1
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Saat ini belum banyak sekolah di Indonesia menyelenggarakan pengolahan data nilai raport berbasis web. Dengan manfaat dan kemudahan yang ada, sudah seharusnya sistem ini dikembangkan oleh tiap-tiap sekolah. Hal ini sejalan dengan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi seperti teknologi internet dan website yang mampu mendukung proses input dan output data secara cepat dan akurat, khususnya dalam pelaksanaan penerimaan raport siswa semester ganjil atau genap.
Nilai merupakan indikator dalam proses belajar mengajar, Sedangkan raport merupakan lembar laporan yang diterima murid selama belajar dalam sekolah yang biasanya di bagikan pada akhir semester ganjil mupun semester genap. Pengolahan data nilai raport di SMP Negeri 5 Pangkalpinang masih menggunakan rekap nilai yang manual dimana guru menyerahkan nilai ke wali kelas dan wali kelas merekap nilai tersebut dalam bentuk raport dari siswa dikelas, terdapat kemungkinan kesalahan dalam rekap nilai baik dari pengelolaan data nilai dari guru mata pelajaran maupun wali kelas.
Dikembangkannya sistem pengolahan data nilai raport berbasis web di sekolah-
sekolah diharapkan untuk meminimalkan kesalahan yang terjadi pada pengolahan
data nilai raport dan kerja guru akan lebih efisien
.Sistem pengolahan data nilai raport
dapat menghemat waktu untuk pencatatan nilai dalam raport, laporan nilai, rekap nilai
raport dan guru akan lebih mudah dalam menginformasikanya kepada siswa maupun
wali murid. Sistem informasi pengolahan data nilai raport dapat digunakan untuk
mempersingkat waktu untuk pembuatan nilai raport karena masing-masing guru
langsung meginputkan nilai, bukan lagi wali kelas yang mengolah nilai. Sehingga
kesalahan dalam pengolahan secara konvensional dapat dihindari. Dengan sistem ini,
2
para siswa dan orang tua siswa tidak perlu bersusah payah mendatangi sekolah untuk sekedar melihat informasi yang berkaitan dengan nilai siswa, kapanpun dan dimanapun mereka berada, mereka dapat melihatnya melalui komputer atau smartphone manapun yang terhubung dengan internet.
Saat ini sudah ada beberapa penelitian yang membahas mengenai sistem Informasi pengolahan data nilai raport. Namum sistem yang ada belum mengadopsi teknologi website dan internet sehingga sistem belum bisa diakses oleh semua pihak melainkan terbatas pada orang tertentu saja. Selain itu, prosedur dan tampilan yang digunakan masih cukup sulit untuk dipahami khusunya bagi orang awam yang akan mengaksesnya.
SMP Negeri 5 merupakan salah satu sekolah model berwawasan Sains yang ada di kota Pangkalpinang, mengingat sebagai salah satu sekolah model berwawasan Sains yang ada di kota Pangkalpinang untuk kedepannya pengembangan sistem informasi harus lebih baik lagi, khususnya sistem informasi pengolahan data nilai raport.
Berdasarkan pemaparan pada latar belakang masalah, maka penulis tertarik untuk mengambil permasalahan yang berjudul “Sistem Informasi Pengolahan Data Nilai Raport Berbasis Web : Studi Kasus SMP Negeri 5 Pangkalpinang”.
1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan uraian latar belakang masalah diatas, maka dapat dirumuskan masalah sebagai berikut:
1. merancang dan membangun sistem pengolahan data nilai raport berbasis web 2. cara sistem dapat mengelola data nilai raport siswa dan memudahkan dalam
penyampaian informasi nilai untuk evaluasi belajar siswa
3. cara agar informasi penerimaan data nilai raport siswa lebih mudah dan dapat
diperoleh secara cepat tanpa harus datang langsung ke sekolah.
3
1.3 Batasan Masalah
Untuk menghindari penyimpangan dari topik yang dipilih berdasarkan latar belakang yang diuraikan agar permasalahan menjadi lebih terarah, maka dalam hal ini dibatasi oleh beberapa batasan masalah. Batasan-batasan masalah tersebut diantaranya:
1. Sistem yang dibuat adalah Sistem Informasi Pengolahan Data Nilai Raport Berbasis Web Pada SMP Negeri 5 Pangkalpinang.
2. Ruang lingkup sistem hanya mengelola data nilai siswa SMP Negeri 5 Pangkalpinang dari kelas 7, 8 dan 9.
3. Sistem hanya dapat diakses oleh guru, admin dan wali murid SMP Negeri 5 Pangkalpinang yang memiliki username dan password.
