MODEL-MODEL PEMBANGKITAN DATA SINTETIS UNTUK CURAH HUJAN HARIAN DI WILAYAH BRANTAS TENGAH
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder, dimana data sekunder yang dipakai adalah berupa data curah hujan harian yang didapat dari Balai
- Sebaran curah hujan di wilayah studi bisa dihitung untuk wilayah yang bertetangga yang tidak memiliki data curah hujan menggunakan metode Thiessen polygon
Model curah hujan harian sintetik yang dihasilkan menjadi sangat akurat dengan koe- fisien korelasi rata-rata model periodik adalah 0,9770, koefisien korelasi model stokastik
Sedangkan Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mensimulasikan curah hujan harian berdasarkan periode dominan dan periode tidak dom- inan dari beberapa stasiun hujan di
Penelitian ini dilakukan untuk mempelajari pola karakteristik curah hujan harian dan membuat model sintetik curah hujan harian di Kabupaten Pringsewu dengan menggunakan
Penelitian ini dilakukan untuk mempelajari pola karakteristik curah hujan harian dan membuat model sintetik curah hujan harian di Kabupaten Pringsewu dengan menggunakan
- Sebaran curah hujan di wilayah studi bisa dihitung untuk wilayah yang bertetangga yang tidak memiliki data curah hujan menggunakan metode Thiessen polygon
Untuk mengetahui karakteristik komponen periodik dan komponen stokastik curah hujan harian dalam penelitian ini digunakan data curah hujan seri waktu 16 tahun