• Tidak ada hasil yang ditemukan

HUBUNGAN POSITIVE BELIEF DENGAN FREKUENSI KEKAMBUHAN PADA PASIEN SKIZOFRENIA DI POLIKLINIK RUMAH SAKIT JIWA GRHASIA DIY NASKAH PUBLIKASI - Hubungan Positive Belief dengan Frekuensi Kekambuhan pada Pasien Skizofrenia di Poliklinik Rumah Sakit Jiwa Grhasia

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "HUBUNGAN POSITIVE BELIEF DENGAN FREKUENSI KEKAMBUHAN PADA PASIEN SKIZOFRENIA DI POLIKLINIK RUMAH SAKIT JIWA GRHASIA DIY NASKAH PUBLIKASI - Hubungan Positive Belief dengan Frekuensi Kekambuhan pada Pasien Skizofrenia di Poliklinik Rumah Sakit Jiwa Grhasia "

Copied!
18
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1 Deskripsi Karakteristik Responden
Tabel 2 Hasil Kategorisasi Positive Belief  Pasien Skizofrenia Di Poliklinik RSJ                Grhasia DIY

Referensi

Dokumen terkait

Sikap keluarga yang tidak menerima pasien skizofrenia kembali akan membuat kekambuhan lebih cepat Penelitian deskriptif korelasi ini bertujuan untuk mengetahui hubungan

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara tingkat pengetahuan dan tingkat penerimaan keluarga terhadap klien gangguan jiwa dengan frekuensi kekambuhan.

[r]

Hasil analisis data yang diperoleh pada penelitian ini diketahui bahwa hasil penelitian sesuai dengan hasil kerja penulis yakni terdapat hubungan dan terdapat

Judul :Hubungan Dukungan Sosial Keluarga dengan Frekuensi Kekambuhan Pasien Skizofrenia Paranoid Di Poliklinik Rumah Sakit Jiwa Daerah Propsu Medan.. Peneliti :Septian

Instrument pada penelitian ini menggunakan kuisioner dukungan keluarga dari 16 pertanyaan yang terbagi atas 4 jenis dukungan keluarga yang diadopsi dari penelitian

Sedangkan tingkat pendidikan paling sedikit yaitu untuk sarjana sebanyak 2 pasien dengan persentase (2,2), hasil penelitian ini juga di dukung oleh penelitian

Kemampuan pasien skizofrenia yang masih membutuhkan dan memerlukan perawatan keluarga serta memiliki masalah dalam pemenuhan kebutuhan dasar sehari–hari perlu