BAB III METODE PENELITIAN. Desain penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan metode

Teks penuh

(1)

A. Jenis Penelitian

Desain penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan metode pendekatan survey yaitu penelitian yang bertujuan untuk mendeskripsikan secara sistematis dan akurat suatu situasi atau area populasi tertentu yang bersifat faktual. Penelitian dilakukan dengan pengamatan dan pemantauan secara langsung pada obyek dengan menggunakan instrumen penelitian berupa kuesioner.

B. Populasi dan Sampel

Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil yang periksa di Poliklinik kebidanan Rumah Sakit Roemani Muhammadiyah Semarang sejumlah 185 orang. Angka ini di peroleh dari kunjungan rata-rata ibu hamil perbulan di Poliklinik Kebidanan pada tahun 2009.

Sampel dalam penelitian ini adalah ibu hamil yang periksa di Poliklinik Kebidanan Rumah Sakit Roemani Muhammadiyah Semarang. Pengambilan sampel dilakukan berdasarkan pada pertimbangan yang dibuat oleh peneliti sesuai kriteria inklusi dan eksklusi, sedangkan pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan tehnik consecutif sampling yaitu pengambilan sampel dari semua subyek yang datang dan memenuhi kriteria penelitian sampai jumlah sampel yang diperlukan terpenuhi atau jika jumlah

(2)

sampel sudah mencapai 126 orang, maka pengambilan sampel dihentikan atau sebaliknya pengambilan sampel tidak boleh berhenti, jika jumlah sampel yang dikehendaki belum mencukupi.

1. Kriteria inklusi.

Kriteria inklusi adalah karakteristik umum setiap penelitian dari suatu populasi target yang terjangkau yang akan diteliti (Nursalam, 2008). Kriteria tersebut adalah sebagai berikut :

a). Ibu hamil yang menjalani pemeriksaan kehamilan di poliklinik kebidanan Rumah Sakit Roemani Muhammadiyah Semarang.

b). Ibu hamil dalam kondisi sehat. c). Bersedia menjadi responden.

d). Pendidikan minimal SLTA atau sederajat. 2. Kriteria eksklusi

Kriteria eksklusi adalah keadaan yang menyebabkan subyek yang memenuhi kriteria Inklusi namun tidak dapat diikutsertakan dalam penelitian. Kriteria tersebut adalah :

a). Ibu hamil yang tidak menjalani pemeriksaan kehamilan di Poliklinik Kebidanan Rumah Sakit Roemani Muhammadiyah Semarang.

b). Ibu hamil dalam kondisi sakit. c). Menolak sebagai responden. d). Pendidikan di bawah SLTA.

Penentuan jumlah sampel pada penelitian ini menggunakan rumus sebagai berikut :

(3)

n

=

Keterangan : n = Jumlah sampel. N = Jumlah populasi.

D = Tingkat signifikan, (Notoatmodjo, 2005)

Besar sampel yang diperoleh dengan rumus diatas adalah :

n =

=

=

= 126,4 = 126 orang.

C. Definisi Istilah, Variabel penelitian 1). Variabel Penelitian.

Variabel dalam penelitian ini merupakan variabel tunggal yaitu pengetahuan dan persepsi ibu hamil tentang Inisiasi Menyusu Dini di Poliklinik Kebidanan Rumah Sakit Roemani Muhammadiyah Semarang.

(4)

2). Definisi istilah

No Variabel Definisi Alat ukur Hasil ukur Skala

1. Pengetahuan Tingkat pemahaman Ibu hamil tentang IMD meliputi : Pengertian,prinsip, Langkah-langkah dan Manfaat IMD Kuesioner B dengan20butir pertanyaan, jika jawaban benar nilai 1 jika jawaban salah nilai 0 Nilai kemudian di i prosentasekan menjadi 76 – 100 % Baik 56 – 75 % Cukup 40 – 55 % Kurang < 40 % Buruk Interval 2. Persepsi Kemampuan Ibu hamil dalam Menafsirkan atau Mengartikan Proses pelaksanaan IMD Kuesioner C Terdiri dari 20 Pernyataan Untuk pernyataan Positif jawaban Setuju skor 2, Tidak setuju Skor 1, sedangkan Pernyataan negatif Skor 2 untuk Jawaban tidak Setuju dan skor 1 Untuk jawaban Setuju. 50 – 100 % Baik < 50 % Tidak baik Interval

D. Metode Pengumpulan Data 1. Alat penelitian

Alat yang digunakan dalam penelitian ini berupa kuesioner yaitu : a. Kuesioner A

Berisi tentang identitas responden yang terdiri dari : Umur, alamat, pendidikan, pekerjaan dan status kehamilan

b. Kuesioner B

Berisi 20 pernyataan tentang pengetahuan IMD dengan pilihan jawaban benar dan salah, untuk jawaban yang benar nilai 1 dan salah nilai 0.

