ANALISIS EFISIENSI KEUANGAN PADA
PERUSAHAAN PERBANKAN SYARIAH
BERBASIS DATA ENVELOPMENT
ANALYSIS (DEA) YANG TERDAFTAR DI
BANK INDONESIA
(Studi pada PT Bank Permata Tbk)
Tugas Akhir
Perbankan Syariah…..
Lanjutnya…..
Situasi dan kondisi yang seperti inilah, memaksa manajemen bank memperoleh tantangan yang lebih berat dalam
PT Bank Permata Tbk….
PT Bank Permata Tbk, yang merupakan salah satu perusahaan bank syariah yang
Efisiensi?????
Efisiensi merupakan salah satu
parameter kinerja yang secara teoritis merupakan salah satu kinerja yang
Efiensi Produktivitas
Kemampuan menghasilkan output
yang maksimal dengan input yang ada merupakan ukuran kinerja yang
Efisiensi dan Produktivitas, bagaimana mengukurnya????
Dapat digunakan dengan analisis non
parametrik menggunakan Data Envelopment Analysis (DEA). Dengan DEA dapat
ditentukan penyebab inefisiensi. Dengan penerapan efisiensi yang benar maka akan sangat membantu untuk menciptakan
Yang ditanyakan…..???
Kemudian…….
Seberapa besar input
ataupun ouput yang dapat
digunakan untuk
Jawabannya……….
Data keuangan bank yang digunakan
dalam analisa data pada penelitian ini terdiri dari variabel input yaitu asset, beban
bunga,beban operasional lainnya dan variabel output, yaitu pendatan bunga, pendapatan
PT Bank Permata Tbk (2005-2007) PT Bank Permata Tbk (2005-2007)
Input :
Dana Pihak Ke-3, Kewajiban, Bank Lain,
Dana Bagi Hasil, dan Biaya Operasional.
Input :
Dana Pihak Ke-3, Kewajiban, Bank Lain,
Dana Bagi Hasil, dan Biaya Operasional.
Output : Besarnya Kredit, Penempatan pada bank
lain, dan Pendapatan Operasional.
Output : Besarnya Kredit, Penempatan pada bank
lain, dan Pendapatan Operasional.
Data Envelopment Analysis (DEA) Data Envelopment Analysis (DEA)
Dari Pengolahan Data pada Perusahaan
Perbankan Syariah PT Bank Permata
hasilnya adalah :
PT Bank Permata belum mampu mencapai tingkat efisiensi yang maksimal dalam
pengelolaan keuangannya, yaitu hanya
sebesar 70,8%. Begitupun pada tahun 2006 PT Bank Permata belum juga mencapai
efisiensi yang maksimal, bahkan mengalami penurunan dari tahun sebelumnya, yaitu
Lanjutannya…..
Untuk tahun 2007, PT Bank Permata belum juga mencapai tingkat maksimal. Namun, terjadi peningkatan yang cukup tajam dari tahun sebelumnya, yaitu tingkat efisiensinya menjadi 92,77%. Untuk rata-rata efisiensi
Faktor Efisiensi Keuangan
Efisiensi keuangan perusahaan secara
keseluruhan dipengaruhi oleh setiap unit keuangan yang tedapat didalam laporan keuangan perusahaan. Unit tersebut
Bagaimana Mengukur Tingkat Efisiensi???? Bagaimana Mengukur Tingkat Efisiensi????
DEA merupakan alat analisis yang
tepat untuk mengukur tingkat efisiensi keuangan perusahaan, karena DEA
memiliki kelebihan untuk menunjukkan unit-unit apa saja yang memiliki
kontribusi terhadap efisiensi keuangan perusahaan maupun terhadap
Kesimpulan :
PT Bank Permata Tbk pada tahun 2007 sudah
menunjukan kenaikan efisiensi keuangannya dari tahun 2005 dan 2006.
PT Bank Permata mengalami nilai efisiensi
dibawah 100%, maka hal ini dikatakan
inefisiensi. Ini terjadi karena di pengaruhi nilai masing-masing unit keuangan dari
variabel input dan output yang paling