• Tidak ada hasil yang ditemukan

T MTK 1303278 Appendix2

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "T MTK 1303278 Appendix2"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

178

EVA TRI WAHYUNI, 2015

Pembelajaran Berbasis Masalah untuk Meningkatkan Kemampuan Pemahaman, Pemecahan Masalah, dan Disposisi Matematis Siswa SMK

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu SKALA DISPOSISI MATEMATIS

Petunjuk : Dalam rangka meningkatkan disposisi matematis, berikan pendapatmu

terhadap setiap kegiatan berikut dengan cara membubuhkan tanda checklist (√) pada kolom yang sesuai pilihan. Tidak ada jawaban yang benar atau salah terhadap kegiatan-kegiatan tersebut. Apapun pendapatmu tidak akan mempengaruhi nilai matematikamu. Oleh karena itu, berikan pendapatmu yang sejujur-jujurnya. Atas kesedianmu berpartisipasi dalam kegiatan ini saya ucapkan terima kasih.

Keterangan :

SS : Sangat Sering JR : Jarang SR : Sering JS : Jarang Sekali

Nama : Kelas :

Tempat/Tanggal Lahir : Jenis Kelamin :

No. KEGIATAN SS SR JR JS

1. Merasa percaya diri mengikuti pelajaran matematika. 2. Merasa enggan mengerjakan soal cerita matematika.

3. Mencoba mengerjakan soal matematika sendiri sebelum diskusi dengan teman.

4. Berusaha menjawab pertanyaan selama pembelajaran matematika.

5. Merasa pesimis mengerjakan soal matematika yang sulit.

6. Berani mewakili kelompok menyelesaikan soal matematika di papan tulis.

7. Merasa rendah diri belajar matematika.

8. Malu bertanya jika ada materi yang belum dipahami.

9. Merasa yakin mampu mengerjakan soal/tugas matematika yang sulit.

10. Merasa yakin memperoleh nilai yang baik dalam matematika. 11. Merasa ragu mendapat nilai matematika yang tinggi.

12. Melihat pekerjaan teman ketika kesulitan dalam mengerjakan soal.

13. Mempelajari materi matematika pada sumber lain (internet, buku, guru, dll).

14. Merasa tertantang mengerjakan soal matematika yang sulit. 15. Merasa enggan memilih soal matematika dari buku matematika

lain.

(2)

179

EVA TRI WAHYUNI, 2015

Pembelajaran Berbasis Masalah untuk Meningkatkan Kemampuan Pemahaman, Pemecahan Masalah, dan Disposisi Matematis Siswa SMK

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

17. Belajar matematika ketika menghadapi tes saja. 18. Tekun ketika mengerjakan tugas matematika.

19. Menunggu bantuan teman ketika mengerjakan soal matematika yang sulit.

20. Merasa putus asa menyelesaikan soal matematika yang sulit. 21. Senang berdiskusi matematika dengan teman.

22. Merasa malas menyelesaikan soal matematika dengan beragam cara.

23. Menyelesaian soal matematika hanya dengan satu cara.

24. Mengerjakan soal matematika dengan menggunakan cara yang bervariasi.

Referensi

Dokumen terkait

5 Saya termotivasi untuk mencari data/informasi dari berbagai sumber (buku, internet, dan sebagainya) untuk menyelesaikan permasalahan dalam LKS. 6 Saya merasa sulit

Saya tidak merasa putus asa ketika orang lain tidak setuju.. dengan

DESAIN DIDAKTIS DENGAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA REALISTIK PADA KONSEP LUAS PERMUKAAN KUBUS DAN BALOK DI KELAS VIII SMP.. Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu

13 Saya tidak mau membantu teman yang mengalami kesulitan pelajaran matematika 14 Ketika ulangan, matematika saya membantu. teman yang kesulitan mengerjakan soal 15 Guru

Apabila saya merasa ragu dalam menyelesaikan soal tugas matematika, maka saya akan mencari contoh yang benar sebagai acuan untuk mengerjakan soal dengan benar.. V V

Namun sebagian besar siswa tipe orang yang mudah menyerah atau putus asa saat mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal matematika, hal ini disebabkan karena siswa masih memiliki

Sedang 2 Cognitive • Saya sulit berkonsentrasi dalam menghadapi kesulitan selama pelajaran matematika Sedang • Saya mudah merasa frustasi dalam menyelesaikan soal matematika

Artinya semakin tinggi kecemasan akademik mahasiswa, maka mahasiswa akan mudah putus asa, mudah merasa bingung dan gugup ketika dosen menyuruh untuk presentasi dan mengerjakan ujian dan