• Tidak ada hasil yang ditemukan

Makna Kain Tenun Sumba Timur Dan Penataannya Di Museum Provinsi Nusa Tenggara Timur The Meaning Of East Sumba Woven Cloths And Its Display In East Nusa Tenggara Province Museum.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Makna Kain Tenun Sumba Timur Dan Penataannya Di Museum Provinsi Nusa Tenggara Timur The Meaning Of East Sumba Woven Cloths And Its Display In East Nusa Tenggara Province Museum."

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

vi ABSTRACT

This thesis entitles “The Meaning of East Sumba Woven Cloths and its Display in East Nusa Tenggara Province Museum” based on the problem of the weaknesses of the collection display of East Sumba woven cloth in East Nusa Tenggara Province Museum referring to the lack of information about motifs and its meaning of this woven cloth.

This research aims to improve the presentation of the museum’s collection display of East Sumba woven cloth which is an effective medium to communicate its message through motifs and meaning to museum visitors. Analysis used in this research is qualitative method, which describes primary and secondary data supported by Semiotic and Museology techniques.

The result of this research is the collection display focused upon a storyline through the revelation of meaning of symbolic motifs of East Sumba woven cloths. This presentation becomes an effort to improve the woven cloth-display to be more informative and attractive.

Keywords:

(2)

vii ABSTRAK

Tesis yang berjudul “Makna Kain Tenun Sumba Timur dan Penataannya di Museum Provinsi Nusa Tenggara Timur” berdasarkan pada permasalahan tentang kelemahan penyajian koleksi kain Tenun Sumba Timur berkaitan dengan kurangnya informasi tentang motif dan makna kain tenun tersebut.

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas penyajian koleksi museum berbentuk pameran tetap yang merupakan media komunikasi dalam menyampaikan pesan berupa informasi yang terekam pada motif dan makna kain tenun Sumba Timur kepada pengunjung museum. Metode penelitian yang digunakan dalam tesis ini adalah metode kualitatif yang menganalisis data primer dan sekunder dengan cara mendeskripsikannya didukung oleh teori Semiotik dan teknik Museologi.

Hasil penelitian ini adalah penataan koleksi berfokus kepada alur cerita melalui pengungkapan makna simbolik pada motif kain tenun Sumba Timur. Penyajian ini menjadi upaya untuk meningkatkan kualitas penataan kain tenun agar menjadi lebih informatif dan menarik.

Kata Kunci :

Referensi

Dokumen terkait

mikro kain tenun di Sumba Timur, dapat dijelaskan oleh faktor-faktor dalam.

DEVELOPMENT) MELALUI PEMBINAAN PENGRAJIN TENUN IKAT DI KABUPATEN ENDE ( Studi Pada Kelompok Tenun Ikat Aenari Di Kelurahan Rewarangga, Kecamatan Ende Timur, Nusa Tenggara

Dengan terbentuknya Kabupaten Sumba Barat Daya, sebagai daerah otonom, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Pemerintah Kabupaten Sumba Barat, berkewajiban

25 Penelitian di Desa Noha Kabupaten Sumba Barat Daya Provinsi Nusa Tenggara Timur, juga menemukan Anopheles vagus lebih banyak mengigit umpan orang di luar

a) Untuk mengetahui Strategi pengrajin tenun ikat tradisional Desa nakambara Kecamatan Wolowaru Provinsi Nusa Tenggara Timur untuk dapat mengembangkan dan memahami

Sebuah kain tenun tradisonal di Dusun Sade yaitu: kain selolot memiliki makna yaitu akan mendapatkan ketenangan dalam hidup serta akan mendapatkan surga yang

Sikap remaja terhadap kepercayaan Marapu di Kota Waingapu Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur berdasarkan komponen kognitf diketahui bahwa sebagian besar remaja memang

Rumah adat Sumba Rumah adat Sumba bahasa Sumba: uma mbatangu, "rumah berpuncak" mengacu pada rumah adat vernakular Suku Sumba dari pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur, Indonesia.. Rumah