• Tidak ada hasil yang ditemukan

Bahan Ajar Drs. Elmatris Sy, M.S.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Bahan Ajar Drs. Elmatris Sy, M.S."

Copied!
36
0
0

Teks penuh

(1)

KOMPOSISI KIMIAWI SEL

DAN SISTEM KOLOID

(2)
(3)

Substansi yang membentuk sel dis :

Protoplasma

Protoplasma terdiri atas

: 2 Komponen Utama

-

Komponen anorganik

- Komponen organik

Komponen anorganik

Yaitu : Air, garam-garam mineral(elektrolit), gas

oksigen,karbondioksida,nitrogen dan amonia.

Komponen organik

Yaitu : Protein, Lipid, Karbohidrat.dan beberapa

komponen spesifik lainnya seperti

:enzim,vitamin dan hormon.

Komposisi Kimia dari sel :

(4)

Komponen anorganik

Air

-

Medium utama sel

-

Komposisinya 70% -85% dalam sel

-

Berfungsi sebagai :

Pelarut zat anorganik dan

organik

( sep: ion-ion,glukosa,sukrosa,asam

amino,dan berbagai vitamin)

-

Sebagai medium

pendispersi dari sistim koloid

protoplasma

-

Media transpor berbagai zat

yang terlarut

atau tersuspensi untuk berdifusi dari satu

bagian sel ke bagian sel yang lain.

-

Media dalam proses reaksi-reaksi enzimatis

yang berlangsung di dalam sel

-

Mengabsorpsi panas dan mencegah

(5)

Garam-garam mineral (Elektrolit)

Elektrolit yang terpenting didalam sel adalah :

K

+

,Mg

+2

,PO

4-3

,SO

4-2

,HCO

3-

, dan sedikit Na

+

, Cl

-

,

Ca

+2

.

- Ion-ion ini terlarut dalam cairan sel

(6)

Fungsi elektrolit

-

Fungsi osmosis

, yaitu konsentrasi total

elektrolit berpengaruh terhadap difusi air

melintasi membran

-

Dapat menimbulkan

reaksi-reaksi didalam sel

-

Diperlukan untuk kerja beberpa

mekanisme

pengaturan sel

(7)

Gas oksigen(O

2

)

,nitrogen(N

2

),

karbondioksida(CO

2

)

-

O

2

berperan untuk mengoksidasi bahan

makanan

-

CO

2

dihasilkan dalam oksidasi

bahanmakanan sebagai hasil sampingan

-

CO

2

dapat bereaksi dengan air membentuk

asam karbonat (H

2

CO

3

)

H

+

dan HCO

3--

Umumnya CO

2

di dalam sel berada dalam

bentuk

H

2

CO

3

(karbonat)

atau HCO

(8)

PROTEIN

Protein merupakan komponen utama dalam sel hidup

10-20% massa sel mengandung protein

KLASIFIKASI PROTEIN

A. Berdasarkan Bentuk

1. Protein sederhana

a. Protein serat

- Rantai polipeptida tidak berlipat - tidak larut dalam air

- memberikan peranan struktural contoh : Keratin, Kolagen,elastin

(9)

b. Protein globular(Contoh:

Albumin,Globulin)

- Merupakan enzim sel

- Menyatu/melekat pada struktur membran sel

- Mengkatalisis reaksi-reaksi kimia didalam sel

Contoh : semua Enzim, Protein transpor pada

darah, antibody, Protein penyimpan

2

. Protein konyugasi(bersenyawa

dengan zat lain)

(10)

Contoh :

● Chromoprotein

● hemoglobin

● feritin

● cytochrom

● Glikoprotein

● mucin

● Nukleoprotein

● Fosfoprotein

● kasein,vitolin

● Protein-koenzim

● dehidrogenase

● Lipoprotein

(11)

B. Berdasarkan Peranan Biologisnya

Golongan

Contoh

Enzim Ribonuklease,Tripsin

Protein transpor Hemoglobin,Albumin,serum,

Mioglobin,β-lipoprotein Protein nutrient

danpenyimpan Gliadin (Gandum)Ovalbumin (Telur)Kasein (Susu)Feritin

Protein Kontraktil Aktin,Miosin,Tubulin,Dynein

Protein struktural Keratin,Fibroin,Kolagen,Elastin

Protein pertahanan Protein Pengatur

Antibodi,fibrinogen,trombin

(12)

Lipid

- Senyawa organik berlemak yang tidak larut

dalam air tapi larut dalam pelarut2 yang nonpolar

-

Terdapat 2% dari massa sel

- Lipid polar merupakan komponen utama

membran sel

-

Pada umumnya sel mengandung fospolipid dan

kholesterol

-Kira-kira 95% dari massa sel mengandung

trigliserida (lemak netral)

(13)

Klasifikasi Lipid

1. Lipid sederhana

Yaitu : ester asam lemak dengan berbagai

alkohol

a. Lemak yaitu : ester asam lemak dengan

gliserol

b. Lilin yaitu : ester asam lemak dengan

alkoholmonohidrat yang mempunyai

berta molekul lebih berat.

