• Tidak ada hasil yang ditemukan

Gambaran Keluhan Musculoskeletal Disorders pada Petugas Baggage Handling System (BHS) di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai - Bali Tahun 2016.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Gambaran Keluhan Musculoskeletal Disorders pada Petugas Baggage Handling System (BHS) di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai - Bali Tahun 2016."

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

UNIVERSITAS UDAYANA

GAMBARAN KELUHAN MUSCULOSKELETAL DISORDERS PADA PETUGAS BAGGAGE HANDLING SYSTEM (BHS)

DI BANDAR UDARA INTERNASIONAL I GUSTI NGURAH RAI – BALI TAHUN 2016

DESAK PUTU LAKSMI PUTRI

PROGRAM STUDI KESEHATAN MASYARAKAT FAKULTAS KEDOKTERAN

(2)

PERNYATAAN PERSETUJUAN

Skripsi ini telah disetujui dan diperiksa di hadapan Tim Penguji Skripsi

Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Udayana

Denpasar, 11 Juli 2016

Pembimbing

(3)

PERNYATAAN PERSETUJUAN

Skripsi ini telah disetujui dan diperiksa di hadapan Tim Penguji Skripsi

Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Udayana

Denpasar, 11 Juli 2016 Tim Penguji Skripsi

Penguji I

Dr. dr. Partha Muliawan, M.Sc. (OM) NIP. 19510922 198003 1 002

Penguji II

(4)

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, atas berkah dan kuasa-Nya kepada penulis untuk dapat menyelesaikan skripsi ini yang berjudul “Gambaran Keluhan Musculoskeletal Disorders pada Petugas Baggage Handling

System (BHS) di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai-Bali Tahun 2016”.

Dalam penulisan skripsi ini, penulis mendapatkan banyak bantuan dari berbagai pihak. Penulis menyampaikan rasa terimakasih yang sebesar-besarnya kepada:

1. dr. I Made Ady Wirawan, M.P.H., PhD selaku Ketua Program Studi Kesehatan Masyarakat yang telah memberikan kesempatan dalam penyusunan skripsi ini. 2. Bapak I Made Kerta Duana, S.K.M., M.P.H., selaku Kepala Bagian Kesehatan Kerja sekaligus sebagai pembimbing akademik yang telah membimbing dalam proses penyusunan skripsi ini.

3. Bapak Trikora Harjo selaku General Manager PT. Angkasa Pura I Persero Cabang Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai-Bali, yang telah memberikan izin pelaksanaan penelitian.

4. Bapak Darmawan selaku Shared Services Departement Head, yang telah membantu mengurus perizinan dan pembuatan pass bandara.

5. Petugas Baggage Handling System (BHS) yang telah bersedia dan sangat antusia menjadi responden penelitian.

(5)

7. Keluarga dan orang terkasih yang telah membantu dan memberikan motivasi dan semangat dalam menyelesaikan skripsi ini.

8. Semua pihak yang membantu dalam penyusunan skripsi ini

Penulis menyadari skripsi ini masih jauh dari kesempurnaan, sehingga penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun supaya nantinya hasil yang disampaikan dalam penelitian ini berguna dan dapat dimanfaatkan dengan baik.

(6)

