STRATEGI PEMASARAN KOPI
PADA PERUSAHAAN KOPI BANYUATIS
SKRIPSI
oleh
Ni Luh Ade Desi Sintiya Dewi
KONSENTRASI PENGEMBANGAN BISNIS
PROGRAM STUDI AGRIBISNIS
FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS UDAYANA
DENPASAR
2015
i
STRATEGI PEMASARAN KOPI
PADA PERUSAHAAN KOPI BANYUATIS
SKRIPSI
Skripsi ini diajukan sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Pertanian pada Fakultas PertanianUniversitas Udayana
oleh
Ni Luh Ade Desi Sintiya Dewi NIM. 1105315073
KONSENTRASI PENGEMBANGAN BISNIS
PROGRAM STUDI AGRIBISNIS
FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS UDAYANA
DENPASAR
2015
ii
PERNYATAAN KEASLIAN KARYA SKRIPSI
Dengan ini saya menyatakan bahwa dalam skripsi ini tidak terdapat karya yang pernah diajukan untuk memperoleh gelar kesarjanaan di suatu perguruan tinggi, dan sepanjang pengetahuan saya juga tidak terdapat karya atau pendapat yang pernah ditulis atau diterbitkan oleh orang lain, kecuali yang secara tertulis diacu dalam naskah ini dan disebutkan dalam daftar pustaka. Saya bersedia dikenakan sanksi sebagaimana diatur dalam aturan yang berlaku apabila terbukti bahwa skripsi ini bukan hasil karya saya sendiri atau mengandung tindakan plagiaris.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya untuk dapat dipergunakan seperlunya.
Denpasar, Desember 2015 Yang menyatakan,
Ni Luh Ade Desi Sintiya Dewi NIM. 1105315073
iii
ABSTRACTNi Luh Ade Desi Sintiya Dewi. NIM 1105315073. Marketing Strategy of Banyuatis Coffee Company. Advised by IGA. Oka Suryawardani and I Dewa Gede Raka Sarjana.
This research identify internal environment (strengths and weaknesses) and
external environment (opportunities and threats), business position and marketing
strategy that should be implemented by Banyuatis Coffee Company method of
analysis was used based on the company environment that consists of Internal
Factor Evaluation (IFE), External Factor Evaluation (EFE), Boston Consulting
Group (BCG) and SWOT. The result show that the total score of IFE matrix is 2.76.
The result show the total score of the EFE matrix is 2.75. Result from BCG matrix
analysis show that the growth rate of Banyuatis Coffe Campany is 23,9% and the
value of relative market share in 2013 was 0.70 and in 2014 at 0.67. Position
Banyuatis Coffee Company is in cell question mark (question mark) which shows that
the position of relatively low market share but to compete in an industry that is
rapidly growing market. Based on the position of the company, can be produced
alternative company strategies that should be applied to companies that market
penetration strategies, market development and product development.
iv
ABSTRAKNi Luh Ade Desi Sintiya Dewi. NIM. 1105315073. Strategi Pemasaran Kopi Pada Perusahaan Kopi Bayuatis. Dibimbing oleh : IGA. Oka Suryawardani dan I Dewa Gede Raka Sarjana.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi lingkungan internal (kekuatan dan kelemahan) dan lingkungan eksternal (peluang dan ancaman), posisi bisnis serta strategi pemasaran yang sebaiknya diterapkan oleh Perusahaan Kopi Banyuatis berdasarkan posisi usaha pada saat ini. Metode analisis yang digunakan di dalam penelitian ini adalah analisis lingkungan perusahaan yang terdiri dari matriks Internal Factor Evaluation (IFE) analisis matriks Eksternal Factor Evaluation (EFE), analisis matriks Boston Consulting Group (BCG) dan analisis SWOT. Hasil dari analisis matriks IFE, Perusahaan Kopi Banyuatis memiliki total skor sebesar 2,76. Hasil dari analisis matriks EFE, Perusahaan Kopi Banyuatis memiliki total skor sebesar 2,75. Analisis matriks BCG melalui analisis tingkat pertumbuhan pasar dan pangsa pasar relatif, diketahui bahwan Perusahaan Kopi Banyuatis memiliki tingkat pertumbuhan sebesar 23,9% dan nilai pangsa pasar relatif pada tahun 2013 sebesar 0,70 dan pada tahun 2014 sebesar 0,67. Posisi Perusahaan Kopi Banyuatis berada pada sel tanda tanya (question mark) yang menunjukkan bahwa posisi pangsa pasar relatif yang rendah akan tetapi bersaing dalam industri pertumbuhan pasar yang pesat. Berdasarkan posisi perusahaan, dapat dihasilkan alternatif strategi perusahaan yang sebaiknya diterapkan perusahaan yaitu strategi penetrasi pasar, pengembangan pasar dan pengembangan produk.
