• Tidak ada hasil yang ditemukan

EFEKTIFITAS PEMANFAATAN TANAMAN SEBAGAI INSEKTISIDA ELEKTRIK UNTUK MENGENDALIKAN NYAMUK PENULAR PENYAKIT DBD

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "EFEKTIFITAS PEMANFAATAN TANAMAN SEBAGAI INSEKTISIDA ELEKTRIK UNTUK MENGENDALIKAN NYAMUK PENULAR PENYAKIT DBD"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1.2 Grafik Persentase Mortalitas
Gambar 1.3 Perbandingan Jumlah Mortalitas antara Nyamuk Jantan dan Betina.

Referensi

Dokumen terkait

Kesimpulan dari penelitian tersebut adalah konsentrasi ekstrak kulit duku ( Lansium domesticum) yang paling cepat untuk membunuh nyamuk aedes spp adalah konsentrasi

dan mengetahui konsentarasi yang efektif dan efisien untuk dapat membunuh 100% larva serta mengetahui berapa lama waktu yang dibutuhkan ekstrak daun sirih untuk

1) Mengetahui konsentrasi paling efektif ekstrak ethanol daun Pandan wangi sebagai repellent terhadap nyamuk Aedes aegypti. 2) Mengetahui konsentrasi yang memiliki daya tolak

Judul Skripsi : PEMANFAATAN EKSTRAK DAUN ZODIA DAN ROSEMARY SEBAGAI ANTI NYAMUK DALAM BENTUK REFILL DENGAN MEMANFAATKAN LIMBAH MAT ELEKTRIK.. Menyatakan dengan

Berdasarkan hasil pemeriksaan diketahui bahwa konsentrasi repellent ekstrak Daun Salam yang tidak berbeda secara signifikan dengan jumlah nyamuk Aedes aegypti yang

Minyak atsiri dari daun zodia dapat digunakan dalam bentuk mat dengan metode elektrik dan memiliki aktifitas membunuh nyamuk Aedes aegypti L dengan interval waktu

Alat yang digunakan dalam pembuatan anti nyamuk mat elektrik dari daun sukun adalah pisau, timbangan, alat penghalus, pipet tetes, kertas saring, stopwatch, alat

Berdasarkan hasil yang ada, disimpulkan bahwa semakin banyak kandungan ekstrak daun mimba yang diaplikasikan pada serangga dapat menyebabkan mortalitas yang tinggi dengan waktu yang