• Tidak ada hasil yang ditemukan

ONLINE SINGLE SUBMISSION. Bandung

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "ONLINE SINGLE SUBMISSION. Bandung"

Copied!
20
0
0

Teks penuh

(1)

ONLINE SINGLE SUBMISSION

Bandung 24112021

(2)

UU No. 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja

1. UNDANG-UNDANG

2. PERATURAN PEMERINTAH

3. PERPRES 5. PERBAN BKPM

4. PERMEN PP No. 5/2021: Penyelenggaraan Perizinan

Berusaha Berbasis Resiko

PP No. 16/2021: Bangunan Gedung PP No. 21/2021: Penataan Ruang

PP No. 22/2021: Perlindungan & Pengelolaan Lingkungan Hidup

Dasar Hukum Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko

2 Perpres No. 10/2021 jo 49/2021 :

Bidang Usaha Penanaman Modal

Peraturan Menteri/Kepala Lembaga yang terkait dengan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko

Peraturan BKPM No 2/2021 : Tata Cara Penentuan Kriteria dan Pengajuan Permohonan Fasilitas Pajak Penghasilan secara Luar Jaringan di KEK

Peraturan BKPM No. 3/2021 : Sistem Perizinan Berusaha Berbasis Risiko Terintegrasi secara Elektronik

Peraturan BKPM No. 4/2021 : Pedoman dan Tata Cara Pelayanan Perizinan Berusaha B.R & Fasilitas P.M

Peraturan BKPM No. 5/2021 : Pedoman dan Tatacara Pengawasan Perizinan Berusaha B.R

(3)

Pengaruh terhadap Dunia Investasi

Pasal 6 UU Cipta Kerja:

Peningkatan ekosistem investasi dan kegiatan berusaha meliputi:

a. penerapan Perizinan Berusaha berbasis risiko;

b. penyederhanaan persyaratan dasar Perizinan Berusaha;

c. penyederhanaan Perizinan Berusaha sektor; dan d. penyederhanaan persyaratan investasi.

Pengembangan Sistem OSS

Pasal 7 ayat (1) dan ayat (7) UU Cipta Kerja:

• Perizinan Berusaha berbasis risiko dilakukan berdasarkan penetapan tingkat risiko dan peringkat skala usaha kegiatan usaha.

• Tingkat risiko dan peringkat skala usaha kegiatan usaha ditetapkan menjadi:

a. kegiatan usaha berisiko rendah;

b. kegiatan usaha berisiko menengah; atau c. kegiatan usaha berisiko tinggi.

3

Amanah UU Cipta Kerja terhadap Perizinan Berusaha

(4)

4 NSPK Perizinan Berusaha Berbasis Resiko dalam OSS merupakan

acuan tunggal bagi Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah dan Pelaku Usaha ( pasal 21 ayat 2)

Sistem OSS wajib digunakan oleh K/L, pemda, Administrator KEK, Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) serta pelaku usaha. Proses perizinan berusaha dilakukan dalam Sistem OSS yang disediakan oleh BKPM (Pasal 167 )

Sistem OSS dibagi ke dalam 3 Sub Sistem, yaitu : 1) Subsistem

Pelayanan Informasi; 2) Subsistem Perizinan Berusaha; 3) Subsistem Pengawasan (pasal 167)

Pengawasan secara terintegrasi dan terkoordinasi K/L, Pemda, KEK, KPBPB melalui Sistem OSS (Pasal 211 ayat (1) dan Pasal 215 ayat (1))

01 02 03 04

Ketentuan PP Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan

Perizinan Berusaha Berbasis Risiko

(5)

Perizinan Berusaha Risiko Rendah

✓ Cukup Nomor Induk Berusaha (NIB)

✓ UMK Risiko Rendah, NIB sebagai perizinan tunggal (identitas dan legalitas, SNI, serta sertifikasi jaminan produk halal)

Risiko Menengah Rendah

NIB + Sertifikat Standar (SS) (*Self Declare)

Risiko Menengah Tinggi

NIB + SS

(*Self Declare &

Verifikasi)

Risiko Tinggi

NIB + Izin (+SS)

Proses perizinan kegiatan berusaha diubah dari berbasis izin ke risiko

Mandat Perizinan Berusaha Berbasis Risiko

Sesuai : Pasal 12 ayat (2), Pasal 22 ayat (2), Pasal 209 ayat (1) ,Pasal 210 ayat (1) - SNI berupa Sertifikat Bina UMK

selanjutnya akan dilakukan pendampingan/fasilitasi oleh Badan Standardisasi Nasional (BSN)

