• Tidak ada hasil yang ditemukan

KETIMPANGAN GENDER DI 34 KEMENTERIAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "KETIMPANGAN GENDER DI 34 KEMENTERIAN"

Copied!
25
0
0

Teks penuh

(1)

KETIMPANGAN GENDER

DI 34 KEMENTERIAN

PERKUMPULAN CAKRA WIKARA INDONESIA

JAKARTA, 29 MEI 2017

(2)

DATA POSTUR PEGAWAI

NEGERI SIPIL (PNS) DI 34

(3)

Jumlah dan Persentase PNS Perempuan

di 34 Kementerian

Tahun

Jumlah Total

PNS di 34

Kementerian

Jumlah PNS

Laki-Laki

Jumlah PNS

Perempuan

% PNS

Perempuan

2014

369.524

232.120

137.404

37.18

2015

1.486.263

889.180

597.083

40.17

2016

817.268

493.704

323.528

39.59

(4)

0

10

20

30

40

50

60

70

2014

2015

2016

62,82

59,83

60,41

37,18

40,17

39,59

Kehadiran PNS Perempuan

di 34 Kementerian (Total PNS)

(5)

Data Terpilah Jumlah Pejabat Eselon

tahun 2014

Dari total jumlah PNS tahun 2014

hanya tersedia 7,31% jabatan eselon.

Dari jumlah kecil tersebut, sebagian

besar (77,41%) adalah laki-laki dan

hanya

22,59%

yang diraih perempuan.

7,31

92,69

Eselon

NonEselon

77,41

22,59

Total Pejabat Eselon

Laki-Lak

i

(6)

Data Terpilah Jumlah Pejabat Eselon

tahun 2015

Dari total jumlah PNS tahun 2015

hanya tersedia 3,8% jabatan eselon.

Dari jumlah tersebut, sebagian besar

(77,94%) diisi oleh PNS laki-laki dan

hanya

22,06%

yang diraih PNS

perempuan.

3,8

96,2

Non Eselon

Eselon

77,94

22,06

Total Pejabat Eselon

Laki-Laki

Perempuan

(7)

Data Terpilah Jumlah Pejabat Eselon

tahun 2016

Dari total jumlah PNS tahun 2016, hanya

ada 6,75% jabatan eselon. Dari jumlah

tersebut,

sebagian

besar

(74,21%)

diperoleh laki-laki dan hanya

25,79%

yang diraih perempuan.

6,57

93,43

Eselon

Non Eselon

74,21

25,79

Total Pejabat Eselon

Laki-Laki

(8)

Jumlah Total Persentase Kehadiran

Perempuan

di 34 Kementerian

Tahun

% PNS

Perempuan

% PNS

Perempuan

Eselon

2014

37,18

22,59

2015

40,17

22,06

2016

39,59

25,79

(9)

Perbandingan Persentase

PNS Eselon dan Non Eselon

Tahun

% PNS

Non-Eselon

Laki-Laki

% PNS

Non-Eselon

Perempuan

2014

61.66

38,34

2015

59.90

40,10

2016

59.44

40.56

Tahun

% PNS

Eselon

Laki-Laki

% PNS

Eselon

Perempuan

2014

77.41

22.59

2015

77.94

22.06

2016

74.21

25.79

(10)

Data Terpilah pada Jabatan Eselon

tahun 2014

78,25

77,54

75,85

77,71

84,4

21,75

22,46

24,15

22,29

15,6

0

10

20

30

40

50

60

70

80

90

Eselon V

Eselon IV

Eselon III

Eselon II

Eselon I

Persentase kehadiran PNS perempuan pada eselon yang

semakin tinggi justru semakin rendah (

bottle neck

).

(11)

Data Terpilah pada Jabatan

Eselon tahun 2015

79,45

78,07

78,78

74,86

73,18

20,55

21,93

21,22

25,14

26,82

0

10

20

30

40

50

60

70

80

90

Eselon V

Eselon IV

Eselon III

Eselon II

Eselon I

Terjadi perbedaan tren data dengan 2014, pada 2015,

persentase kehadiran PNS perempuan di eselon tinggi

(12)

73,04

72,86

77

78,24

73,51

26,96

27,14

23

21,76

26,49

0

10

20

30

40

50

60

70

80

90

Eselon V

Eselon IV

Eselon III

Eselon II

Eselon I

Data Terpilah pada Jabatan Eselon

tahun 2016

Masih konsisten dengan tren data di tahun sebelumnya,

persentase kehadiran PNS perempuan cenderung merata di

semua tingkatan eselon.

(13)

35,82

39,71

31,81

30,52

24,99

19,57

38,31

41,17

30,69

28,30

19,64

16,55

40,40

41,92

31,50

29,17

22,13

16,98

0

5

10

15

20

25

30

35

40

45

III D

IV A

IV B

IV C

IV D

IV E

Persentase PNS Perempuan

(14)

Kehadiran PNS Perempuan di 34 Kementerian

(2014 – 2016)

No.