v
RINGKASANKopi merupakan komoditi perkebunan yang masuk dalam kategori komoditi strategis di Indonesia. Indonesia adalah produsen kopi terbesar ketiga di dunia setelah Brazil dan Vietnam dengan menyumbang sekitar 6% dari produksi total kopi dunia, dan Indonesia merupakan pengekspor kopi terbesar keempat dunia dengan pangsa pasar sekitar 11% di dunia (Raharjo, 2013). Produksi kopi Indonesia telah mencapai 600.000 ton pertahun dan lebih dari 80% berasal dari perkebunan rakyat. Devisa yang diperoleh dari ekspor kopi dapat mencapai ± US $ 824,02 juta (2009), dengan melibatkan ± 1,97 juta KK yang menghidupi 5 juta jiwa keluarga petani (Dirjen Perkebunan, 2011). Potensi ekonomi yang dimiliki tanaman kopi membuat pemerintah sadar akan pentingnya komoditas perkebunan tersebut. Pemerintah mulai menunjukkan dukungannya terhadap komoditas perkebunan kopi sehingga mulai terjadi peningkatan ekspor kopi di indonesia.
Kopi sebagai komoditas komersial juga banyak diusahakan di Bali, salah satunya di Kabupaten Buleleng. Dari data produksi kopi per Kabupaten di Provinsi Bali Kabupaten Buleleng memproduksi kopi sebanyak 7 063.00 ton pada tahun 2013 (Bali Dalam Angka 2014).
Salah satu perusahaan kopi di Bali yang terletak di kabupaten Buleleng bernama Kopi Banyuatis. Perusahaan ini berdiri sejak tanggal 25 maret 1976 pendiri pertama Perusahaan Kopi Banyuatis adalah I Ketut Englan (Alm). Perusahaan Kopi Banyuatis memiliki ijin dari kantor Departemen Perdagangan Kabupaten Buleleng dengan nomor 2201530141, serta ijin Departemen Kesehatan Republik Indonesia Reg. Nomor M.D. 9851741, 9861463, 9861466. Selain di Buleleng perusahan ini memiliki cabang di Denpasar yang berlokasi di jalan Hayam Wuruk, No 146 Denpasar, dalam aktifitas bisnisnya perusahaan cabang Denpasar ini berfungsi sebagai unit pemasaran. Selain Perusahaan Kopi Banyuatis terdapat pula beberapa perusahaan kopi lain yang menjadi pesaing Perusahaan Kopi Banyuatis didalam usaha penjualan kopi, diantaranya Perusahaan Kopi Cap Kupu-kupu Bola Dunia, Bali Kintamani Coffie, Kopi Luak, Kopi Java, Perusahaan Kopi Setia Bali dan masih banyak lagi produk kopi tanpa memiliki merek yang beredar di pasaran.
Mengingat perusahaan ini berada di pusat kota di Bali yang berdekatan dengan Perusahaan Kopi Kupu-Kupu Bola Dunia, maka dalam memasarkan kopi, perusahaan Kopi Banyuatis menghadapi persaingan ketat yang akan berdampak pada kinerja perusahaan dan penguasaan pasar yang saling bersaing hal ini yang menjadi latar belakang untuk melakukan penelitian mengenai strategi pemasaran yang tepat untuk kemajuan pemasaran Kopi Banyuatis di Denpasar.
Strategi yang tepat bagi perusahaan dapat dipertimbangkan dengan melihat kondisi internal dengan menggunakan matriks Internal Factor Evaluation (IFE) dan matriks External Factor Evaluation (EFE ) untuk kondisi eksternal perusahaan selain itu, perusahaan juga harus dapat melihat posisi bisnis yang dijalankan dengan menggunakan menggunakan metode SWOT, kemudian menggunakan metode Boston Consulting Group (BCG). Menurut Ningrum (2010), lingkungan internal maupun eksternal dapat digunakan sebagai identitifikassi kondisi lingkungan industri yang menunjukkan strategi pemasaran yang dapat
vi
dipokuskan oleh perusahaan.
