• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III METODELOGI PENELITIAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB III METODELOGI PENELITIAN"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

Muhammad Januar, 2014

Analisis Perbedaan Kemampuan Aerobik (Vo2max) Dan Kelincahan (Agility) Pada Berbagai Posisi Dalam Cabang Olahraga Bola Basket

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu |perpustakaan.upi.edu

BAB III

METODELOGI PENELITIAN

A. Desain Penelitian

Desain penelitian yang digunakan ditunjukan oleh gambar 3.1. Gambar tersebut menunjukkan fokus penelitian yang dikaji adalah yaitu analisis karakteristik perbedaan kemampuan aerobik (VO2Max) dan kelincahan (agility) pada berbagai posisi dalam cabang permainan bola basket.

Gambar 3.1 Desain Penelitian Keterangan :

Y : Aerobik (VO2Max) Z : kelincahan (agility)

X : posisi dalam cabang bola basket

B. Partisipan

Menurut pedoman karya tulis ilmiah (2014, hlm, 28) Partisipan adalah komponen yang terlibat terkait dalam penelitian. Dalam penelitian ini partisipan yang terlibat adalah populasi, sampel dan tempat penelitian. Dengan adanya partisipan akan memudahkan jalannya penelitian bagi peneliti. Adapun partisipan masing-masing memiliki jumlah 1) populasi 40 orang dan 2) sampel berjumlah 25 orang. Karateristik sampel yang diambil berdasarkan keterangan pelatih teknis atlet SMA N 1 Krangkeng

Y Z

(2)

Muhammad Januar, 2014

Analisis Perbedaan Kemampuan Aerobik (Vo2max) Dan Kelincahan (Agility) Pada Berbagai Posisi Dalam Cabang Olahraga Bola Basket

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu |perpustakaan.upi.edu

menjelaskan bahwa, tim atlet basket sudah dilakukan spesialisasi terhadap penempatan posisi pada awal latihan atau bergabung dengan tim dengan melalui uji coba tes ketrampilan dan pegamatan pelatih (talent scoting) dari keterangan tersebut maka, peneliti dapat menentukan validasi posisi pemain dalam bola basket yang terdiri dari posisi point guard, shooting guard, small forward, strong forward dan center yang di tinjau berdasarkan fokus penelitian terhadap perbedaan Vo2max dan Agility pada berbagai posisi dalam cabang permainan bola basket. Penelitian dilakukan di SMA N 1 Krangkeng Indramayu. Populasi penelitiannya adalah tim bola basket putra. Sampel yang diambil pada penelitian ini didasarkan kemampuan aerobic (VO2Max) dan kelincahan (agility) pada berbagai posisi dalam cabang permainan bola basket.

C. Populasi dan Sampel Populasi

Sugiyono (2009:115) mendefinisikan bahwa populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas objek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulan. Dalam penelitian ini populasinya adalah tim basket putra SMA N 1 Krangkeng yang berjumlah 40 orang.

Sampel

Sugiyono (2009:116) mendefinisikan bahwa sample adalah bagian dari jumlah karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut. Sampel dalam penelitian berjumlah 25 orang tim basket putra yang memiliki teknik di atas rata-rata pada berbagai posisi. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara Proporsive sampling. Proporsive sampling adalah cara pengambilan sample dengan menetapkan ciri yang sesuai dengan tujuan (Sugiyono, 2009). Sampel yang diambil pada penelitian ini didasarkan

(3)

Muhammad Januar, 2014

Analisis Perbedaan Kemampuan Aerobik (Vo2max) Dan Kelincahan (Agility) Pada Berbagai Posisi Dalam Cabang Olahraga Bola Basket

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu |perpustakaan.upi.edu

kemampuan aeribik (VO2Max) dan kelincahan (agility) pada berbagai posisi dalam cabang permainan bola basket.

D. Instrumen Penelitian

Untuk mengumpulkan data dari sampel penelitian diperlukan alat yang disebut instrumen. Instrumen penelitian adalah alat-alat yang digunakan dalam penelitian terutama berkaitan dengan proses pengumpulan data.

Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes. Mengenai teknik tes oleh Suharsiwi Asukonto (1995:51) dijelaskan,

“tes merupakan suatu alat atau prosedur yang di gunakan untuk mengetahui atau mengukur sesuatu dalam suasana dengan cara dan aturan-aturan yang sudah ditentukan.”

