PENGADILAN MILITER III-12 SURABAYA
PUTUSAN
Nomor 160 - K / PM.III-12 / AL / XI / 2019
DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA Pengadilan Militer III-12 Surabaya yang bersidang di Sidoarjo dalam memeriksa dan mengadili perkara pidana pada tingkat pertama telah menjatuhkan putusan sebagaimana tercantum di bawah ini dalam perkara Terdakwa :
Nama lengkap : Yugo Abi Muslim.
Pangkat / NRP : Kopda Mus/110087.
Jabatan : Anggota Ditdok (sebagai pengemudi Komandan).
Kesatuan : Kodiklatal
Tempat, tanggal lahir : Surabaya, 22 September 1985.
Jenis kelamin : Laki-laki.
Kewarganegaraan : Indonesia
A g a m a : Islam.
Tempat tinggal : Jl. Sawunggaling III Rt. 021 Rw. 04 Sidoarjo.
Terdakwa ditahan oleh :
1. Dirdok Kodiklatal selaku Ankum selama 20 (dua puluh) hari sejak tanggal 19 Juni 2019 sampai dengan tanggal 08 Juli 2019 berdasarkan Surat Keputusan Nomor : Kep/01/VI/2019 tanggal 21 Juni 2019.
2. Kemudian diperpanjang berdasarkan :
a. Perpanjangan penahanan ke 1 dari Dankodiklatal selaku Papera selama 30 (tiga puluh) hari sejak tanggal 09 Juli 2019 sampai dengan tanggal 07 Agustus 2019 berdasarkan Surat Keputusan Nomor Kep/89/VII/2019 tanggal 09 Juli 2019.
b. Perpanjangan penahanan ke 2 dari Dankodiklatal selaku Papera selama 30 (tiga puluh) hari sejak tanggal 08 Agustus 2019 sampai dengan tanggal 06 September 2019 berdasarkan Surat Keputusan Nomor Kep/208/VIII/2019 tanggal 08 Agustus 2019.
c. Perpanjangan penahanan ke 3 dari Dankodiklatal selaku Papera selama 30 (tiga puluh) hari sejak tanggal 07 September 2019 sampai dengan tanggal 06 Oktober 2019 berdasarkan Surat Keputusan Nomor Kep/256/IX/2019 tanggal 06 September 2019.
d. Perpanjangan penahanan ke 4 dari Dankodiklatal selaku Papera selama 30 (tiga puluh) hari sejak tanggal 07 Oktober 2019 sampai dengan tanggal 05 Nopember 2019 berdasarkan Surat Keputusan Nomor Kep/301/X/2019 tanggal 07 Oktober 2019.
e. Perpanjangan penahanan ke 5 dari Dankodiklatal selaku Papera selama 30 (tiga puluh) hari sejak tanggal 06 Nopember 2019 sampai dengan tanggal 05 Desember 2019 berdasarkan Surat Keputusan Nomor Kep/354/XI/2019 tanggal 20 Nopember 2019.
f. Kemudian ditahan oleh Hakim Ketua Pengadilan Militer III-12 Surabaya selama 30 (tiga puluh) hari terhitung mulai tanggal 27 Nopember 2017 sampai dengan tanggal 26 Desember 2019 berdasarkan Penetapan Penahanan Nomor: TAP/20/PM.III- 12/AL/XI/2019 tanggal 27 Nopember 2019.
g. Kemudian di perpanjang penahanannya oleh Kepala Pengadilan Militer III-12 Surabaya selama 60 (enam puluh) hari terhitung mulai tanggal 27 Desember 2019 sampai dengan tanggal 24 Pebruari 2020 berdasarkan Penetapan Perpanjangan Penahanan Nomor:
TAP/21/PM.III-12/AL/XII/2018 tanggal 20 Desember 2019.
PENGADILAN MILTER III-12 Surabaya tersebut diatas :
Membaca : Bekas Perkara dari Danpomal Lantamal V Surabaya Nomor: BPP-23/III-1/VII/2019 tanggal 19 Juli 2019 atas nama Yugo Abi Muslim, Kopda Mus NRP 110087.
Memperhatikan : 1. Surat Keputusan Penyerahan Dankodiklatal selaku Perwira Penyerah Perkara, Nomor Kep/311/X/2019 tanggal 14 Oktober 2019.
2. Surat Dakwaan Oditur Militer Nomor Sdak/147.a/K/AL/XI/2019 tanggal 26 Nopember 2019.
3. Surat Penetapan Kadilmil III-12 Surabaya Nomor TAPKIM/160-K/PM.III-12/AL/XI/2019 tanggal 27 Nopember 2019 tentang Penunjukan Hakim.
4. Penetapan Hakim Ketua Nomor Tapsid/160- K/PM.III-12/AL/XI/2019 tanggal 28 Nopember 2019 tentang Hari Sidang.
5. Penetapan Panitera Nomor Taptera/160-K/PM.III- 12/AL/XI/2019 tanggal 28 Nopember 2019 tentang Penunjukan Panitera Pengganti.
6. Surat tanda terima panggilan untuk menghadap sidang kepada Terdakwa dan para Saksi serta surat-surat lainnya yang berhubungan dengan perkara ini.
Mendengar : 1. Pembacaan Surat Dakwaan Oditur Militer Nomor Sdak/147.a/K/AL/XI/2019 tanggal 26 Nopember 2019, didepan sidang yang dijadikan dasar pemeriksaan perkara ini.
2. Hal-hal yang diterangkan oleh Terdakwa di sidang serta keterangan-keterangan para Saksi dibawah sumpah.
Memperhatikan : 1. Tuntutan pidana Oditur Militer yang diajukan kepada Majelis Hakim, yang pada pokoknya Oditur Militer berpendapat bahwa:
a. Terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah telah melakukan tindak pidana:
“Setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum menjual dan membeli atau menyerahkan Narkotika Golongan I”.
Sebagaimana diatur dan diancam dengan pidana dalam pasal 114 ayat (1) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.
b. Oleh karenanya Oditur Militer mohon agar Terdakwa dijatuhi pidana:
Pidana pokok : Penjara selama 3 (tiga) tahun dikurangi selama Terdakwa menjalani penahanan.
Pidana denda : Rp1.000.000.000,00 (satu milyar rupiah) atau Subsider 3 (tiga) bulan kurungan pengganti.
Pidana tambahan : Dipecat dari dinas Militer TNI AL.
Mohon agar Terdakwa tetap ditahan.
c. Menetapkan barang bukti berupa:
1) Barang-barang:
a) 1 (satu) buah pipet kaca.
b) 1 (satu) bungkus klip plastik bening berisikan Narkotika jenis sabu - sabu dengan berat ±2,101 (dua koma seratus satu) gram berikut pembungkusnya.
c) 1 (satu) bungkus klip plastik bening berisikan Narkotika jenis sabu - sabu dengan berat ± 1,913 (satu koma Sembilan ratus tiga
belas) gram berikut
pembungkusnya.
d) 1 (satu) bungkus klip plastik bening berisikan Narkotika jenis sabu - sabu dengan berat ± 1,454 (dua koma empat ratus lima puluh
empat) gram berikut
pembungkusnya.
e) 1 (satu) bungkus klip plastik bening yang berisikan Narkotika jenis sabu- sabu dengan berat
±2,131 (dua koma seratus tiga puluh satu) gram berikut pembungkusnya.
f) 3 (tiga) plastik klip bekas sabu.
g) 1 (satu) buah HP merk VIVO dengan nomor sim card 081232626261.
h) 1 (satu) buah tas bewama biru.
Poin a sampai dengan f dirampas oleh Negara untuk dimusnakan.
Poin g sampai dengan h dikembalikan kepada pemiliknya yaitu Terdakwa.
2) Surat-surat:
a) 1 (satu) lembar Surat Pengantar dari Lab. For Mabes Polri cabang Surabaya Nomor : R / 6006 / VI / RES.9.5. / 2019 / Labfor tanggal 21 Juni 2019 perihal hasil pemeriksaan perkara BB narkoba a.n. Kopda Mus Yugo Abi Muslim NRP 110087 anggota Ditdok Kodiklatal.
b) 3 (tiga) lembar Berita Acara Pemeriksaan Laboratoris Kriminalistik No. LAB.: 06012 / NNF / 2019 tanggal 21 Juni tahun 2019 a.n. Kopda Mus Yugo Abi Muslim NRP 110087 anggota Ditdok Kodiklatal.
c) 1 (satu) lembar foto copy Surat Pengantar dari Lab. For Mabes Polri cabang Surabaya Nomor: R / 6352 / VII / RES.9.5. / 2019 / Labfor tanggal 01 Juli 2019 perihal hasil pemeriksaan perkara BB narkoba a.n. Terdakwa Sofyan Nurdiansyah.
d) 1 (dua) lembar foto copy Berita Acara Pemeriksaan Laboratoris
Kriminalistik No. LAB.: 06102 / NNF / 2019 tanggal 28 Juni tahun 2019 a.n. Terdakwa Sofyan Nurdiansyah.
e) 1 (satu) lembar foto copy Penetapan dari Pengadilan Negeri Sidoarjo tentang Barang Sitaan Narkotika Nomor: 635 /Pen.S.Pid/2019 tanggal 25 Juni 2019.