Kementerian

%Total % Eselon

2014

%Total % Eselon

2015

%Total % Eselon

2016

Selisih

1

Kemenkes

55.27

48.78

60.19

46.98

60.82

47.16

2

KPPPA

51.79

51.90

  55.75

53.99

 

58.31

58.54

  3 Kemenhan 47.28 45.18 47.90 43.01 48.57 43.30 4

Kemenag

43.07

12.94

  48.80

12.61

  48.23

12.77

  5 Kemensos 44.55 41.47 44.90 42.11 45.42 42.63 6 Kemenpar 35.18 36.11 38.89 37.14 42.70 37.12 7 Kemendag 41.29 47.19 40.91 36.04 41.51 36.94 8 Kemenko PMK 39.67 42.00 40.62 40.22 41.14 40.86 9 Kemenperin 39.35 32.43 38.99 34.67 39.94 34.92 10 Kemenaker 33.69 32.25 38.06 35.02 38.60 36.24 11 Kemen Koperasi & UKM 41.16 42.02 40.00 46.13 38.38 39.70 12 Kemenristekdikti 33.83 37.50 37.29 34.48 37.68 35.23 13 Kemendes PDT 31.29 31.58 38.25 32.37 37.55 30.41 14 Kemensesneg 35.32 38.10 35.86 35.25 37.34 37.32 15 Kementan 37.06 37.17 36.50 33.84 37.16 34.28 16 Kemenpora 34.77 32.00 36.79 29.97 36.81 30.54 17 Kemenkopolhukam 32.71 36.36 33.90 37.18 36.53 41.67 18 Kemenlu 32.63 34.27 35.54 34.35 36.33 36.45 19 Kemendikbud 39.24 35.45 35.87 27.53 36.25 28.88 20 Kemendagri 37.73 31.66 35.21 30.54 35.52 31.69 21 KemenBUMN 29.51 30.00 35.91 26.87 32.62 23.70 22 KemenPANRB 30.42 36.49 31.63 30.95 31.80 27.91 23 Kemenkominfo 26.02 19.89 27.47 21.86 30.12 23.80 24 Bappenas 31.64 29.29 32.22 33.03 30.08 33.84 25 KKP 30.89 29.35 29.12 27.88 29.29 27.85 26 KemenESDM 25.14 30.83 26.28 22.50 27.59 23.36 27 BPN 24.16 18.46 26.38 18.05 27.59 19.36 28 Kemenkeu 25.11 17.69 24.37 15.78 26.80 38.01 29 Kemenko maritim N/A N/A 32.14 27.27 26.72 24.24 30 Kementerian LHK N/A N/A 25.44 20.94 26.53 21.64 31 KemenPUPR 24.37 26.37 25.95 23.99 26.53 29.12 32 Kemenkumham 27.08 19.35 24.64 19.78 25.87 26.80

Kementerian dengan

capaian jumlah PNS

perempuan

tertinggi

selama kurun waktu 3

tahun adalah

Kemenkes

dengan rentang

persentase 55,27% –

60,82%

Sementara kementerian

dengan capaian jumlah

PNS perempuan

terendah

adalah

(15)

DATA PERATURAN / KEBIJAKAN TERKAIT

PROMOSI JABATAN PNS

(16)

Persyaratan Pangkat Minimum PNS

untuk sebuah Jabatan

Eselon

Jenjang Pangkat dan Golongan/Ruang

Terendah

Tertinggi

Pangkat

Gol/Ruang

Pangkat

Gol/Ruang

I a

Pembina Utama Madya

IV/d

Pembina Utama

IV/e

I b

Pembina Utama Muda

IV/c

Pembina Utama

IV/e

II a

Pembina Utama Muda

IV/c

Pembina Utama Madya

IV/d

II b

Pembina Tingkat I

IV/b

Pembina Utama Muda

IV/c

III a

Pembina

IV/a

Pembina Tingkat I

IV/b

III b

Penata Tingkat I

III/d

Pembina

IV/a

IV a

Penata

III/c

Penata Tingkat I

III/d

IV b

Penata Muda Tingkat I

III/b

Penata

III/c

Berdasarkan PP No 100 Tahun 2000

(17)

Cara Naik Golongan

Mengikuti

beragam

program

Pelatihan

dan

Pendidikan

Berprestasi

dalam

kinerja

Melanjutkan

Pendidikan

Ke Jenjang

Lebih Tinggi

Menduduki

Jabatan

Struktural

dan

Fungsional

Diangkat

Menjadi

Pejabat

Negara

(18)

Jenis-Jenis Jabatan ASN

(UU No 5 Tahun 2014)

Jabatan

Pimpinan Tinggi

Utama

Madya

Pratama

Jabatan

Fungsional

Jabatan keahlian:

Ahli Utama,

Madya, Muda,

Pertama

Jabatan

keterampilan:

Penyelia, Mahir,

Terampil, Pemula

Jabatan

Administrasi

Adminisrator

Pengawas

Pelaksana

(19)

