• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pelaporan dan Pertanggungjawaban Keuangan BOS Th. 2014

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Pelaporan dan Pertanggungjawaban Keuangan BOS Th. 2014"

Copied!
45
0
0

Teks penuh

(1)

PELAPORAN DAN

PERTANGGUNGJAWABAN

KEUANGAN

PROGRAM BANTUAN

OPERASIONAL SEKOLAH (BOS)

TAHUN 2015

(2)

PELAPORAN TINGKAT SEKOLAH

1.RENCANA KEGIATAN DAN ANGGARAN SEKOLAH (FORMULIR BOS-K1 DAN BOS-K2)

 RKAS ditandatangani oleh Kepala Sekolah, Komite

Sekolah, untuk sekolah swasta ditambah dengan Ketua Yayasan;

 Dokumen disimpan di sekolah dan diperlihatkan kepada

Pengawas Sekolah, Tim Manajemen BOS Kabupaten dan para Pemeriksa lainnya apabila diperlukan;

 RKAS dibuat setahun sekali pada awal tahun pelajaran,

namun demikian perlu dilakukan revisi pada semester kedua. Sekolah dapat membuat RKAS tahunan yang dirinci tiap semester . Format RKAS (Formulir BOS-K1);

 RKAS perlu dilengkapi dengan Rencana Penggunaan

(3)

2. PEMBUKUAN BOS

Sekolah diwajibkan membuat pembukuan

dari dana yang diperoleh sekolah untuk

program BOS. Pembukuan yang digunakan

dapat dengan tulis tangan atau menggunaan

komputer. Buku yang digunakan sebagai

berikut :

1.

Buku Kas Umum (Formulir BOS-K3)

(4)

a. Pengertian Pembukuan

Pencatatan semua

transaksi penerimaan dan

pengeluaran dana

yang dilakukan sekolah,

baik secara manual atau menggunakan

komputer, ke dalam buku-buku sesuai dengan

peraturan yang berlaku.

b. Manfaat Pembukuan

Menyediakan data dan catatan rinci tentang :

1. Penerimaan dan pengeluaran sekolah

sesuai tanggal kejadian

.

(5)

A.

Penerimaan

B.

Pengeluaran

Internal

Eksternal

(6)

TRANSAKSI

PENERIMAAN

Internal

Penerimaan yang

hanya

mempengaruhi

posisi kas dan posisi

bank, atau posisi

kas saja.

Contoh: Penyetoran

uang kas ke bank,

pemindahan dana

dari satu bank ke

bank lain.

Eksternal

Penerimaan yang

mempengaruhi posisi kas dan posisi bank karena pembelian barang/jasa.

(7)

Inti Uraian :

1.

Agar Pembukuan dapat dilaksanakan secara

benar, yaitu dibuku mana saja dan di kolom

mana saja suatu transaksi dibukukan perlu

dapat

membedakan

antara

transaki

penerimaan dan transaksi pengeluaran;

2.

Transaksi-transaksi

tersebut

dibedakan

antara transaksi internal dan transaksi

eksternal;

3.

Transaksi internal hanya dibukukan

dibuku-buku pembantu kas dan dibuku-buku pembantu

bank;

(8)

TRANSAKSI

PENGELUARAN

Internal:

pengeluaran yang

hanya

mempengaruhi

posisi kas dan posisi

bank, atau posisi

kas saja; seperti

memindahkan dana

dari saku kiri ke

saku kanan atau

sebaliknya.

Eksternal:

pengeluaran yang

mempengaruhi

posisi/ jumlah uang

kas dan/ atau

posisi/jumlah uang

di bank karena

dibelanjakan untuk

barang/jasa.

Transaksi yang mengakibatkan

(9)

Inti Uraian :

1.

Transaksi penerimaan dana dari

penyalur/sumber dana, pungutan pajak,

bunga tabungan/deposito, adalah

transaksi eksternal, karena diambil dari

sumber dana diluar sekolah, sehingga

kekayaan sekolah bertambah;

2.

Tetapi transaksi penerimaaan per kas

yang berasal dari pencairan dana sekolah

di bank ataupun transaksi penerimaan

per bank yang berasal dari penyetoran

uang kas ke bank adalah transaksi

internal karena diperoleh dari dana yang

sudah ada di sekolah, sehingga hanya

(10)

JENIS PEMBUKUAN BOS

1.

Buku Utama: Buku Kas Umum

(Formulir

BOS-K3)

Merupakan buku utama untuk mencatat

transaksi

keuangan.

Umumnya

hanya

menampung transaksi eksternal saja, bisa

saja digunakan untuk mencatat transaksi

internal dan disaat yang sama dilakukan

pembukuan disisi sebaliknya

.

(11)

Buku Kas Umum disusun untuk masing-masing

rekening Bank yang dimiliki oleh sekolah.