Tetap dilekatkan dalam berkas perkara.
d. Membebankan biaya perkara kepada Terdakwa sejumlah Rp7.500,00 (tujuh ribu lima ratus rupiah).
2. Pembelaan (Pledooi) yang berupa permohonan keringanan hukuman yang diajukan oleh Penasihat Hukum Terdakwa kepada Majelis Hakim yang pada pokoknya sebagai berikut:
a. Berdasarkan fakta-fakta dan memperhatikan segala hal yang telah diterangkan oleh para Saksi, Terdakwa, serta alat bukti yang ada bahwa selama pemeriksaan Terdakwa bersikap jujur dan sopan serta tidak berbelit-belit dalam menjawab pertanyaan dari Majelis Hakim.
b. Bahwa Terdakwa menyesali perbuatannya dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi, sebagaimana ditunjukkan dan dibuktikan oleh Terdakwa pada saat memberikan keterangan di depan persidangan dengan jujur serta berterus terang sehingga memperlancar proses pemeriksaan; dan
c. Bahwa Terdakwa pada saat ini masih mempunyai tanggung jawab terhadap keluarga dan anaknya yang masih kecil-kecil yang masih
membutuhkan nafkah serta biaya hidup dari Terdakwa sebagai kepala keluarga.
3. Jawaban atas pembelaan yang berupa permohonan keringanan hukuman dari Penasihat Hukum tersebut, Oditur Militer dalam Repliknya menyatakan secara lisan, yang pada pokoknya Oditur Militer menyatakan tetap pada tuntutannya, begitu juga Penasihat Hukum Terdakwa dalam Dupliknya menyatakan secara lisan tetap pada permohonannya.
Menimbang: Bahwa menurut Surat Dakwaan tersebut di atas, Terdakwa pada pokoknya didakwa sebagai berikut : Pertama:
Bahwa Terdakwa pada waktu-waktu dan di tempat- tempat tersebut di bawah ini, yaitu pada bulan Februari tahun 2000 Sembilan belas, bulan April tahun 2000 Sembilan belas, bulan Mei tahun 2000 Sembilan belas dan tanggal Delapan belas bulan juni tahun 2000 Sembilan belas atau setidak tidaknya pada suatu waktu dalam tahun 2000 Sembilan belas bertempat di warung kopi dekat SPBU Jl. Raya Kletek Sepanjang Sidoarjo, di depan Islamic Center Surabaya, di Alfamidi sebelum rel kereta api Sepanjang Sidoarjo dan di Jl Raya Kletek Taman Sepanjang Sidoarjo tepatnya di putaran balik di depan STIKES Sidoarjo atau setidak-tidaknya di suatu tempat yang termasuk daerah hukum Pengadilan Militer III-12 Surabaya telah melakukan tindak pidana :“Setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan narkotika Golongan I bukan tanaman Perbuatan tersebut dilakukan dengan cara-cara sebagai berikut :
a. Bahwa Terdakwa masuk menjadi prajurit TNI AL pada tahun 2006 melalui pendidikan Secatam PK Angkatan XXVI gelombang I di Kodiklatal, setelah lulus dilantik dengan pangkat Kelasi Dua Mus,
selanjutnya ditempatkan di Pusdikbanmin Dirpesmil Kodiklatal, pada tahun 2017 Terdakwa dipindah tugaskan ke Ditdok Kodiklatal sampai dengan saat melakukan perbuatan yang menjadi perkara ini dengan pangkat Kopda Mus NRP 110087;
b. Bahwa Terdakwa kenal dengan Sdr. Sofyan Nurdiansyah (Saksi-4) sekira tahun 2001 karena teman sekolah SMK Negeri 3 Surabaya sedangkan dengan Sdr. Hendra Suyitno (Saksi-5) kenal sekira tahun 2013 di Jin. Jemursari Surabaya pada saat Saksi-5 bekerja sebagai DJ (Disc Joki), dan dengan keduanya tidak ada hubungan keluarga;
c. Bahwa Terdakwa kenal dengan Sdr. Abdul Hanan alias Kaji Nanang (Saksi-6) sekira bulan Oktober 2016 saat Saksi-6 menjadi Narapidana di Lapas Kias 1 Surabaya di Porong, pada saat itu Terdakwa meminjam sepeda motor Honda GL Saksi-6 yang berada di bengkel kakak Terdakwa di Desa Krembangan No 13 Taman Sepanjang Sidoarjo dan tidak ada hubungan keluarga;
d. Bahwa pada hari Minggu tanggal 16 Juni 2019 sekira pukul 14.00 Wib Terdakwa mendapat telepon dari Saksi-5 untuk memesan Narkotika jenis sabu-sabu, selanjutnya Terdakwa mengirim pesan Whatsapp kepada Saksi-6 untuk memesan Narkotika jenis sabu-sabu tersebut, kemudian hari Senin tanggai 17 Juni 2019 sekira pukul 11.00 Wib Saksi-6 membalas pesan Whatsapp Terdakwa
“saya ke orangnya dulu”, selanjutnya Terdakwa menjawab “oke mas”, kemudian sekira pukul 19.30 Wib Saksi-6 mengirim pesan kepada Terdakwa
“ada uang berapa”, Terdakwa jawab “mohon waktu mas”, selanjutnya Terdakwa konfirmasi lagi ke Saksi-5 “ada uang berapa, ditanyai mas kaji”,
dijawab Saksi-5 “ada dana Rp. 4.000.000,00 (empat juta rupiah)”, selanjutnya Terdakwa mengirim pesan lagi kepada Saksi-6 “ada dana Rp4.500.000,00 (empat juta lima ratus ribu rupiah) sedangkan uang sebesar Rp500.000,00 (lima ratus ribu rupiah) uang milik Sdr. Didik yang sebelumnya sudah pesan terlebih dahulu), dijawab Saksi-6 “oke bro dananya di geser”, selanjutnya Terdakwa menyuruh Saksi-5 untuk transfer dananya ke rekening BCA a.n. Setiawan (adik Terdakwa) sebesar Rp 4.000.000,00 (empat juta rupiah), kemudian Terdakwa mentransfer uang kepada Saksi-6 sebesar Rp4.500.000,00 (empat juta lima ratus ribu rupiah) ke rekening BCA a.n.
Moch. Ainurochim.
e. Bahwa pada hari Selasa tanggai 18 Juni 2019 sekira pukul 07.30 Wib Aiptu Purnomo, S.H.
(Saksi-1) bersama dengan satu team yang disebut team 2 Satresnarkoba Polrestabes Surabaya yang beijumlah 5 (lima) orang yaitu Saksi-1, Brigadir Firdaus Alam Hudi, S.H. (Saksi-2), Bripka Slamet Raharjo (Saksi-3), Aiptu Rahmat hidayat, dan Bripka Achmad Afandi, S.H., melakukan penangkapan terhadap Saksi-5 di rumahnya Jl.
Gresik PPI No. 36 Gresik, dan Saksi-5 kedapatan membawa sabu - sabu seberat 0,42 gram dan 0,40 gram beserta klip plastik 2 (dua) buah, selanjutnya Saksi-5 dilakukan pemeriksaan serta pengembangan, dan Saksi-5 memberikan keterangan sabu-sabu tersebut dari Terdakwa, dan Saksi-5 juga memberikan uang sebesar Rp.