- SJPH selanjutnya ditindaklanjuti dengan pendampingan/ fasilitasi oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama

Catatan

:

PB Untuk Menunjang Kegiatan Usaha (PBUMKU), dapat diajukan oleh Pelaku Usaha jika diperlukan

Penerbitan Perizinan Berusaha melalui sistem OSS oleh : - Lembaga OSS

- Lembaga OSS atas nama Menteri/kepala Lembaga - Kepala DPMPTSP Provinsi atas nama Gubernur - Kepala DPMPTSP Kabupaten/Kota atas anama

Bupati/Walikota - Administrator KEK

- Badan Pengusahaan KPBPB

(6)

Identitas bagi pelaku usaha Bukti pendaftaran untuk

melakukan kegiatan usaha

01 02 03 04 05

Angka Pengenal Impor : Pelaku usaha harus memilih API-U atau API-P

(Hanya untuk Badan Usaha)

Hak Akses Kepabeanan :

➢ Badan usaha dapat melakukan ekspor & impor

➢ Peseorangan hanya eskpor

Pendaftaran kepersertaan untuk:

Jaminan sosial kesehatan; dan jaminan sosial ketenagakerjaan

Wajib lapor ketenagakerjaan untuk periode pertama

Pelaku Usaha.

❖ NIB wajib dimiliki oleh setiap pelaku usaha

❖ Setiap pelaku usaha hanya memiliki 1 (satu) NIB

NIB BERLAKU SEBAGAI :

6 Sumber : PP No 5/2021, Pasal 1 (12), Pasal 12, dan Pasal 176

Note : Data NIB sesuai dengan poin 02, 03, 04, 05 akan dilakukan pengiriman data ke K/L terkait (Perka BKPM No 3/2021, pasal 26 ayat (1) dan (3))

(7)

7

Alur Sistem OSS Berbasis Risiko

3. SUBSISTEM PENGAWASAN

Pengawasan Insidental

2. SUBSISTEM PERIZINAN BERUSAHA

2.b. SMART ENGINE

Profil Pelaku Usaha Persyaratan

SS / Izin

Kewenangan Verifikasi SS / Izin

Perizinan Dasar

KBLI

Durasi / SLA

Bidang Usaha Penanaman Modal

(BUPM)

Skala Usaha

Investasi Kriteria Lainnya

2.c. OUTPUT

FASILITAS PENANAMAN MODAL

Matriks Risiko berdasarkan KBLI / Kegiatan Usaha:

- Penilaian risiko oleh K/L sektor

- Luas Lahan

- Luas / Jumlah Tingkat Bangunan

- Kriteria lainnya

K/L/D/A KEK/BP KPBPB Sesuai Kewenangan

Penilaian risiko Parameter Risiko

Notifikasi Notifikasi

2.a. VALIDASI

KKPR Darat– ATR/BPN 1. SUBSISTEM

PELAYANAN INFORMASI

Informasi Umum Perizinan

Simulasi Perizinan Kamus OSS User Manual OSS

PELAKU USAHA

Profil Pelaku Usaha

Pengenaan Sanksi

input / evaluasi / peninjauan Jadwal Pengawasan

Tahunan Pengawasan Rutin

RISK MANAGEMENT ENGINE

KKPR Laut– KKP

• Rendah : NIB

• Menengah Rendah : NIB + SS (Usaha &/ Produk)

• Menengah Tinggi : NIB + SS (Usaha &/

Produk)

• Tinggi : NIB + Izin + [SS (Usaha &/ Produk)] PERIZINAN BERUSAHA

FAQ

Surat Tugas

Hasil Pengawasan/BAP

Layanan Pengaduan

KKPR Hutan-P2KH

(8)

8 USAHA KECIL : Lebih besar dari Rp. 1 milyar s/d paling banyak Rp 5 milyar tidak

termasuk tanah & bangunan tempat usaha

PMA dikategorikan sebagai modal besar, dengan modal usaha lebih besar dari Rp. 10 Milyar per bidang usaha KBLI 5 digit, per lokasi proyek, tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha

Ketentuan Nilai Investasi & Permodalan

Modal ditempatkan dan disetor paling sedikit Rp. 10 Miliar

USAHA MIKRO : Paling banyak Rp. 1 milyar tidak termasuk tanah & bangunan tempat usaha

USAHA MENENGAH : lebih dari Rp. 5 milyar s/d dengan paling banyak Rp. 10 milyar tidak termasuk tanah & bangunan tempat usaha

Ketentuan UMKM

Ketentuan Permodalan/Nilai Investasi bagi PMA

Perka BKPM No 4/2021 pasal 11, 12

(9)

9

Total investasi lebih besar dari Rp. 10 milyar di luar tanah & bangunan, per 2 digit awal KBLI, per satu titik lokasi.