Pembukuan dalam BKU meliputi semua transaksi

eksternal, yaitu berhubungan dengan pihak

ketiga :

a)

Kolom Penerimaan : dari Penyalur Dana (BOS

atau sumber dana lain), penerimaan dari

pungutan pajak, dan penerimaan jasa giro dari

bank.

b)

Kolom Pengeluran : adalah pembelian barang

dan jasa, biaya administrasi bank, pajak atas

hasil dari giro dan setoran pajak

(12)

LANJUTAN …..

2. Buku Pembantu

Buku Pembantu Kas (Formulir BOS-K4)

Untuk Mencatat transaksi keuangan terkait dengan uang kas dibendahara. Buku ini

menampung transaksi internal maupun eksternal yang dilakukan per kas

Buku Pembantu Bank (Formulir BOS-K5)

Untuk mencatat transaksi keuangan terkait dengan uang di bank (baik cek, giro maupun

tunai) Buku ini menampung transaksi eksternal maupun interrnal yang dilakukan malalui bank.

Buku Pembantu Pajak (Formulir BOS-K6)

Untuk mencatat transaksi keuangan terkait

dengan pemungutan dan penyetoran pajak oleh bendahara sekolah (transaksi eksernal yang

(13)

PROSES/ALUR

PEMBUKUAN

1. Pembukuan dilakukan dengan mengisikan bukti transaksi keuangan dalam buku/format yang ada yaitu Formulir BOS K-3 s.d BOS K-6

2. Pembukuan terhadap seluruh penerimaan dan

pengeluaran dapat dilakukan dengan tulis tangan atau menggunakan Komputer (Peraturan Menteri Keuangan No : 73/PMK.05/2008 dan Peraturan

Direktur Jenderal Perbendaharaan no : PER-47/PB/2009

3. Dalam hal pembukuan dilakukan dengan komputer, bendahara wajib mencetak BKU dan Buku-buku

pembantu sekurang-kurangnya sekali dalam satu bulan dan menatausahakan hasil cetakan BKU dan

buku-buku pembantu bulanan, setalah

(14)

LANJUTAN ….

4. Semua transaksi penerimaan dan pengeluaran

dicatat dalam BKU dan Buku Pembantu yang relevan sesuai dengan urutan tanggal kejadiannya.

5. Uang tunai yang ada dalam Kas Tunai tidak lebih dari Rp. 10 Juta.

6. Apabila bendahara meninggalkan tempat

kedudukannya atau berhenti dari jabatannya, BKU dan Buku Pembantunya serta bukti-bukti

pengeluaran tidak bolah dibawa dan harus disimpan dikantornya.

(15)

LANJUTAN ….

8.

Bukti Pengeluaran :

a. Setiap transaksi pengeluaran harus didukung dengan bukti kwitansi yang sah.

b. Bukti Pengeluaran uang dalam jumlah tertentu

harus dibubuhi materai yang cukup sesuai dengan ketentuan bea materai

c. Uraian pembayaran dalam kuitansi harus jelas dan terinci sesuai dengan peruntukannya

d. Uraian tentang jenis barang/jasa yang dibayar

dapat dipisah dalam bentuk faktur sebagai bentuk kuitansi;

e. Setiap bukti pembayaran harus disetujui kepala Sekolah dan Lunas dibayar oleh Bendahara

f. Segala jenis bukti pengeluaran harus disiimpan oleh sekolah sebagai bahan bukti dan bahan

(16)

UNSUR-UNSUR

LAPORAN BOS

1. Setiap kegiatan wajib dibuatkan laporan hasil pelaksanaan kegiatannya

2. Laporan Penggunaan dana BOS ditingkat sekolah meliputi Laporan Realisasi Penggunaan Dana per sumber dana

(Formulir BOS-K7 dan BOS-K7a) dan Surat Pernyataan

Tanggung jawab yang menyatakan bahwa dana BOS yang diterima telah digunakan sesuai NPH BOS)

3. BKU, Buku Pembantu Kas, Buku Pemantu Bank, dan Buku Pembantu Pajak beserta bukti serta dokumen pendukung bukti pengeluaran dana BOS (Kwitansi/faktur/nota/bon dari vendor/toko/supplier) wajib diarsipkan oleh sekolah sebagai bahan audit

4. Seluruh arsip data keuangan, baik yang berupa laporan-laporan keuangan maupun dokumen pendukungnya,

(17)

HAL-HAL YANG PERLU

DILAPORKAN OLEH TIM

MANAJEMEN BOS SEKOLAH

1.Ke Tim Manajemen BOS Kabupaten Pandeglang berupa Print Out dan Soft File

a) Realisasi Penggunaan Dana Tiap Sumber Dana (Formulir BOS-K7) setiap akhir triwulan

b) Rekapitulasi Realisasi Penggunaan Dana BOS (Formulir BOS-K7a) setiap akhir triwulan

c) Laporan Kegiatan dan Pertanggungjawaban (SPJ) selama periode/triwulan paling lambat tanggal 5 triwulan/periode berikutnya

d) Lembar Pencatatan pertanyaan/Kritik/Saran e) Lembar Pencatatan Pengaduan

f) Pelaporan menggunakan soft file dikirim ke email Tim BOS Kab. Padeglang :

