• Tidak ada hasil yang ditemukan

Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Kimia Siswa Kelas XI Melalui Model Pembelajaran Dengan Pendekatan IBL (Inquiry- Based Learning) Di SMA 12 Semarang.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Kimia Siswa Kelas XI Melalui Model Pembelajaran Dengan Pendekatan IBL (Inquiry- Based Learning) Di SMA 12 Semarang."

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

SARI

Ariyani, Rosyda Safrida. 2006. Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Kimia Siswa Kelas XI Melalui Model Pembelajaran Dengan Pendekatan IBL (Inquiry-Based Learning) Di SMA 12 Semarang. Skripsi. Jurusan Kimia. FMIPA. UNNES.

Kata kunci: Hasil belajar, Pendekatan IBL

Berdasarkan hasil observasi dan wawancara yang telah dilakukan di SMA 12 Semarang ternyata hasil belajar kimia siswa kelas XI IPA 1 SMA 12 Semarang masih rendah yaitu nilai rata-rata untuk materi larutan asam dan basa adalah 56,74 dengan ketuntasan klasikal 37,21% dan rata-rata nilai untuk materi Stoikiometri adalah 61,16 dengan ketuntasan klasikal 25,58%. Hal ini disebabkan karena pembelajaran didominasi dengan metode ceramah yang berpusat pada guru. Dengan menggunakan model pembelajaran dengan pendekatan IBL siswa diberi tugas untuk membuat pertanyaan yang disertai dengan jawaban, melakukan penyelidikan dan akhirnya menemukan sendiri konsep-konsep materi yang dibahas. Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar kimia siswa kelas XI IPA 1 SMA 12 Semarang tahun ajaran 2005/2006. Apakah penerapan model pembelajaran dengan pendekatan IBL dapat meningkatkan hasil belajar siswa?. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui peningkatan hasil belajar kimia siswa dengan menggunakan model pembelajaran dengan pendekatan IBL. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat: (1) bagi siswa hasil belajar siswa kelas XI SMA 12 Semarang dalam mata pelajaran kimia meningkat dan pemahaman siswa terhadap konsep kimia meningkat, (2) bagi guru dapat menambah informasi tentang penelitian tindakan kelas yang cocok untuk mata pelajaran kimia dan adanya inovasi model pembelajaran kimia oleh guru yang menitik beratkan pada pendekatan IBL, (3) bagi sekolah sebagai masukan kepada sekolah tempat penelitian, perlunya penelitian tindakan kelas untuk meningkatkan prestasi belajar siswa SMA tersebut.

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam tiga siklus. Tiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA 1 SMA 12 Semarang. Fokus yang diteliti dalam penelitian ini adalah hasil belajar siswa. Data hasil belajar kognitif diperoleh dari nilai tes di akhir siklus, data hasil belajar afektif diperoleh dari hasil angket siswa, sedangkan data hasil belajar psikomotorik diperoleh dari hasil observasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa. Indikator keberhasilan penelitian ini dilihat hasil belajar siswa yaitu secara klasikal, 85% siswa mencapai ketuntasan belajar minimal 65%.

Dari hasil penelitian, rata-rata hasil belajar kognitif pada siklus I meningkat dari 47.61 dengan ketuntasan klasikal 27.91% menjadi 77.42 dengan ketuntasan klasikal 83.72%. Pada siklus II mencapai 86.89 dengan ketuntasan klasikal 100%. Pada siklus III mencapai 89.77 dengan ketuntasan klasikal 100%. Rata-rata hasil belajar afektif siklus I, II, dan III berturut-turut adalah 72.31; 77; dan 80.39. Sedangkan rata-rata hasil belajar psikomotorik pada siklus I, II, dan III berturut-turut adalah 72.09; 76.31; dan 78.78. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa dapat meningkat melalui penerapan model pembelajaran dengan pendekatan IBL.

Referensi

Dokumen terkait

Hasil penelitian bahwa dengan penggunaan alat bantu boardball pada mata pelajaran Penjasorkes dapat meningkatkan hasil belajar passing bawah bolavoli pada siswa kelas XI IPA

Tujuan penelitian ini: mengetahui kemampuan layanan informasi bimbingan pribadi dalam meningkatkan pemahaman tentang kecerdasan emosional siswa kelas XI IPS SMA Kesatrian I

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan discrepant events dengan pendekatan POE berpengaruh terhadap hasil belajar kimia siswa kelas XI SMA N 2

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan discrepant events dengan pendekatan POE berpengaruh terhadap hasil belajar kimia siswa kelas XI SMA N 2

mengetahui kesiapan siswa dalam proses pembelajaran.. 4) Guru membagi siswa menjadi tujuh kelompok yang tiap kelompok beranggotakan enam siswa. 5) Guru membimbing siswa

Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat diketahui bahwa dengan penerapan model discovery dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI SMA Negeri 10 Bulukumba dalam mata

Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Melalui Pendekatan Inquiry Based Learning (IBL) Bagi Siswa Kelas III SDN 2 Gubug Kecamatan

Guru pamong yang ditunjuk untuk membimbing praktikan selama melaksanakan PPL 2 di SMA Negeri 12 Semarang adalah guru mata pelajaran Bahasa Jepang yang berkompeten serta memiliki