(5)

c. Kuesioner C

Berisi 20 pernyataan tentang persepsi IMD, untuk pernyataan positif (favourabel) jawaban setuju diberi skor 2 dan jawaban tidak setuju diberi skor 1, sedangkan untuk pernyataan negatif (Unfavourabel) jawaban tidak setuju 2 dan 1 untuk jawaban setuju.

Kisi-kisi kuesioner

Kuesioner dalam penelitian ini terdiri dari 2 variabel yaitu pengetahuan dan persepsi ibu hamil tentang IMD. Kuesioner pengetahuan meliputi pengertian, prinsip-prinsip, langkah-langkah dan manfaat. Kuesioner pengetahuan terdiri dari 6 pertanyaan yaitu nomer item 1, 2, 4, 6, 8, 9, Prinsip-prinsip terdiri dari 4 pertanyaan yaitu nomer item 3, 5, 7, 16, langkah-langkah terdiri dari 3 pertanyaan yaitu nomer item 14, 17, 19, dan tentang manfaat terdiri dari 7 pertanyaan yaitu nomer item 10,11, 12, 13, 15, 18, 20. Kuesioner persepsi meliputi pernyataan tentang pendapat dan mitos yang terdiri dari pernyataan favourabel dan unfavourabel, pernyataan favourabel terdiri dari 14 pernyataan yaitu nomer item 1, 2, 3, 4, 5, 6, 10, 11, 13, 14, 16, 17, 18, 19, 20, sedangkan pernyataan unfavourabel terdiri dari 5 pernyataan yaitu nomer item 4, 8, 9, 12, 15. Kuesioner yang digunakan dalam penelitian ini dibuat oleh peneliti sendiri, oleh karena itu perlu uji validitas dan reabilitas.

1). Uji Validitas

Uji validitas pada kuesioner pengetahuan dan persepsi telah dilakukan peneliti di BKIA Rumah Sakit Roemani Muhammadiyah

(6)

Semarang pada tanggal 24 juni sampai dengan 6 Juli 2010 pada 20 responden.Uji validitas yang dilakukan pada item soal akan dianalisis dengan korelasi produk moment dengan rumus :

R =

R = Koefisien korelasi antara x dan y. N = Jumlah Sampel.

X = Skor butir kuesioner (item) yang dicari validitasnya. Y = Skor total (Notoatmodjo, 2005).

Hasil uji validitas dari 20 responden dengan 20 kuesioner pernyataan pengetahuan pada ibu hamil tentang inisiasi menyusu dini, di peroleh nilai r hitung dalam rentang 0,476-0,901, artinya kuesioner pengetahuan tersebut valid karena nilai r hitung lebih besar dari r tabel (0,444), demikian juga pada 20 kuesioner pernyataan persepsi pada ibu hamil tentang inisiasi menyusu dini, diperoleh nilai dalam rentang 0,491-0,852, artinya kuesioner persepsi juga valid karena r hitung lebih besar dari r tabel.

2). Uji Reliabilitas

Hasil uji reabilitas kuesioner telah dilakukan peneliti di BKIA Rumah Sakit Roemani Muhammadiyah Semarang sebayak 20 responden. Nilai cronbach alpha pada pengetahuan 0,941 dan persepsi 0,950 artinya kuesioner tersebut reliabel karena indeks reliabelitas yang diperoleh lebih dari 0,60.

(7)

2. Cara pengumpulan data.

Tahap-tahap pengumpulan data yang akan peneliti lakukan adalah sebagai berikut :

a. Peneliti mengajukan surat permohonan penelitian ke pihak Universitas Muhammadiyah Semarang kemudian mengajukannya ke pihak Rumah Sakit Roemani muhammadiyah Semarang untuk mendapatkan ijin direktur yang tembusannya disampaikan kebagian DIKLAT Rumah Sakit dan tempat yang akan digunakan untuk penelitian, Setelah mendapatkan ijin dan persetujuan dari direktur Rumah sakit barulah dilakukan penelitian. b. Peneliti mendatangi lokasi penelitian yaitu Poliklinik Rumah Sakit

Roemani Muhammadiyah Semarang untuk bertemu dengan kepala Instalasi rawat jalan , kepala pelaksana, dan sebagian perawat pelaksana polilklinik, dengan tujuan minta ijin dimulainya pengumpulan data untuk penelitian dan minta bantuan dalam pelaksanaan penelitian jika diperlukan.

c. Peneliti menanyakan ke bagian pendaftaran Poliklinik untuk memperoleh data subyek penelitian atau calon responden, kemudian mendatangi untuk memperkenalkan diri, menjelaskan tentang maksud dan tujuan penelitian pada responden, bagi yang bersedia sebagai responden dalam penelitian ini diminta untuk menandatangani lembar persetujuan penelitian (informed consent).

