• Tidak ada hasil yang ditemukan

S MTK 1000690 chapter5

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "S MTK 1000690 chapter5"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

DUALITAS RUANG ORLICZ

Hazmy, Sofhara AL. 2014

Karena ketaksamaan Holder yang telah dipelajari pada bab sebelumnya,

Untuk sembarang ℎ ∈ ∗, kita dapat mendefinisikan suatu fungsional linear

kontinu ℓ yang memetakan kedalam ℝ. Oleh sebab itu, secara langsung dapat

diperoleh suatu pemetaan � yang memetakan ∗ kedalam ′ dengan � ℎ = ℓ.

Pada bab ini, akan diperlihatkan bahwa pemetaan � adalah suatu isomorfisma.

Sehingga ′ ≅ ∗.

5.1 Dualitas Ruang Orlicz

Untuk sembarang ℎ ∈ ∗, didefinisikan fungsi ℓ: → ℝ dimana

ℓℎ ≔ ∫ ℎ �

, ∈ �. . .

Berdasarkan ketaksamaan Holder

|ℓℎ | ‖ℎ‖�∗‖ ‖� < ∞.

Karenanya ℓ adalah fungsional linier kontinu pada .

Lema 5.1.1

Misalkan ℎ fungsi terukur.

a) Jika ℎ ∈ untuk semua ∈ , maka ℎ ∈ ∗.

b) Misalkan finite. Jika ℎ ∈ untuk semua ∈ , maka ℎ ∈ ∗.

(2)

a) Misalkan ℎ suatu fungsi terukur sedemikian sehingga ℎ ∈ untuk semua

∈ �. definisikan ℎ� ≔ |ℎ| . Karena � ukuran �-hingga terdapat barisan

naik berukuran hingga {�}�=∞ sedemikian sehingga � = ⋃∞�=. Definisikan

ℓ�,� ≔ ∫ ���ℎ� �

= ∫ ℎ� � ��

Untuk setiap ∈ .

Karena, ℎ , maka terdapat sedemikian sehingga ℎ <

sup , akibatnya ∫ ∗(�) � ∗ ℎ � � < ∞, maka

���ℎ� ∈ �. Berdasarkan ketaksamaan Holder,

|ℓ�,� | ‖���ℎ�‖∗‖ ‖�, menunjukkan ℓ�,� fungsional linear kontinu pada

�, dan untuk semua , � ,

|ℓ�,� | ∫ ���ℎ�| | �

∫|ℎ|| | �

= < ∞,

Sehingga lim�,�→∞�,� ada untuk setiap . Berdasarkan teorema

Banach-Saks-Steinhaus, keluarga {ℓ�,� } terbatas seragam. Dengan kata lain terdapat

> sedemikian sehingga

‖ℓ�,�‖

untuk semua , �.

Dilain pihak, Karena ℎ dan terukur pada �, maka ∫ ℎ

� suatu

ukuran, sehingga ketika � → ∞, ℓ�,� → ∫ ℎ �. Karena ketika → ∞,

ℎ� → ℎ titik demi titik, berdasarkan teorema kekonvergenan monoton

(3)

lim

�,�→∞ℓ�,� = lim�,�→∞ ∫ ℎ� � ��

= ∫ ℎ �

.

Sehingga

|ℎ|�∗ = sup {∫ ℎ � �

| ∈ �, ‖ ‖� }

= sup { lim�,�→∞ℓ�,� | ∈ �, ‖ ‖� }

sup{ ‖ ‖� | ∈ �, ‖ ‖� }

= < ∞.

Berdasarkan proposisi 4.1.17, ‖ℎ‖∗ |ℎ|∗ < ∞. Sehingga ℎ ∈ ∗.

b) bukti b) serupa dengan a), cukup dengan menukar |ℎ|∗ dengan ∗ ℎ .

Lema 5.1.3

Ruang padat dalam .

Bukti. Untuk kasus ⊊ ℝ, = { }. = padat dalam .

Misalkan = ℝ dan sembarang anggota . Untuk setiap ,

didefinisikan ∶= − . . Jelas lim�→∞ = titik demi

titik. Untuk setiap , misalkan ≔ {� ∈ �|| � | > }, diperoleh ‖ − =

‖ ���‖. Untuk setiap > , ��� konvergen ke titik demi demi titik ketika

→ ∞. Oleh sebab itu ( �) konvergen titik demi titik ke = ketika

→ ∞. Karena ( �) terdominasi oleh , berdasarkan Teorema kekonvergenan terdominasi Lebesgue

lim

�→∞∫ ( ���) � �

(4)

Berdasarkan Lema 4.1.9, ‖ − = ‖ �

� = . Terbukti.

Lema 5.1.4

Jika = ℝ dan � � < ∞ maka dual ′ dari isomorfik dengan ∗.

Yaitu

�′ ≅ �∗.

Bukti. Akan dibuktikan untuk setiap ℓ ∈ ′ terdapat ℎ ∈ ∗ tungggal

sedemikian sehingga ℓ = ℓ.

Untuk semua ℎ ∈ ∗, ℓ yang didefinisikan pada . . adalah fungsional linear

kontinu. Selanjutnya akan dibutktikan pemetaan yang memetakan

�∗ ⟶

dimana

ℎ ⟶ ℓℎ

adalah pemetaan pada (onto).

