• Tidak ada hasil yang ditemukan

Manajemen Investasi 08

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Manajemen Investasi 08"

Copied!
68
0
0

Teks penuh

(1)

Manajemen Investasi

(Pertemuan Kedelapan)

“Analisis Sekuritas I”

(2)

Kerangka Analisis

Analisis Fundamental

Pendekatan untuk analisis fundamental:

Analisis ekonomi yang bersifat global maupun lokal.Analisis industri

Analisis perusahaan

(3)

Pertimbangan Kondisi Ekonomi Global

Kinerja perusahaan di satu negara atau area bersifat

sangat variabel.

Risiko politik.

Risiko nilai tukar

PenjualanProfit

(4)
(5)

Perubahan Nilai Tukar Riil : U.S. Dollar versus Major Currencies,

(6)

Beberapa Variabel Kunci

Gross domestic productTingkat pengangguran

Tingkat suku bunga dan inflasiDefisit anggaran

(7)
(8)

Demand Shocks

Demand shock – sebuah kondisi yang mempengaruhi

(9)

Supply Shocks

Supply shock – Suatu kejadian yang mempengaruhi

(10)

Kebijakan Pemerintah

Kebijakan Fiskal: Manajemen sisi permintaan

Pengurangan tingkat pajak

(11)

Kebijakan Pemerintah Federal

Kebijakan Moneter – Manajemen Sisi Permintaan

Manipulasi money supply untuk mempengaruhi

aktivitas ekonomi

Initial & feedback effects

Perangkat kebijakan moneterOperasi Pasar Terbuka

(12)

Kebijakan Pemerintah (lanjutan)

Kebijakan fiskal: manajemen sisi penawaran

Insentif atau pajak marjinal

Kebijakan nasional pada pendidikan, infrastruktur,

(13)

Siklus Bisnis

Titik transisi antar siklus sering disebut “peaks” dan

“troughs”

Peak merupakan transisi dari akhir kondisi ekspansi menjadi

awal dari kondisi kontraksi

Trough terjadi pada titik terbawah dari resesi dan pada saat

(14)
(15)

Leading Indicators

Leading indicators cenderung untuk meningkat dan

turun lebih awal dalam perekonomian

Contoh:

(16)
(17)

Coincidence Indicators

Coincident Indicators – indikator yang cenderung

berubah secara langsung

Contoh:

Industrial production

(18)

Lagging Indicators

Lagging Indicators - indicators that tend to follow the

lag economic performance

Contoh:

Ratio of trade inventories to sales

Ratio of consumer installment credit outstanding to personal

(19)
(20)
(21)

Analisis Industri

Sensitivitas terhadap siklus bisnis

Faktor-faktor yang mempengaruhi sensitivitas

pendapatan terhadap siklus bisnis:

Sensitivitas tingkat penjualan produk terhadap siklus bisnisOperating leverage

Financial leverage

(22)
(23)
(24)
(25)

Industry Stock Price Performance as Measured by Rate of Return on Dow Jones Sector iShares, January-October

(26)
(27)
(28)
(29)
(30)

Rotasi Sektor

Portofolio disesuaikan dengan memilih perusahaan

yang berkinerja baik pada siklus bisnis tertentu

Peaks – Perusahaan yang bergerak dalam bidang sumber

daya alam mineral

Contraction – Industri yang bersifat defensif seperti makanan

atau obat

Trough – industri barang-barang modal

(31)
(32)

Siklus Hidup Industri

Stage Sales Growth

Start Up Meningkat tajam Consolidation Stabil

Maturity Melambat

(33)
(34)

Struktur Industri dan Kinerja

Ancaman dari pendatang baru dalam industriRivalitas antar kompetitor

Tekanan dari produk-produk substitusiBargaining power dari pembeli

(35)
(36)

Model Valuasi Ekuitas

Model Neraca

Nilai Buku

(37)
(38)

Keterbatasan Nilai Buku

Nilai buku merupakan aplikasi dari aturan-aturan

akuntansi yang sering kali berbeda antara satu dengan yang lain

Dapat nilai buku mewakili nilai yang sebenarnya? Pendekatan yang lebih baik:

Nilai likuidasi

(39)

Expected Holding Period Return

Return dari suatu investasi saham memberikan

dividend dalam bentuk kas dan capital gain atau losses

Asumsikan lamanya periode investasi (holding period) adalah

satu tahun

(40)

Required Return

CAPM memberikan formulasi perhitungan required

return:

Jika harga saham ditetapkan secara benar, maka:

Required return seharusnya sama dengan expected return

(

)

f M f

(41)

Nilai Intrinsik dan Nilai Pasar

Nilai Intrinsik:

Self assigned value

Beberapa model dapat digunakan untuk estimasi

Harga Pasar:

Nilai konsensus yang ditetapkan oleh seluruh trader

Patokan strategi:

IV > MP : Beli

IV < MP : Jual atau short sell

(42)

Holding Period Spesifik

PH = Ekspekstasi harga saham pada waktu ke-H

(43)
(44)

Jika Tidak Ada Pertumbuhan

V

D

k

o

Saham yang pendapatan dividendnya

diekspektasikan selalu konstan sepanjang tahun

(45)
(46)
(47)

Mengestimasi Tingkat Pertumbuhan

Konstan

g

ROE b

g

ROE b

g

= Tingkat pertumbuhan dividend

ROE

= Return on Equity perusahaan

(48)
(49)

Present Value Dari Kesempatan

Pertumbuhan

Jika harga saham sama dengan nilai intrinsiknya,

tingkat pertumbuhan konstan, saham seharusnya dijual pada harga:

Jika seluruh pendapatan dibayarkan dalam bentuk

dividend, harga seharusnya menjadi lebih rendah (asumsi bahwa terdapat kesempatan pertumbuhan)

(50)

Present Value Dari Kesempatan

Pertumbuhan

Price = No-growth value per share + PVGO (present

value of growth opportunities)

(51)

Partitioning Value: Example

ROE = 20% d = 60% b = 40%

E1 = $5.00 D1 = $3.00 k = 15%

(52)

Partitioning Value: Example Continued

V

o

= Nilai dengan adanya pertumbuhan

NGV

o

= Nilai jika tidak ada pertumbuhan

(53)

Model Pertumbuhan Multitahap

g1 = Tingkat pertumbuhan pertamag2 = Tingkat pertumbuhan kedua

(54)

Contoh

D0 = $2.00 g1 = 20% g2 = 5%

k = 15% T = 3 D1 = 2.40

D2 = 2.88 D3 = 3.46 D4 = 3.63

V0 = D1/(1.15) + D2/(1.15)2 + D3/(1.15)3 + D4 / (.15 - .05) ( (1.15)3

(55)

Price/Earning Ratio

P/E Ratios merupakan fungsi dari 2 faktor:

Required Rates of Return (k)

Expected growth dari Dividends

Kegunaan

(56)
(57)

P/E Ratio: Pertumbuhan Konstan

b

= retention ratio

(58)

Contoh: Tanpa Pertumbuhan

E0 = $2.50 g = 0 k = 12.5%

P0 = D/k = $2.50/.125 = $20.00

(59)
(60)
(61)

P/E Ratio dan Risiko Saham

Jika semuanya dianggap sama:

Saham yang lebih berisiko memiliki P/E lebih rendah

(62)

Pitfalls in P/E Analysis

Penggunaan pendapatan akuntansi

Manajemen pendapatanPilihan pada GAAP

Inflasi

Pendapatan yang dilaporkan berfluktuasi tergantung

(63)
(64)
(65)
(66)
(67)

Beberapa Pendekatan Perbandingan

Lainnya

Price-to-book ratio

(68)

Membandingkan Berbagai Pendekatan

In practice

Nilai dari model dapat saja berbeda

Analis selalu menggunakan asumsi-asumsi yang

Referensi

Dokumen terkait

Sebenarnya untuk menampilkan pada 2 7-seg atau lebih dengan tampilan data yang berbeda antara 7-seg satu dengan yang lain, dihidupkan secara bergantian dan

sedangkan pendidikan akhlak merupakan arti sebenarnya dari makna nilai nilai, antara yang satu dengan yang lain saling berkaitan erat, tidak bisa dipisahkan, sayang sekali

Sering kali peserta didik mendapatkan nilai kurang maksimal dan dibawah nilai kriteria ketuntasan minimal (KKM) yang telah ditetapkan. Materi biosfer sebenarnya

Sistem buku besar (general ledger system) adalah sistem akuntansi yang menggabungkan data dari sistem-sistem akuntansi yang lain dengan tujuan untuk menyajikan gambaran

Sintak php juga bisa saja berbeda-beda antara Programmer yang satu dengan yang lain meskipun fungsi yang dijalankan sebenarnya sama ataupun hasil yang diperoleh juga

Sering kali peserta didik mendapatkan nilai kurang maksimal dan dibawah nilai kriteria ketuntasan minimal (KKM) yang telah ditetapkan. Materi biosfer sebenarnya

Oleh karena itu, dalam teori-teori keuangan, variabel yang sering di gunakan dalam penelitian pasar modal untuk mewakili nilai perusahaan adalah harga saham dengan

Manfaat penelitian ini adalah basic research untuk memahami hal-hal yang mungkin terjadi ketika beberapa kelompok manusia dihadapkan oleh budaya yang berbeda antara satu dengan yang