1. Alat ukur Vo2max (Bleep test)

Adapun mengenai teknik tes adalah sebagai berikut:

a. Dalam melakukan test daya tahan kerdiovaskular (VO2Max) peneliti menggunakan bleep test (lari multi tahap),

b. Alat dan fasilitas

1) Pita cadence (irama)untuk lari bolak balik 2) Mesin pemutar kaset (tape recorder)

3) Lintasan lari jarak 20 meter pada permukaan datar rata dan tidak licin

(4)

Muhammad Januar, 2014

Analisis Perbedaan Kemampuan Aerobik (Vo2max) Dan Kelincahan (Agility) Pada Berbagai Posisi Dalam Cabang Olahraga Bola Basket

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu |perpustakaan.upi.edu

Gambar 3.2 Stopwacth Digital Sumber: peneliti

5) Kerucut pembatas atau patok 4 6) Fomulir tes dan alat tulis c. Pelaksanaan tes

1) Lari ke arah ujuang/ akhir yang berlawanan dan sentuhkan satu kaki di belakang garis batas pada saat terdengar bunyi “ tuut” 2) Apabila telah sampai sebelum bunyi “tuut” harus bertumpu pada

titik putar menanti bunyi kemudian lari ke arah yang berlawanan agar dapat mencapai tepat pada saat tanda berikutnya bunyi.

3) Kecepatan lari harus semakin bertambah cepat,karena waktu akan pada semakin pendek.

4) Harus mencapai garis ujung pada waktu yang ditentukan

5) Gerakan balikan yaitu berputar bukan membuat belokan karena akan memakan waktu lebih banyak

6) Panitia harus memberhentikan peserta apabila peserta tertinggal tanda bunyi “tuut” dua kali lebih dari dua langkah di belakang garis ujung.

d. Catat level dan shuttle run terakhir yang dapat dilakukan atau diselesaikan oleh peserta lalu di komversikan ke dalam table untuk dapat di ketahui prediksi kemampuan aerobiknya.

(5)

Muhammad Januar, 2014

Analisis Perbedaan Kemampuan Aerobik (Vo2max) Dan Kelincahan (Agility) Pada Berbagai Posisi Dalam Cabang Olahraga Bola Basket

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu |perpustakaan.upi.edu

e. Hasil prediksi bleep tes menurut Nurhasan (2007 : 10) dapat dilihat pada tabel 3.2 dibawah ini

Tabel 3.1 Hasil Bleep Test Sumber: Nurhasan (2007 : 10)

f. Kriteria nilai rata-rata kemampuan VO2max menurut Nurhasan (2007 : 10)

Tabel 3.2

Kriteria Pengamblan Nilai Rata Kemampuan VO2max Sumber: Nurhasan (2007 :10)

Katagori Multi Tahap (Bleep Test)

Kurang < 36

Cukup 37-47

Baik 48-57

Baik Sekali 58-74

(6)

Muhammad Januar, 2014

Analisis Perbedaan Kemampuan Aerobik (Vo2max) Dan Kelincahan (Agility) Pada Berbagai Posisi Dalam Cabang Olahraga Bola Basket

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu |perpustakaan.upi.edu

2. Alat ukur Agility (Illinois test)

Dalam melakukan test kelincahan (Agility) peneliti menggunakan The Illinois Agility Test.

a. Tujuan : Untuk mengukur kelincahan lair dan merubah arah b. Alat dan peralatan

1. Lapangan Basket

Gambar 3.3 Lapangan Basket Sumber: poetrasentence.wordpress.com

2. Stopwatch 3. Cons

(7)

Muhammad Januar, 2014

Analisis Perbedaan Kemampuan Aerobik (Vo2max) Dan Kelincahan (Agility) Pada Berbagai Posisi Dalam Cabang Olahraga Bola Basket

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu |perpustakaan.upi.edu

Gambar 3.4 Cons Sumber: www.mitre.co.id

c. Pelaksanaan dan penilaian

Berpola segiempat yang berjarak panjang 10 dan lebar 5 meter yang ditengah-tengahnya terdapat empat kerucut. Empat kerucut digunakan untuk menandai awal, akhir dan dua titik balik. Empat kerucut ditempatkan ditengahnya jarak yang sam terpisah. Setiap kerucut di tengah berjarak 3,3 meter terpisah. Sebelum memulai subjek harus berada di belakang start. Pada perintah „ya‟ stopwatch dimulai, atlet bangket secepat mungkin dan berlari disekitaran pola yang telah ditentukan ke arah yang ditunjukan. Sampai ke garis finish, waktu dihentikan.

d. Skor

Total waktu yang terbaik.

e. Referensi

Getchell B. Physical Fitness: A Way of Life, 2nd ed. New York: John Wiley and Sons, Inc., 1979. dalam http://www.topendsports.com/

(8)

Muhammad Januar, 2014

Analisis Perbedaan Kemampuan Aerobik (Vo2max) Dan Kelincahan (Agility) Pada Berbagai Posisi Dalam Cabang Olahraga Bola Basket

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu |perpustakaan.upi.edu

Gambar 3.5 illinois test

Sumber: topendsports.com

f. Dapat menjangkau sejumlah besar responden untuk mencapai generalisasi atau kesimpulan yang bersifat umum dan dapat di pertanggungjawabkan. Sedangkan instrument yang telah jelaskan di atas berkaitan dengan penelitian ini, maka instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah 1) Bleep Test untuk mengetauhi VO2Max 2) The Illinois Agility Test untuk mengetahui kelincahan (Agility).

