• Tidak ada hasil yang ditemukan

343 Juwita Kulstum G2C005286 A

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "343 Juwita Kulstum G2C005286 A"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

STATUS GIZI DAN KEBIASAAN MAKAN ANAK JALANAN BINAAN

RUMAH PERLINDUNGAN SOSIAL ANAK

(RPSA) GRATAMA SEMARANG

Artikel Penelitian

disusun sebagai salah satu syarat untuk menyelesaikan

studi pada Program Studi Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran

Universitas Diponegoro

disusun oleh

JUWITA KULSTUM

G2C005286

PROGRAM STUDI ILMU GIZI FAKULTAS KEDOKTERAN

UNIVERSITAS DIPONEGORO

(2)

NUTRITIONAL STATUS AND FOOD HABBITS OF STREET CHILDREN AT

GRATAMA SHELTER SEMARANG

Juwita Kulstum * Martha Irene Kartasurya **

ABSTRACT

Background: Total of street children in Semarang have been increasing in last few years. Street children have very

low and unarranged income, it affected to low and unarranged food consumption. This condition can affected to their nutrition status then.

Objectives: The general objective of this study was to describe nutritional status, food pattern, energy and protein

adequacy level of street children at Gratama Shelter Semarang.

Methods: This study was descriptive study with cross sectional approach that was held to twenty six subjects in

Gratama Shelter Semarang were. Nutritional status was measured by BMI/age and Height/age Z-score, based on WHO Growth standart 2007. Sufficiency level of energy and protein intake, food pattern was obtained from the comparison of semi quantitative food frequency result and individual needs. Characteristic of the subjects, living status, average of daily income, was obtained from interviews to the subjects. Data was analyzed by univariate analysis.

Results: The study showed that 30, 8% of the subject were underweight, and 38,5% subject were stunting. The

average energy and protein adequacy level of most street children were low(65.4% and 76.9%). Most of subjects (65.4%) had 3 meals a day custom which rice as main meals. Subject got their foods from their home and from restaurant. Most of subject (88,5%) lived with their family. Average daily income of the subjects was Rp17,269.23±9,928.98. Average percentage of daily income allocated for food was 40,74%±11,492% with the minimum was 24% and maximum 66,67%.

Conclusion: Prevalence of stunting and underweight in street children was quite high with energy and protein

adequacy level were low, consumption of protein from animal source and vitamin and mineral such as vegetables and fruits was low. and the percentage of daily income allocated for food was low.

Keyword: nutritional status, street children

(3)

STATUS GIZI DAN KEBIASAAN MAKAN ANAK JALANAN BINAAN RUMAH PERLINDUNGAN

SOSIAL ANAK (RPSA) GRATAMA SEMARANG

Juwita Kulstum * Martha Irene Kartasurya **

ABSTRAK

Latar Balakang: Jumlah anak jalanan di Semarang meningkat secara drastis dalam beberapa tahun terakhir. Anak

jalanan berpenghasilan sangat rendah dantidak teratur, sehingga berakibat pada konsumsi makan yang rendah dan tidak teratur pula. Selanjutnya hal ini akan berdampak pada status gizi mereka.

Tujuan: Mendeskripsikan status gizi, kebiasaan makan, tingkat kecukupan energi, tingkat kecukupan protein anak

jalanan binaan Rumah Perlindungan Sosial Anak (RPSA) Gratama Semarang

Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional dengan pendekatan cross sectional yang

dilakukan terhadap 26 anak jalanan binaan RPSA Gratama semarang. Status gizi dinilai menggunakan skor Z IMT/U, dan TB/U menggunakan baku rujukan WHO Child Growth Standard 2007. Tingkat kecukupan energi, protein, dan kebiasaan makan diperoleh dengan wawancara menggunakan kuesioner semi quantitative food frequency yang dibandingkan dengan kebutuhan individu. Data karakteristik subjek, status tinggal, rerata pendapatan per hari, pengeluaran, alokasi pendapatan untuk pangan, lama bekerja di jalanan diperoleh melalui wawancara menggunakan kuesioner. Analisis data dilakukan secara univariat.

Hasil: sebanyak 30,8% subjek mengalami underweight, dan 38,5 % mengalami stunting. Tingkat kecukupan energi

dan protein subjek sebagian besar (65,4% dan 76,9%) dalam kategori kurang. Sebagian besar subjek (65,4%) mempunyai kebiasaan makan 3x sehari dengan nasi sebagai makanan pokok. Subjek memperoleh makanan dari rumah maupun dari luar rumah. Mayoritas subjek (88,5%) tinggal dengan keluarga. Rerata pendapatan per hari subjek sebesar Rp1.7269.23±9.928,98. Rerata persentase pendapatan yang dialokasikan untuk pangan adalah 40,74%±11,492% dengan jumlah minimal 24% dan maksimal 66,67%.

Kesimpulan : Prevalensi underweight dan stunting anak jalanan binaan Rumah Perlindungan Anak Gratama

Semarang cukup tinggi dengan tingkat kecukupan energi dan kurang, konsumsi pangan sumber protein dari hewani dan vitamin serta mineral seperti sayuran dan buah-buahan masih relatif rendah dan pengeluaran untuk pangan rendah.

Kata kunci: status gizi, anak jalanan

Referensi

Dokumen terkait

Bagian pengaju akan dapat melihat periode anggaran yang sedang berlangsung, data program kerja yang sudah dibuat, data RAPB yang sudah validasi oleh bagian warek

Kemang Manis RT 40/12 Tanjungpandan Belitung 009/Dinkes-Bel/Farm/IX/2009 Dewi Kuraesin 58 Adeline Dusun Cemara 1 RT 05/03, Kurnia. Jaya Manggar Belitung Timur

haruskah kita berakhir cukup sampai di sini Dm G C C7. meski hati berkata tak mampu F

Dari uraian kajian mengenai peran agroindustri hulu dan hilir dalam perekonomian dan distribusi pendapatan masyarakat Indonesia dapat diambil kesimpulan bahwa dalam

Tujuan dari identifikasi kondisi penyelenggaraan pelayanan saat ini atau yang sedang berjalan adalah untuk mengenali, mendata, dan mengetahui sejauh mana kondisi atau kapasitas/

Pada hari ini Kamis tanggal Dua Belas bulan Mei tahun Dua Ribu Enam Belas (12-05-2016), kami yang bertanda tangan di bawah ini Kelompok Kerja 17 Unit Layanan Pengadaan (ULP)

Fasilitas peralatan ekstraksi yang telah diberikan kepada Mitra dengan konsep Green System telah dapat meningkatkan kemampuan Mitra UMOT baik dalam produksi jamu maupun

selaku Ketua Program Studi Budidaya Perairan Universitas Bangka Belitung serta pembimbing yang telah banyak memberikan arahan serta masukan dalam menyelesaikan