• Tidak ada hasil yang ditemukan

FAKTOR-FAKTOR RISIKO HIPERURISEMIA (Studi kasus di Rumah Sakit Umum Kardinah Kota Tegal) - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "FAKTOR-FAKTOR RISIKO HIPERURISEMIA (Studi kasus di Rumah Sakit Umum Kardinah Kota Tegal) - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)"

Copied!
143
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 3.1 kerangka teori. Fr risiko tak dapat di ubah Fr.risiko yang dapat di ubah  Purin   Renal urat absorbsi  Hiperurisemia
Gambar 3.2 Kerangka konsep
Tabel 5.1 Distribusi responden menurut tingkat pendidikan     f  %  f  %  1 Tidak  Sekolah  2  3,2  -  -  2 SD  28  44,5  29  46,0  3 SLTP  10  15,9  15  23,8  4  SLTA  12 19 10 15,9  5 D  3  8  12,6  9  14,3  6 PT  3  9  -  -     63  100  63  100
Tabel 5.3 Distribusi responden menurut umur
+4

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini merupakan penelitian observasional deskriptif dengan data retrospektif berupa data rekam medik pasien wanita infertil di Poliklinik Rumah Sakit

Penelitian ini bertujuan menciptakan aplikasi rekam medik elektronik yang lebih dikenal sebagai EMR (Electronic Medical Record) dari rekam medik kertas di Instalasi Rawat Inap Rumah

UKUR Penularan Melalui Darah Data Rekam Medik Melihat Data Rekam Medik -Pernah -Tidak Pernah Nominal Penggunaan jarum suntik -Pernah -Tidak Pernah Nominal

Hal itu bisa dilihat pada Kota Tegal dengan 2 wilayah kecamatan yang terletak di wilayah pesisir yaitu Tegal Timur dan Tegal Barat memiliki perkembangan sektor perikanan

Faktor paritas ( anak pertama ) mempunyai risiko untuk terjadi preeklampsia berat sebesar 4,751 kali dibandingkan wanita hamil yang kedua atau ketiga (multigravida), hal ini

Faktor paritas ( anak pertama ) mempunyai risiko untuk terjadi preeklampsia berat sebesar 4,751 kali dibandingkan wanita hamil yang kedua atau ketiga

Perencanaan bangunan Convention Centre di Kota Tegal sebagai pusat konvensi dan ekshibisi yang dilengkapi dngan fasilitas penunjang yang representatif yang

Rumah Sakit Jiwa yang akan direncanakan merupakan Rumah Sakit Khusus Kelas B, dengan fasilitas dan kemampuan pelayanan medik kejiwaan sebagai Pelayanan