• Tidak ada hasil yang ditemukan

Fenomena Neet (Not In Education, Employment, Or Training) Pada Masyarakat Jepang

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Fenomena Neet (Not In Education, Employment, Or Training) Pada Masyarakat Jepang"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

FENOMENA

NEET (Not in Education, Employment, or Training)

PADA MASYARAKAT JEPANG

Judul penelitian ini adalah fenomena NEET (Not in Education, Employment, or Training) di masyarakat Jepang. Masalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah seperti apa NEET yang terjadi di masyarakat Jepang dan bagaimana upaya dalam mencegah dampak masalah NEET dalam masyarakat Jepang.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengertian NEET dan

jenis-jenis NEET tersebut. Adapun tujuan lain dari skripsi ini adalah untuk mengetahui dampak yang ditimbulkan NEET terhadap kehidupan sosial masyarakat di Jepang dan upaya penanganan NEET.

NEET adalah singkatan dari Not in Education, Employment, or Training)

yang berarti masyarakat yang tergolong sebagai orang yang tidak memiliki pekerjaan, tidak menikah, tidak terikat studi atau pekerjaan rumah tangga. NEET

juga dikenal sebagai mugyousha (orang yang tidak bekerja atau pengangguran) yang tentunya parasit bagi oranglain karena ketidakmauannya untuk belajar, bekerja, ataupun berusaha sehingga mereka digolongkan sebagai sampah masyarakat. NEET di Jepang terjadi pada kalangan orang yang ekonomi keluarganya mapan.

Alasan mengapa masyarakat Jepang lebih memilih menjadi seorang NEET

(2)

tidak merasa bahwa keadaannya tidak membuat keluarga merasa terbebani akan dirinya. Alasan orangtua rela melakukan itu meskipun tahu bahwa mereka bukan anak-anak lagi adalah karena mereka kaya sehingga mampu mendidik anak-anak mereka sendiri. Alasan lainnya adalah karena kedua orangtua dan anak-anak mereka berbagi cinta pasif atau amae.

Peningkatan NEET menimbulkan keresahan masyarakat. Hal itu disebabkan karena upaya pemerintah mengalokasikan dana yang diambil dari pajak masyarakat dengan jumlah yang cukup besar. Pemerintah mengalokasikan dana untuk membangun organisasi-organisasi dan lembaga-lembaga pelatihan bagi NEET.

(3)

keinginan untuk kembali bekerja dan takut untuk mencoba kembali karena tidak punya rasa kepercayaan diri lagi disebut Tsumazuki Kata.

Dampak yang ditimbulkan oleh NEET adalah dampak diri sendiri, keluarga, masyarakat, dan pemerintah. Dampak yang terjadi pada diri sendiri adalah tersisihkan dari lingkungan sosial ini disebabkan oleh kebiasaan seorang

NEET yang tidak mau terbuka terhadap lingkungan sosial. Dampak yang terjadi pada keluarga adalah seorang NEET yang tinggal bersama orangtua akan ketergantungan secara permanen dan hidup dari pensiunan orangtuanya. Dampak yang terjadi pada masyarakat adalah NEET yang dianggap sebagai kumpulan orang yang tidak hanya dapat membahayakan stabilitas negara, tetapi juga merusak tatanan masyarakat Jepang yang tertata rapi. Dampak yang terjadi pada pemerintah adalah pemerintah Jepang mengimpor tenaga kerja asing untuk bekerja di industri Jepang, sehingga tambahan pemasukan negara dari pajak penghasilan.

Upaya penanganan masalah NEET ini adalah upaya dari masyarakat dan upaya dari pemerintah. Upaya dari masyarakat adalah mendidik seorang NEET

dengan pendidikan informal di dalam masyarakat yang mencakup Personal Skills Education, Social Skills Education, Environmental Skills dan

(4)

要旨

日本社会

に ほ ん し ゃ か い

でのNEET (Not in Education, Employment, or Training)

本論文の主題は「日本社会でのNEET (Not in Education, Employment,

or Training)

Education, Employment, or Training」の

(5)
(6)

に対たいするNEETの えいきょう

影 響 は依存永久いぞんえいきゅうなってしまい、りょうしん両 親 の年金ねんきんをたよ頼って生い

きるようになる。しゃかい社会に対たいするNEETの えいきょう

影 響 は国くにのあんていせい安定性だけじゃなく、

現在

げんざい

の日本社会の安定性に ほ ん し ゃ か い あんていせいも破棄させることができる。日本政府は き に っ ぽ ん せ い ふにたい対する

NEETの 影 響 えいきょう

はに っ ぽ ん せ い ふ日本政府 が 日本に ほ んのさんぎょう産 業 に 外国労働者がいこくろうどうしゃをひつよう必要 となり、

所得税

しょとくぜい

からのついかしゅうにゅう追 加 収 入 となる。NEETの問題

もんだい

をかいけつ解決するために、国民こくみんと

せ い ふ

政府 は 協 力きょうりょくしなければならない。こくみん国民 の 努力どりょくは個人 スキルこ じ ん す き る きょういく教 育 、

社会的

しゃかいてき す き る

スキル 教 育きょういく、かんきょう環 境 スキルす き る としょくぎょう職 業 /

/しょくぎょうぎのうきょういく

職 業 技 能 教 育 という四よっつの

ことをふく含む社会しゃかいでのひこうしききょういく非公式教育を 提 供ていきょうすることである。政府の努力せ い ふ どりょくは

とくべつ

特別な研 修けんしゅうをていきょう提 供 して、国立こくりつとし り つ が い し ゃ私立会社と 協 力きょうりょくしなければならないこ

と で あ る 。 そ の プログラム を 通ぷ ろ ぐ ら む つう じ て 、NEETの ひとびと

人々 に 指導し ど う 、

か う ん せ り ん ぐ

カウンセリング、仕事し ご との世界への紹 介せ か い しょうかい、それにしょくぎょうくんれん職 業 訓 練 も提 供ていきょうされる。

それで、NEETの ひとびと

人々の自身じ し んはさか盛り上あがってしゅうしょく就 職 することができ、NEET

Referensi

Dokumen terkait

Rumusan masalah penelitian adalah: (1) Bagaimana perubahan peran ayah dan identitas ayah terkait dengan fenomena ikumen dalam masyarakat Jepang modern, dilihat dari

Berbagai masalah yang muncul dalam masyarakat Jepang dewasa ini, seperti fenomena NEET dan hikikomori , sangat menarik untuk dicermati dan diteliti lebih jauh, apakah ada

Landasan teori pada penelitian ini yang pertama adalah konsep kecantikan menurut remaja Jepang yang menjelaskan konsep kecantikan masyarakat Jepang yang diinginkan saat ini

Bagi kalangan masyarakat Jepang yang satu ini alasan mereka menggunakan layanan Love Hotel adalah yang pertama, mereka belum mempunyai tempat tinggal mereka

Based on the results and discussion described above, this study revealed that in 2020, young people with Not in Employment, Education, or Training (NEET) status in Indonesia

Skripsi yang berjudul “Fenomena Itasha dalam Kehidupan Masyarakat Jepang Dewasa ini” ini diajukan untuk memenuhi persyaratan dalam mencapai gelar sarjana di Fakultas Ilmu

Secara khusus, tujuan penelitian ini adalah untuk memahami karakteristik, faktor penyebab, dan dampak fenomena yanki pada masyarakat Jepang yang tercermin dalam

Hasil dari penelitian ini adalah adanya pengaruh fenomena pet boom terhadap munculnya layanan pemakaman petto di Jepang karena dengan semakin banyaknya masyarakat Jepang yang memelihara