• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB I PENDAHULUAN. sekarang yang lebih sering disebut smartphone memiliki berbagai fitur yang. Tabel 1.1

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "BAB I PENDAHULUAN. sekarang yang lebih sering disebut smartphone memiliki berbagai fitur yang. Tabel 1.1"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

1 BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Keberadaan telepon seluler ialah salah satu dari alat teknologi komunikasi yang awalnya hanya digunakan untuk telpon dan mengirim pesan singkat sekarang berubah menjadi komunikasi dan informasi. Telepon seluler atau sekarang yang lebih sering disebut smartphone memiliki berbagai fitur yang saat ini sangat diminati oleh masyarakat Indonesia, hal tersebut dapat dilihat dari data jumlah pengguna smartphone di Indonesia berikut ini hingga pada awal tahun 2019.

Tabel 1.1

Data pengguna smartphone di Indonesia tahun 2016-2019 Tahun Jumlah pengguna smartphone

2016 65,2 Juta

2017 74,9 Juta

2018 83,5 Juta

2019 92 Juta

Sumber : Databoks.co.id

Berdasarkan tabel 1.1 jumlah pengguna smartphone di Indonesia yang besar membuat Indonesia secara tidak langsung menjadi pasar untuk penjualan smartphone dan juga hal tersebut membuat persaingan antara perusahaan smartphone semakin ketat. Perusahaan smartphone yang bersaing harus mempertimbangkan variabel bauran pemasaran yang paling dipertimbangkan konsumen dalam memutuskan suatu pembelian produk. Oleh sebab itu,

(2)

perusahaan smartphone harus mengetahui variabel bauran pemasaran yang paling dominan mempengaruhi keputusan pembelian konsumen.

Keputusan pembelian ialah tahap di mana konsumen menentukan pilihan dari dua alternatif atau lebih dalam melakukan pembelian produk. Melakukan pertimbangan pasti pernah dilakukan setiap orang sebelum melakukan keputusan pembelian. Dalam melakukan keputusan pembelian, konsumen biasanya melalui beberapa tahap yaitu, pengenalan kebutuhan, pencarian informasi, evaluasi alternatif, keputusan pembelian, perilaku pasca pembelian.

Keputusan pembelian adalah membeli merek yang paling disukai, dengan berbagai pertimbangan yang menjadi dasar dalam keputusan yang ditetapkan (Kotler dan Amstrong, 2008). Untuk mempengaruhi konsumen dalam melakukan keputusan pembelian smartphone, para produsen melakukan berbagai strategi salah satunya meningkatkan kualitas produknya.

Kualitas produk adalah karakteristik produk atau jasa yang bergantung pada kemampuannya untuk memuaskan kebutuhan pelanggan yang dinyatakan atau diimplikasikan (Kotler dan Amstrong, 2008). Produk yang berkualitas baik akan mendapatkan tempat dan menumbuhkan nilai tersendiri bagi para konsumen atau pelanggannya sehingga kualitas produk menjadi pertimbangan konsumen dalam melakukan keputusan pembelian. Penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Aninda dan Anik (2017), Silvia (2017), menunjukan bahwa kualitas produk memiliki pengaruh atau dampak terhadap keputusan pembelian.

Dalam menghadapi ketatnya persaingan smartphone banyak perusahaan smartphone yang terus memperbaiki dan mengembangkan kualitas produknya,

(3)

yang berguna untuk meningkatkan daya saing dalam memperebutkan konsumen. Diantaranya dengan menawarkan kecanggihan fitur, desain menarik, dan kehandalan produk yang dapat menunjang konsumen dalam segala kegitannya. Konsumen dapat memilih produk smartphone sesuai keinginan dan kebutuhan mereka, oleh karena itu perusahaan harus dapat menjawab kebutuhan konsumennya.

Selain kualitas produk yang baik, citra merek juga berpengaruh atau menjadi pertimbangan konsumen dalam membuat keputusan pembelian.