2. Lipid majemuk

Yaitu : ester asam lemak yang

(14)

Lipid majemuk/kompleks

Fosfolipid

yaitu : lipid yang mengandung residu

asam fosfat sebagai tambahan asam

lemak dan alkohol

Glikolipid

(15)

Fosfolipid

Contoh : Fosfatidilgliserol, fosfatidilkolin(lesitin),

fosfatidiletanolamin(sefalin), fosfatidilinositol, fosfatidilserin, plasmolagen dan sfingomielin

 Struktur fosfolipid  

O

R1 – C – O – CH2

O

R2 – C – O – CH S U S S O

H2C – O – P – O – CH2CH2N+(CH3)3

O –

(16)

Glikolipid

Contoh : Galaktosilseramida

 Glikosfingolipid utama pada jaringan otak dan saraf

 ditemukan di tempat lain dg jml yg relatif rendah

 Mengandung sejml asam lemak yang khas (C24)

OH H O OH

CH3(CH2)12CH=CHCHCH – N – C – CH(CH2)21CH3

CH2OH HO O

H OCH2

(17)

3

.

Dervat lipid

hormon steroid → mengaktifasi DNA

contoh : cortisol,estrogen dan testosteron

Peranan Biologi Yang Penting Dari

Lipid

• Komponen struktur membran

• Komponen permukaan sel

• Bentuk energi cadangan

(18)

Asam Nukleat

- Senyawa penting yang terdapat dalam sel

-

Tersusun atas unit-unit nukleotida, setiap

nukleotida tersusun atas basa purin atau

pirimidin

-

Dua asam nukleat yang dikenal : DNA dan

RNA

-

Basa purin umum dijumpai adalah adenin

dan guanin,

-

Basa pirimidin yang umum adalah urasil ,

(19)

Struktur Fisik Sel

Terorganisasi→

Organel

Beberapa Organel dan struktur Sel

Utama

-

Membran sel

-

Membran Nukleus

-

Retikulum Endoplasma

-

Aparatus Golgi

-

Mitokondria

-

Lisosom

(20)
(21)

Membran sel

- Menyelubungi sel, elastis dan tipis - Tebalnya 7,5 nm s/d 10 nm

- Hampir seluruhnya terdiri dari lipid dan protein dengan komposisi : 55% Protein, 25% fospolipid, 13% kholesterol, 4% lipid lainnya, dan 3% karbohidrat

- Protein pada membran → Glikoprotein

Yaitu : Protein integral (yang menonjol)→ sbgi Pengangkut

(22)

Karbohidrat

-

Sangat sedikit dalam fungsi struktural didalam

sel

glikoprotein

-

Berperan utama dalam nutrisi sel

-

Komposisinya kira-kira 1 % dari total massa sel

-

3% dalam sel otot

-

Kadang-kadang 6% didalam sel hati

(23)
(24)

Sitoplasma dan

Organelnya

Cairan Bening pada Sitoplasma terdiri

atas :

-

Protein yang larut

-

Elektrolit

-

Glukosa

-

Sejumlah kecil lipid

(25)

Retikulum Endoplasmik(RE)

- Dinding RE membran berlapis lipid ganda

banyak sekali protein 30 – 40x ›membran sel

- Partikel-partikel yang melekat pada permukaan RE

Ribosom terdiri atas campuran : asam ribonukleat(RNA) dan protein berfungsi pada sintesis protein di dalam sel.

Aparatus golgi

- Memiliki membran yang mirip RE

Lisosom

- Merupakan sistem pencernaan intraseluler kumpulan

protein dengan enzim hidrolitik

- + 40 enzim asam hidrolase, substansi dasar yang

dicerna adalah protein,karbohidrat,lipid dan derivatnya.

Peroksisom

- Secara fisik mirip lisosom tapi lebih banyak

mengandung enzim oksidase dari enzim hidolase

(26)

Mitokondria

-

Mengandung asam deoksiribonukleat(DNA)

- Dapat bereplikasi sendiri

Nukleus

- Pusat pengaturan sel

(27)

SISTEM KOLOID

(SISTEM DISPERSI)

KOLOID  CAMPURAN SUATU ZAT YANG TIDAK

DAPAT BERCAMPUR

 TERDIRI DARI :

- FASA TERDISPERSI - FASA PENDISPESI

DEFENISI :

TERDISPERSINYA SUATU ZAT DALAM ZAT LAIN DENGAN UKURAN DIAMETER RENIKNYA 10OA – 1000OA / 0,1 – 1 

KOLOID  - SOL

- EMULSI - GEL

(28)

Penggolongan Koloid/Sol

Hidrofop(tidak suka air)

suspensoid

fasa

terdispersinya mempunyai sedikit afinitas dengan medium pendispersinya

Fasa terdispersi : zat-zat anorganik(logam,sulfida,oksida)

Hidrofil(senang air)

emulsoid

fasa terdispersinya

mempunyai afinitas yang besar dengan medium pendispersinya.

