar matematis yang diberikan pada siklus I adalah sebesar 68%

Diperkirakan bukan mutagen pada sel nutfah.Pernyataan ini berasal dari senyawa atau produk yang memiliki kemiripan struktur atau komposisi. Diperkirakan bukan

berdasarkan uji prasyarat yaitu uji normalitas; d) karena kedua data berdistribusi normal dilanjutkan dengan uji homogenitas; e) memberikan perlakuan dengan

Secara formal, Small World Network adalah sebuah graf yang mayoritas simpulnya tidak saling bertetangga satu sama lain, namun setiap pasangan simpulnya memiliki panjang

Rahmat Djatnika mengemukakan kewajiban siswa terhadap guru hampir sama dengan kewajibannya kepada orang tua. Terdapat perbedaan, yaitu orang tua memberi hak dan

Berdasarkan uraian dari permasalahan di atas maka tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatkan hasil belajar siswa pada materi dimensi tiga melalui

Sixteen Denim Scale sudah memiliki pengendalian kualitas tetapi pengendalian kualitas hanya dilakukan pada proses quality control saja sehingga masih terdapat kecacatan pada

Setelah melakukan pendekatan sosial dengan pramuniaga dan merekam tuturan, peneliti melakukan wawancara terhadap pramuniaga. Teknik wawancara dalam penelitian ini