(18)

2. Ke Tim Manajemen BOS Pusat

a)

Rekapitulasi Penggunaan dana BOS

(Formulir BOS-K7a) harus dilaporkan

oleh setiap sekolah tiap triwulanan

melalui laman

www.bos.kemdikbud.go.id

.

b)

Lembar Pencatatan

pertanyaan/Kritik/Saran

(19)

NOMOR KODE TRANSAKSI

NO. KODE

TRANSAKSI URAIAN

   

I PROGRAM SEKOLAH

1.1 Pengembangan Kompetensi Lulusan 1.2 Pengembangan Standar Isi

1.3 Pengembangan Standar Proses

1.4 Pengembangan Pendidik dan Tenaga Kependidikan 1.5 Pengembangan Sarana dan Prasarana Sekolah

1.6 Pengembangan Standar Pengelolaan 1.7 Pengembangan Standar Pembiayaan

1.8 Pengembangan dan Implementasi Sistem Penilaian

   

II BELANJA LAINNYA

2.1 Belanja Pegawai

2.2 Belanja Barang dan Jasa 2.3 Belanja Modal

   

3.X PENERIMAAN

3.1 BOS Pusat 3.2 BOS Provinsi 3.3 BOS Kabupaten

(20)

NO. KODE

TRANSAKSI URAIAN

   

6.X TRANSAKSI PAJAK

6.1 Penerimaan Pajak

6.1.1 Penerimaan PPN

6.1.2 Penerimaan PPh Pasal 21 6.1.3 Penerimaan PPh Pasal 22 6.1.4 Penerimaan PPh Pasal 23

6.2 Penyetoran Pajak

6.2.1 Penyetoran PPN

6.2.2 Penyetoran PPh Pasal 21 6.2.3 Penyetoran PPh Pasal 22 6.2.4 Penyetoran PPh Pasal 23

   

B TRANSAKSI BANK

B1 Setoran Tunai Bank

B2 Pengambilan Tunai Bank B3 Biaya Bank

B3.1 Pajak Giro B4 Bunga Bank

B5 Pendapatan Jasa Giro B6 Penyetoran Jasa Giro

(21)

NOMOR BUKTI TRANSAKSI

NO. BUKTI

TRANSAKSI

URAIAN

BBM

Bukti Bank Masuk

BBK

Bukti Bank Keluar

BKM

Bukti Kas Masuk

(22)
(23)

Lampiran

FORMULIR

BOS-K1 S.D

(24)
(25)
(26)
(27)
(28)
(29)
(30)
(31)
(32)
(33)
(34)
(35)
(36)
(37)
(38)
(39)
(40)
(41)
(42)
(43)
(44)

DEDI YUSRON, S.SOS

TIM MANAGEMEN BOS KAB PANDEGLANG

CONTACT PERSON :

085715495505

087773203338

(45)

Referensi

Dokumen terkait

adalahmengkonversi perintah DML yang ditambahkan dalam sebuah program aplikasi ke pemanggilan prosedur ditambahkan dalam sebuah program aplikasi ke pemanggilan

Sumber bahan organik dapat berupa kompos, pupuk hijau, pupuk kandang, sisa panen (jerami, brangkasan, tongkol jagung, bagas tebu, dan sabut kelapa), limbah ternak, limbah

bahwa untuk melaksanakan Pasal 13 ayat (2) Peraturan Menteri Kehutanan Nomor : P.54/Menhut-II/2007 tentang Izin Peralatan untuk Kegiatan Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan

Hasil penelitian ini diharapkan mampu menjadi masukan terhadap pihak sekolah khususnya para guru dan anakBK yang nantinya juga akan terjun menjadi seorang guru tentang

Secara umum, jenis-jenis pemilih pada pemilihan umum memiliki 4 karakteristik yaitu: pertama pemilih rasional, pemilih dalam hal ini lebih mengutamakan kemampuan

Pendengar radio dalam penelitian ini merupakan pendengar radio yang mendengarkan siaran RRI di Kota Jayapura. Berdasarkan pada hasil kuesioner menunjukkan bahwa

Beberapa anngota Chtridiomycota mempunyai bentuk yang sangat sederhana yaitu bersel satu, pada awal perkembangannya mungkin tidak mempunyai dinding sel, tidak

Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas berkat, bimbingan dan semangat-Nya kepada peneliti, selesailah penulisan skripsi dengan judul “Relevansi Nilai Aset Tidak Berwujud