• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Pendapatan dan Efisiensi Teknis Usahatani Ubi Jalar di Kecamatan Ampek Angkek, Kabupaten Agam Provinsi Sumatera Barat

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Analisis Pendapatan dan Efisiensi Teknis Usahatani Ubi Jalar di Kecamatan Ampek Angkek, Kabupaten Agam Provinsi Sumatera Barat"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1. Ketersediaan dan Kebutuhan Ubi Jalar Nasional 2009-2012
Tabel 3.  Luas Panen, Produksi dan Produktivitas Komoditi Ubi Jalar di Sumatera Barat  Menurut Kabupaten/Kota Tahun 2012
Tabel 3.  Luas Panen, Produksi dan Produktivitas Komoditi Ubi Jalar di Sumatera Barat  Menurut Kabupaten/Kota Tahun 2012 (lanjutan)
Tabel 4.  Analisis Pendapatan Usahatani Ubi Jalar per hektar dalam Satu Musim Tanam di  Kecamatan Ampek Angkek tahun 2014
+3

Referensi

Dokumen terkait

Hasil penelitian menunjukkan hampir semua input yang diteliti dalam usahatani ubi jalar madu belum efisien secara baik secara efisiensi teknis, efisiensi harga maupun

Lokasi penelitian ini dipilih secara sengaja (purposive) dengan pertimbangan tertentu yaitu karena di Desa Bengkel terdapat usaha keripik ubi kayu dan

Dari hasil penelitian tentang Peranan Penyuluhan Terhadap Pendapatan Usahatani Petani Ubi jalar di Kelompok tani Hurip, Desa Cikarawang, Kecamatan Dramaga, Kabupaten

Pemilihan lokasi penelitian dilakukan secara sengaja (purposive sampling) berdasarkan pertimbangan kondisi wilayah penelitian yang merupakan salah satu sentra sayuran

Penelitian ini dilaksanakan di Desa Panawuan Kecamatan Cilimus Kabupaten Kuningan, dengan pertimbangan daerah tersebut merupakan salah satu penghasil ubi jalar yang cukup besar. Waktu

Penelitian dilaksanakan untuk mengetahui pengaruh dosis kombinasi pupuk fosfat dan bakteri pelarut fosfat terhadap efisiensi serapan hara dan hasil lima genotipe tanaman ubi jalar

Hal tersebut merupakan alasan yang melatarbelakangi peneliti untuk melakukan penelitian mengenai perbandingan pendapatan dan kelayakan usahatani ubi jalar antara pola kemitraan dengan

Berdasarkan hasil analisis usahatani ubi jalar lokasi penelitian layak untuk diusahakan dengan hasil rasio R/C sebesar 1,86 yang berarti setiap satu rupiah biaya yang dikeluarkan