LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH
TAHUN ANGGARAN 2010
KEMENTERIAN PERINDUSTRIAN
BADAN PENGKAJIAN KEBIJAKAN IKLIM DAN MUTU INDUSTRI BALAI BESAR KERAJINAN DAN BATIK
Jl. Kusumanegara No.7 Telp.(0274)546111 Fax. (0274) 543582 Email : [email protected]
LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH
TAHUN ANGGARAN 2010
KEMENTERIAN PERINDUSTRIAN
BADAN PENGKAJIAN KEBIJAKAN IKLIM DAN MUTU INDUSTRI BALAI BESAR KERAJINAN DAN BATIK
Jl. Kusumanegara No.7 Telp.(0274)546111 Fax. (0274) 543582 Email : [email protected]
KATA PENGANTAR
Dalam rangka mewujudkan siklus manajemen yang lancar serta pencapaian sasaran pembangunan industri melalui tugas pokok dan fungsi (TUPOKSI) seluruh unit kerja di lingkungan Kementerian Perindustrian, maka pada setiap tahun anggaran seluruh unit kerja perlu menyusun Laporan Akuntabilitas Kinerja (LAK).
LAK ini disusun berdasarkan Rencana Stratejik (RENSTRA) 2010-2014, Penetapan Kinerja (TAPKIN) 2010, dan capaian kinerja tahun anggaran 2010.
LAK ini diharapkan akan bermanfaat bagi :
1. Balai Besar Kerajinan dan Batik (BBKB) untuk menyelenggarakan tugas umum pemerintahan dan tugas umum pembangunan secara lebih baik dan benar (good
governance) yang didasarkan pada peraturan perundang-undangan yang berlaku,
kebijakan yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.
2. Mewujudkan BBKB yang akuntabel sehingga dapat beroperasi secara efisien, efektif, dan responsif terhadap aspirasi dunia usaha dan lingkungannya, sehingga kepercayaan masyarakat kepada BBKB meningkat.
3. Sebagai bahan masukan dan umpan balik bagi pihak-pihak yang berkepentingan dalam rangka meningkatkan kinerja BBKB.
Akhir kata, kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan LAK ini. Kritik dan saran kami harapkan untuk perbaikan LAK ini di waktu yang akan datang.
Yogyakarta, Desember 2010 Kepala Balai Besar Kerajinan dan Batik
Ir. Made Dharma Harthana, MBA NIP. 195610101984031002
DAFTAR ISI
Halaman
Kata Pengantar ... i
Daftar Isi ... ii
Ikhtisar Eksekutif ... iii
BAB I PENDAHULUAN ... 1
A. Tugas Pokok dan Fungsi Organisasi ... 1
B. Peran Stratejik Organisasi ... 2
C. Struktur Organisasi ... 3
BAB II PERENCANAAN STRATEJIK ... 5
A. Rencana Stratejik Organisasi ... 5
B. Rencana Stratejik Tahun 2010 ... 6
C. Penetapan Kinerja ... 7
D. Rencana Anggaran ... 7
BAB III AKUNTABILITAS KINERJA ... 11
A. Analisis Capaian Kinerja ... 11
B. Akuntabilitas Keuangan ... 11 BAB IV PENUTUP ... 12 A. Kesimpulan ... 12 B. Saran ... 12 DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN
IKHTISAR EKSEKUTIF
Untuk mencapai sasaran yang telah ditetapkan dilakukan beberapa program yaitu :
1. Peningkatan Kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM)
Capaian Kinerja semua kegiatan Peningkatan SDM mencapai 100% 2. Pengembangan Riset dan Penerapannya
Capaian kinerja Pengembangan Riset dan Penerapannya rata-rata mencapai 100%
3. Pembangunan Gedung Kantor
Pembangunan Gedung Kantor meliputi :
- Renovasi Gedung Timur, Jl. Sidobali No. 9 Yogyakarta (selesai) 4. Pendapatan Negara Bukan Pajak
Realisasi pendapatan BBKB TA 2010 sebesar 113,13 %, dengan demikian BBKB optimis bisa menaikkan pendapatannya di tahun yang akan datang.