Contoh : dengan total investasi tersebut PMA dapat membuka usaha restoran (KBLI 56101) dan Café (KBLI 56303) dalam satu titik lokasi → 2 digit awal KBLI sama

Ketentuan Nilai Investasi PMA Sektor Tertentu

Khusus kegiatan industri yang menghasilkan produk dengan KBLI 5 digit yang berbeda dalam 1 lini produksi, total nilai investasi lebih dari Rp. 10 Miliar di luar tanah & bangunan

Total investasi lebih besar dari Rp. 10 milyar di luar tanah & bangunan, per 4 digit awal KBLI. Contoh : dengan total ionvestasi tersebut PMA dapat membuka usaha dibidang perdagangan besar sepeda motor baru (KBLI 45401), perdagangan besar suku cadang sepeda motor dan aksesorinya (KBLI 45405) → 4 digit awal KBLI sama

a. Bila unit Properti :

- Dalam bentuk bangunan secara utuh, atau - Kompleks perumahan secara terpadu

Total nilai investasi lebih besar dari Rp. 10 Miliar termasuk tanah dan bangunan b. Bila unit properti :

- Tidak dalam satu bangunan Gedung secara utujh, atau - Tidak dalam 1 kompleks perumahan secara terpadu

Total nilai investasi lebih besar dari Rp. 10 Miliar diluar tanah dan bangunan

Total investasi lebih besar dari Rp. 10 milyar di luar tanah & bangunan, dalam satu kegiatan, per 4 digit awal KBLI.

Contoh dengan total investasi tersebut PMA dapat melakukan usaha konstruksi bangunan sipil mimyak & gas bumi (KBLI 42915), konstruksi bangunan sipil pertambangan (KBLI 42916), dan konstruksi bangunan sipil panas bumi (KBLI 42917) → 4 digit awal KBLI sama

Yang dimaksud dengan satu kegiatan yaitu pelaku usaha harus memilih salah satu kegiatan : 1. Usaha Jasa konsultasni konstruksi, atau

2. Usaha pekerjaan konstruksi, atau 3. Ushaa pekerjaan konstruksi terintegrasi

Jasa Makanan & Minuman

Produk dalam 1 Lini Produksi

Jasa Perdagangan Besar

Pembangunan &

Pengusahaan Properti

Jasa Konstruksi

Perka BKPM No 4/2021 pasal 12

(10)

oss

Pelaku Usaha:

• Perseorangan [NIK]

• Badan Usaha [Nomor Pengesahan]

• Kantor Perwakilan / BULN [NIK / Paspor]

• BLU / Perum / Perusda / BHL [Dasar Hukum Pembentukan]

1. mengajukan permohonan Perizinan Berusaha 2. menyampaikan LKPM 3. menyampaikan pengaduan 4. mengajukan permohonan

fasilitas berusaha.

Badan Pengusahaan KPBPB

Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Provinsi / Kabupaten / Kota Kementerian / Lembaga Pengelola Hak Akses

1. mendapatkan data Pelaku Usaha

2. melakukan verifikasi teknis dan notifikasi pemenuhan persyaratan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko

3. penyusunan jadwal Pengawasan

4. penyampaian hasil Pengawasan/berita acara pemeriksaan pelaksanaan kegiatan usaha.

Hak Akses Terbatas:

• Perbankan

• Asuransi

• Lembaga Pembiayaan

• Dll

Mendapatkan data pelaku usaha sesuai dengan peraturan dalam Perban OSS

• Hak Akses akan dibatalkan jika ditemukan pelanggaran berdasarkan hasil evaluasi

Perusahaan A

Perusahaan B

Perusahaan C

Perusahaan A

Perusahaan B

Perusahaan C

Pelaku Usaha Pelaku Usaha

Hak Akses

Hak Akses

Hak Akses

Hak Akses

Perbandingan Hak Akses Pelaku Usaha di OSS 1.1 & OSS RBA

OSS 1.1 OSS RBA

Hak Akses Turunan

Sesuai Kewenangan

HAK AKSES

(11)

- KPPA

- KPPA (Jasa Penunjang Tenaga Listrik Asing)

- KP3A

- KP3A - PMSE

- BUJKA

Kategori Pelaku Usaha

Orang Perseorangan

Badan Usaha Orang Perseorangan

- Pemberi Waralaba dari Luar Negeri

- Pedagang Berjangka Asing

- PSE Asing

- Bentuk Usaha Tetap

- Persyarikatan atau Persekutuan

- Yayasan

- Perseroan Terbatas (PT)