4.500.000,00 ( empat juta lima ratus ribu rupiah ) kepada Terdakwa untuk dibelanjakan narkotika jenis sabu-sabu;
f. Bahwa pada hari Selasa tanggal 18 Juni 2019 sekira pukul 12.30 WIB Terdakwa mendapat
pesan dari Saksi-6 “saya minta nomor penerima barang (Sabu - sabu)”, selanjutnya Terdakwa balas dan mengirim nomor telepon Saksi-4 sebagai orang yang mengambil barang (sabu - sabu) tersebut, selanjutnya Saksi-4 mengambil sabu- sabu di jembatan Dungus daerah Sukodono Sidoarjo dibawah tiang listrik, sekira pukul 18.00 Wib Saksi-4 mengirim pesan Whatsapp kepada Terdakwa, dan
g. Bersama team 2 membawa Terdakwa dan Saksi-4 ke tempat interogasi didepan JMP (Jembatan Merah Plaza) disebelah Bank BRI, selanjutnya Terdakwa diamankan ke Satresnarkoba Polrestabes Surabaya, dan hasil introgasi Terdakwa mengaku masih ada sabu-sabu yang disimpan dirumah Terdakwa di Jl. Sawunggaling III 82 RT. 21 RW. 04 Surabaya;
j. Bahwa pada hari Rabu tanggal 19 Juni 2019 sekira pukul 02.00 WIB Saksi-1, Saksi-2, Saksi-3, bersama team 2 mengantar Terdakwa ke rumahnya untuk mengambil sendiri sabu-sabu yang disimpan di dalam kamar disebuah laci plastik ukuran ± 40 cm yaitu 1 (satu) kotak bekas tempat hand seat warna biru yang berisikan 1 (satu) bungkus klip plastik bening yang berisikan kristal wama putih berupa sabu- sabu dengan berat ± 2,73 (dua koma tujuh tiga) gram berikut pembungkusnya, selanjutnya Saksi-1 bersama team 2, dan Terdakwa kembali ke Polrestabes Surabaya dan melanjutkan interogasi terhadap Terdakwa, setelah selesai dilakukan interogasi Terdakwa dibawa dan diamankan oleh petugas Pom Lantamal V ke Kantor Pom Lantamal V untuk di proses sesuai hukum yang berlaku;
k. Bahwa Terdakwa mendapatkan Narkotika jenis sabu - sabu dengan cara Terdakwa memesan dari
Saksi-6 melalui pesan Whatsapp, apabiia Saksi-6 sedang ada barang biasanya Terdakwa disuruh mentransfer sejumlah uang ke rekening Bank BCA a.n. Moch. Ainurochim, setelah Terdakwa mentransfer selanjutnya Saksi-6 meminta nomor orang yang akan mengambil Narkotika jenis sabu - sabu melalui orang suruhan Saksi-6, biasanya Terdakwa mengirim nomor milik Saksi-4 untuk mengambil barang tersebut;
l. Bahwa Terdakwa pemah memesan/membefi Narkotika jenis sabu-sabu kepada Saksi-6 sebanyak 4 (empat) kali yaitu :
1) Yang pertama pada sekira bulan Februari 2019 pada saat itu yang memesan sabu-sabu kepada Terdakwa adalah Saksi-5 karena Terdakwa diberitahu oleh Saksi-5 jika Saksi-6 adalah bandar Narkoba, sehingga Saksi-5 meminta bantuan Terdakwa untuk memesan sabu - sabu kepada Saksi-6, selanjutnya Teresangka memesan/membeli sabu-sabu kepada Saksi-6 dengan cara mengirim pesan melalui Whatsapp, namun Saksi-6 membalasnya besok pagi dengan mengatakan “nanti saya koordinasikan, kamu ada dana berapa?’’, kemudian Terdakwa jawab “ada dana Rp. 2.500.000,00 (dua juta lima ratus ribu rupiah)”, dan dijawab oleh Saksi-6 “Oke kamu geser dananya ke rekening Bank BCA a.n. Moch. Ainurochim”, setelah Terdakwa mentransfer uang tersebut selanjutnya Saksi-6 meminta nomor telepon orang yang akan mengambil barang tersebut, selanjutnya Terdakwa mengirim nomor Hp Saksi-4 untuk mengambil barang, selanjutnya Saksi-6 mengirim sabu - sabu sebanyak ± 5 (lima) gram, kemudian sabu - sabu tersebut
Terdakwa bagi menjadi 3 (tiga) buah yaitu untuk Saksi-5 sebanyak ± 3 (tiga) gram, untuk Sdr. Didik sebanyak ± 1 (satu) gram, dan untuk Saksi-4 sebanyak ± 1 (satu) gram, dan sebelum sabu-sabu dikirimkan Terdakwa dan Saksi-4 coba/mengkonsumsi sabu-sabu terlebih dahulu di rumah Terdakwa di Jl.
Sawunggaling III No 82 Surabaya karena ditakutkan sabu-sabu tersebut diganti dengan Tawas;
2) Yang kedua bulan April 2019 Terdakwa memesan/membeli sabu-sabu kepada Saksi- 6 sebanyak ± 5 (lima) gram, untuk proses pemesanan sama seperti sebelumnya, kemudian sabu-sabu tersebut dibagi menjadi 3 (tiga) bagian yaitu untuk Saksi-5 sebesar 3 (tiga) gram, untuk Sdr. Didik sebesar 1 (satu) gram dan untuk Saksi-4 sebanyak 1 (satu) gram;
3) Yang ketiga bulan Mei 2019 Terdakwa memesan/membeli Sabu-sabu kepada Saksi- 6, dan Terdakwa sudah memberikan uang (DP) sebesar Rp4.250.000,00 (empat juta dua ratus lima puluh ribu rupiah) dan mendapat sabu- sabu sebanyak ±10 (sepuluh) gram, selanjutya Terdakwa mengirimkan/jual sabu- sabu kepada Saksi-5 sebanyak 3 (tiga) gram dan selang 3 (tiga) hari Saksi-5 mengambil lagi sebanyak 3 (tiga) gram lagi sambil memberi uang untuk mengangsur kepada Saksi-6, untuk Sdr.
Didik sebesar 3 (tiga) gram, dan untuk Saksi- 4 sebanyak 1 (satu) gram;
4) Yang keempat tanggal 16 Juni 2019 Terdakwa memesan/membeli Sabu- sabu kepada Saksi-6, dan Terdakwa sudah
memberikan uang (DP) sebesar Rp4.250.000,00 (empat juta dua ratus lima puluh ribu rupiah) dan mendapat Narkotika jenis sabu-sabu sebanyak ± 20 ( dua puluh) gram, dan Terdakwa membagi sabu-sabu menjadi 5 (lima) bungkus, kemudian Terdakwa kirimkan/jual kepada Saksi-5 sebanyak 2 (dua) bungkus dengan rincian satu bungkus plastik klip bening Narkotika jenis sabu - sabu dengan berat ±10 gram, satu bungkus plastik klip bening dengan Narkotika jenis sabu-sabu dengan berat ± 3 gram, Sdr. Didik sebanyak ± 2 (dua) gram, Sdr. Doni sebanyak berat ± 2 (dua) gram, dan Saksi-4 sebanyak ± 3 (tiga) gram;
5) Sebelum Terdakwa mengirimkan/menjual sabu-sabu tersebut Terdakwa dengan Saksi- 4 mengkonsumsi sabu-sabu tersebut di rumah Terdakwa di Jl. Sawunggaling III No 82 Surabaya karena kawatir diganti dengan tawas;
m. Bahwa Terdakwa pernah mengantar/menjual Narkotika jenis sabu - sabu kepada Saksi-5 sebanyak 5 (lima) kali yaitu :
1) Yang pertama pada sekira bulan Februari 2019 (tanggal lupa) Terdakwa bersama Saksi-4 mengirimkan atau mernjual Narkotika jenis sabu-sabu kepada Saksi-5 di daerah Kletek tepatnya di warung kopi dekat SPBU Jl. Raya Kletek Sepanjang Sidoarjo, saat itu Terdakwa memberikan Narkotika jenis sabu - sabu sebanyak ± 2 (dua) gram;
2) Yang kedua pada sekira bulan April 2019 (tanggal lupa), Terdakwa bersama Saksi-4 mengirimkan atau menjual Narkotika jenis sabu-sabu kepada Saksi-5 di depan Islamic
Center Surabaya, saat itu Terdakwa memberikan Narkotika jenis sabu - sabu dengan berat ±2,5 (dua koma lima) gram;
3) Yang ketiga pada bulan Mei 2019 (tanggal lupa), Terdakwa bersama Saksi-4 mengirimkan /mernjual Narkotika jenis sabu- sabu kepada Saksi-5 di Alfa Midi sebelum rel Kereta Api Sepanjang Sidoarjo, saat itu Terdakwa memberikan Narkotika jenis sabu - sabu sebanyak ± 3 (tiga) gram;
4) Yang keempat pada bulan Mei 2019 Terdakwa mengantar sendiri Narkotika jenis sabu - sabu kepada Saksi-5 di warung kopi dekat SPBU Jl. Raya Kletek Sepanjang Sidoarjo sabu - sabu sebanyak ± 3 (tiga) gram;
5) Yang kelima pada tanggal 18 Juni 2019 pada saat Terdakwa dan Saksi-4 tertangkap tangan oleh Satresnarkoba Polrestabes Surabaya di Jl. Raya Kletek Taman Sepanjang Sidoarjo tepatnya di putaran balik di depan STIKES Sidoarjo, saat itu Terdakwa rencana akan memberikan 2 (dua) bungkus plastik klip berisikan Narkotika jenis sabu - sabu dengan berat ±10 (sepuluh) gram dan ± 3 (tiga) gram kepada Saksi-5;
n. Bahwa Terdakwa pernah mengantar/menjual Narkotika jenis sabu - sabu kepada Sdr. Didik sebanyak 3 (tiga) kali yaitu :
1) Yang pertama pada sekira bulan Februari 2019 (tanggal lupa), saat itu Terdakwa bersama Saksi-4 mengantar Narkotika jenis sabu - sabu kepada Sdr. Didik di depan Islamic Center Surabaya sebanyak ± 2 (dua) gram;
2) Yang kedua pada bulan April 2019 (tanggal lupa), saat itu Terdakwa bersama Saksi-4 mengantar Narkotika jenis sabu - sabu kepada Sdr. Didik di Alfa Midi sebelum rel Kereta Api Sepanjang Sidoarjo sebanyak ± 2 (dua) gram;
3) Yang ketiga pada bulan Mei 2019 (tanggal lupa), saat itu Terdakwa bersama Saksi-4 mengantar Narkotika jenis sabu - sabu kepada Sdr. Didik di Indomaret samping Bank BCA Sepanjang Sidoarjo sebanyak ± 3 (tiga)gram;
o. Bahwa Terdakwa menjual Narkotika jenis sabu - sabu kepada Saksi-5, Sdr. Didik, dan Saksi-4 dengan harga sebesar Rp. 1.100.000,00 (satu juta seratus ribu rupiah) per gramnya sedangkan Terdakwa membeli sabu-sabu dari Saksi-6 dengan harga sebesar Rp. 950.000,00 (sembilan ratus lima puluh ribu rupiah) per gramnya;
p. Bahwa Terdakwa setiap menjual Narkotika jenis sabu-sabu kepada Saksi-5, Sdr. Didik dan Saksi- 4, Terdakwa mendapat keuntungan sebesar Rp.