BAB I PENDAHULUAN
A. Tugas Pokok dan Fungsi Organisasi
Balai Besar Kerajinan dan Batik (BBKB) adalah Unit Pelaksana Teknis (UPT) di lingkungan Kementerian Perindustrian yang berada di bawah BPKIMI dan bertanggung jawab kepada Kepala Badan Pengkajian Kebijakan, Iklim dan Mutu Industri (BPKIMI). Berdasarkan Peraturan Menteri Perindustrian Republik Indonesia Nomor: 46/M-IND/PER/6/2006 tentang Organisasi dan Tata Kerja Balai Besar Kerajinan dan Batik, BBKB mempunyai tugas melaksanakan kegiatan penelitian, pengembangan, kerjasama, standardisasi, pengujian, sertifikasi, kalibrasi dan pengembangan kompetensi industri kerajinan dan batik sesuai kebijakan teknis yang ditetapkan oleh Kepala BPKIMI. Dalam melaksanakan tugas tersebut, BBKB menyelenggarakan fungsi :
a. Penelitian dan pengembangan (Litbang), pelayanan jasa teknis bidang teknologi bahan baku, bahan pembantu, proses, produk, peralatan dan pelaksanaan pelayanan dalam bidang teknis, konsultansi/penyuluhan, alih teknologi serta rancang bangun dan perekayasaan industri, inkubasi, dan penanggulangan pencemaran industri.
b. Pelaksanaan pemasaran, kerjasama, pengembangan dan pemanfaatan teknologi informasi.
c. Pelaksanaan pengujian dan sertifikasi bahan baku, bahan pembantu, dan produk industri kerajinan dan batik, serta kegiatan kalibrasi mesin dan peralatan.
d. Pelaksanaan perencanaan, pengelolaan, dan koordinasi sarana dan kegiatan penelitian dan pengembangan di lingkungan BBKB serta penyusunan dan penerapan standarisasi industri kerajinan dan batik.
B. Peran Stratejik Organisasi
Sebagai UPT BPKIMI, BBKB diharapkan melaksanakan Litbang terapan untuk industri kerajinan dan batik dan melalui penerapan hasil litbang BBKB, diharapkan dapat memberikan pelayanan teknis kepada IKM dan BBKB mendapatkan imbalan dari jasa layanan teknis.
Perkembangan pasar dalam jasa pelayanan teknis per tahun tumbuh sebesar 15%, dimana pihak swasta menguasai 40% dan institusi pemerintah menguasai 60% pasar. Seiring dengan perkembangan pembangunan, saat ini mulai bermunculan lembaga-lembaga jasa pelayanan teknis yang didirikan oleh swasta. Agar litbang yang dilakukan BBKB dapat dimanfaatkan secara maksimal dan optimal oleh dunia usaha, maka litbang yang dilakukan BBKB harus litbang yang kredibel berdasarkan analisis antisipatif, komprehensif dan integrative. Dengan demikian BBKB dapat berperan sebagai motivator, dinamisator dalam pengembangan industri nasional yang berdaya saing.
Dalam rangka mendukung perkuatan daya saing, selain peningkatan kualitas produk-produk batik dan kerajinan sesuai dengan permintaan pasar di dalam maupun luar negeri, penerapan standar produk perlu dilakukan. Untuk mendukung penerapan SNI ini, BBKB sudah mempunyai Laboratorium Uji, Laboratorium Kalibrasi dan Lembaga Sertifikasi Produk (LS Pro) Industri Kerajinan dan batik yang terakreditasi.
Secara umum kegiatan litbang maupun jasa layanan teknis di BBKB didukung oleh tenaga fungsional maupun staf yang mempunyai kemampuan, pengalaman, latar belakang dan tingkat pendidikan yang beraneka ragam. Dengan demikian diharapkan BBKB dapat mengembangkan teknologi terapan dan jasa pelayanan teknis bagi dunia usaha secara maksimal.