Berdasarkan uraian tersebut sangat menarik untuk meneliti mengenai kondisi internal dan eksternal maupun kondisi pasar yang terdapat di perusahaan Kopi Banyuatis dalam usaha meningkatkan pemasaran penjualan perusahaan dan dapat memberikan pelayanan yang baik bagi konsumen. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kondisi internal berupa kekuatan dan kelemahan serta kondisi eksternal berupa peluang dan ancaman yang dimiliki dan dihadapi oleh Perusahaan Kopi Banyuatis dan juga merumuskan strategi yang relevan untuk diterapkan pada Perusahan Kopi Banyuatis. Hasil dari penelitian ini didapatkan total skor faktor strategi internal dan eksternal adalah 2,76 dan 2,75. Hasil ini menunjukkan bahwa kedua skor berada pada kondisi “kuat”, yang artinya rumusan strategi umum yang dipilih adalah strategi pertumbuhan, dimana strategi ini akan terpusat pada upaya pembentukan modal, serta bagaimana menanamkannya secara seimbang, menyebar, terarah dan memusat berdasarkan matriks IFE – EFE. Hasil analisis strategi pemasaran Perusahaan Kopi Banyuatis Setelah menggunakan metode BCG, unit strategi bisnis dengan analisis Boston Consulting Group menunjukkan perusahaan kopi Banyuatis di Denpasar berada pada posisi tanda tanya (question mark). Dilihat dari titik perpotongan tingkat pertumbuhan pasar dan pangsa pasar relatif pada matriks BCG, yang berarti bahwa perusahaan berada pada pasar relatif yang rendah akan tetapi bersaing dalam industri pertumbuhan pasar yang pesat. Strategi yang paling tepat digunakan pada perusahaan kopi Banyuatuis dilihat dari posisi bisnis pada saat ini adalah strategi penetrasi pasar, strategi pengembangan pasar dan strategi pengembangan produk. Kemudian akan dirumuskan alternatif strategi melalui analisis SWOT adalah melakukan lebih banyak kegiatan promosi, didukung oleh kualitas produk yang baik dan sarana, prasarana yang memadai, Memperluas jaringan pemasaran kopi Banyuatis, didukung oleh pertumbuhan ekonomi Bali, jumlah wisatawan yang berkunjung ke Bali dan tren penjualan meningkat, meningkatkan jumlah tenaga pemasaran agar mampu memanfaatkan peluang pertumbuhan ekonomi Bali, tingkat pertumbuhan penduduk Bali, penjualan yang meningkat
vii
STRATEGI PEMASARAN KOPI
PADA PERUSAHAAN KOPI BANYUATIS
Ni Luh Ade Desi Sintiya Dewi NIM. 1105315073
Menyetujui,
Pembimbing I
Pembimbing II
Pembimbing II
Dr. Ir. IGA Oka Suryawardani, M, Mgt, Ph.D Ir. I Dewa Gede Raka Sarjana, MMA
NIP. 19651104199303 2 001
NIP. 19561231198603 1 018
Mengesahkan,
Dekan Fakultas Pertanian
Universitas Udayana
Prof.Dr.Ir. I Nyoman Rai,MS
NIP.19630515 198803 1 001
viii
STRATEGI PEMASARAN KOPI
PADA PERUSAHAAN KOPI BANYUATIS
dipersiapkan dan diajukan oleh Ni Luh Ade Desi Sintiya Dewi
NIM. 1105315073
Telah dipertahankan di depan Tim Penguji pada tanggal :
Berdasarkan SK Dekan Fakultas Pertanian Universitas Udayana No : 2429 /UN14.1.23.1.23/DL/2015
Tanggal : 10 Desember 2015 Tim Penguji Skripsi adalah :
1. Ketua : Ir. I Dewa Gede Agung, MMA Anggota :
1. Dr. Ir. Ketut Budi Susrusa, MS
2. Gede Meksa Korri Arisena, SP., M.Agb 3. Dr. Ir. IGA Oka Suryawardani, M. Mgt. Ph.D 4. Ir. I Dewa Gede Raka Sarjana, MMA
ix
RIWAYAT HIDUP
Penulis bernama Ni Luh Ade Desi Sintiya Dewi, lahir pada tanggal 24 Desember 1992 di Apityeh, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan. Penulis merupakan anak ke dua dari tiga bersaudara, dari pasangan I Nyoman Kariawan Yasa dan Ni Nyoman Rinas (Alm).