- Persekutuan Komanditer

- Badan Hukum Lainnya

- Persekutuan Firma

- Persekutuan Perdata

- Koperasi

- Perusahaan Umum

OSS

Perwakilan

Online Single Submission (OSS) berbasis risiko memberikan

layanan bagi pelaku usaha yang terbagi ke dalam kedua kelompok besar, yaitu Usaha Mikro Kecil (UMK) dan Non Usaha Mikro Kecil (Non UMK)

Badan Usaha Luar Negeri Badan Usaha

Kantor Perwakilan

Badan Usaha Luar Negeri UMK

Non UMK

Non-UMK

(12)

Jenis PermohonanPerizinanBerusaha dalam OSS Berbasis Risiko

Penjelasan PP 7/2021 Pasal 35 Ayat 2 Modal usaha merupakan modal sendiri

dan modal pinjaman untuk menjalankan kegiatan usaha.

Kriteria Usaha

Sebelum UU CK

Setelah UU CK Mikro < Rp 50 Juta ≤ Rp 1 Miliar

Kecil Rp 50-500 Juta Rp 1 < x ≤ 5 Miliar Menengah Rp 500 Juta –

10 Milyar

Rp 5 < x ≤ 10

Miliar

Besar > Rp 10 Miliar > Rp 10 Miliar

(13)

Risiko: MENENGAH RENDAH

Perizinan Berusaha: NIB + SERTIFIKAT STANDAR (SS)

PERSIAPAN OPERASIONAL KOMERSIAL

NIB + SS sebagai PERIZINAN BERUSAHA berlaku untuk melakukan kegiatan usaha

NIB + SS

PERSETUJUAN LINGKUNGAN

Pengesahan PKPLH – UKL/UPL by system OSS

SS: Sertifikat Standar dalam bentuk pernyataan mandiri dari pelaku usaha

Risiko: MENENGAH TINGGI

Perizinan Berusaha: NIB + SERTIFIKAT STANDAR (SS)

PERSIAPAN OPERASIONAL KOMERSIAL

NIB + SS sebagai PERIZINAN BERUSAHA berlaku untuk melakukan kegiatan usaha

NIB + SS sebagai legalitas selama tahap persiapan

SSdalam bentuk PERNYATAAN MANDIRI dari pelaku usaha

1.NIB + SS

3. VE R IFIKA S I

2. PERSETUJUAN LINGKUNGAN Pengesahan PKPLH – UKL/UPL

4. SS

*

• VERIFIKASI pemenuhan standar usaha + persetujuan lingkungan

• SS* setelah dilakukan verifikasi pemenuhan standar Usaha oleh Pemerintah

Risiko: RENDAH

Perizinan Berusaha: Nomor Induk Berusaha (NIB)

PERSIAPAN OPERASIONAL KOMERSIAL

NIB sebagai PERIZINAN BERUSAHA berlaku untuk melakukan kegiatan usaha

NIB

PERSETUJUAN LINGKUNGAN SPPL by OSS

Risiko: TINGGI

Perizinan Berusaha: NIB + IZIN

PERSIAPAN OPERASIONAL KOMERSIAL

NIB + IZIN sebagai PERIZINAN BERUSAHA berlaku untuk melakukan kegiatan usaha NIB sebagai legalitas selama

tahap persiapan

1.NIB

3. VE R IFIK A SI

2. PERSETUJUAN LINGKUNGAN Pengesahan PKPLH – UKL/UPL atau

Amdal - SKKL

4. IZIN

• VERIFIKASI pemenuhan standar usaha + persetujuan lingkungan

Perizinan Berusaha (Berbasis Risiko)

(14)

Pendaftaran hak akses dengan NIK e-KTP atau Passport dan nomor pengesahan badan usaha dan dasar hukum pembentukan

REGISTRASI

1

▪ Untuk non

perseorangan berupa data profil perusahaan dan legalitas

perusahaan.

▪ Untuk perseorangan berisi data profil pelaku usaha sesuai NIK

DATA PELAKU USAHA

2

Pengisian detil data proyek

Pengisian meliputi:

KBLI 5 digit, rencana lokasi usaha, jenis API, Akses Kepabeanan, BPJS, WLKP,

produk/jasa, kapasitas, jumlah tenaga kerja, rencana nilai investasi, SNI atau Sertifikat Halal

DATA USAHA

3

Penerbitan perizinan berusaha :

NIB untuk risiko rendah

NIB dan Sertifikat Standar untuk risiko menengah rendah dan menengah tinggi

NIB, Sertifikat Standar dan Izin untuk risiko tinggi

PENERBITAN

4

▪ Pengajuan fasilitas berupa Tax Holiday, Tax

Allowance, Pembebasan Bea Masuk dan fasilitas lainnya kepada pelaku usaha yang eligible mendapatkan fasilitas

FASILITAS

5

Pengawasan meliputi tata ruang, standar K3L, standar pelaksanaan kegiatan usaha, atau persyaratan lain

berdasarkan NSPK K/L dan kewajiban atas

penyampaian laporan dan/atau pemanfaatan fasilitas penanaman modal.