1.4 Tujuan dan Manfaat Penelitian 1.4.1 Tujuan Penelitian
Adapun tujuan yang ingin dicapai dari penelitian pada studi kasus ini adalah sebagai berikut:
1. Mengidentifikasi kelemahan dan kelebihan sistem yang sedang berjalan di SMP Negeri 5.
2. Sistem pengelolahan data nilai raport yang manual dengan sistem pengelolahan data nilai raport berbasis web, tujuannya agar terlihat sistem mana yang lebih efektif diantara keduanya.
3. Membuat sistem usulan untuk penerimaan data nilai raport berbasis web.
1.4.2 Manfaat Penelitian a. Bagi penulis
1. Menambah wawasan dan pengalaman penulis dalam bidang bahasa
pemograman web dan hal-hal yang berkaitan dengan perancangan
sistem.
4
2. Mengetahui sistem yang berjalan ditempat objek yang diteliti, dan mengetahui permasalahan dari sistem yang lama.
3. Menambah pengalaman dan wawasan dalam penelitian yang berhubungan dengan bidang teknologi informasi.
b. Bagi masyarakat (siswa dan wali murid)
1. Memberikan kemudahan bagi siswa dan wali murid dalam memperoleh informasi yang berkaitan dengan nilai raport siswa.
2. Memberikan kemudahan bagi siswa dan wali murid dalam mengawasi anak dalam proses belajar dengan indikator nilai yang dapat diakses didalam sistem tanpa harus datang ke sekolah.
c. Bagi Sekolah
1. Sistem yang dibuat dapat membantu guru dan wali kelas dalam pengolahan data nilai raport SMP Negeri 5 Pangkalpinang.
2.
Memudahkan pihak sekolah dalam mengolah data nilai siswa dan memudahkan dalam memberikan informasi yang dibutuhkan wali murid.
1.5 Metode Penelitian
Model yang digunakan pada perancangan sistem ini menggunakan model fast dengan dibatasi hanya pada tiga tahapan saja yaitu tahap Fase Definisi Lingkup, Fase Analisis Kebutuhan Tahapan, dan Fase Desain
1. Fase Definisi Lingkup
Tahapan yang dilakukan untuk memperoleh data untuk menentukan cakupan awal sistem sehingga dapat dirancang sistem sesuai kebutuhan.
2. Fase Analisis Kebutuhan Tahapan
5
pendefinisian kebutuhan sistem dan pemilihan teknologi untuk pengerjaan sistem. Kebutuhan merupakan fungsionalitas dan prioritas kebutuhan. Tahap ini proses pengumpulan kebutuhan dilakukan secara intensif untuk menspesifikasikan kebutuhan perangkat lunak agar dapat dipahami perangkat lunak seperti apa yang dibutuhkan oleh user. Spesifikasi kebutuhan perangkat lunak pada tahap ini perlu untuk didokumentasikan. Pada tahap ini pengumpulan data dilakukan menggunakan teknik wawancara kepada salah satu pegawai SMP Negeri 5 Pangkalpinang yang memahami dalam hal ini.
3. Fase Desain Logis
Desain perangkat lunak merupakan proses multi langkah yang fokus pada desain pembuatan program perangkat lunak termasuk struktur data, arsitektur perangkat lunak dan representasi antarmuka. Tahap ini mentranslasi kebutuhan perangkat lunak dari tahap analisis kebutuhan ke representasi desain agar dapat diimplementasikan menjadi program. Desain perangkat lunak yang dihasilkan ini juga perlu didokumentasikan. Berdasarkan analisa kebutuhan pada tahap sebelumnya dengan teknik pengumpulan data secara wawancara, maka penulis dapat mendesain sebuah rancangan sistem yang akan dibangun terkait dengan pengolahan data nilai raport.
1.6 Sistematika Penulisan
Sistematika penulisan laporan ini disusun dalam beberapa bab dan setiap bab terdiri dari sub-sub bab yang tersusun dengan garis besar sebagai berikut:
BAB I PENDAHULUAN
Bab ini menjelaskan tentang latar belakang masalah, perumusan
masalah, batasan masalah, tujuan penelitian dan sistematika penulisan.
6