Penulis memulai pendidikan di sekolah SD Negeri 1 Bangli pada tahun 1999 yang diselesaikan pada tahu 2005. Penulis melanjutkan pendidikan di Sekolah Menengah Pertama (SMP) SMP Negeri 4 Baturiti sampai tamat pada tahun 2008. Pada tahun yang sama penulis diterima di SMA Negeri 1 Baturiti dan lulus pada tahun 2011. Pada tahun 2011, penulis melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Melalui jalur PMDK (Penelusuran Minat Dan Kemampuan) gelombang pertama di Universitas Udayana, penulis diterima sebagai mahasiswa pada Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Udayana.
Selama menjadi mahasiswa, penulis aktif di berbagai kepanitiaan seperti SOSJUR (sosialisasi Jurusan) Fakultas Pertanian Tahun 2012/2013, bergabung di Himpunan Mahasiswa Agribisnia (HIMAGRI) periode 2012/2013 dan 2013/2014 yang berada di Bidang Pengabdian masyarakat.
x
KATA PENGANTAR
Om Swastyastu, Puja dan puji syukur penulis panjatkan kehadapan Tuhan Yang Maha Esa, akhirnya skripsi yang berjudul Strategi Pemasaran Pada Perusahaan Kopi Banyuatis di Denpasar dapat diselesaikan. Pada kesempatan ini penulis mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada :
1. Prof. Dr. I Nyoman Rai, MS selaku Dekan Fakultas Pertanian Universitas Udayana, serta staf yang telah memberikan kemudahan dan dukungan kepada penulis dalam menyelesaikan penelitian ini.
2. Ir. I Wayan Widyantara, M.P selaku Ketua Jurusan Program Studi Agribisnis Universitas Udayana atas segala dukungan dan bimbingan yang diberikan kepada penulis dalam menyelesaikan penelitian ini.
3. Dr. Ir. IGA. Oka Suryawardani, M. Mgt, Ph.D sebagai pembimbing I yang dengan penuh perhatian dan kesabaran memberikan semangat, dorongan, dan bimbingan penuh kasih selama penulis menyelesaikan skripsi ini.
4. Ucapan yang sama juga penulis ucapkan kepada Ir. I Dewa Gede Raka Sarjana, MMA sebagai pembimbing II yang penuh kesabaran memberikan semangat, dorongan, dan bimbingan penuh kasih sayang kepada penulis.
5. Ir. M. TH. Handayani, MP. selaku Pembimbing Akademik yang telah memberikan semangat, perhatian dan masukan selama masa kuliah dan dalam proses penelitian ini. 6. Seluruh dosen dan pegawai program studi Agribisnis dan Fakultas Pertanian atas segala
bantuan yang diberikan kepada penulis.
7. Pak Putu selaku Manajer Perusahaan Kopi Banyuatis cabang Denpasar yang telah memberikan izin dan menjadi responden serta seluruh staf Perusahaan Kopi Banyuatis yang telah membantu penulis untuk mengumpulkan data penelitian.
8. Seluruh jajaran di perpustakaan umum Propinsi Bali, Perpustakaan Udayana, dan perpustakaan Pertanian yang telah memberikan data-data terkait dengan penelitian penulis.
9. Ayahanda Nyoman Kariawan Yasa, Ibunda Nyoman Rinas Alm, Kakak penulis Ni Putu Alit Ariadi, S.s, adik penulis I Komang Diana Mahendra dan seluruh keluarga serta saudara-saudara yang selalu setia memberikan semangat dan doa.
10. Teman penulis I Wayan Prasumartha Suaryadhi yang selalu setia memberikan semangat, doa dalam susah maupun senang. Sahabat-sahabatku Ronggengs Sagung Dwiyanti Indraswari, Ni Kadek Poniamba Setiawati, Luh Putu Sukma Andani, Putri Krisna Dewi,
xi
Komang Andri Suryani Kusuma, Gusti Putu Angga Wijaya dan I Dewa Gede Wipa Wira Utama yang senantiasa memberikan semangat, bantuan, dukungan, nasehat kepada penulis.
11. Bapak Ketut Geria, Ibu Putri, dan rekan-rekan seperjuangan agribisnis angkatan 2011 yang telah memberikan bantuan dan semangat.
12. Seluruh kawan-kawan Fakultas Pertanian yang tidak dapat disebutkan satu persatu yang telah memberikan motivasi, semangat dan doa.
Penulis menyadari bahwa Skripsi ini masih jauh dari sempurna, namun penulis berharap semoga tulisan ini dapat bermanfaat bagi pembaca dan siapa saja yang membutuhkannya. Semoga Tuhan yang Maha Esa selalu melimpahkan rahmat-Nya kepada semua pihak yang telah membantu penulis dalam menyelesaikan Skripsi ini.