C. Struktur Organisasi
Berdasarkan Peraturan Menteri Perindustrian No 46/M-IND/6/2006 tentang Organisasi dan Tata Kerja BBKB terdiri dari:
2. Bidang Pengembangan Jasa Teknik 3. Bidang Sarana Riset dan Standardisasi 4. Bidang Pengujian, Sertifikasi dan Kalibrasi
5. Bidang Pengembangan Kompetensi dan Alih Teknologi 6. Kelompok Jabatan Fungsional
Bagan Organisasi dapat dilihat pada Gambar 1.
BBKB mengetahui masalah yang dihadapi UKM melalui 2 hal yaitu: 1. UKM berkonsultansi ke BBKB
2. BBKB melakukan survey lapangan
Berdasarkan masukan tersebut, Bidang Sarana Riset dan Standarisasi dan Pengembangan Kompetensi dan Alih Teknologi melakukan litbang dan rekayasa. Hasil litbang disosialisasikan melalui diseminasi. Sosialisasi juga dilakukan oleh Bidang Pengembangan Jasa Teknik melalui Pameran. Dalam pameran itu dilakukan penyebaran profil BBKB. Dari sosialisasi tersebut akan muncul kerjasama.
Ka. Balai Besar Kerajinan dan Batik
(BBKB)
Bagian Tata Usaha
Sub Bagian Program dan Pelaporan Sub Bagian Keuangan Sub Bagian Kepegawaian Sub Bagian Umum Bidang Pengembangan Jasa Teknik Bidang Sarana Riset dan
Standardisasi Seksi Pemasaran Seksi Sarana Riset Kerajinan Bidang
Pengujian, Sertifikasi, dan Kalibrasi
Bidang PengembanganKompetensi
dan Alih Teknologi
Seksi
Kerjasama Seksi Sarana Riset Batik
Seksi Konsultasi Seksi Teknologi Informasi Seksi Standardisasi Seksi Sertifikasi Seksi Pelatihan Teknis Kelompok Jabatan Fungsional Seksi Kalibrasi Seksi Alih Teknologi dan
Inkubasi Seksi
Pengujian
BAB II
PERENCANAAN STRATEJIK
A. Rencana Stratejik Organisasi
Dalam Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah, perencanaan stratejik merupakan langkah awal yang harus dilakukan agar mampu menjawab tuntutan lokal, nasional dan global dan tetap berada dalam Sistem Administasi Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dokumen rencana stratejik setidaknya memuat visi, misi tujuan, sasaran dan strategi (cara mencapai tujuan dan sasaran). Visi, Misi,Tujuan dan Sasaran BBKB untuk tahun 2010-2014 adalah sebagai berikut.
1. Visi
Visi BBKB adalah MENJADIKAN BALAI BESAR KERAJINAN DAN BATIK SEBAGAI PUSAT PENGEMBANGAN DAN PELAYANAN INDUSTRI KERAJINAN DAN BATIK YANG TERDEPAN, TERPERCAYA, PROFESIONAL DAN MANDIRI
2. Misi
Misi yang harus diemban oleh BBKB adalah:
Memberikan pelayanan jasa pelatihan, pengujian, standardisasi, konsultasi, litbang (riset), rekayasa dan bantuan teknis dalam bidang industri kerajinan dan batik.
Mewujudkan sumber daya manusia yang professional.
Menjadikan dunia usaha kecil dan menengah kerajinan dan batik sebagai mitra kerja utama.
3. Tujuan
Tujuan BBKB adalah Meningkatkan Kualitas Hasil Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Terapan, Alih Teknologi dan Pelayanan Teknis Kerajinan dan Batik.