PROGRAM STUDI KESEHATAN MASYARAKAT FAKULTAS KEDOKTERAN

UNIVERSITAS UDAYANA

PEMINATAN KESEHATAN KERJA Skripsi, Juni 2016

GAMBARAN KELUHAN MUSCULOSKELETAL DISORDERS PADA PETUGAS BAGGAGE HANDLING SYSTEM (BHS) DI BANDAR UDARA

INTERNASIONAL I GUSTI NGURAH RAI-BALI TAHUN 2016

ABSTRAK

Terdapat proses kerja manual handling dalam proses kerja baggage handling

system (BHS) yaitu proses angkat-angkut bagasi. Pekerjaan dengan beban kerja

mengangkut bagasi memiliki risiko terjadinya keluhan musculoskeletal disorders yang tinggi.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran keluhan musculoskeletal disorders pada petugas BHS. Desain penelitian ini adalah deskriptif observasional dengan pendekatan cross-sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan total populationsampling dengan jumlah populasi sebanyak 60 orang. Variabel tergantung pada penelitian ini adalah keluhan musculoskeletal disorders yang diukur dengan kuesioner Nordic Body Map (NBM). Sedangkan variabel bebasnya adalah faktor pekerjaan meliputi sikap kerja yang diukur dengan metode RULA, umur, masa kerja, tingkat pendidikan, dan indeks massa tubuh (IMT) dan bobot angkut.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 62,7% responden mengalami keluhan musculoskeletal disorders dengan tingkat keluhan sedang dan 23,3% mengalami tingkat keluhan tinggi. Sikap kerja yang diterapkan oleh petugas BHS memiliki risiko sedang dan tinggi dengan jumlah responden masing-masing risiko sebanyak 50%. Keluhan musculoskeletal disorders yang dirasakan oleh petugas BHS berbeda secara bermakna pada kelompok umur dan penilaian sikap kerja, sedangkan kelompok masa kerja, IMT, dan tingkat pendidikan tidak memberikan perbedaan yang berarti.

Berdasarkan temuan tersebut, maka disarankan perlu dibuatkan Standard

Operational Procedure mengenai cara penanganan bagasi sesuai dengan bobot dan

SOP ini perlu segera disosialisasikan kepada petugas BHS, adanya pengawasan yang dilakukan oleh pihak supervisor BHS terkait pelaksanaan angkat angkut bagasi petugas BHS agar dapat menghindari sikap kerja yang berisiko, dan Perlu dilakukan peningkatan kuantitas dan kualitas sosialisasi serta pelatihan langsung kepada petugas BHS tentang cara manual handling bagasi termasuk cara mengangkat ataupun memindahkan bagasi secara ergonomis.

(7)

OVERVIEW OF MUSCULOSKELETAL DISORDERS ON BAGGAGE HANDLING SYSTEM (BHS) OFFICIAL AT THE INTERNATIONAL

AIRPORT I GUSTI NGURAH RAI-BALI YEAR 2016

ABSTRACT

There is a process of manual labor in the work process handling baggage handling system (BHS) is the lift-haul luggage. Work with the workload of transporting luggage is at risk for musculoskeletal disorders complaints are high. The purpose of this study is to describe the musculoskeletal disorders at BHS officer. The research design was a descriptive observational with cross sectional approach. The sampling technique using the total population sampling with a total population of 60 people. The dependent variable in this study is a complaint musculoskeletal disorders as measured by questionnaires Nordic Body Map (NBM). While the independent variables are the occupational factors include work attitude as measured by the method RULA, age, length of employment, education levels, and body mass index (BMI) and weight of freight.

The results of this study showed that 62.7% of respondents had complaints of musculoskeletal disorders with moderate levels of complaints and 23.3% had a high complaint rate. Working attitude adopted by BHS officials have medium and high risk with the number of respondents each risk as much as 50%. Complaints musculoskeletal disorders experienced by officers BHS significantly different in age and attitude assessment work, while the work period, BMI, and educational levels do not provide a meaningful difference.

Based on these findings, it is suggested need to be made Standard Operational Procedure on how the baggage handling in accordance with the weight and this SOP need to be socialized to the officer BHS, supervision is done by the supervisor BHS related to the implementation of the lift transports the luggage attendant BHS in order to avoid working attitude risky and a need to improve the quantity and quality of socialization and training directly to officers on how to manually BHS baggage handling including how to lift or move luggage ergonomically.

(8)

DAFTAR ISI

DAFTAR LAMBANG, SINGKATAN, ISTILAH ... xv

BAB I PENDAHULUAN ... 1

1.1 Latar Belakang ... 1

1.2 Rumusan Masalah ... 5

1.3 Pertanyaan Penelitian ... 5

1.4 Tujuan ... 6

1.4.1 Tujuan Umum ... 6

1.4.2 Tujuan Khusus ... 6

1.5 Manfaat Penelitian ... 6

1.5.1 Manfaat Teoritis ... 6

1.5.2 Manfaat Praktis ... 7

1.6 Ruang Lingkup Penelitian ... 7

BAB II TINJAUAN PUSTAKA ... 8

2.1 Keluhan Musculoskeletal Disorders ... 8

2.2 Faktor Risiko Keluhan Musculoskeletal disorders ... 9

2.3 Cara Pengukuran Keluhan Musculoskeletal Disorders ... 17

2.4 Material Manual Handling (MMH) ... 20

2.5 Batasan Beban yang Boleh Diangkat ... 22

(9)