150.000.- (seratus lima puluh ribu rupiah) per gramnya dan keuntungan tersebut Terdakwa gunakan untuk membayar jasa pengambilan Narkotika jenis sabu-sabu kepada Saksi-4 sebesar Rp. 300.000,00 (tiga ratus ribu rupiah) dan untuk keperluan pribadi Terdakwa sendiri;
q. Bahwa Terdakwa setiap mendapat Narkotika jenis sabu-sabu, Terdakwa dan Saksi-4 menimbang terlebih dahulu, untuk alat yang digunakan yaitu :
1) Timbangan kecil digital milik Sdr. Hendra Suyitno;
2) Plastik Klip bening yang menyiapkan adalah Sdr. Sofyan Nurdiansyah;
3) Sekrop / sendok plastik kecil milik Sdr.
Sofyan Nurdiansyah;
r. Bahwa Terdakwa pernah mengkonsumsi sabu- sabu bersama Saksi-4 sebanyak 4 (empat) kali yaitu sekira bulan Februari 2019 (tanggalnya lupa), bulan April 2019 (tanggalnya lupa), bulan Mei 2019 (tanggalnya lupa) dan tanggal 18 Juni 2019 di kamar belakang rumah Terdakwa di Jl.
Sawunggaling III No 82 Surabaya;
s. Bahwa Terdakwa pernah mengkonsumsi / menggunakan Narkotika jenis sabu - sabu bersama Saksi-5 sebanyak 2 (dua) kali yaitu : 1) Yang pertama sekira bulan April 2019 di
rumah Terdakwa di Jl Sawunggaling III No 82 Surabaya;
2) Yang kedua sekira bulan April 2019 di tempat Kos Terdakwa Daerah Dolly Surabaya.
t. Bahwa Terdakwa bersama Saksi-4, maupun Saksi-5 menggunakan / mengkonsumsi Narkotika jenis sabu-sabu tersebut dengan cara menghisap dengan mulut melalui sedotan plastik yang sudah menancap di tutup botol bekas parfum yang di isi air, pipet kaca tersebut dipanasi dengan korek api lalu asapnya Terdakwa hisap secara bergantian dengan Saksi-4, maupun Saksi-5 saat itu Terdakwa menghisap sebanyak 3 (tiga) sampai dengan 4 (empat) kali;
u. Bahwa pada tanggal 15 Juni 2019 Terdakwa pernah membeli narkotika jenis extasi dari Saksi- 5 sebanyak 15 (lima belas) butir dengan harga perbutir sebesar Rp225.000.000,00 (dua ratus
dua puluh lima ribu rupiah), kemudian Terdakwa menjual kepada Sdr. Doni di Jl. Raya Mayjen Sungkono Surabaya tepatnya di gang masuk Mali Ciwalk Surabaya, selanjutnya Terdakwa memberikan orang perantaranya Sdr. Doni sebanyak 9,5 (sembilan koma lima) dengan harga per butir sebesar Rp. 300.000,- (tiga ratus ribu rupiah), kemudian tanggal 16 Juni 2019 Terdakwa memberikan 5 (lima) butir pil Extasi kepada Sdr. Doni di Alfamidi Jemundo Taman Sidoarjo dan untuk setengahnya diberikan Sdr.
Doni kepada Terdakwa, selanjutnya Terdakwa konsumsi sendiri pada saat pulang;
v. Bahwa alasan Terdakwa melakukan jual beli Narkotika jenis sabu-sabu dengan Saksi-5 dan Saksi-6 karena Terdakwa merasa punya hutang budi kepada Saksi-5 sehingga Terdakwa merasa tidak enak menolak permintaan Saksi-5 untuk dibelikan sabu-sabu tersebut; dan
w. Bahwa pada sekira tahun 2017 Terdakwa pemah dijatuhi hukuman Disiplin berupa penahanan selama 3 (tiga) hari dan penundaan pangkat selama 2 (dua) periode dalam perkara memasuki tempat hiburan malam dan menjadi DJ (Disk Joki).
Atau Kedua:
Bahwa Terdakwa pada waktu-waktu dan di tempat- tempat tersebut di bawah ini, yaitu pada bulan Februari tahun 2000 Sembilan belas, bulan April tahun 2000 Sembilan belas, bulan Mei tahun 2000 Sembilan belas, tanggal Enam belas bulan Juni tahun 2000 Sembilan belas dan tanggal Delapan belas bulan juni tahun 2000 Sembilan belas atau setidak tidaknya pada suatu waktu dalam tahun 2000 Sembilan belas bertempat di rumah
Terdakwa di Jl. Sawunggaling III No. 82 Surabaya dan ditempat kost Terdakwa di daerah Dolly Surabaya atau setidak-tidaknya di suatu tempat yang termasuk daerah hukum Pengadilan Militer III-12 Surabaya telah melakukan tindak pidana :
“Setiap penyalah guna Narkotika golongan I bagi diri sendiri “
Perbuatan tersebut dilakukan dengan cara-cara sebagai berikut :
a. Bahwa Terdakwa masuk menjadi prajurit TNI AL pada tahun 2006 melalui pendidikan Secatam PK Angkatan XXVI gelombang I di Kodiklatal, setelah lulus dilantik dengan pangkat Kelasi Dua Mus, selanjutnya ditempatkan di Pusdikbanmin Dirpesmil Kodiklatal, pada tahun 2017 Terdakwa dipindah tugaskan ke Ditdok Kodiklatal sampai dengan saat melakukan perbuatan yang menjadi perkara ini dengan pangkat Kopda Mus NRP 110087;
b. Bahwa Terdakwa kenal dengan Sdr. Sofyan Nurdiansyah (Saksi-4) sekira tahun 2001 karena teman sekolah SMK Negeri 3 Surabaya sedangkan dengan Sdr. Hendra Suyitno (Saksi-5) kenal sekira tahun 2013 di Jin. Jemursari Surabaya pada saat Saksi-5 bekerja sebagai DJ (Disc Joki), dan dengan keduanya tidak ada hubungan keluarga;
c. Bahwa Terdakwa kenal dengan Sdr. Abdul Hanan alias Kaji Nanang (Saksi-6) sekira bulan Oktober 2016 saat Saksi-6 menjadi Narapidana di Lapas Klas 1 Surabaya di Porong, pada saat itu Terdakwa meminjam sepeda motor Honda GL Saksi-6 yang berada di bengkel kakak Terdakwa di Desa Krembangan No 13 Taman Sepanjang Sidoarjo dan tidak ada hubungan keluarga;
d. Bahwa Terdakwa pernah memakai/mengkonsumsi narkotika jenis sabu-sabu bersama Saksi-4 yaitu:
1) Yang pertama pada sekira bulan Februari 2019 Terdakwa memesan/membeli sabu- sabu kepada Saksi-6 sebanyak ± 5 (lima) gram dan sebelum sabu-sabu dikirimkan kepada Saksi-5 dan Sdr. Didik, Terdakwa bersama Saksi-4 mencoba terlebih dahulu sabu-sabu tersebut di rumah Terdakwa di Jl.