Administrator

Eselon

III

Pengawas

Eselon

IV

Pelaksana

Eselon

V

Penyetaraan Jabatan dengan Eselon

Berdasarkan UU No 5 Tahun 2014 Pasal 131

Pimpinan

tinggi

utama

Pimpinan

tinggi

madya

Eselon

IA

Pimpinan

tinggi

madya

Eselon

IB

Pimpinan

tinggi

pratama

Eselon

II

(20)

Sumber Rekrutmen Pejabat ASN

(UU No 5 Tahun 2014 dan PP No 11 Tahun 2017)

PNS:

Untuk Semua Jabatan ASN, diantaranya: Jabatan

Pimpinan Tinggi, Fungsional dan Administrasi

Non PNS

: Untuk Jabatan Jabatan Pimpinan Tinggi Utama

dan Madya*

TNI/Polri

: Untuk Jabatan ASN tertentu yang berada di

instansi pusat dan sesuai dengan Undang-Undang tentang

Tentara Nasional Indonesia dan Undang-Undang tentang

Kepolisian Negara Republik Indonesia

*dikecualikan untuk JPT utama dan JPT madya di bidang rahasia negara, pertahanan,

keamanan, pengelolaan aparatur negara, kesekretariatan negara, pengelolaan sumber daya

alam, dan bidang lain yang ditetapkan Presiden.

(21)

DATA TERPILAH REKRUTMEN PNS

DAN

(22)

Total Penerimaan CPNS 2015

di 34 Kementerian

0

10

20

30

40

50

60

L A K I - L A K I

P E R E M P U A N

55,4 %

44,60 %

(23)

Jumlah dan Persentase Lulusan sarjana

Universitas Indonesia (2013-2014)

Tahun

Jumlah Lulusan

Jumlah Cum-laude

Persentase

Perempuan

Persentase

Perempuan

2013

2421

3402

58,42%

318

771

70,80%

2014

2512

3346

57,12%

333

855

71,97%

(24)

HASIL PENGAMATAN SEMENTARA

Jumlah PNS perempuan yang mengisi jabatan eselon di 34 Kementerian jauh

lebih rendah dibandingkan PNS laki-laki, sementara jumlah PNS secara

keseluruhan tidak jauh selisihnya antara perempuan dan laki-laki.

Pada tahun 2014, terjadi

bottle neck semakin rendahnya persentase PNS

perempuan di tingkat eselon yang semakin tinggi namun di tahun 2015 dan

2016 persentase PNS perempuan semakin merata di tiap tingkat eselon

pada 34 Kementerian.

Semua kebijakan dan peraturan terkait PNS didominasi aspirasi kompetensi

dan persamaan dalam promosi jabatan struktural birokrasi (merit system).

Cara pandang promosi karir PNS berbasis kompetensi nampaknya belum

dapat mengoreksi persoalan ketimpangan proporsi perempuan dalam

memperoleh jabatan struktural birokasi.

PNS perempuan seolah “menghilang” dalam proses perolehan/ pengisian

jabatan eselon di sejumlah Kementerian meskipun dalam proses rekrutmen

PNS perempuan hampir setara dengan laki-laki. Proporsi jumlah PNS

perempuan perlu diimbangi dengan jumlah perolehan jabatan eselon /

struktural dalam birokrasi kementerian.

(25)

Referensi

Dokumen terkait

Pada penelitian ini dilakukan perancangan dan pembuatan sistem pakar yang digunakan untuk membantu menentukan diagnosa suatu penyakit yang diawali dari gejala utama penyakit pada

Kitab Mazmur, sebagai doa dan pujian yang diilhamkan Roh, ditulis, secara umum, untuk mengungkapkan perasaan mendalam hati sanubari manusia dalam hubungan dengan Allah. (1)

Berdasarkan tabel 5 diatas dapat diketahui bahwa score yang tertinggi dari pertanyaan Indeks Kesiapsiagaan Bertindak adalah pertanyaan tentang pernahkah anda

Komatsu PC400 PC450 400LC-7 450LC-7 Workshop Service Repair Manual Pdf Download Service Repair Manuals pdf, Owners Manual, Operator manuals, Parts Manual , Wiring.. Komatsu

Pada instalasi motor atau tenaga listrik penggunaan TDR dikombinasikan dengan komponen instalasi tenaga lain untuk fungsi penundaan misalnya pada intalasi traffic.. All user if you

Gejala kerusakan mobil adalah sinyal-sinyal kerusakan yang menandakan ada sesuatu yang tidak beres dalam mobil. Setiap kategori kerusakan memiliki satu atau banyak

Saya merasa bahagia, tidak tahu akan nasibnya, tetapi saya bisa merasakan bahwa sesuatu yang buruk akan terjadi!. Saya

Residu-residu yang bertanggung jawab terhadap kestabilan termal enzim Xilanase Aspergillus niger berdasarkan analisa pasangan jembatan garam atau interaksi