Merek adalah nama, istilah, tanda, lambang, atau desain, atau kombinasinya yang dimaksud untuk mengidentifikasi barang atau jasa dari salah satu penjual atau kelompok penjual dan mendiferensiasikan mereka dari para pesaing (Kotler dan Keller, 2009). Penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Chardika dan Wahyu (2018), Wulandari (2014), dan Musa (2017) menunjukan bahwa citra merek berpengaruh dalam pengambilan keputusan pembelian. Citra merek yang baik memiliki pengaruh positif terhadap keputusan pembelian.

Semakin baik citra merek yang dibuat oleh perusahaan maka tingkat pengambilan keputusan pembelian juga semakin meningkat. Pernyataan tersebut didukung oleh penelitian yang telah dilakukan Amilia (2017). Banyak usaha dilakukan perusahaan untuk mempertahankan bahkan meningkatkan citra merek yang mereka miliki. Karena citra merek merupakan aset sangat berharga bagi perusahaan. Dibutuhkan kerja keras dan waktu yang cukup lama untuk membangun reputasi dan citra merek.

(4)

Di Indonesia sendiri citra produk lokalnya masih dipandang buruk oleh kebanyakan masyarakatnya sendiri, hal tersebut terbukti banyaknya masyarakat Indonesia yang lebih memilih produk dengan merek atau brand luar negeri. Jika dilihat dari segi kualitas produk merek dari Indonesia tidak kalah bagus dengan merek-merek dari luar negeri. Oleh karena itu merek-merek atau brand lokal yang ada di Indonesia harus lebih bekerja keras dalam membangun reputasi citra merek yang positif di mata konsumen.

Salah satu vendor smartphone yang merasakan ketatnya persaingan pasar smartphone ialah Advan yang merupakan vendor smartphone asli asal Indonesia. Sejak didirikan tahun 1998, Advan tumbuh menjadi perusahaan teknologi terkemuka di Indonesia yang telah memproduksi berbagai macam produk seperti Notebook, Tablet, PC, Smartphone hingga aksesoris digital.

Advan bercita-cita semua agar masyarakat Indonesia bisa menikmati kecanggihan teknologi.

Advan terus berinvestasi di bidang Riset dan Development merancang, memproduksi dan memasarkan produk terknologi dengan trend mengikuti perkembangan teknologi terkini, fitur yang terbaru, material dan detail produk yang diperhatikan dengan kesungguhan hati demi kepuasan para pelanggan.

Advan bercita cita semua orang bisa menikmati teknologi terbaru dan menjangkau ke seluruh pelosok Indonesia dalam waktu yang sangat singkat dan efisiensi dalam operasional.

(5)

Tabel 1.2

Market share smartphone Q42017-Q4 2018 in Indonesia

Sumber : IDC (selular.id)

Berdasarkan tabel 1.2 dapat dilihat bahwa market share smartphone Advan mengalami penurunan yang dimulai dari kuartal ke pertama sampai kuartal ke empat tahun 2018. Dalam Beritasatu.com (2018) pada 21 Desember 2018 menyebutkan Direktur Marketing Advan, Tjandra Lianto, mengakui, gempuran dari merek Tiongkok memang sangat mempengaruhi penjualan produk Advan di 2018. Apalagi beberapa merek Tiongkok juga meluncurkan sub-brand untuk semakin memperkuat pangsa pasar mereka. Contohnya Xiaomi dengan sub- brand Pocophone.

Masyarakat Indonesia, terutama yang berdomisili di kota-kota besar, kerap menggunakan produk dari luar negeri dan mungkin memandang sebelah mata terhadap produk lokal seperti Advan. Meski begitu Advan masih memiliki market dan tetap bertahan di tengah kejamnya kompetisi di pasar smartphone.

Selain itu, konsistensi Advan yang berusaha menjangkau wilayah terpencil juga menjadi salah satu alasan perusahaan masih bisa bertahan hingga sekarang.

Advan yang memiliki visi bahwa teknologi harus bisa dimiliki seluruh No Company Q4 2017 Q1 2018 Q2 2018 Q3 2018 Q4 2018

1 Samsung 31,8 % 25,5 % 27 % 28 % 25,4 %

2 Xiaomi 18,3 % 18,3 % 25 % 24 % 20,5 %

3 Oppo 22,9 % 16,8 % 18 % 19 % 19,5 %

4 Vivo 6 % 6,5 % 9 % 11 % 15,9 %

5 Advan 7,7 % 6,9 % 6 % 5 % 4,1 %

6 Others 13,3 % 26 % 15 % 13 % 14,6 %

(6)

masyarakat Indonesia. Dengan visi tersebut, Advan berharap produknya bisa dijangkau seluruh kalangan dan tersebar ke semua kota di Indonesia.