(8)

d. Peneliti memberikan lembar persetujuan penelitian (informed concent) kepada responden penelitian yang bersedia berpartisipasi dalam penelitian untuk ditandatangani.

e. Membagikan kuesioner secara langsung pada responden, kuesioner diberikan pada saat responden sedang menjalani pemeriksaan kehamilan di poliklinik kebidanan Rumah Sakit Roemani Muhammadiyah Semarang, sesuai dengan jadwal praktek dokter di poliklinik kebidanan Rumah Sakit Roemani Muhammadiyah Semarang.

f. Menjelaskan kepada responden bahwa kuesioner diharapkan dapat di isi atau kerjakan semua dalam waktu 20 menit, dan dikembalikan pada peneliti.

E. Metode Pengolahan dan Analisa data 1. Pengolahan data

Menurut Danim , S (2003), setelah kuesioner diisi oleh responden maka data di olah melalui tahapan berikut :

a. Editing

Meneliti kembali lembar kuesioner apakah isian dalam lembar kuesioner sudah lengkap dan diisi semua, editing dilakukan ditempat pengumpulan data, sehingga jika ada kekurangan data dapat segera dilengkapi dan dikonfirmasikan pada responden.

(9)

b. Coding.

Memberikan kode berupa angka untuk memudahkan dalam pengolahan data.Pengetahuan jawaban benar skor 1 salah 0 kemudian diprosentasekan. Pengetahuan Baik 76-100% diberi kode 1, cukup 56-75% diberi kode 2 Kurang 40-55% kode 3, Buruk < 40% diberi kode 4. Persepsi untuk pertanyaan positif jawaban setuju skor 2, tidak setuju 1, sedang pertanyaan negatif jawaban setuju skor 1dan tidak setuju skor 2, kemudian diprosentasikan baik jika nilai 50-100% diberi kode 1 dan tidak baik jika nilai < 50% diberi kode 2.

c. Entry

Memasukkan data yang diperoleh menggunakan fasilitas komputer dengan menggunakan sistem atau Program komputer.

d. Tabulating

Memasukkan data-data hasil penelitian ke dalam tabel-tabel sesuai kriteria yang telah ditentukan.

e. Cleaning

Melakukan pengecekan kembali hasil entry data, tentang jumlah data yang dimasukkan dan kelengkapan jawaban pada setiap variabel. 2. Analisis Data

a. Analisis Univariat

Analisis ini digunakan untuk menjelaskan atau mendiskripsikan masing-masing variabel yang diteliti (Notoatmodjo,2005).Untuk mengukur tingkat pengetahuan dan persepsi ibu hamil tentang IMD dilakukan penilaian

(10)

sesuai dengan jawaban responden berdasarkan konsep teori yang terdapat dalam bab II penelitian ini, kemudian data dibuat distribusi frekuensi, prosentase dan mean. Penilaian pengetahuan dilakukan dengan cara membandingkan jumlah skor jawaban dengan skor maksimum dan hasilnya diprosentasikan dengan rumus (Arikunto, 2005) :

x 100%

Keterangan :

N = Nilai pengetahuan Sp = Skor yang didapat Sm = Skor tertinggi maksimum

Selanjutnya prosentase jawaban diinterpretasikan dalam kalimat kualitatif dengan acuan sebagai berikut :

Baik : 76-100% Cukup : 56-75% Kurang : 40-55% Buruk : < 40%

Sedangkan pengukuran persepsi adalah dengan melihat hasil jawaban kuesioner selanjutnya diprosentase. Persepsi baik jika nilai 50-100% dan Persepsi tidak baik jika nilai < 50%.

(11)

F. Etika Penelitian

1. Informed consent atau lembar persetujuan .

Lembar persetujuan diberikan pada responden yang akan diteliti dan memenuhi kriteria penelitian. Peneliti akan menjelaskan maksud dan tujuan riset yang akan dilakukan serta dampak yang mungkin terjadi selama dan sesudah pengumpulan data. Bila subyek penelitian bersedia diteliti maka mereka harus menandatangani lembar persetujuan tapi jika subyek menolak untuk diteliti, maka peneliti tidak akan memaksa dan tetap menghormati hak-hak subyek.

2. Anonimity

Menjaga kerahasiaan responden, peneliti tidak akan mencantumkan nama responden, tetapi lembar tersebut diberi kode yang hanya di ketahui oleh peneliti.

3.Confidentiality

Menjaga kerahasiaan informasi responden, peneliti akan menjamin iformasi yang diberikan responden dan hanya kelompok data tertentu yang akan dilaporkan sebagai hasil penelitian.

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...

Related subjects :