• Tidak ada hasil yang ditemukan

4. Laporan Penelitian 2011 T. Ambon

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "4. Laporan Penelitian 2011 T. Ambon"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

ID :

JUDUL PENELITIAN :

KOORDINATOR :

WAKTU / TAHUN :

LOKASI PENELITIAN :

Lat.

: Long

:

DESKRIPSI:

Contact Job/Title : Kepala Sub bagian Pengelolaan Hasil Penelitian

Contact Name : Ferdinand Pattipeilohy, S.Pi.

Telephone : 081343021499

Email : [email protected]

Organization Name : PUSAT PENELITIAN LAUT DALAM-LIPI

Address : Jl. Y. Syaranamual, Guru-guru, Poka, Ambon

Telephone : 0911 – 322676

Fax : 0911 - 322700

Email : [email protected], website : www.deepsea.lipi.go.id

LEMBAGA ILMU PENGETAHUAN INDONESIA

PUSAT PENELITIAN LAUT DALAM

METADATA

LANJUTAN MONITORING TELUK AMBON

Dr. Augy Syahailatua

2011

Teluk Ambon

Kondisi parameter kimia (DO, pH, zat hara) Perairan Teluk Ambon pada musim timur tahun 2011 umumnya sama dengan kondisi musim timur di tahun 2008 dan 2009. Konsentrasi DO dan zat hara di perairan Teluk Ambon tidak terlalu dipengaruhi oleh curah hujan, namun lebih

dipengaruhi oleh pergolakan angin dan ombak. Suhu rendah 22,74˚C dengan salinitas yang

tinggi (34,46 PSU) terdeteksi di stasiun 8 (ambang teluk) pada kedalaman dekat dasar (16 – 17

m), mengindikasikan bahwa upwelling dalam tahun 2011 terjadi pada bulan Agustus. Data

sebaran dan kelimpahan plankton menunjukkan ketidakserasian anatara Teluk Dalam dan Teluk Luar, dimana kelimpahan plankton pada umumnya lebih tinggi dijumpai pada perairan Teluk Dalam. Kelimpahan dan densitas yang tinggi dari fitoplankton dijumpai pada perairan Teluk Ambon Dalam dengan sebaran yang tidak rata, namun sebaliknya di Teluk ambon Luar, yang memiliki kelimpahan rendah sebarannya lebih merata pada stasiun pengamatan. Sedangkan sebaran dan kelimpahan zooplankton hampir merata antara hampir merata antara Teluk Ambon Dalam dan Luar. Namun secara keseluruhan kelimpahan dan densitas yang tinggi dijumpai pada perairan Teluk Ambon Dalam. Secara bakteriologis hasil analisa kedelapan stasiun sangat bervariasi, dari tidak terdeteksi hingga mencapai 27100 sel/100 ml MPN koliform. Kualitas perairan beberapa lokasi di Teluk Ambon tidak memenuhi syarat sesuai dengan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup No. 51 tahun 2004 (KepMen LH 51/2004) tentang Baku Mutu Air Laut untuk Biota Laut, Wisata Bahari dan Pelabuhan (1000 sel/100 ml MPN koliform). Kualitas perairan Teluk Ambon, terutama pada Pasar Ikan Terapung Mardika, secara bakteriologis mengalami degradasi yang signifikan. Pencemaran yang diakibatkan oleh sampah dan limbah cair/tinja manusia telah mencapai batas yang menguatirkan dan mengancam kondisi kesehatan masyarakat yang berdiam pada wilayah pesisir perairan Teluk Ambon. Kajian lanjutan menyeluruh yang meliputi seluruh parameter merupakan langkah berikutnya yang harus dilakukan sebagai verifikasi hasil analisa bakteriologis.

128.12°E 128.14°E 128.16°E 128.18°E 128.2°E 128.22°E 128.24°E

28.0 28.6 29.2 29.830.4 31.0 31.6 32.2 32.8 33.434.0 27.4

SALINITAS (PSU) Halong Poka

Waiheru Passo

AMBON

Waiyame

Galala Lateri

Hatiwe bsr

Amahusu

P. A M B O N

L e i h

i t u

L e i

t i m

u r

U

Salinitas Permukaan Agustus 2011

Tantui Nania

Latta

Halong Poka

Waiheru Pass

AMBON

Waiyame Galala

Lateri

Hatiwe bsr

Amahusu

P. A M B O N

L e i h

i t u

L e i

t i m

u

U

Tantui Nania

Latta

Vektor Ref. (cm/det) 5 50 Pasut

Tg . Ben

teng Rumah Tiga

Referensi

Dokumen terkait

Turbiditas pada musim timur cukup tinggi seiring dengan tingkat salinitas yang rendah yang menyiratkan bahwa kontribusi debit run off akibat dari aktifitas di