• Tidak ada hasil yang ditemukan

Aliran Hukum Alam | Muchamad Ali Safa'at ALIRAN HUKUM ALAM

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Aliran Hukum Alam | Muchamad Ali Safa'at ALIRAN HUKUM ALAM"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

ALIRAN HUKUM

ALAM

(2)

Pasal 27 ayat (3)

UU ITE

Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak

mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau

(3)

Pasal 422 ayat (1)

RUU KUHP

setiap orang yg melakukan hidup bersama sebagai suami-istri di luar perkawinan yg sah dan karenanya menganggu perasaan kesusilaaan masyarakat setempat, dipidana

(4)

Pasal 1 Penpres No.

1/PNPS Tahun 1965

“Setiap orang dilarang dengan sengaja di muka umum

(5)

CIRI-CIRI ALIRAN HUKUM

ALAM

• Menentukan bahwa hukum memiliki sesuatu yang ada terlebih dahulu dan bersifat a priori, yaitu rasionalitas tertinggi atau justifikasi moral untuk ada dan

dibutuhkannya hukum positif;

• Hukum alam merupakan kreteria tertinggi untuk menentukan kebenaran atau validitas hukum positif;

(6)

CIRI-CIRI ALIRAN HUKUM ALAM

Bersifat otonom yang validitasnya bersumber pada nilainya

sendiri;

Hukum alam menjadi kekuasaan tertinggi atau rasional

tertinggi dan sekaligus pembatasan tertinggi bagi kekuasaan hukum, sosial, dan politik;

• Diperoleh dari berpikir deduktif inferential, dari prinsip-prinsip self evidens atau presuposisi yang dianggap benar secara

(7)

CIRI-CIRI ALIRAN HUKUM

ALAM

Hukum alam telah banyak mempengaruhi perkembangan

pemikiran dan praktik berhukum. Sebaliknya belum ada kesatuan pendapat mengenai definisinya;

• Hukum alam terdiri dari nilai hukum dan moral yang bersifat umum;

(8)

CIRI-CIRI ALIRAN HUKUM

ALAM

• Cara berpikir hukum alam adalah transendental. Dunia yang ada (is) tidak signifikan jika dibandingkan dunia yang berada di baliknya. Karena itu dalam berpikir

cenderung menghindari pengalaman historis dan empiris;

(9)

ALIRAN-ALIRAN DALAM

HUKUM ALAM

• Klaim sumber hukum tertinggi:

• Irrasional  Teologis

• Rasional  Antroposentris

Sejarah:

• Teori-teori lama  Thomas Aquinas

• Masa Renaisance  Imanuel Kant, Hugo Grotius

Referensi

Dokumen terkait

Sedangkan yang dimaksud Penodaan Agama dalam penjelasan pasal 156a KUHP adalah melarang kepada setiap orang supaya tidak menceritakan, mengajarkan atau mengusahakan dekungan

pengertian umum yang meliputi upah atas pemanfaatan sesuatu benda atau imbalan sesuatu kegiatan, atau upah karena melakukan sesuatu aktivitas sedangkan menurut istilah

Setiap Orang di muka umum yang menyatakan perasaan atau melakukan perbuatan yang bersifat permusuhan atau penodaan terhadap agama yang dianut di Indonesia dipidana dengan

Aktivitas adalah kegiatan atau kesibukan, sedangkan keagamaan adalah sifat-sifat yang terdapat dalam agama, segala sesuatu mengenai agama.Jadi pengertian aktivitas