Pengawas dapat melakukan pembinaan, perbaikan dan

pemberhentian pelanggaran

PENGAWASAN

6

7

ANALISIS RISIKO

Sistem menganalisis tingkat risiko dari kegiatan usaha

Mengacu Lampiran IA dan Lampiran IIA PP 5/2021

ALUR PROSES SISTEM OSS BERBASIS RISIKO

8

TATA RUANG DAN

PERSETUJUAN LINGKUNGAN

Validasi dan.atau permohonan Kesesuaian Tata Ruang (KKPR)

Validasi dan/atau permohonan Persetujuan Lingkungan

(15)

Proses Bisnis

Registrasi dan Hak Akses Pelaku Usaha

UMK

NON- UMK

Smart Engine

Sistem Perizinan UMK Risiko MR, MT, T Sistem Perizinan Non- UMK Risiko R, MR, MT,

T Skala Usaha*,

Lokasi*, KBLI, BUPM, dsb

Produk Cetak

Sub-Sistem Pengawasan Penapisan

Bidang Usaha

Validasi Database KBLI berikut risiko dan Ketentuannya Isi Data

Pelaku Usaha

Isi Data Kegiata n Usaha

Validasi Tata RUang

Validasi

Pesetujuan Lingkungan

Proses Penerbitan

Perizinan Berusaha

K/L/D

Verifikasi terkait

lokasi Verifikasi

perizinan dasar Pemenuhan

persyaratan

Pilih KBLI UMKU Pemenuhan

persyaratan Verifikasi

disetujui

ditolak

perbaikan Notifikasi

PBBR

PB UMKU

Sistem OSS menerbitkan PB UMKU

Sistem OSS menyampaikan penolakan

Sistem OSS menyampaikan permintaan kelengkapan kekurangan

Dilakukan K/L /D

Sistem Perizinan UMK Risiko Rendah

• Kewenangan Pusat (Sistem OSS)

Pertukaran data terkait sertifikasi halal dan SNI

(16)

Migrasi Data

Hak Akses, penyesuaian untuk mendapatkan username dan password OSS RBA

Cetak NIB, Lampiran NIB tercantum data KBLI yang sudah efektif di OSS sebelumnya

KBLI yang belum efektif dilanjutkan kembali prosesnya melalui menu

Permohonan → Pengembangan

(17)

Menu dalam Sistem OSS

(18)

Contoh Lampiran NIB Hasil Migrasi

Hasil Migrasi

Data pengembangan

(19)

INFORMASI

Kontak Kami:

Telepon: 169 Email : [email protected]

Untuk Janji Konsultasi klik

disini

(20)

Referensi

Dokumen terkait

• Pemilihan titik lokasi pemasangan sensor telah berpindah dari lokasi awal yang direncanakan di dalam bak air baku yang hanya berjarak 4 meter dari pinggir sungai ke

pemenuhan Komitmen Izin Lokasi Perairan. Dalam hal Menteri Kelautan dan Perikanan atau Pemerintah Daerah memberikan penolakan, Izin Lokasi Perairan dinyatakan batal. Dalam

Adapun lokasi kegiatan di Aula Dinas Koperasi dan UKM Kota Depok, dengan dihadiri oleh Dinas UKM Kota Depok, akademisi dari Institut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI

Berdasarkan fenomena-fenomena dan penelitian terdahulu yang telah penulis sampaikan sebelumnya, maka penulis tertarik untuk melakukan kajian terkait dengan

Perencanaan penerapan pelayanan yang dilakukan oleh klinik OSS dan investasi yaitu dengan membuat peraturan pemerintah yang mengarah ke tegnologi agar mempermudah dan

Perceived Usefulness memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Intention To Use melalui variable mediasi Trust pada Pengguna Online single submission OSS di kementrian Investasi

TESIS FUNGSI NOTARIS PADA ONLINE SINGLE SUBMISSION DALAM MEWUJUDKAN KEMUDAHAN BERUSAHA EASE OF DOING BUSSINESS DI BIDANG INVESTASI Disusun Oleh : RATIH ERMA NURMALASARI MULJADI