• Tidak ada hasil yang ditemukan

APLIKASI SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN KARYAWAN PADA PT SURIA BUMI AGRO LANGGENG PENDOPO TL

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "APLIKASI SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN KARYAWAN PADA PT SURIA BUMI AGRO LANGGENG PENDOPO TL"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

APLIKASI SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN KARYAWAN PADA PT SURIA BUMI AGRO LANGGENG PENDOPO TL. UBI MENGGUNAKAN

METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP) DENGAN PHP DAN MYSQL

Candra Kirana

Jurusan Manajemen Informatika POLITEKNIK PalComTech Palembang

Abstrak

PT. Suria Bumi Agro Langgeng merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dibidang perkebunan kelapa sawit, dimana perusahaan ini pertahunya melakukan pengangkatan karyawan.

Dalam proses pemilihan karyawan yang dilakukan PT. Suria Bumi Agro Langgeng membutuhkan waktu yang lama. Selain itu penyajian informasi mengenai pengadaan data masih dilakukan secara konvensional, sehingga informasi yang kurang mengenai pemilihan karyawan menyebabkan keikutsertaan calon karyawan dalam mengikuti pemilihan karyawan yang diadakan oleh PT. Surya Bumi Ago Langgeng kurang memuaskan, maka dari itu diperlukan suatu sistem pendukung keputusan dalam pemilihan karyawan.

Keyword : Sistem, Pendukung Keputusan, Pemilihan Karyawan, web, AHP, PHP, MySQL

PENDAHULUAN

Informasi merupakan kebutuhan yang sangat penting, karena dengan informasi dan teknologi kita dapat berkembang menjadi bangsa yang maju. Penggunaan komputer dalam melakukan suatu pekerjaan dirasakan memiliki banyak manfaat antara lain dalam penyelesaian tugas-tugas karyawan yang tidak banyak memakan waktu, memberikan tingkat ketelitian yang tinggi, mutu pekerjaan yang baik serta memberikan informasi dengan cepat dan tepat. Komputer akan mempermudah manusia ataupun pekerja dalam melakukan pekerjaan yang sulit dan rumit jika di kerjakan secara manual, sehingga dengan demikian pekerjaan tersebut akan terhidar dari keterlambatan. Selain itu, dengan adanya komputer maka kinerja perusahaan dan operasionalnya pun dapat di tinggkatkan sehingga secara tidak langsung dapat meningkatkan kualitas dan mutu kerja. Begitu pula halnya dengan PT. Suria Bumi Agro Langgeng dituntut untuk mengikuti perkembangan teknologi dalam rangka meningkatkan dan memperbaharui informasi yang disajikan.

LANDASAN TEORI Aplikasi Wab

Menurut Janner (2010:168), “Aplikasi wab diartikan sebagai program aplikasi yang berjalan pada Internet atau Intranet, dan Ekstranet perusahaan. Penggunaan aplikasi wab menggunakan browser Wab pada komputer clain untuk menjalankan program disisi server.

Seluruh pemprosesan yang dikerjakan pada server akan sama yang dikerjakan pada mesin lokal pengguna. Ada tiga jenis aplikasi wab, yaitu :

1. Dokumen Wab statis

Aplikasi statis tidak berinteraksi atau mempertukarkan informasi dengan pengunjungnya.

Tujuannya hanya untuk berbagi dan mendistribusikan informasi kepada publik.

Kebanyakan situs wab pribadi dapat dikategorikan sebagai dokumen Wab statis.

(2)

2. Aplikasi wab interaktif mengijinkan pengunjung sitius untuk dapat bertukar informasi dengan pemilik Wab (Wab Owner). Banya situs Wab mengnkan formulir respons untuk mengumpulkan umpan balik atau evaluasi pelanggan pada produk maupun layananya.

3. Sistem basis data berbasis wab yang kompleks

Aplikasi Wab yang kompleks dapat menangani transaksi bisnis online yang moderen, seperti perbankan on-line, perdaganagan saham,dan queri basis data interakrif.

Aplikasi Wab juga berdasarkan pada halaman wab perorangan, baik itu aplikasi statis ataupun dinasmis. Hal ini memungkinkan aplikasi untuk bisa dibagi ke dalam bagian yang dianggap jelas, dan mengizinkan atau menolak akses yang dibutuhkan. Beberapa aplikasi wab dapat berjalan sekurang-kurangnya untuk pengolahan pada sisi server.”

Menurut Raharjo (2010:40), “Aplikasi wab adalah aplikasi yang disimpan dan akan di eksekusi di dalam lingkungan web server. Setiap permintaan yang dilakukan oleh user melalui aplikasi klien (wab browser) akan direspon oleh aplikasi wab dan hasilnya akan dikembalikan lagi ke hadapan user. Dengan aplikasi wab, halaman yang tampil di layar web browser dapat bersifat dinamis, tergantung dari nilai data atau prameter yang dimasukan oleh user. Komunikasi antara wab browser aplikasi web dapat juga digunakan untuk mengakses file-file yang bersifat statis (misal: dokumen HTML, file gambar maupun file teks).”

