• Tidak ada hasil yang ditemukan

Karakteristik Sosial Ekonomi Masyarakat Nelayan Pesisir di Kabupaten Pulau Morotai

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Karakteristik Sosial Ekonomi Masyarakat Nelayan Pesisir di Kabupaten Pulau Morotai"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1. Aplikasi Budidaya Rumput Laut di Desa Kolorai, Kec. Morotai Selatan
Tabel  4.Analisis  Finansial  usaha  budidaya  rumput  laut  permusim  tanam,  di  desa  Kolorai,  Kecamatan Morotai Selatan, 2016
Tabel  .5    Status  finansial  alat  tangkap  pancing  ladung  (hand  line)  di  desa  Koloray,  Kabopaten  Pulau Morotai, 2016.
Tabel 6. Status financial alat tangkap jaring di desa  Wayabula, Kepulauan Morotai, 2016

Referensi

Dokumen terkait

Perubahan sosial ekonomi yang terjadi di nagari Tiku di sebabkan perubahan yang muncul dari masyarakat nelayan di antaranya bantuan pemerintah dalam sosial

Mengidentifikasi keberlanjutan kehidupan masyarakat Pulau Gebe yang hidup di pulau kecil dari pengaruh sumberdaya dimensi ekologi (sifat tanah, kualitas air), dimensi ekonomi

Kearlfan lokal yang dikatakan dapat mendukung usaha-usaha pengelolaan sumberdaya laut dl daerah Desa Karangjaladri, antara lain adalah : pertama, adanya larangan

Penguatan Kelembagaan Ekonomi Masyarakat Nelayan (Kasus Desa Tanjung Medang, Kecamatan Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis),.. Tarmizi

bahwa dalam pelaksanaan pembinaan kelestarian sumber perikanan dasar dan dalam rangka mendorong peningkatan produksi yang dihasilkan oleh para nelayan tradisional serta untuk

Kearlfan lokal yang dikatakan dapat mendukung usaha-usaha pengelolaan sumberdaya laut dl daerah Desa Karangjaladri, antara lain adalah : pertama, adanya larangan

diperoleh dari bantuan pemerintah cq De- partemen PU dan DKP berupa stimulasi 1 unit bangunan MCK-Sanimas dan 4 unit MCK biasa , 40% kebutuhan sarana pem- buangan sampah berupa

Studi ini untuk mengetahui aktivitas ekonomi yang bisa dikembangkan oleh masyarakat dan LMDH (Lembaga Masyarakat Desa Hutan) melalui pemanfaatan sumberdaya hutan produksi KPH