Sawunggaling III No. 82 Surabaya karena ditakutkan sabu-sabu tersebut diganti dengan Tawas;
2) Yang kedua bulan April 2019 Terdakwa memesan/membeli sabu-sabu kepada Saksi- 6 sebanyak ± 5 (lima) gram dan sebelum sabu-sabu dikirimkan kepada Saksi-5 dan Sdr. Didik, Terdakwa bersama Saksi-4 mencoba terlebih dahulu sabu-sabu tersebut di rumah Terdakwa di Jl. Sawunggaling III No. 82 Surabaya karena ditakutkan sabu- sabu tersebut diganti dengan Tawas;
3) Yang ketiga bulan Mei 2019 Terdakwa memesan/membeli sabu-sabu kepada Saksi- 6 sebanyak ±10 (sepuluh) gramdan sebelum sabu-sabu dikirimkan kepada Saksi-5 dan Sdr. Didik, Terdakwa bersama Saksi-4 mencoba terlebih dahulu sabu-sabu tersebut di rumah Terdakwa di Jl. Sawunggaling III No. 82 Surabaya karena ditakutkan sabu- sabu tersebut diganti dengan Tawas.
4) Yang keempat tanggal 16 Juni 2019 Terdakwa memesan/membeli sabu- sabu kepada Saksi-6 sebanyak ± 20 ( dua puluh) gram,dan sebelum sabu-sabu dikirimkan kepada Saksi-5, Sdr. Didik dan Sdr. Doni, Terdakwa bersama Saksi-4 mencoba terlebih
dahulu sabu-sabu tersebut di rumah Terdakwa di Jl. Sawunggaling III No. 82 Surabaya karena ditakutkan sabu-sabu tersebut diganti dengan Tawas;
e. Bahwa Terdakwa pernah mengkonsumsi / menggunakan Narkotika jenis sabu - sabu bersama Saksi-5 sebanyak 2 (dua) kali yaitu : 1) Yang pertama sekira bulan April 2019 di
rumah Terdakwa di Jl Sawunggaling III No 82 Surabaya;
2) Yang kedua sekira bulan April 2019 di tempat Kos Terdakwa Daerah Dolly Surabaya.
f. Bahwa Terdakwa bersama Saksi-4, maupun Saksi-5 menggunakan/ mengkonsumsi Narkotika jenis sabu-sabu tersebut dengan cara menghisap dengan mulut melalui sedotan plastik yang sudah menancap di tutup botol bekas parfum yang di isi air, pipet kaca tersebut dipanasi dengan korek api lalu asapnya Terdakwa hisap secara bergantian dengan Saksi-4, maupun Saksi-5 saat itu Terdakwa menghisap sebanyak 3 (tiga) sampai dengan 4 (empat) kali;
g. Bahwa pada hari Minggu tanggal 16 Juni 2019 sekira pukul 14.00 Wib Terdakwa mendapat telepon dari Saksi-5 untuk memesan Narkotika jenis sabu-sabu, selanjutnya Terdakwa mengirim pesan Whatsapp kepada Saksi-6 untuk memesan Narkotika jenis sabu-sabu tersebut, kemudian hari Senin tanggal 17 Juni 2019 sekira pukul 11.00 Wib Saksi-6 membalas pesan Whatsapp Terdakwa
“saya ke orangnya dulu”, selanjutnya Terdakwa menjawab “oke mas”, kemudian sekira pukul 19.30 Wib Saksi-6 mengirim pesan kepada Terdakwa
“ada uang berapa”, Terdakwa jawab “mohon waktu mas”, selanjutnya Terdakwa konfirmasi lagi ke
Saksi-5 “ada uang berapa, ditanyai mas kaji”, dijawab Saksi-5 “ada dana Rp. 4.000.000,00 (empat juta rupiah)”, selanjutnya Terdakwa mengirim pesan lagi kepada Saksi-6 “ada dana Rp4.500.000,00 (empat juta lima ratus ribu rupiah”
(sedangkan uang sebesar Rp500.000,00 (lima ratus ribu rupiah). uang milik Sdr. Didik yang sebelumnya sudah pesan terlebih dahulu), dijawab Saksi-6 “oke bro dananya di geser”, selanjutnya Terdakwa menyuruh Saksi-5 untuk transfer dananya ke rekening BCA a.n. Setiawan (adik Terdakwa) sebesar Rp 4.000.000,00 (empat juta rupiah), kemudian Terdakwa mentransfer uang kepada Saksi-6 sebesar Rp. 4.500.000,00 (empat juta lima ratus ribu rupiah) ke rekening BCA a.n.
Moch. Ainurochim;
h. Bahwa pada hari Selasa tanggal 18 Juni 2019 sekira pukul 07.30 Wib Aiptu Purnomo, S.H.
(Saksi-1) bersama dengan satu team yang disebut team 2 Satresnarkoba Polrestabes Surabaya yang berjumlah 5 (lima) orang yaitu Saksi-1, Brigadir Firdaus Alam Hudi, S.H. (Saksi-2), Bripka Slamet Raharjo (Saksi-3), Aiptu Rahmat hidayat, dan Bripka Achmad Afandi, S.H., melakukan penangkapan terhadap Saksi-5 di rumahnya Jl.
Gresik PPI No. 36 Gresik, dan Saksi-5 kedapatan membawa sabu-sabu seberat 0,42 gram dan 0,40 gram beserta klip plastik 2 (dua) buah, selanjutnya Saksi-5 dilakukan pemeriksaan serta pengembangan, dan Saksi-5 memberikan keterangan sabu-sabu tersebut dari Terdakwa, dan Saksi-5 juga memberikan uang sebesar Rp.
4.500.000,- (empat juta lima ratus ribu rupiah) kepada Terdakwa untuk dibelanjakan narkotika jenis sabu-sabu;
i. Bahwa pada hari Selasa tanggal 18 Juni 2019 sekira pukul 12.30 WIB Terdakwa mendapat pesan dari Saksi-6 “saya minta nomor penerima barang (Sabu - sabu)”, selanjutnya Terdakwa balas dan mengirim nomor telepon Saksi-4 sebagai orang yang mengambil barang (sabu- sabu) tersebut, selanjutnya Saksi-4 mengambil sabu- sabu di jembatan Dungus daerah Sukodono Sidoarjo dibawah tiang listrik, sekira pukul 18.00 Wib Saksi-4 mengirim pesan Whatsapp kepada Terdakwa, dan memberitahukan bahwa barang (sabu-sabu) sudah didapat, selanjutnya Terdakwa balas “Yowes, ati - ati, muter - mutero dulu ae” (ya sudah hati - hati, muter - muter dulu saja), sekira pukul 20.00 Wib Saksi-4 datang kerumah Terdakwa di Jl. Sawunggaling III No 82 Surabaya, saat itu Terdakwa sedang makan malam bersama dengan anak istri Terdakwa, selesai makan malam Terdakwa, istri dan anak masuk kedalam kamar depan sambil mengobrol sebentar, selanjutnya Terdakwa menuju ruang tamu untuk menemui Saksi-4, setelah mengobrol sebentar selanjutnya Terdakwa dan Saklsi-4 menuju ke kamar belakang untuk menimbang Narkotika jenis sabu-sabu dengan menggunakan timbangan digital kecil milik Saksi-5, setelah ditimbang sebesar ± 20 gram, selanjutnya Terdakwa dan Saksi-4 mengkonsumsi dulu sabu- sabu tersebut di rumah Terdakwa di Jl.
Sawunggaling III No 82 Surabaya karena dikhawatirkan diganti dengan Tawas;
j. Bahwa selanjutnya Terdakwa menghubungi Saksi- 5 untuk memberitahukan Narkotika jenis sabu- sabu siap untuk dikirim, namun Saksi-5 tidak mengangkat telpon Terdakwa walaupun Terdakwa sudah berkali-kali menelpon Saksi-5, selanjutnya Terdakwa mengirim pesan Whatsapp ke Saksi-5, saat itu pesan Terdakwa dibaca namun blm
dibalas, selanjutnya Terdakwa dan Saksi-4 memutuskan untuk berangkat menuju warkop pinggir jalan dekat POM bensin JL Raya Kletek Taman Sepanjang Sidoarjo dengan menggunakan kendaraan Sepeda motor Honda Vario warna hitam strip merah milik Saksi-4;.
k. Bahwa pada sekira pukul 21.15 WIB Saksi-1 bersama team 2 Satresnarkoba Polrestabes Surabaya berdasarkan Surat Perintah Penugasan dari Kasat Narkoba Polrestabes Surabaya Nomor:
Sprin-Gas / 330 / VI / 2019 Satresnarkoba tanggal 18 Juni 2019 untuk melakukan penangkapan terhadap Terdakwa, selanjutnya Saksi-1 bersama team membawa Saksi-5, sekira pukul 21.30 WIB Terdakwa memberikan informasi melalui WhatsApp kepada Saksi-5 apabila sudah sampai di Jl. Raya Kletek Taman Sidoarjo agar memberitahunya;
l. Bahwa sekira pukul 21.40 Wib Terdakwa dan Sdr.