Teori Pendukung Keputusan

Konsep sistem pendukung keputusan pertamakali diperkenalkan pada awal tahun 1970- an oleh Michael S. Scott Morton dengan istilah managemen decision system.

Menurut Sprague (Suriyadi 2003:27), “Konsep sistem pendukung keputusan ditandai dengan sistem intlektual berbasis komputer yang membantu pengambilan keputusan memanfaatkan data dan model untuk menyelesaikan masalah-masalah yang tidak terstruktur.

Pada dasarnya SPK dirancang untuk mendukung seluruh tahap pengambilan keputusan mulai dari mengidentifikasi masalah, memilih data yang releven, menentukan pendekatan yang digunakan dalam proses pengambilan keputusan, sampai mengevaluasi pemilihan alternatif”

Teori Analytical Hierarchy Process (AHP)

Metode AHP dikembangkan oleh Thomas L. Saaty sekitar tahun 1970, Metode ini adalah sebuah kerangka untuk mengambil keputusan dengan efektif atas persoalan yang kompleks. Tiga prinsip memecahkan persoalan dengan AHP, yaitu prinsip menyusun hirarki, prinsip menentukan prioritas, dan prinsip mengukur konsistensi.

PEMBAHASAN Rancangan Sistem Yang Diusulkan

Data flow diagram (DFD)

Menurut Fatta (2007:116) “Data Flow Diagram adalah merupakan diagram yang digunakan untuk mengambarkan proses-proses yang terjadi pada sistem yang akan di kembangkan. Dengan model ini, data-data yang terlibat pada masing-masing proses dapat diindentifikasi.

1. Diagram konteks

Diagram Konteks adalah diagram yang menggambarkan bagian besar dari aliran arus data aplikasi pengolahan data persediaan alat dan obat kontrasepsi digudang BKKBN, dapat dilihat pada gambar dibawah ini :

(3)

Gambar 1. Diagram Konteks

2. Diagram Level 0

Diagram Level 0 adalah Diagram yang menunjukan semua proses utama yang menyusun keseluruhan sistem. Diagram ini dapat dilihat pada gambar dibawah ini :

Gambar 2. Diagram Level 0

(4)

3. Diagram level 1

Umumnya diagram level 1 diciptakan dari setiap proses utama dari level 0. Level ini menunjukan proses-proses internal yang menyusunkan setiap proses-proses utama dalam level 0. Diagram ini dapat dilihat pada gambar di bawah ini :

Gambar 3. Diagram Level 1

Entity Relationship Diagram (ERD )

Berikut ini adalah gambar Entity Relationship Diagram (ERD) yang berisi komponen- komponen himpunan entitas dan himpunan relasi yang masing-masing dilengkapi atribut- atribut. Diagram Entity Relationship Diagram (ERD) dapat dilihat pada gambar dibawah ini :

(5)

Implementasi

Hasil penelitian yang penulis lakukan, didapatlah sebuah aplikasi yang dirancang khusus untuk pemilihan karyawan pada PT Suria Bumi Agro Langgeng Pendopo

tersebut terdiri dari beberapa file

file yang mendukung program tersebut yaitu : A. Menu Utama

Tampilan menu login aplikasi atau untuk membuka

Gambar 4. ERD

Hasil penelitian yang penulis lakukan, didapatlah sebuah aplikasi yang dirancang pemilihan karyawan pada PT Suria Bumi Agro Langgeng Pendopo

file pendukung yang terakumulasi dalam suatu project program yang mendukung program tersebut yaitu :

login berupa nama dan password untuk masuk ke dalam aplikasi atau untuk membuka program pertama kali seperti pada gambar

Hasil penelitian yang penulis lakukan, didapatlah sebuah aplikasi yang dirancang pemilihan karyawan pada PT Suria Bumi Agro Langgeng Pendopo , program project program,

berupa nama dan password untuk masuk ke dalam program pertama kali seperti pada gambar dibawa ini :

(6)

Gambar 5. Tampilan Form Login B. Tampilan Menu Utama

Tampilan menu utama digunakan untuk menampilkan seluruh data program.

Tampilan menu utama seperti pada gambar di bawah ini :

Gambar 6. Tampilan Form Menu Utama C. Tampilan Daftar Pengguna

Tampilan daftar pengguna digunakan untuk menampilkan seluruh daftar pengguna. Tampilan desain data pengguna seperti pada gambar di bawah ini. :

(7)

Gambar 7. Tampilan Form Daftar Pengguna D. Tampilan Data Kriteria

Tampilan data kriteria digunakan untuk menampilkan seluruh data kriteria.

Tampilan data kriteria seperti pada gambar di bawah ini :

Gambar 8. Tampilan Form Daftar Kriteria E. Tampilan Data Subkriteria

Tampilan data subkriteria digunakan untuk menampilkan seluruh data subkriteria.

