• Tidak ada hasil yang ditemukan

C. SYNOPSIS PENELITIAN LANJUTAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "C. SYNOPSIS PENELITIAN LANJUTAN"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

C. SYNOPSIS PENELITIAN LANJUTAN

PENGARUH PEMODELAN TURBULENSI PADA PREDIKSI PERPINDAHAN PANAS DI HEAT RECOVERY STEAM GENERATOR

(HRSG)

Heat exchanger (alat penukar panas) banyak telah banyak diaplikasikan untuk

berbagai bidang, mulai dari industri makanan (Grijspeerdt dkk., 2002), otomotif sampai bidang pembangkit energi (Lin dkk., 2004). Desain Heat exchanger yang tepat memerlukan perhitungan perpindahan panas dan pressure drop yang akurat.

Keterbatasan utama dari perhitungan secara konvensional adalah adanya asumsi bahwa aliran yang akan memasuki heat exchanger bersifat seragam (uniform), steady dan menyeluruh (overall).

Salah satu modus kegagalan heat exchanger pada boiler adalah pecahnya pipa (tube) exchanger karena localized overheating pada pipa tersebut. Hal ini umumnya disebabkan oleh kecepatan aliran yang akan memasuki heat exchanger tidak seragam. Pemodelan heat exchanger dengan Computational Fluid Dynamics (CFD) akan mengurangi resiko kesalahan karena perhitungannya menggunakan metode Finite Element, sehingga kondisi aliran yang tidak seragam dan transient dapat disimulasikan dengan baik.

Pemodelan heat exchanger dalam software Fluent telah mampu memprediksi perpindahan panas dan pressure drop dengan penyimpangan masing-masing sebesar 9% dan 4%. Dengan kemampuan prediksi ini, pemodelan heat exchanger dapat dipergunakan untuk memprediksi perpindahan panas dan presure drop pada boiler

(2)

Boiler HRSG adalah salah satu peralatan yang menggunakan heat exchanger dan menggunakan gas buang (exhaust) turbin gas sebagai sumber panas. Karena exhaust turbin gas memiliki pola aliran yang tangensial, aliran yang masuk boiler HRSG tidak bersifat uniform. Kondisi ini diperparah oleh perubahan luas penampang (ekspansi) boiler HRSG pada sisi atas yang cukup besar. Kondisi ini akan menyebabkan perubahan karakteristik turbulensi aliran, perubahan laju perpindahan panas dan pressure drop.

1. Perumusan Masalah

Perhitungan perpindahan panas dan pressure drop pada heat exchanger secara konvensional memiliki keterbatasan pada asumsi bahwa aliran bersifat seragam dan steady. Disisi lain, beberapa peralatan yang menggunakan heat exchanger memiliki pola aliran fluida yang tidak uniform. Contoh peralatan ini adalah boiler HRSG.

Untuk dapat memprediksi perpindahan panas dan pressure drop di HRSG dengan akurat, diperlukan penelitian yang mengevaluasi kemampuan pemodelan turbulensi dalam memprediksi laju perpindahan panas dan pressure drop di dalam HRSG.

2. Rancangan Penelitian

Penelitian yang akan dilakukan terdiri dari tiga tahap: mencari data pembanding berupa heat transfer performance HRSG dari manufacturer, studi literatur dan simulasi numerik.

(3)

a). Mencari data pembanding

Heat transfer performance HRSG ditentukan oleh geometri dari heat exchanger dan kondisi aliran gas masuk. Manufacturer HRSG umumnya telah memiliki data heat transfer performance suatu HRSG untuk memastikan bahwa peralatan dapat bekerja sesuai dengan kondisi lapangan. Salah satu manufacturer HRSG yang mungkin dapat memberikan data ini adalah PT ALSTOM Indonesia.

b) studi literatur

Studi literatur akan dilakukan pada berbagai artikel dan buku yang membahas penggunaan pemodelan turbulensi untuk simulasi pada heat exchanger, aliran melalui sudden expansion dan simulasi perpindahan panas di HRSG. Studi literatur dimaksudkan untuk memberikan gambaran yang lebih rinci tentang progress yang telah dicapai dalam mensimulasikan perpindahan panas di HRSG.

c) simulasi numerik

Simulasi akan dilaksanakan dengan memakai software CFD komersial, Fluent 6.2 untuk kasus perpindahan panas dan pressure drop pada HRSG. Heat exchanger yang ada di HRSG terdiri dari:

• Superheater 1 dan 2

• Economizer

• Evaporator

Umumnya boiler HRSG digunakan untuk beberapa variasi pembebanan, tergantung pada tingkat pembebanan turbin gas. Variasi pembebanan yang ada adalah 80%, 90%

(4)

Pemodelan turbulensi yang dipakai adalah:

• Standard k-ε turbulence model

• RNG k-ε turbulence model

• Realizeable k-ε turbulence model

• Standard k-ω turbulence model

• ShearStress Transport k-ω turbulence model

• Reynolds Stress Model (RSM)

Domain aliran dari HRSH dapat dilihat di gambar 1 dan profile aliran gas panas masuk ke HRSG di gambar 2.

Gambar 1. Domain aliran dalam HRSG Evaporator &

economizer

Superheater 1 & 2

Aliran gas masuk

(5)

Gambar 2 Profil kecepatan gas panas masuk ke HRSG

Hasil simulasi ini akan dibandingkan dengan data heat transfer performance dari manufacturer HRSG.

FIT

FIT

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan da antifungi Candida albicans dari kombinasi tanaman Curcuma mangga Val., Acorus calamus L.,dan Allium sativum

Berikut ini adalah kamus data yang di ambil dari data flow diagram Sistem Informasi Penjualan Konveksi Bandung Jaya Laksana yang diusulkan :.. Atribut : nama_produk,

Mendistribusikan hasil dari BSC ke seluruh tingkatan organisasi akan memberi kesempatan bagi karyawan untuk mendiskusikan tentang strategi organisasi, baik dari segi hasil

Kebanyakan kolektor yang bertugas berstatus sebagai honor daerah jadi kolektor yang kinerjanya bagus kami usahakan memasukan filenya supaya bisa jadi pegawai negeri

Disposition effect yang diartikan oleh Shefrin dan Statman (1985:779) merupakan pengembangan dari prospect theory yang dikemukakan oleh Kahneman dan Tversky (1979), dimana

Slam MA BATI Mata Hari / Waktu Kelas es, Nama d dahulu soa an semua yang tidak an ganda lang (X) p kan. pilihlah pada sala secara ur k berbasis e sin manisan o dan sirup

Berdasarkan hasil observasi yang telah penulis lakukan di SMA Negeri 1 Indralaya Utara belum memiliki ketersedian alat yang praktis dan inovatif untuk menunjang latihan

Kefir dengan penambahan 15% madu mempunyai nilai pH terendah yaitu 2,18, kadar total asam tertinggi yaitu 1,06%, kadar gula reduksi terendah yaitu 4,75 mg/ml, kadar protein