• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENELITIAN PENGGUNAAN AGREGAT DAUR ULANG DALAM CAMPURAN BETON BARU - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PENELITIAN PENGGUNAAN AGREGAT DAUR ULANG DALAM CAMPURAN BETON BARU - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

V.1. KESIMPULAN

Setelah memperoleh analisis dari data yang diperoleh pada penelitian ini,

kami penulis dapat menyimpulkan bahwa :

1. Tingginya penyerapan air ( absorption) pada agregat daur ulang yaitu 5,1% yang disebabkan karena kondisi agregat yang kering akibat pengaruh mortar lama yang menempel pada permukaan agregat daur ulang.

2. Berat jenis untuk beton agregat daur ulang lebih kecil dibandingkan dengan beton normal karena berat jenis material agregat daur ulang juga lebih kecil dibandingkan dengan berat jenis material agregat alam.

3. Nilai kuat tarik beton agregat daur ulang semakin kecil dengan bertambahnya prosentase agregat daur ulang yang digunakan dalam campuran beton. Berdasar pengamatan benda uji kuat tarik-belah, prosentase agregat yang terlepas lebih banyak untuk beton agregat daur ulang. Dapat disimpulkan bahwa ikatan antara agregat daur ulang dengan mortar baru yag lemah menjadi salah satu pengaruh menurunnya kuat tarik-belah beton agregat daur ulang.

4. Dari penelitian ini, dapat kita ketahui bahwa penggunaan agregat daur ulang dalam campuran beton baru tidak menyebabkan mutu beton menjadi turun. Perbandingan kuat tekan beton daur ulang 0%: 50% : 100% yaitu 1 : 1,08 : 1,03.

V.2. SARAN

Beberapa saran yang penulis dapat sampaikan yaitu :

(2)

daur ulang antara lain yaitu mutu limbah beton , asal limbah beton, ukuran dan gradasi agregat daur ulang.

2. Hasil uji tarik-belah beton daur ulang semakin kecil karena pengaruh ikatan agregat dan mortar yang rendah maka disarankan beton agregat daur ulang tidak digunakan pada struktur yang memanfaatkan kekuatan tarik beton.

3. Perlu diperhatikan gradasi agregat daur ulang dalam campuran beton agar dapat memperoleh mutu beton yang maksimal.

Referensi

Dokumen terkait

Pada pengujian susut beton, peningkatan nilai susut cukup tinggi pada penggantian agregat baru sebesar 60%, dengan agregat daur ulang dan pada penggantian

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari penggunaan agregat halus daur ulang sebagai pengganti agregat alam terhadap kuat tekan dan modulus elastisitas pada

Diajukan untuk memenuhi persyaratan dalam menyelesaikan Pendidikan Tingkat Sarjana Strata 1 (S1) pada Jurusan Teknik Sipil. Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala kasih karunia dan kemurahannya sehingga kami dapat melakukan, menjalani dan menyelesaikan Tugas Akhir kami

Perbandingan hasil pengujian susut kering untuk setiap variasi penggunaan agregat daur ulang pada beton memadat mandiri menggunakan agregat batu pecah dan batu bulat

Diameter sebaran slump flow beton segar SCC dengan variasi kadar agregat alami batu bulat dan agregat daur ulang. Gambar kecepatan aliran hasil pengujian slump flow beton

Menyiapkan bahan – bahan yang akan digunakan yaitu : semen, agregat halus, agregat kasar ( kerikil + limbah / daur ulang beton dengan berbagai variasi ).. 2 Membuat

Hasil penelitian menunjukkan bahwa beton yang terbuat dari agregat kasar daur ulang memiliki kekuatan yang sama dengan beton yang terbuat dari agregat kasar alami,