E. Metode Dan Prosedur Penelitian

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskritif komperatif. (Sugiyono, 2009) Penelitian komparatif adalah suatu penelitian yang bersifat membandingkan. Fungsi dari penelitian komperatif adalah untuk membandingkan dua atau lebih kelompok subyek. Tujuan penelitian komperatif adalah membandingkan variabelnya masih sama dengan variabel mandiri tetapi untuk sample yang lebih dari satu, atau dalam waktu yang berbeda. Disini variabelnya masih sama dengan variabel mandiri tetapi untuk sample yang lebih dari satu, atau dalam waktu yang berbeda. Yang menjadi variabel pada penelitian ini adalah Aerobik (VO2Max) dan kelincahan (agility) pada berbagai posisi pemain dalam cabang permainan bola basket.

(9)

Muhammad Januar, 2014

Analisis Perbedaan Kemampuan Aerobik (Vo2max) Dan Kelincahan (Agility) Pada Berbagai Posisi Dalam Cabang Olahraga Bola Basket

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu |perpustakaan.upi.edu

Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini ialah sempel melakukan bleep tes dan illinois tes secara bergantian. Selanjutnya data yang diperoleh dari kedua tes tersebut dianalisis dengan membandingan data kemampuan Agility dan VO2Max untuk menentukan nilai signifikansi. Adapun lebih jelasnya peneliti gambarkan alur penelitian seperti dibawah ini:

Gambar 3.6 teknik Penelitian sumber: peneliti

F. Analisis Data

Data yang dianalisis pada penelitian ini adalah data hasil tes VO2Max dan hasil tes Agility pada berbagai posisi. Analisis selanjutnya yaitu menentukan perbedaan signifikansi untuk masing-masing data. Perbandingan dilakukan terhadap satu data dengan data yang lainnya. Uji statistik yang digunakan untuk analisis ini bergantung pada sifat

Populasi

sample

Bleep Test & Illinois Agility Test

kesimpulan Pengolahan data

dan analis data

(10)

Muhammad Januar, 2014

Analisis Perbedaan Kemampuan Aerobik (Vo2max) Dan Kelincahan (Agility) Pada Berbagai Posisi Dalam Cabang Olahraga Bola Basket

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu |perpustakaan.upi.edu

normalitas data. Bila data yang dianalisis bersifat normal, maka uji statistik yang digunakan adalah uji one way ANOVA. Tingkat kepercayaan analisis data pada penelitian ini adalah 95%, sehingga nilai α untuk penelitian ini adalah 0,05. Semua uji ststistik yang dilakukan menggunakan program SPSS 18.

Gambar

Gambar  tersebut  menunjukkan  fokus  penelitian  yang  dikaji  adalah  yaitu  analisis  karakteristik  perbedaan  kemampuan  aerobik  (VO 2 Max)  dan  kelincahan  (agility)  pada  berbagai  posisi  dalam  cabang  permainan  bola  basket
Gambar 3.2 Stopwacth Digital  Sumber: peneliti
Tabel 3.1  Hasil Bleep Test  Sumber: Nurhasan (2007 : 10)
Gambar 3.3 Lapangan Basket  Sumber: poetrasentence.wordpress.com
+4

Referensi

Dokumen terkait

Penyelenggaraan proses pembelajaran yang dilakukan oleh lembaga pendidikan belum maksimal sesuai apa yang diharapkan, dimana permasalahan yang muncul atau mengemuka ke

Secara umum, biaya mutu ini meliputi biaya-biaya yang dikeluarkan untuk menjamin dihasilkannya produk yang bermutu (dikenal dengan istilah conformance quality cost,

Kemudian pada tahun 1985, Al-Attas mendirikn ISTAC (International Institute of Islamic.. al-Attas berpandangan bahwa pengaruh Islam sangat besar di Nusantara. Islam telah

Penelitian ini mengacu penelitian Abdul Kadir (2014) yang meneliti tentang Analisis Laba dan Arus Kas dalam Memprediksi Financial Distres pada Persuahaan

Sebab, yang sesuai dengan ajaran sunnah adalah agar suami menceraikan isteri satu kali talak (Muḥammad bin Ṣāliḥ al-„Uṡaimīn, 2016: 413). Dalil yang berhubungan dengan hal

Hasil penelitian menunjukkan bahwa 40,8% daun katahdin transgenik, 54,5% kultivar Atlantik dan Granola hasil persilangan yang mengandung gen RB terserang hawar daun,

Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) aplikasi KD 112 14% mampu memperpanjang masa simpan buah 3,66 hari lebih lama dibandingkan tanpa aplikasi KD 112, walaupun tidak mempengaruhi

Bisa memotivasi petani dalam memajukan kelompok tani Karena kita sebagai petani yang sebelumnya tidak mengerti tentang penyilangan, maka sekarang jadi ngerti/tau