• Tidak ada hasil yang ditemukan

SIFAT FISIK DAN MEKANIK PAPAN SERAT BATANG PISANG KEPOK (Musa paradisiaca. L) PADA BERBAGAI SUHU DAN WAKTU KEMPA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "SIFAT FISIK DAN MEKANIK PAPAN SERAT BATANG PISANG KEPOK (Musa paradisiaca. L) PADA BERBAGAI SUHU DAN WAKTU KEMPA"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar  1.  Nilai  Rerata  Kerapatan  (g/cm 3 )  Papan  Serat  Batang  Pisang  Kepok
Gambar 2. Nilai Rerata Kadar Air (%) Papan Serat Batang Pisang Kepok Berdasarkan  Suhu dan Waktu Kempa (The average value of water content (%) for a fibre
Gambar  3.  Nilai  Rerata  Daya  Serap  Air  (%)  Papan  Serat  Batang  Pisang  Kepok  Berdasarkan Suhu dan Waktu Kempa (The average value of water absorption (%)  for a
Gambar 6. Nilai Rerata MOR Papan Serat Batang Pisang Kepok Berdasarkan Suhu dan  Waktu Kempa (The average value of MOR (kg/cm 2 ) for a fibre board made from kepok
+3

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini menitikberatkan pada pemanfaatan serat batang pisang sebagai bahan baku alternatif dalam pembuatan papan komposit.. Penggunaan serat batang pisang bertujuan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peranan getah batang semu pisang ambon (Musa acuminata) dan getah batang semupisang kepok (Musa balbisiana)

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas fraksi serat yang terkandung dalam silase kulit pisang kepok (Musa paradisiaca) dengan penambahan level dedak

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas fraksi serat yang terkandung dalam silase kulit pisang kepok ( Musa paradisiaca ) dengan penambahan level dedak

Berdasarkan penelitian (saragih,2013), kepok memiliki kadar serat tertinggi (29,62%) dibandingkan dengan bonggol pisang varietas yang lain yaitu Ambon (24,06%) dan Raja

Permasalahan tersebut membuat peneliti untuk merekayasa material GRC menjadi papan semen menggunakan serat alam yaitu serat pelepah pisang dan untuk memperoleh kuat tekan dan kuat

Hasil SK silase kepok pisang menunjukkan penurunan yang nyata (P<0,05). Semakin rendah kandungan serat kasar silase kulit pisang, semakin baik pula kualitas silase kulit

bahwa kadar abu fruit leather pisang raja nangka lebih tinggi dari fruit leather pisang ambon hijau dan kepok putih, walaupun berdasarkan analisis