Tampilan data subkriteria seperti pada gambar di bawah ini :

(8)

Gambar 9. Tampilan Form Daftar Subkriteria

F. Tampilan Data Penilaian AHP Kriteria

Tampilan data penilaian AHP kriteria digunakan untuk menampilkan seluruh data penilaian AHP kriteria. Tampilan data penilaian AHP kriteria seperti pada gambar di bawah ini :

Gambar 10. Tampilan Form Data Penilaian AHP Kriteria

G. Tampilan Data Penilaian Subkriteria

Tampilan data Penilaian Subkriteria digunakan untuk menampilkan seluruh data Penilaian Subkriteria. Tampilan data Penilaian Subkriteria seperti pada gambar di bawah ini :

(9)

Gambar 11. Tampilan Form Data Penilaian Subkriteria H. Tampilan Data Event Jabatan

Tampilan data Event Jabatan digunakan untuk menampilkan seluruh data Event Jabatan. Tampilan data Event Jabatan seperti pada gambar di bawah ini :

Gambar 12. Tampilan Form Data Event Jabatan I. Tampilan Data Event Recrutmen

Tampilan data Event Recrutmen digunakan untuk menampilkan seluruh data Event Recrutmen. Tampilan data Event Recrutmen seperti pada gambar di bawah ini :

(10)

Gambar 13. Tampilan Form Data Event Recrutmen

J. Tampilan Laporan Hasil Akhir Pemilihan

Tampilan Laporan Akir digunakan untuk menampilkan seluruh Laporan Pemenang. Tampilan Laporan Akhir Pemenang pemilihan karyawan seperti pada gambar di bawah ini :

Gambar 14. Tampilan Hasil Akhir Kualifikasi

PENUTUP

Berdasarkan hasil pembahasan selama melakukan penilitian, dapat diambil kesimpulan bahwa telah dianalisis, diimplementasi serta dilakukan pengujian terhadap sistem pendukung keputusan pemilihana karyawan PT. Suria Bumi Agrolanggeng , diantaranya :

a. Sistem pendukung keputusan pemilihan karyawan PT. Suria Bumi Agrolanggeng Pendopo dapat melakukan proses penilaian karyawan secara cepat dan akurat dengan menggunakan

(11)

b. Sistem pendukung keputusan pemilihan karyawan PT. Suria Bumi Agrolanggeng sudah terkomputerisasi.

c. Penggunaan media penyimpaman data karyawan pada sistem pendukung keputusan pemilihan karyawan pada PT. Suria Bumi Agrolanggeng Pendopo dapat dilakukan secara elektronik dan tersistematis.

d. Sistem pendukung keputusan pemilihan karyawan pada PT. Suria Bumi Agrolanggeng dapat memberikan informasi alternatif keputusan pemilihan karyawan dengan cepat dan akurat, serta dapat memberikan informasi dan interaksi mengenai pemilihan karyawan pada PT. Suria Bumi Agrolanggeng.

DAFTAR PUSTAKA

Fatta, Hnif AL.2007. Analisis dan Perancangan Sistem Informasi. Jogyakarta:Andi

Raharjo, Budi & Dkk.2010. Modul Pemprograman Wab;(HTML, PHP & MYSQL).

Bandung:Modul

Simarmata, Jannar.2010. Rekayasa Web; Analisis & Desain Sistem, Rekayasa Informasi, Rekayasa Hypermedia, Interaksi Manusia & Komputer, Rekayasa Kebutuhan, Data Mining, Manajemen Proyek.Yogyakarta:CV. Andi Offiet

Suryadi, Kadarsa & Ali Rahmadan.2003. Sistem Pendukung Keputusan;Suatu Wacana Struktural Idealisasi & Implementasi Konsep Pengambilan Keputusan.

Bandung:PT. Remaja Rosdakarya

Gambar

Gambar 1. Diagram Konteks
Gambar 3. Diagram Level 1
Gambar 4. ERD
Gambar 6. Tampilan Form Menu Utama C. Tampilan Daftar Pengguna
+5

Referensi

Dokumen terkait

Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 123 Tahun 2014 tentang Pemilihan Kepala Desa (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 40, Tambahan Lembaran Negara

Metode ini digunakan sebagai teknik pengumpulan data apabila peneliti ingin melakukan studi pendahuluan untuk menemukan permasalahan yang harus diteliti, tetapi juga

SIG adalah kumpulan yang terorganisir dari perangkat keras komputer, perangkat lunak, data geografi dan personil yang dirancang secara efisien untuk memperoleh, menyimpan,

• Study of Linkages Between Urban Form and Transportation Energy Consumption in Bandung Metropolitan Area. 1st PlanoCosmo Conference, City and Regional Planning, Institut

1) Person, yaitu sumber data yang bisa memberikan data berupa jawaban lisan melalui wawancara. Yang termasuk sumber data ini adalah pihak LMDH, perhutani, perangkat

Dengan demikian menarik untuk dilakukan penelitian tentang “Hubungan Kualitas Pelayanan Antenatal Care dengan Kepuasan Kunjungan Ibu Hamil terhadap Pelayanan ANC di BPRB Fitri

Penelitian yang menunjukkan hasil assurance pada kepuasan telah diteiliti Elviani ( 2010 ) yang meneliti tentang Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pengguna Jasa

Dari asuhan kebidanan yang dilakukan diharapkan dapat menambah pengetahuan, pengalaman, dan wawasan dalam penerapan asuhan kebidanan komprehensif terhadap ibu hamil,