4. Sasaran
Sasaran BBKB adalah Tercapainya Peningkatan Peran Litbang Teknologi Kerajinan dan Batik sebesar 20% rata-rata per tahun dalam Mendukung Daya Saing Industri
B. Rencana Stratejik Tahun 2010
Rencana Stratejik BBKB tahun 2010 merupakan bagian dari Rencana Stratejik BBKB tahun 2010-2014. Komponen Rencana Stratejik tahun 2010 adalah sebagai berikut :
1. Pengembangan Green Product Industri Batik
2. Pengembangan Teknologi Bahan Baku, Proses dan Produk Kerajinan 3. Perbaikan Manjemen Pelayanan Teknis
4. Peningkatan pemahaman IKM Mengenai Tata Cara Penerapan HAKI 5. Pemeliharaan LPK
6. Pengembangan manajemen Litbang
7. Pengembangan Inovasi dan Kreasi Desain produk Kerajinan dan Batik Berbasis Budaya Daerah
8. Perumusan Standar Produk Kerajinan dan Batik
9. Pengembangan Inovasi Technoware Industri Kerajinan dan Batik
10. Pengembangan Jejaring Pemasaran Produk dan Teknologi Kerajinan dan Batik
11. Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Pejabat Struktural dan Fungsional
12. Pengembangan Kemampuan Teknis 13. Pengembangan Pendidikan Formal
14. Pengembangan Sarana Litbang dan Pengujian 15. Pengembangan Sarana Pendukung
16. Pengembangan Sistem Informasi dalam Pemasaran Hasil Litbang
C. Penetapan Kinerja
Penetapan Kinerja tahun 2010 secara detil disajikan pada Lampiran 1. Dalam Isian Form tersebut terlihat indicator kinerja berupa masukan, keluaran, hasil, dari masing kegiatan. Selain itu juga terlihat target dari masing-masing kegiatan.
D. Rencana Anggaran
Rencana Anggaran untuk Rencana Stratejik 2010 disajikan dalam Tabel 1
Tabel 1. Rencana Anggaran
No P R O G R A M ANGGARAN
1 Pengembangan Green Product Industri Batik
a Penelitian Cara Uji Identifikasi Zat Warna Alam 78.619.000 b Efisiensi Pewarnaan Pada Tritik Jumputan dangan Zat
Warna Alam (ZWA) Secara Simultan
54.195.000
2 Pengembangan Teknologi Bahan Baku, Proses dan Produk Kerajinan
a Penelitian Teknologi Bambu Charcoal untuk Produk
Kerajinan 52.825.000
b Ujicoba Pembuatan Aksesoris Interior dengan Teknik Ukir Karawangan pada Bambu Betung
57.380.000
c Teknologi Proses Pelekatan Kulit Kerang Simping Menggunakan Perekat dari Serat Alam Non Tekstil dalam Sistem Bingkai
No P R O G R A M ANGGARAN d Penelitian Teknik Pewarnaan Enceng Gondok, Agel,
Pandan dan Purun dengan Zat Warna Alam 69.176.000 e Penelitian Acrylic Fiber untuk Model pada Proses
Casting Produksi Perhiasan
62.338.000
f Eksplorasi Teknologi Quilting dan Bleching pada Kain
Perca Batik Denim (Jeans) untuk Aksesoris Busana 45.392.000 3 Perbaikan Manajemen Pelayanan Teknis
a Penerbitan Majalah 14.350.000
b Ujicoba Rekayasa Canting Listrik 47.829.000
c Sosialisasi Panduan Pengelolaan Limbah 27.407.000 d Penyiapan Penerapan Sistem Manajemen Mutu
ISO-9000 untuk Peningkatan Pelayanan Jasa BBKB 44.312.000 4 Memperkuat Kemampuan Balai Dalam Menjamin
Mutu Produk Industri Kerajinan dan Batik
a Pemeliharaan dan Peningkatan Lembaga Penilaian Kesesuaian
96.200.000
5 Pengembangan Manajemen Litbang
a Monitoring dan Evaluasi Kegiatan BBKB 67.325.000
6 Pengembangan Inovasi dan Kreasi Desain Produk Kerajinan dan Batik Berbasis Budaya Daerah
a Pengembangan Desain Fashion Batik Minimalis 50.681.000 b Penelitian Penerapan Motif Batik pada Tenun ATBM 49.900.000 c Aplikasi Motif Batik Bakaran untuk Busana 39.042.000 7 Perumusan Standarisasi Produk Kerajinan
No P R O G R A M ANGGARAN 8 Pengembangan Inovasi Technoware Industri
Kerajinan dan Batik