Sofyan Nurdiansyah berhenti di seberang putar balik kendaraan tepatnya di depan STIKES Insan Unggul Taman Sidoarjo, selanjutnya Terdakwa menelepon Saksi-5 namun tidak diangkat/ dijawab oleh Saksi-5, sekira pukul 22.00 Wib Saksi-1 bersama Saksi-2, Saksi-3, dan team 2 menangkap Terdakwa dan Saksi-4, dan didalam dompet Terdakwa ditemukan 1 (satu) buah pipet kaca, di saku celana Terdakwa bagian kanan ditemukan 1 (satu) klip plastik bening berisi Narkotika jenis sabu-sabu dengan berat ± 2 (dua) gram berikut pembungkusnya, 2 (dua) klip plastik bening berisi Narkotika jenis sabu-sabu dengan berat masing- masing ± 2 (dua) gram berikut pembungkusnya dan ± 3 (tiga) gram berikut pembungkusnya ditemukan di dalam tas selempang milik Terdakwa yang berwarna biru, untuk yang 3 (tiga) gram
Terdakwa sembunyikan di tempat bekas Tempered glass warna biru, sedangkan yang 2 (dua) gram bekas tempat di spliter adaptor, 1 (satu) buah HP merk VIVO dengan nomor sim card 081232626261, dan dari Saksi-4 ditemukan 1 (satu) buah pipet kaca, 1 (satu) alat bong yang terbuat dari bekas parfum plastik, 3 (tiga) buah plastik klip bekas, 1 (satu) buah sekrop plastik kecil, selanjutnya barang bukti tersebut diamankan oleh petugas Kepolisian, Saksi-1 bersama team 2 membawa Terdakwa dan Saksi-4 ke tempat interogasi didepan JMP (Jembatan Merah Plaza) disebelah Bank BRI, selanjutnya Terdakwa diamankan ke Satresnarkoba Polrestabes Surabaya, dan hasil introgasi Terdakwa mengaku masih ada sabu-sabu yang disimpan dirumah Terdakwa di Jl. Sawunggaling III 82 RT. 21 RW.
04 Surabaya;
m. Bahwa pada hari Rabu tanggal 19 Juni 2019 sekira pukul 02.00 WIB Saksi-1, Saksi-2, Saksi-3, bersama team 2 mengantar Terdakwa ke rumahnya untuk mengambil sendiri sabu-sabu yang disimpan di dalam kamar disebuah laci plastik ukuran ± 40 cm yaitu 1 (satu) kotak bekas tempat hand seat warna biru yang berisikan 1 (satu) bungkus klip plastik bening yang berisikan kristal warna putih berupa sabu- sabu dengan berat ± 2,73 (dua koma tujuh tiga) gram berikut pembungkusnya, selanjutnya Saksi-1 bersama team 2, dan Terdakwa kembali ke Polrestabes Surabaya dan melanjutkan interogasi terhadap Terdakwa, setelah selesai dilakukan interogasi Terdakwa dibawa dan diamankan oleh petugas Pom Lantamal V ke Kantor Pom Lantamal V untuk di proses sesuai hukum yang berlaku.
n. Bahwa pada sekira tahun 2017 Terdakwa pernah dijatuhi hukuman Disiplin berupa penahanan selama 3 (tiga) hari dan penundaan pangkat selama 2 (dua) periode dalam perkara memasuki tempat hiburan malam dan menjadi DJ (Disk Joki).
Bahwa perbuatan Terdakwa tersebut telah memenuhi unsur-unsur tindak pidana sebagaimana dirumuskan dan diancam dengan pidana yang tercantum dalam Pasal
Pertama : Pasal 114 Ayat (1) UURI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
Atau
Kedua : Pasal 127 ayat (1) huruf a UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.
Menimbang : Bahwa atas Dakwaan tersebut Terdakwa menerangkan bahwa ia benar-benar mengerti atas Surat Dakwaan yang didakwakan kepadanya.
Menimbang : Bahwa atas Dakwaan Oditur Militer tersebut, Terdakwa dan Penasihat Hukum Terdakwa tidak mengajukan keberatan atau Eksepsi.
Menimbang : Bahwa didalam persidangan Terdakwa didampingi oleh Tim Penasihat Hukum dari Kodiklatal yaitu Novandi Irianto, S.H. Mayor Laut (KH) NRP 18892/P, Arisandy Adhi Setiawan, S.H. Kapten Laut (KH) NRP 19455/P, Rudi Indratno, S.H. Kapten Laut (KH) NRP 19456/P, Meky Permana, S.H. Letda laut NRP 22462/P Berdasarkan Surat Perintah dari Dankodiklatal Nomor : Sprint/886/X/2019 tanggal 30 Oktober 2019 dan Surat Kuasa dari Terdakwa kepada Penasihat Hukum tanggal 14 Desember 2019.
Menimbang : Bahwa para Saksi yang dihadapkan di persidangan menerangkan di bawah sumpah, yaitu:
Saksi-1 :
Nama lengkap : Sherly Ema Devriati, S. AB.
Pekerjaan : Konsultan.
Tempat, tanggal lahir : Sidoarjo, 23 Juni 1986.
Jenis kelamin : Perempuan.
Kewarganegaraan : Indonesia.
A g a m a : Islam.
Tempat tinggal : Jl. Sawunggaling III No. 82 Sidoarjo.
Pada pokoknya menerangkan sebagai berikut :
1. Bahwa Saksi kenal dengan Terdakwa karena Terdakwa adalah suami Saksi dalam hubungan sebagai suami istri.
2. Bahwa Saksi kenal dengan Terdakwa pada tahun 2007 di Puspenerbal Surabaya kemudian Saksi menikah dengan Terdakwa pada tahun 2009 dan sudah dikaruniai 2 (dua) orang putri.
3. Bahwa setelah menikah rumah tangga Terdakwa sangat harmonis namun semenjak tahun 2014 rumah tangga Saksi mulai tidak harmonis, penyebabnya Terdakwa sering pulang malam tiap hari Sabtu dan hari Minggu karena Terdakwa bekerja sebagai DJ (Disjoki) di salah satu diskotik di Surabaya.
4. Bahwa Sudah sering mengingatkan kepada Terdakwa supaya berhenti dari dunia malam namun tidak dihiraukan dan Saksi pernah menghadap Komandan melaporkan permasalahan rumah tangganya.
5. Bahwa Saksi mengerti dipanggil di persidangan mengenai perkara penyalahgunaan narkotika yang dilakakan oleh Terdakwa.
6. Bahwa Saksi mengetahui Terdakwa menggunakan sabu-sabu ketika dipanggil Pomal Surabaya
7. Bahwa pada hari Selasa tanggal 18 Juni 2019, setelah makan malam ada Sdr. Sofyan Nurdiansyah teman Terdakwa berkunjung kerumah Saksi.
8. Bahwa karena sudah malam selanjutnya Saksi berpamitan kepada Terdakwa untuk menemani tidur anak Saksi di kamar depan.
9. Bahwa selanjutnya Terdakwa menemui Sdr.
Sofyan Nurdiansya.
10. Bahwa setelah anak Saksi tidur Saksi mencari Terdakwa di dalam rumah dan Terdakwa tidak ada, namun sepeda motor dan helm ada didepan rumah saat itu Saksi mengira Terdakwa cuma main didekat rumah saja sehingga Saksi balik kedalam kamar, sekira pukul 23.30 Wib Terdakwa belum pulang juga.
11. Bahwa selanjutnya Saksi menelephone dan mengirim pesan Whatsapp ke nomor Terdakwa untuk menanyakan keberadaannya, namun tidak diangkat dan saat itu pesan melalui Whats Ap Saksi hanya di baca saja.
12. Kemudian sekitar jam 15.00 wib Saksi mendapat telphone dari Terdakwa yang menyatakan bahwa Terdakwa sudah di Pom Lantamal V Surabaya 13. Bahwa selanjutnya Saksi langsung menuju kantor
Pom Lantamal V bersama anak Saksi, setelah sampai di Kantor Pom Lantamal V Saksi dipertemukan dengan Terdakwa, saat itu Saksi melihat Terdakwa dalam posisi tangan diborgol dan Terdakwa meminta maaf kepada Saksi dan besoknya meminta Saksi untuk membawakan perlengkapan mandi dan perlengkapan shalat, selanjutnya Saksi disuruh pulang kerumah.
14. Bahwa pada hari Kamis tanggai 20 Juni 2019 sekira 10.00 Wib Saksi datang ke Kantor Pom
Lantamal V, saat itu Terdakwa bercerita bahwa saat ini sedang ada permasalahan Narkoba yang dijebak oleh teman suami Saksi yaitu Sdr. Sofyan Nurdiansyah dan Sdr. Hendra Suyitno.
15. Bahwa Saksi mengenal Sdr. Sofyan karena Sdr.
Sofyan adalah teman Terdakwa pada waktu di SMK.
16. Bahwa Saksi pernah menemu plastik di kamar belakang namun Saksi tidak curiga karena Terdakwa sering membuat umpan dari pelet untuk mancing.
17. Bahwa Saksi juga pernah melihat timbangan digital di lemari kamar belakang, namun sudah rusak.
18. Bahwa Saksi tidak pemah mengetahui, melihat atau menyaksikan bahwa Terdakwa pemah menguasai atau menjual Narkotika jenis Sabu- sabu kepada orang lain.
