BAB II TIJAUAN PUSTAKA A. Landasan Teori 1. Agency Teory (Teori Keagenan) - PUTRI BARLIAN BAB II
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
idA Memiliki kemampuan kuat dibandingkan dengan obligor lainnya untuk memenuhi kewajiban finansial atas efek hutang jangka panjang, namun lebih sensitif terhadap efek yang
Kondisi ini kemungkinan terjadi karena dengan jumlah dewan direksi yang besar, pengawasan terhadap seluruh lini perusahaan dalam aktivitasnya akan lebih efektif
Analisis menunjukan bahwa kepemilikan institusional, kepemilikan manajerial, proporsi dewan independen tidak berpengaruh positif terhadap manajemen laba sedangkan komite
Dalam signaling theory, kesulitan untuk membedakan mana perusahaan yang berkualitas rendah maupun yang berkualitas tinggi dapat dihindari, karena setiap manajer
(1) variabel komite audit dan komisaris independen tidak berpengaruh positif terhadap integritas laporan keuangan (2) variabel kualitas. audit berpengaruh positif terhadap
Beban pajak tangguhan berpengaruh positif signifikan terhadap manajemen laba dan perencanaan pajak berpengaruh positif signifikan terhadap manajemen laba. Astutik (2016)
Menurut Parinduri, dkk (2018) komisaris independen berpengaruh positif terhadap integritas laporan keuangan, karena pada umumnya pemilik saham percaya bahwa
Sedangkan komisaris independen dalam Task Force Komite Nasional Kebijakan Corporate Governance Bab II adalah anggota dewan komisaris yang tidak terafiliasi dengan