BAB III KERANGKA KONSEP ... 26

3.1 Kerangka Konsep Penelitian ... 26

3.2 Variabel Penelitian ... 29

3.3 Definisi Operasional Variabel Penelitian ... 30

BAB IV METODE PENELITIAN ... 32

4.1 Rancangan Penelitian ... 32

4.2 Waktu dan Lokasi Penelitian ... 32

4.3 Populasi dan Sampel ... 32

4.3.1 Populasi Penelitian ... 32

4.3.2 Sampel Penelitian... 33

4.4 Pengumpulan Data ... 34

4.4.1 Sumber Data... 34

4.4.2 Instrumen Penelitian ... 35

4.4.3 Cara Penilaian Metode RULA ... 36

4.4.4 Alur Pengumpulan Data ... 39

4.5 Pengolahan Data ... 40

4.6 Metode Analisis Data ... 42

BAB V HASIL PENELITIAN ... 43

5.1 Gambaran Umum Pelaksanaan Penelitian ... 43

5.2 Karakteristik Petugas Baggage Handling System (BHS) ... 44

5.3 Bobot Angkut Petugas Baggage Handling System (BHS) ... 44

5.4 Keluhan Musculoskeletal Disorders Petugas Baggage Handling System (BHS) ... 46

5.4.1 Distribusi keluhan musculoskeletal disorders berdasarkan bagian tubuh ... 46

5.4.2 Distribusi petugas baggage handling system (BHS) berdasarkan tingkat keluhan musculoskeletal disorders ... 47

5.5 Sikap Kerja Petugas Baggage Handling System (BHS) ... 48

(10)

5.7 Distribusi Sikap Kerja Berdasarkan Karakteristik Petugas Baggage

Handling System (BHS) ... 52

5.8 Distribusi Keluhan Musculoskeletal Disorders Berdasarkan Sikap Kerja Petugas Baggage Handling System (BHS) ... 53

BAB VI PEMBAHASAN ... 54

6.1 Karakteristik Petugas Baggage Handling System (BHS) ... 54

6.2 Bobot Angkut Petugas Baggage Handling System (BHS) ... 55

6.3 Keluhan Musculoskeletal Disorders pada Petugas Baggage Handling System (BHS) ... 57

6.4 Sikap Kerja Petugas Baggage Handling System (BHS) ... 60

6.5 Keluhan Musculoskeletal Disorders dan Sikap Kerja Berdasarkan Karakteristik Petugas Baggage Handling System (BHS) ... 62

6.6 Keluhan Musculoskeletal Disorders Berdasarkan Sikap Kerja Petugas Baggage Handling System (BHS) ... 65

6.7 Keterbatasan Penelitian ... 68

BAB VII PENUTUP ... 69

7.1 Simpulan ... 69

7.2 Saran ... 70

(11)

DAFTAR TABEL

Tabel 2.1. Kategori Risiko, Efek pada Sistem Muskuloskeletal, serta Tindakan

Perbaikan Metode OWAS ... 12

Tabel 2.2. Action Level, Risk Level, dan Tindakan Metode REBA ... 13

Tabel 2.3. Nilai Akhir, Tingkat, dan Kategori Risiko serta Tindakan Metode RULA ... 14

Tabel 2.4. Kategori IMT menurut Depkes RI ... 17

Tabel 2.5. Total Skor Nordic Body Map ... 20

Tabel 2.6. Batas Angkat dan Tindakan yang Dilakukan... 23

Tabel 3.1. Definisi Operasional Variabel Penelitian... 31

Tabel 4.1. Penilaian posisi lengan atas ... 36

Tabel 4.2. Penilaian posisi lengan bawah ... 36

Tabel 4.3. Penilaian posisi pergelangan tangan ... 36

Tabel 4.4. Penilaian posisi perputaran pergelangan tangan ... 36

Tabel 4.5. Kombinasi skor kelompok A ... 37

Tabel 4.6. Penilaian posisi leher ... 37

Tabel 4.7. Penilaian posisi batang tubuh/punggung ... 37

Tabel 4.8. Penilaian posisi kaki ... 38

Tabel 4.9. Kombinasi skor kelompok B ... 38

Tabel 4.10. Penilaian beban ... 38

Tabel 4.11. Kombinasi skor akhir metode RULA ... 39

Tabel 5.1 Distribusi responden berdasarkan karakteristik ... 41

Tabel 5.2 Distribusi keluhan musculoskeletal disorders berdasarkan bagian tubuh ... 46