19. Bahwa Saksi tidak pernah mengetahui kalau rumah Saksi digeledah oleh petugas polisi namun Saksi tidak mengetahui karena pada waktu itu Saksi dalam keadaan tidur.
20. Bahwa menurut Saksi menyalagunaan sabu-sabu adalah tidak boleh.
Atas keterangan Saksi tersebut diatas, Terdakwa membenarkan seluruhnya.
Saksi-2 :
Nama lengkap : Purnomo Sujito, S.H.
Pangkat / NRP : Aiptu/73050323.
Jabatan : Satresnarkoba
Satuan : Polrestabes Surabaya.
Tempat, tanggal lahir : Surabaya, 20 Mei 1973 Jenis kelamin : Laki-laki.
Kewarganegaraan : Indonesia.
A g a m a : Islam.
Tempat tinggal : Jl. Sikatan No. 1 Surabaya.
Pada pokoknya menerangkan sebagai berikut :
1. Bahwa Saksi kenal dengan Terdakwa pada tanggal 18 juni 2019 saat melakukan penangkapan tidak ada hubungan keluarga.
2. Bahwa Saksi mengerti dipanggil di persidangan ini karena masalah pennyalagunaan narkotika yang dilakukan oleh Terdakwa.
3. Bahwa sebelumnya Saksi mendapat informasi dari dari masyarakat ada orang yang menyalahgunaan narkoba yang dilakukan oleh Sdr. Hendra Suyitno yang di rumahnya JL Gresik PPI No. 36 Gresik.
4. Bahwa kemudian pada hari Selasa tanggal 18 Juni 2019 sekira pukul 08.00 Wib Saksi bersama dengan satu team yang disebut team 2 Satresnarkoba Polrestabes Surabaya yang berjumlah 5 (lima) orang yaitu Saksi, Aiptu Rahmat Hidayat, Bripka Slamet Raharjo, Bripka Achmad Afandi, S.H., Brigadir Firdaus Alamhudi, S.H.
melakukan penangkapan terhadap Sdr. Hendra Suyitno di rumahnya JL Gresik PPI No. 36 Gresik.
5. Bahwa setelah dilakukan pemeriksaan serta pengembangan terhadap Sdr. Hendra Suyitno yang diduga telah melakukan penyalaguanaan obat terlarang narkotika jenis sabu-sabu.
6. Bahwa setelah dilakukan pemeriksaan serta pengembangan terhadap Sdr. Hendra Suyitno memberikan keterangan telah memberikan uang sebesar Rp4.500.000,- (empat juta lima ratus ribu rupiah) kepada Terdakwa untuk dibelanjakan narkotika jenis sabu-sabu.
7. Bahwa kemudian Terdakwa menghubungi Sdr.
Abdul Hanan alias Kaji Nanang seorang
narapidana di Lapas Porong melalui handphone untuk membeli sabu-sabu sebanyak 20 (dua puluh) gram dan Sdr. Abdul Hanan alias Kaji Nanang mematok harga per gram sebesar Rp.
950.000,- (sembilan ratus lima puluh ribu rupiah), kemudian disepakati sabu-sabu tersebut akan diambil oleh Sdr. Sofyan Nurdiansyah.
8. Bahwa selanjutnya sabu-sabu tersebut diambil di daerah taman setelah itu diserahkan kepada Terdakwa.
9. Bahwa kemudian sabu- sabu tersebut di pecah menjadi 5 (lima) poket dengan rincian : 1 (satu) plastik klip narkoba jenis sabu - sabu seberat 10 (gram) beserta pembungkusnya, 2,43 (dua koma empat tiga) gram beserta pembungkusnya, 1,97 (satu koma sembilan tujuh) gram, 2,66 (dua koma enam enam) gram, dan 2,73 (dua koma tujuh tiga).
10. Bahwa sekira pukul 21.15 Wib Sdr. Hendra Suyitno didibawa oleh anggota Satresnarkoba Polrestabes Surabaya untuk menunjukan tempat transaksi Narkotika jenis sabu-sabu tersebut.
11. Bahwa kemudian Saksi bersama dengan satu team 2 Satresnarkoba Polrestabes Surabaya berdasarkan Surat Perintah Penugasan dari Kasat Narkoba Polrestabes Surabaya Nomor: Sprin-Gas / 330 / VI / 2019 Satresnarkoba tanggal 18 Juni 2019 melakukan penangkapan terhadap Terdakwa.
12. Bahwa sekira sekira pukul 21.30 Wib Terdakwa memberikan informasi melalui WhatsApp kepada Sdr. Hendra Suyitno apabila sudah sampai di Jl.
Raya Kletek Taman Sidoarjo agar memberitahu mengambil barang (sabu-sabu) kepada Sdr.
Sofyan.
13. Bahwa kemudian selanjutnya sekira pukul 22.00 Wib anggota Satresnarkoba Polrestabes Surabaya melakukan penangkapan terhadap Terdakwa dan Sdr. Sofyan Nurdiansyah dan pada waktu penangkapan Sdr. Sofyan Nurdiansyah melakukan perlawanan
14. Bahwa pada saat Saksi melakukan penangkapan terhadap Terdakwa dan Sdr. Sofyan Nurdiansyah tersebut ditemukan barang bukti berupa 1 (satu) klip plastik bening berisi Narkotika jenis sabu - sabu dengan berat ± 2,43 (dua koma empat tiga) gram berikut pembungkusnya ditemukan didalam saku celana Terdakwa.
15. Bahwa ditemukan 1 (satu) buah pipet kaca seberat ± 4,04 (empat koma nol empat) gram, 2 (dua) klip plastik bening berisi Narkotika jenis sabu - sabu dengan berat masing - masing ± 1,97 (satu koma sembilan tujuh) gram berikut pembungkusnya, ± 2,66 (dua koma enam enam) gram berikut pembungkusnya, 3 (tiga) plastik klip bekas sabu dan 1 (satu) buah HP merk VIVO dengan nomor sim card 081232626261 ditemukan didalam tas milik Terdakwa,
16. Bahwa 1 (satu) buah kotak bekas tempat hand seat warna biru yang berisikan 1 (satu) bungkus klip plastik bening yang berisikan kristal warna pulih berupa Narkotika jenis sabu-sabu dengan berat ± 2,73 (dua koma tujuh tiga) gram berikut pembungkusnya ditemukan di dalam kamar disebuah laci plastik ukuran ± 40 cm ditemukan di rumah Terdakwa.
17. Bahwa Terdakwa dan Sdr. Sofyan Nurdiansyah membeli Narkotika jenis Sabu- sabu dari Sdr.
Abdul Hanan alias Kaji Nanang seorang Narapidana Lapas Porong dengan cara Terdakwa memberikan uang melalui ditransfer ke Rekening
Sdr. Abdul Hanan melalui rekening BCA.
18. Bahwa sebelum dilakukan penangkapan Terdakwa dan Sdr. Sofyan pernah mengkonsumsi sabu-sabu yang dilakukan di rumah Terdakwa di Jl.
Sawunggaling III 82 RT. 21 RW. 04 Kel. Jemundo Kec. Taman Sidoarjo.
19. Bahwa Sdr. Hendra sudah 2 (dua) kali melakukan transaksi dengan Terdakwa.
20. Bahwa menurut ketengan Saksi setiap melakukan transaksi Terdakwa menggunakan kendaraan sepeda motor milik Terdakwa.
21. Bahwa menurut keterangan Saksi pada waktu Terdakwa melakukan jual beli narkotika jenis sabu- sabu tidak ada ijin dari pihak yang berwenang.
22. Bahwa menurut Saksi Terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan narkotika.
Atas keterangan Saksi tersebut diatas, ada sebagian keterangan Saksi yang disangkal sebagai berikut : - Bahwa Terdakwa melakukan transaksi sabu-sabu
dengan Sdr. Hendra sebanyak 4 (empat) kali bukan 2 (dua) kali.
- Bahwa kendaraan sepeda motor yang dipakai oleh Terdakwa adalah punya H. Nanang yang diperbaiki oleh Terdakwa.
- Bahwa yang masuk kamar Terdakwa untuk melakukan penggeledahan ada 4 (empat) orang dan 4 (empat) orang ada diluar rumah.
Atas sangkalan Terdakwa tersebut Saksi membenarkan sangkalan Terdakwa.
Saksi-3
Nama lengkap : Firdaus Alam Hudi, S.H.
Pangkat : Brigadir Polisi/89090050.
Jabatan : Anggota Satresnarkoba.
Satuan : Polrestabes Surabaya.
Tempat, tanggal lahir : Surabaya, 2 September 1989.
Jenis kelamin : Laki-laki.
Kewarganegaraan : Indonesia.
A g a m a : Islam.
Tempat tinggal : Jl. Sikatan No. 1 Surabaya.