Berdasarkan pada uraian latar belakang masalah yang terjadi di atas maka dapat diajukan sebuah penelitian dengan judul Pengaruh Kualitas Produk Dan Citra Merek Terhadap Keputusan Pembelian Smartphone Advan.

B. Perumusan Masalah

Terjadinya penurunan market share pada smartphone Advan selama tiga kuartal disebabkan serangan merek-merek smartphone Tiongkok yang mempengaruhi penjualan smartphone Advan sehingga menurun. Selain itu persepsi konsumen atas kualitas produk lokal yang belum memiliki kemampuan bersaing juga menjadi penyebab terjadinya penurunan penjualan. Perusahaan Advan harus menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian seperti kualitas produk dan citra merek agar diharapkan mampu meningkatkan penjualan smartphone Advan.

Berdasarkan masalah diatas memunculkan beberapa pertanyaan sebagai berikut :

1. Apakah kualitas produk berpengaruh terhadap keputusan pembelian smartphone Advan?

2. Apakah citra merek berpengaruh terhadap keputusan pembelian smartphone Advan?

3. Manakah diantara variabel kualitas produk dan citra merek yang paling kuat berpengaruh terhadap keputusan pembelian smartphone Advan?

(7)

C. Tujuan Penelitian

Adapun tujuan dari penelitian ini berdasarkan uraian pokok permasalahan antara lain sebagai berikut.

1. Untuk mengetahui pengaruh kualitas produk terhadap keputusan pembelian smartphone Advan.

2. Untuk mengetahui pengaruh citra merek terhadap keputusan pembelian smartphone Advan.

3. Untuk mengetahui diantara variabel kualitas produk dan citra merek yang paling kuat berpengaruh terhadap keputusan pembelian smartphone Advan.

D. Manfaat Penelitian

Sebuah penelitian tentunya memiliki harapan agar berguna bagi para pembacanya. Adapun manfaat yang diharapkan sebagai berikut.

1. Bagi perusahaan

Penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan bagi pihak Manajemen Advan terutama manajer pemasaran dalam merumuskan kebijakan dalam upaya peningkatan penjualan melalui analisis kualitas produk dan peningkatan citra merek.

2. Bagi peneliti selanjutnya

Penelitian ini diharapkan dapat menjadi informasi pengetahuan akedemik dan dapat dijadikan referensi dalam melaksanakan penelitian bidang ilmu manajemen pemasaran terkait kualitas produk dan citra merek terhadap keputusan pembelian.

Referensi

Dokumen terkait

Untuk mengetahui apakah Merek, Kualitas Produk dan Promosi berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Pembelian pada Konsumen produk Smartphone Samsung di Toko

Hasil penelitian mengenai variabel citra merek berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan pembelian sejalan dengan penelitian Virawan (2013), Romadhoni (2015),

H₀: Citra merek, kualitas produk, dan harga secara simultan tidak berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian produk kecantikan Wardah pada mahasiswi Fakultas Ilmu

Penelitian ini diharapkan bisa mengetahui apakah kualitas produk, harga produk, citra merek produk, dan cara promosi memperngaruhi keputusan pembelian konsumen terhadap

Penelitian yang dilakukan oleh Liwe (2013) menyatakan bahwa kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen.. Penelitian yang

Untuk mengetahui pengaruh citra merek brand image, kualitas produk, dan promosi secara parsial terhadap keputusan pembelian air minum dalam kemasan merek Le Minerale pada mahasiswa

Salah satu faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian konsumen adalah ekuitas merek, ekuitas merek berkaitan dengan suatu merek, nama dan simbolnya, yang menambah atau mengurangi

Pengaruh Citra Merek, Fitur, dan Persepsi Harga Terhadap Keputusan Pembelian Studi pada Konsumen Smartphone Xiaomi di DIY.. Metode Penelitian