Definisikan � � ∶= ℓ � , � ∈ Σ. Karena � ukuran �-hingga, misalkan � , � , ⋯

himpunan-himpunan terukur disjoin sedemikian sehingga � = ⋃∞�=. Karena

� � = ∑∞�= � �� < ∞, maka lim�→∞∑∞�=�+ � �� = , konsekuensinya

lim

�→∞‖�� − ∑ ���

�=

= lim�→∞‖ ∑ ���

�=�+

= lim�→∞[inf { > | ∫ ∑∞�=�+ ���

}]

= lim�→∞[inf { > | ∫ ( ) ∑ ∫ �

��

�=�+ �

(5)

= lim�→∞[inf { > | ∫ ( ) ∑ � ��

Untuk menunjukkan � ukuran bertanda (signed measure), akan ditunjukkan ruas

(6)

atau

|� � | = ∑|�(���)|

�=

konvergen. Sehingga � ukuran bertanda. Perhatikan bahwa, jika � ∈ Σ dengan

� � = , maka � merepresentasikan fungsi nol �-a.e pada �, sehingga

� � = ℓ �� = . Akibatnya � kontinu mutlak. Berdasarkan teorema

Radon-Nikodym, terdapat fungsi ℎ yang terintegralkan pada � sedemikian sehingga

ℓ �� = � � = ∫ ℎ �

.

Akibatnya untuk sembarang fungsi simpel ∈ ,

ℓ = ∫ ℎ �

.

Oleh sebab itu, jika ∈ maka

ℓ = ∫ ℎ �

.

Misalkan + ≔ , ≔ − , + ≔ �{�∈�|ℎ � ≥ }, dan

�{�∈�|ℎ � < }, sehingga untuk semua ∈ �,

ℓ = ℓ + + + ℓ + − − ℓ − + − ℓ − − , . .

dimana + +, + −, − +, − −adalah fungsi-fungsi nonnegatif. Padahal, Untuk

semua , ∈ , berdasarkan konsekuensi Teorema kekonvergenan

terdominasi (lihat bukti Lema 5.1.3), lim�→∞ = . Karena ℓ kontinu,

lim�→∞ℓ = ℓ . Berdasarkan Teorema kekonvergenan monoton,

lim

�→∞ ∫ ℎ

{�∈�|ℎ � ≥ }

� = ∫ ℎ �

(7)

dan

lim

�→∞ ∫ ℎ

{�∈�|ℎ � < }

� = ∫ ℎ �

{�∈�|ℎ � < }

,

akibatnya

lim

�→∞∫ ℎ �

� = ∫ ℎ �

.

Berdasarkan hasil ini dan persamaan . . , diperoleh

ℓ = ∫ ℎ �

untuk semua ∈ . Berdasarkan Lema 5.1.2 b), ℎ ∈ ∗. Terbukti.

Proposisi 5.1.7

Jika = ℝ, maka dual ′ dari isomorfik dengan ∗. Yaitu

�′ ≅ �∗.

Bukti. Cukup dibuktikan untuk kasus � � = ∞.

Untuk semua ℎ ∈ ∗, ℓ yang didefinisikan pada . . adalah fungsional linear

kontinu. Seperti pada bukti Lema 5.1.4, akan dibutktikan pemetaan yang

memetakan

�∗ ⟶

dimana

ℎ ⟶ ℓℎ

(8)

Misalkan {�}�=∞ adalah barisan naik dari himpunan-himpunan terukur

Karena ℓ fungsional linear terbatas, maka

(9)

Berdasarkan . . , ∗ ℎ ‖ℎ‖∗. Oleh sebab itu, ‖ℎ‖∗ < ∞,

menunjukkan ℎ ∈ ∗.

Definisikan = pada � dan = pada � − �, berdasarkan ketaksamaan

Holder, ℎ terintegralkan pada �, dan |ℎ | |ℎ | �-a.e pada �. Berdasarkan

Teorema kekonvergenan terdominasi Lebesgue,

lim

�→∞∫ ℎ � � �

= ∫ ℎ

� . .

Dilain pihak, → titik demi titik pada �. Ambil sembarang , maka

( �− ) → titik demi titik �-a.e pada �. Berdasarkan Teorema

kekonvergenan monoton,

lim

�→∞∫ ( �− ) �

� = . .

Berdasarkan Lema 4.1.9, ‖ − ‖ = . Karena ℓ kontinu, maka

lim

�→∞ℓ � = ℓ . . .

Padahal, untuk setiap

ℓ � = ∫ ℎ� � � ��

= ∫ ℎ � � �

.

Referensi

Dokumen terkait

Dari hasil ekplorasi hasil belajar pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematis dan komunikasi siswa masih dapat ditingkatkan dengan

Simpulan dan rekomendasi akan diuraikan pada bab ini, yang disusun berdasarkan seluruh kegiatan penelitian tentang “Analisis SKKNI Kompetensi Kerja Batik di Industri

menjawab rumusan masalah yang telah dikemukakan pada bab sebelumnya, yaitu: “Bagaimana ide-ide matematis yang terkandung dalam ritual Nutu Nganyaran masyarakat adat

Simpulan dan saran yang akan diuraikan pada bab ini, berdasarkan keseluruhan kegiatan penelitian mengenai Penerapan Hasil Belajar “Me mbuat Garnish dan Lipatan Daun “ Pada

Kesimpulan dan rekomendasi akan diuraikan pada bab ini, yang disusun berdasarkan seluruh kegiatan penelitian tentang “Manfaat penyuluhan Bina Keluarga Lansia

Simpulan dan rekomendasi akan diuraikan pada bab ini, yang disusun berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan mengenai “Pendapat Mahasiswa tentang Pendekatan

Simpulan dan rekomendasi akan diuraikan pada bab ini, yang disusun berdasarkan seluruh kegiatan penelitian tentang “Pendapat Mahasiswa Tentang Manfaat Praktik

Pada subbab ini akan dibicarakan teorema representasi Riesz-Frechet dari suatu ruang Hilbert yang nantinya akan digunakan untuk mencari ruang dual Banach dari