• Tidak ada hasil yang ditemukan

112330 AKJ 26 Oktober 2004 UKM

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "112330 AKJ 26 Oktober 2004 UKM"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

TEMA : AKSES UKM DALAM PERIJINAN USAHA REPORTER : IKKI

KAMERA : HAMDI KASET : 126

NARASI :

Usaha Kredit Mikro yang sekarang ini sering menjadi perbincangan banyak kalangan// Mulai dari jumlahnya yang semakin banyak pasca terjadinya krisis moneter beberapa waktu lalu/sulitnya perijinan usaha / hingga minimnya kredit yang diperuntukkan bagi mereka// Masih minimnya pengetahuan masyarakat tentang seluk beluk perijinan nampaknya menjadi perhatian serius Dinas perekonomian Yogyakarta// Pembentukan gugus kerja di lingkungan Pemkot Yogyakarta yang menangani perijinan memang pada awalnya karena adanya tuntutan perkembangan masyarakat yang menginginkan

kemudahan, kesederhanaan dan transparansi layanan publik//

=========statement Suprihatin (Kasie Perijinan Dinas Perekonomian)============

Dalam kaitannya dengan hal tersebut/ pihak pelaku usaha kerajinan menyatakan bahwa pihaknya menginginkan adanya kemudahan dan transparansi perijinan usahanya tanpa harus mengurus segala sesuatu diluar bidang usahanya// Hal ini dikarenakan banyaknya variabel lain yang menjadi penentu kelayakan usaha/ sehingga justru menghambat usahanya sendiri//

=========statement Jusuf Arianto (UKM ”Kencana Craft”)===================

Pemerintah kota dalam usahanya memberikan pelayanan terbaik/ menyediakan call center yang bisa diakses kapan saja oleh masyarakat// Khususnya dalam hal perijinan usaha// Diperlukan kerjasama berbagai pihak untuk mewujudkan kemudahan dan perijinan tersebut// tentunya sosialisasi menjadi syarat penting dalam memberikan penjelasan dan pengetahuan bagi masyarakat// Demikian Ikki dan Hamdi melaporkan untuk Apa Kabar Jogja/ RBTV//

NEWS READERS : PERIJINAN UKM

PERMASALAHAN PERIJINAN USAHA YANG HINGGA SAAT INI MASIH DIRASAKAN SULIT DAN BERBELIT-BELIT NAMPAKNYA MENJADI PERHATIAN SERIUS OLEH DINAS PEREKONOMIAN KOTA JOGJA//

Referensi

Dokumen terkait