Hypnosis
Hypnosis berasal dari kata hypnos yang artinya tidur, namun hypnosis itu sendiri bukanlah tidur. Hypnosis adalah suatu kondisi yang mirip tidur, di mana alam bawah sadar lebih mengambil peranan dibanding pikiran sadar. Dalam kondisi ini, individu menjadi sangat sugestif karena filter logic-nya sudah terlalu mengambil peranan. Dalam proses hypnosis sesungguhnya memindahkan fokus dari eksternal ke internal dalam bentuk konsentrasi. Teknik dalam mengakses alam bawah sadar dapat berupa teknik verbal (sugesti), teknik relaksasi progresif, teknik penggunaan energi, teknik visualisasi.
Hypnosis hampir sama dengan hypnotis karena hal ini menyangkut alam bawah sadar. Yang ditekankan pada hypnosis yaitu alam bawah sadar yang di intruksikan pada stimulus-stimulus dalam merubah hal yang negatif menjadi hal yang positif melalui teknik terapi yang mana tidak akan berdampak efek samping. Berbeda dengan halnya dengan hypotis, hypnotis itu penguasaan alam bawah sadar oleh seseorang yang mana orang tersebut mempunyai ilmu (hitam), biasanya dipraktekan dalam hal menghibur orang.
Hypnosis pada dasarnya menitik beratkan pada kemampuan menguasai bahasa, untuk langsung dikomunikasikan dengan mereka yang ingin merubah hal negatif menjadi possitif yang bahannya dengan sering membaca buku. Hypnosis juga bisa dipergunakan bagi anak kecil sebagai sebuah tuntunan agar anak tersebut ketika terjadi sebuah kejadian yang membuat anak mengalami trauma, orang tua bisa merubah itu dengan menggunakan hypnosisnya.
Daftar pustaka