Tabel 5.3 Distribusi responden berdasarkan tingkat keluhan musculoskeletal disorders ... 47

Tabel 5.4 Distribusi responden berdasarkan tingkat risiko sikap kerja ... 50

(12)

Tabel 5.6 Distribusi risiko sikap kerja berdasarkan karakteristik responden ... 52 Tabel 5.7 Distribusi keluhan musculoskeletal disorders berdasarkan sikap

(13)

DAFTAR GAMBAR

(14)

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1. Informasi dan Pesetujuan Mengikuti Penelitian (Informed Consent) Lampiran 2. Lembar Persetujuan Responden Penelitian

Lampiran 3. Biodata Responden

Lampiran 4. Kuesioner Nordic Body Map Lampiran 5. RULA Work Sheet

Lampiran 6. Jadwal Rencana Penelitian Lampiran 7. Dokumentasi Kegiatan Lampiran 8. Tabel STATA

Lampiran 9. Tabel Penilaian Sikap Kerja dengan RULA Lampiran 10. Laporan Pergerakan Lalu Lintas Bandara

Lampiran 11. Surat Izin Penelitian PT. Angkasa Pura I (Persero) Cabang Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai-Bali

(15)

DAFTAR LAMBANG, SINGKATAN, ISTILAH

Daftar Singkatan

APD : Alat Pelindung Diri

BB : Berat Badan

BHS : Baggage Handling Systen

BLS : Bureau Labor Statistics

BPS : Badan Pusat Statistik

BUMN : Badan Usaha Milik Negara

dkk. : dan kawan-kawan

FK : Fakultas Kedokteran

GSE : Ground Service Equipment

ILO : International Labour Organization

IMT : Indeks Massa Tubuh

Kg : Kilogram

LI : Lifting Index

MMH : Material Manual Handling

NBM : Nordic Body Map

RSUD : Rumah Sakit Umum Daerah

RSUP : Rumah Sakit Umum Pusat

RULA : Rapid Upper Limb Assessment

SKCK : Surat Keterangan Catatan Kepolisian

TB : Tinggi Badan

WHO : World Health Organization

Referensi

Dokumen terkait

Hasil analisis bivariat, diketahui hubungan sikap kerja dengan Musculoskeletal Disorders dengan P value = 0.015 , yang berarti ada hubungan bermakna antara sikap kerja

Disarankan penjahit dengan durasi kerja >8 jam harus merubah waktu kerjanya guna menghindari terjadinya keluhan musculoskeletal disorders (MSDs) menjadi lebih tinggi yang

Tabel 5.7 Tabulasi Silang Masa Kerja dengan Keluhan Musculoskeletal Disorders Operator Container Crane PT.Pelindo III (Persero) Cabang Tanjung Perak

Ada hubungan status gizi dengan musculoskeletal disorders dan tidak ada hubungan antara umur, jenis kelamin, masa kerja, lama kerja, sikap kerja, kebiasaan merokok, kebiasaan

Hubungan antara Masa Kerja dengan Keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) Hasil uji statistik diperoleh nilai p-value 0,033 yang artinya variabel masa kerja memiliki

Hubungan antara postur kerja, masa kerja dan kebiasaan merokok dengan keluhan musculoskeletal disorders msds pada pekerja tenun lurik “kurnia” krapyak wetan, sewon, bantul.. Universitas

PREPOTIF Jurnal Kesehatan Masyarakat Page 16421 PEMBAHASAN Hubungan Postur Kerja dengan Keluhan Musculoskeletal Disorders MSDs pada Pekerja Pengrajin Kayu di Kelurahan Bangkinang

Berdasarkan permasalahan tersebut, penulis melakukan penelitian mengenai hubungan gerakan kerja berulang dan aktivitas fisik dengan risiko keluhan musculoskeletal disorders MSDs pada