a Rekayasa Alat Split Rotan untuk Industri Kecil
Menengah (IKM) 66.629.000
9 Pengembangan Jejaring Pemasaran Produk dan Teknologi Kerajinan dan Batik
a Klinik Kerjasama Dalam Rangka Penumbuhan IMKM RT Dalam Bidang Industri Kerajinan dan Batik di Kab Dairi, Sumut
44.550.000
b Promosi Dagang Industri dan Investasi 144.463.000 10 Pengembangan SDM Aparatur Fungsional dan
Struktural
a Pendidikan dan Pelatihan Struktural 11.000.000
b Pendidikan dan Pelatihan Fungsional 37.825.000
11 Pengembangan Kemampuan Teknis
a Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan 21.150.000
b Pendidikan dan Pelatihan Teknis 49.825.000
12 Pengembangan Pendidikan Formal
a Rintisan Pendidikan Gelar 27.880.000
13 Pengembangan Sarana dan Prasarana
a Pengadaan Alat Laboratorium 185.000.000
14 Pengembangan Sarana Pendukung
a Pengadaan Buku-Buku Perpustakaan 20.000.000
No P R O G R A M ANGGARAN
c Pengadaan Meubelair 150.000.000
d Pengadaan Alat Pengolah Data 151.530.000
e Rehabilitasi Gedung 1.000.000.000
15 Pengembangan Sistem Informasi dalam Pemasaran Hasil Litbang
a Penyusunan Digital Profil Balai 64.706.000
BAB III
AKUNTABILITAS KINERJA
A. Analisis Capaian Kinerja
Capaian Kinerja Rencana Stratejik 2010 tentang Peningkatan Kompetensi Sumber Daya Manusia yang merupakan point ke dua Perbaikan Kondisi Internal terdapat pergantian pejabat struktural sebanyak 3 orang dan penambahan pejabat fungsional baru sebanyak 7 orang.
Dari Lampiran Kekuatan Personil terlihat adanya penambahan tenaga fungsional yang cukup menggembirakan pada periode bulan Januari sampai dengan bulan Desember 2010.
Dalam lampiran Pendidikan dan Latihan (Diklat) yang diikuti pegawai terlihat ada 5 orang yang mengikuti diklat Fungsional Perekayasa dan Peneliti. Pada Pendidikan Formal terdapat 3 orang yang sedang mengikuti tugas belajar yaitu S2 = 2 orang dan S3 = 1 orang.
B. Akuntabilitas Keuangan
Alokasi dan realisasi anggaran BBKB sampai dengan tanggal 31 Desember 2010 disajikan dalam Tabel 2.
Tabel 2. Alokasi dan Realisasi Anggaran BBKB sampai dengan 31 Desember 2010 Uraian Anggaran
(Rp) Realisasi (Rp) % Realisasi Anggaran Saldo (Rp) Belanja Pegawai 7,631,346,000 7,991,053,994 104,71 (359,707,994) Belanja Barang 3,925,319,000 3,889,793,352 99,09 35,525,648 Belanja Modal 2,003,506,000 1,840,748,100 91,88 162,757,900 Jumlah 13,560,171,000 13,721,595,446 101,19 (161,424,446)
BAB IV PENUTUP
A. Kesimpulan
Dari paparan yang sudah diuraikan, dapat diambil beberapa kesimpulan :
1. Capaian indikator kinerja masing-masing kegiatan berkisar antara 78 % sampai 100 %
2. Persentase Realisasi anggaran 101,19 %, hal ini dikarenakan tidak adanya belanja transito (belanja pegawai), sehingga mengalami kekurangan belanja pegawai sebesar Rp 359,707,994
B. Saran
Dari data dan pembahasan yang telah dilakukan hendaknya dilengkapi usulan kegiatan dengan ukuran keberhasilan.
DAFTAR PUSTAKA
1. Anonim, Keputusan Menteri Perindustrian dan Perdagangan Tentang Penyusunan Rencana Stratejik (Renstra), Rencana Kinerja (Renkin), dan Laporan Akuntabilitas Kinerja (LAK) di lingkungan Departemen Perindustrian dan Perdagangan
2. Anonim, 2004, Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor KEP/1.3.5./M.PAN/9/2004 Tentang Pedoman Umum Evaluasi Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah
3. Anonim, Peraturan Menteri Perindustrian Republik Indonesia Nomor: 46/M-IND/PER/6/2006 tentang Organisasi dan Tata Kerja Balai Besar Kerajinan dan Batik