Fasa terdispersi : zat-zat organik(amilum,protein sep; albumin,gelatin)

Contoh-contoh koloid :

- susu,agar-agar,tinta,sampho,awan dll

(29)

SIFAT-SIFAT SISTEM KOLOID

1.EFEK TYNDAL

2.GERAK BROWN

3.ELEKTROFORESA

4.KOAGULASI

KOAGULASI DAPAT TERJADI :

- MENCAMPUR 2 MACAM SOL YANG BERBEDA MUATAN

- ELEKTROFORESIS

- PEMANASAN

- PENAMBAHAN ELEKTROLIT

5.KOLOID PELINDUNG

CONTOH : Ca POSPAT SUKAR LARUT DALAM

DARAH  DIDAPATKAN DALAM BENTUK SUSPENSI KOLOID  DALAM DARAH TERDAPAT PROTEIN .

(30)

SOL EMAS + Na Cl 10% 

SOL EMAS + GELATIN + Na CL  TIDAK

GELATIN  KOLOID PELINDUNG

6. ADSORPSI

PEMURNIAN KOLOID

A. CARA DIALISIS

B. CARA ULTRAFILTRASI

KERTAS SARING  KE KOLODION  POMPA

VAKUM

MEMBRAN SEMIPERMIABEL

(31)

KESETIMBANGAN DONNAN

PERMIABEL ION : KECIL SEPERTI Na+, K+, Cl+

I-

IMPERMIABEL ION : BESAR SEPERTI : R- (KOL)

- KOMP KIMIA SAMA

- ∏ I2 II SAMA

Na+

Cl-

K+

I-

I II

Na + K+ I -Cl- Na + K+ I -Cl-

I II

KESETIMBANG AN

(32)

KESETIMBANGAN DONNAN

- KOMP KIMIA TDK SAMA

- ∏ I2 II TDK SAMA

Na + Cl- R -Na + Cl-

I II

KESETIMBANG AN Na+ R- Na+ Cl-

I II

(33)

KESETIMBANGAN DONNAN DAPAT TERJADI BILA :

1. Adanya membran s.p tak sempurna

(34)

KESETIMBANGAN DALAM DARAH

DARAH : - ERITROSIT (SEL DARAH MERAH) - PLASMA

- ERITROSIT : Hb, PROTEIN, K+, Na+, Cl-,

HCO3-- PLASMA : PROTEIN, K+, Na+, Cl-,

HCO3-MEMBRAN SEL DARAH IMPERMIABEL TERHADAP : Hb, PROTEIN, Na+, K+

PERMIABEL TERHADAP TERHADAP Cl- &

HCO3-ANTARA SEL DARAH MERAH DENGAN PLASMA

(35)

Daftar Kepustakaan

1. Campbel Reece-Miychel,”Biologi”,Ed 5,

Jakarta,Erlangga, 2000.

2. Lehninger,”Dasar-dasar Biokimia”Ed 2,Jakarta

Erlangga,1990.

3. Guyton & Hall,”Fisiologi Kedokteran”,Editor

Irawati Setiawan, Ed 9, Jakarta 1997.

4. M.Sukmariah,A.Kamianti,”Kimia Kedokteran”Ed 2

Jakarta,Bina Aksara,1990.

5. Subowo,”Biologi Sel”,Ed1, Bandung

(36)

Referensi

Dokumen terkait

Dari tabel juga diketahui bahwa tidak ada hubungan tingkat pengetahuan tentang kesehatan reproduksi remaja rendah dengan sikap terhadap seks pra nikah, selain itu

Usaha impor film hanya dapat dilakukan oleh perusahaan impor film yang memiliki izin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 ayat (2), dengan memenuhi ketentuan peraturan

Tujuan dari penelitian ini adalah; 1) Untuk mengetahui pengaruh Debt To Equity Ratio terhadap Rentabilitas modal sendiri pada perusahaan manufaktur di BEI Tahun 2011-2013; 2)

Kegiatan bermain menurut jenisnya terdiri atas bermain aktif dan bermain pasif (Tedjasaputra, 2001: 50). secara umum bermain aktif banyak dilakukan pada masa kanak- kanak

(1) Camat mempunyai tugas pokok melaksanakan kewenangan pemerintahan yang dilimpahkan oleh Kepala Daerah dan membantu Kepala Daerah dalam memimpin penyelenggaraan

4) Menyiapkan instrumen ukur berupa tes untuk mengukur siklus II yang dituangkan dalam LK, pada siklus kali ini soal-soal yang digunakan untuk mengukur pemahaman

Dan kemandirian siswa dalam belajar adalah perilaku yang akan diukur yaitu siswa sebagai subyek yang akan diteliti, hal ini terkait dengan kemandirian siswa tersebut

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti, dapat disimpulkan bahwa, Pelaksanaan Bimbingan Pranikah dalam Meningkatkan Kesiapan Mental