• Tidak ada hasil yang ditemukan

S KOR 1001808 Chapter5

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "S KOR 1001808 Chapter5"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

Eko Permana, 2016

RANCANGAN FORMAT PERIODISASI LATIHAN ATLET BOLA BASKET BERBASIS KOMPUTER Universitas Pendidikan Indonesia| repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

41

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan

Dari hasil rancangan yang disusun, penulis menyimpulkan bahwa:

Bahwa software format periodisasi latihan dibuat sama dan sesuai tahapan-tahapan dan struktur periodisasi latihan sehingga pelatih hanya mengisi format yang sudah tersedia dalam software dengan tahapan-tahapan dan struktur periodisasi latihan.

B. Saran

(2)

41

Eko Permana, 2016

RANCANGAN FORMAT PERIODISASI LATIHAN ATLET BOLA BASKET BERBASIS KOMPUTER Universitas Pendidikan Indonesia| repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

DAFTAR PUSTAKA

Almatisier, S. (2010). Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Jakarta: Gramedia pustaka utama.

Bompa, T.O.(1999). Periodization Training For Sports.Canada: Human Kinetics.

Bompa, T.O. dan Haff, G.G. (2014). Peridization Theory And Methodology Of Training. Canada: human kinectics.

Dali, F. (2013). Pengembangan Multimedia Pembelajaran Interaktif Berbasis Problem Solving Dalam Pembelajaran Hyper Text Markup Language (HTML). Skripsi. Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung.

Griwijoyo, S., dan Sidik, D.Z. (2012). Ilmu Faal Olahraga. Edisi 10. Bandung: FPOK UPI.

Harsono. (2015). Kepelatihan Olahraga. Bandung: Rosda

Harsono. (2015). Peridosisasi Latihan Program. Bandung: Rosda

Kusuma,B.J dan Pinandita, T. (2011). Rancang Bangun Aplikasi Mobile

Perhitungan Indeks Massa Tubuh Dan Berat Badan Ideal. Jurnal

skripsi.Purwokerto: universitas muhamadiyah.

Lawrance, matt. (2011). The Complete Guide To Core Stability. London: A&B Black.

Muhdin, D. (2014). Perangkat Lunak.Skripsi sarjana UNIKOM Bandung: tidak diterbitkan.

Nurhasan, H. (2008). Tes Kemampuan Komponen Kondisi Fisik Dasar Cabang

Cabang Olahraga. Bandung: FPOK UPI.

Satriya., Sidik Z.D., dan Imanudin, I. (2010). Metodologi Kepelatihan Olahraga. Bandung: FPOK UPI.

Suntoda, A. (2007). Pedomana Praktikum Tes Dan Pegnukuran Olahraga. Bandung: FPOK UPI.

Sukmadinata. (2005). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Rosda

Sutopo. H.A. (2012). Teknologi Informasi Dan Komunikasi Dalam Pendidikan. Jogjakarta: PT Graha ilmu.

(3)

42

Eko Permana, 2016

RANCANGAN FORMAT PERIODISASI LATIHAN ATLET BOLA BASKET BERBASIS KOMPUTER Universitas Pendidikan Indonesia| repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

Widyanti, A.L. (2011). Aplikasi Pembelajran Bahasa Jepang Tingkat Dasar Berbasis Multimedia Menggunakan Macro Media Flash 8. Jurnal. Universitas Negeri Yogyakarta.

Dari internet melalui google :

Basis data (online) diakses dari http://informatika.web.id/pengertian-basis- data.htm

Bahasa pemograman java (online) diakses

Dzacko, H, (2007). Basis Data (Database).pdf

https://rahman371.wordpress.com/2014/09/22/pengertian-java/

Macknize, Brian. (2012). 101 Performance Evaluation Tests.Pdf. internet

Referensi

Dokumen terkait

“ terdapat hubungan yang tidak signifikan antara konsentrasi dengan hasil shooting pada permainan bola basket pada atlet bola basket Universitas. Pendidikan

Saran untuk setiap pemain atau atlet bola basket yaitu, agar pada setiap. pertandingan dapat memahami peraturan permainan bola basket agar

Bubun Saepudin, 2014 PENGARUH LATIHAN SIMULASI TERHADAP PENIGKATAN KEPERCAYAAN DIRI DAN MOTIVASI BERPRESTASI ATLET BOLA BASKET DALAM MENGHADAPI PERTANDINGAN Universitas

metode latihan yang kuat dalam meningkatkan

tingkat Agresivitas atlet pada cabang olahraga Judo di Unit Kegiatan2. Mahasiswa

PENGARUH METODE LATIHAN PLYOMETRIC TERHADAP PENINGKATAN POWER TUNGKAI DAN KELINCAHAN PADA ATLET BOLA BASKET. Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu

STUDI TENTANG PERSEPSI ATLET PUTRI DAN ORANG TUA TERHADAP KETERLIBATAN ATLET PUTRI DALAM CABANG OLAHRAGA GULAT1. Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu |

Bagi para atlet di harapkan untuk selalu maksimal dalam proses latihan. kecepatan reaksi, karena jika atlet tersebut maksimal akan