Pada pokoknya menerangkan sebagai berikut :
1. Bahwa Saksi tidak kenal dengan Terdakwa dan tidak ada hubungan keluarga.
2. Bahwa Saksi mengerti dipanggil di persidangan ini yaitu sebagai Saksi dalam perkara penyalahgunaan Narkotika jenis sabu-sabu yang dilakukan oleh Terdakwa.
3. Bahwa sebelumnya Saksi mendapat informasi dari masyarakat tentang ada seseorang yang menggunakan sabu-sabu.
4. Bahwa kemudian pada tanggal 18 Juni 2019 sekira pukul 08.00 Wib Saksi bersama dengan satu team Saksi dan team menangkap 1 orang yang bernama Sdr. Hendra Suyitno di rumahnya Jl. Gresik PPI No. 36 Gresik.
5. Bahwa team 2 Satresnarkoba Polrestabes Surabaya yang berjumlah 5 (lima) orang yaitu Saksi, Aiptu Pumomo Sujito, S.H., Aiptu Rahmat Hidayat, Bripka Slamet Raharjo, Bripka Achmad Afandi, S.H.
6. Bahwa setelah dilakukan pemeriksaan serta pengembangan terhadap Sdr. Hendra Suyitno yang diduga telah melakukan penyalaguanaan obat terlarang narkotika jenis sabu-sabu.
7. Bahwa setelah dilakukan pemeriksaan serta pengembangan terhadap Sdr. Hendra Suyitno memberikan keterangan telah memberikan uang sebesar Rp4.500.000,00 (empat juta lima ratus
ribu rupiah) kepada Terdakwa untuk dibelanjakan narkotika jenis sabu-sabu.
8. Bahwa kemudian Terdakwa menghubungi Sdr.
Abdul Hanan alias Kaji Nanang seorang narapidana di Lapas Porong melalui handphone untuk membeli sabu-sabu sebanyak 20 (dua puluh) gram dan Sdr. Abdul Hanan alias Kaji Nanang mematok harga per gram sebesar Rp 950.000,00 (sembilan ratus lima puluh ribu rupiah).
9. Bahwa kemudian disepakati sabu-sabu tersebut akan diambil oleh Sdr. Sofyan Nurdiansyah selanjutnya sabu-sabu tersebut diserahkan kepada Terdakwa di daerah Taman.
10. Bahwa kemudian sabu- sabu tersebut di pecah menjadi 5 (lima) poket dengan rincian : 1 (satu) plastik klip narkoba jenis sabu - sabu seberat 10 (gram) beserta pembungkusnya, 2,43 (dua koma empat tiga) gram beserta pembungkusnya, 1,97 (satu koma sembilan tujuh) gram, 2,66 (dua koma enam enam) gram, dan 2,73 (dua koma tujuh tiga);
11. Bahwa sekira pukul 21.15 Wib Sdr. Hendra Suyitno dibawa oleh anggota Satresnarkoba Polrestabes Surabaya untuk menunjukan tempat transaksi Narkotika jenis sabu-sabu tersebut.
12. Bahwa kemudian Saksi bersama dengan satu team 2 Satresnarkoba Polrestabes Surabaya berdasarkan Surat Perintah Penugasan dari Kasat Narkoba Polrestabes Surabaya Nomor: Sprin-Gas / 330 / VI / 2019 Satresnarkoba tanggal 18 Juni 2019 melakukan penangkapan terhadap Terdakwa.
13. Bahwa sekira pukul 21.30 Wib Terdakwa memberikan informasi melalui WhatsApp kepada Sdr. Hendra Suyitno apabila sudah sampai di Jl.
Raya Kletek Taman Sidoarjo agar memberitahunya.
14. bahwa selanjutnya sekira pukul 22.00 Wib Saksi bersama anggota Satresnarkoba Polrestabes Surabaya melakukan penangkapan terhadap Terdakwa dan Sdr. Soyfan Nurdiansyah di Jl.
Raya Kletek Taman Sidoarjo tepatnya di samping Warung Kopi di seberang Stikes Insan Unggul Kletek Sidoarjo.
15. Bahwa pada saat Saksi melakukan penangkapan terhadap Terdakwa dan Sdr. Sofyan Nurdiansyah tersebut ditemukan barang bukti berupa 1 (satu) klip plastik bening berisi Narkotika jenis sabu - sabu dengan berat ± 2,43 (dua koma empat tiga) gram berikut pembungkusnya ditemukan didalam saku celana Terdakwa, 1 (satu) buah pipet kaca seberat ± 4,04 (empat koma nol empat) gram, 2 (dua) klip plastik bening berisi Narkotika jenis sabu - sabu dengan berat masing - masing ± 1,97 (satu koma sembilan tujuh) gram berikut pembungkusnya, ± 2,66 (dua koma enam enam) gram berikut pembungkusnya, 3 (tiga) plastik klip bekas sabu dan 1 (satu) buah HP merk VIVO dengan nomor sim card 081232626261 ditemukan didalam tas milik Terdakwa.
16. Bahwa setelah Saksi dan team 2 Satresnarkoba Polrestabes Surabaya melakukan interogasi terhadap Terdakwa terdapat pengakuan bahwa masih ada Narkotika jenis sabu - sabu yang disimpan dirumah Terdakwa di Jl. Sawunggaling III 82 RT. 21 RW. 04 Kel. Jemundo Kec. Taman Sidoarjo.
17. Bahwa selanjutnya pada hari Rabu tanggal 19 Juni 2019 sekira pukul 02.00 Wib Saksi bersama team 2 mengantar Terdakwa ke rumahnya untuk mengambil sendiri sabu-sabu yang disimpan di
dalam rumahnya berupa 1 (satu) buah kotak bekas tempat hand seat wama biru yang berisikan 1 (satu) bungkus klip plastik bening yang berisikan kristal warna putih berupa sabu-sabu dengan berat
± 2,73 (dua koma tujuh tiga) gram berikut pembungkusnya ditemukan di dalam kamar disebuah laci plastik ukuran ± 40 cm.
18. Bahwa Terdakwa dan Sdr. Sofyan Nurdiansyah membeli Narkotika jenis Sabu- sabu dari Sdr.
Abdul Hanan alias Kaji Nanang seorang Narapidana Lapas Porong dengan cara Terdakwa memberikan uang kepada Sdr. Abdul Hanan alias Kaji Nanang melalui transfer uang lewat rekening BCA.
19. Bahwa sebelum dilakukan penangkapan Terdakwa dan Sdr. Sofyan pernah mengkonsumsi sabu-sabu yang dilakukan di rumah Terdakwa di Jl.
Sawunggaling III 82 RT. 21 RW. 04 Kel. Jemundo Kec. Taman Sidoarjo.
20. Bahwa Sdr. Hendra sudah 2 (dua) kali melakukan transaksi dengan Terdakwa.
21. Bahwa menurut ketengan Saksi setiap melakukan transaksi Terdakwa menggunakan kendaraan sepeda motor milik Terdakwa.
22. Bahwa menurut keterangan Saksi pada waktu Terdakwa melakukan jual beli narkotika jenis sabu- sabu tidak ada ijin dari pihak yang berwenang.
23. Bahwa menurut Saksi Terdakwa sebagai seorang anggota TNI tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan narkotika.
Atas keterangan Saksi tersebut diatas, ada yang disangkal sebagian oleh Terdakwa yaitu :
- Bahwa Terdakwa melakukan transaksi jual beli sabu-sabu dengan Sdr. Hendra bukan sebanyak 2 (dua) kali, tetapi sebanyak 4 (empat) kali.
- Bahwa kendaraan sepeda motor yang dipakai oleh Terdakwa adalah punya H. Nanang yang diperbaiki oleh Terdakwa.
Atas sangkalan Terdakwa tersebut Saksi membenarkan sangkalan Terdakwa.
Saksi-4
Nama lengkap : Slamet Raharjo.
Pangkat : Bripka Polisi/85010363.
Jabatan : Anggota Satresnarkoba.
Satuan : Polrestabes Surabaya.
Tempat, tanggal lahir : Lamongan, 02 Januari 1985.
Jenis kelamin : Laki-laki.
Kewarganegaraan : Indonesia.
A g a m a : Islam.
Tempat tinggal : Jl. Sikatan No. 1 Surabaya.
Pada pokoknya menerangkan sebagai berikut :
1. Bahwa Saksi tidak kenal dengan Terdakwa dan tidak ada hubungan keluarga.
2. Bahwa Saksi mengerti dipanggil dipersidangan ini sebagai Saksi dalam perkara penyalagunaan obat terlarang jenis sabu-sabu.
3. Bahwa sebelumnya Saksi dan team mendapat leporan dari masyarakat tentang ada seseorang menyalahgunakan narkotika.
4. Bahwa kemudian pada hari Selasa tanggal 18 Juni 2019 sekira pukul 08.00 Wib Saksi bersama dengan satu team yaitu team 2 Satresnarkoba Polrestabes Surabaya yang berjumlah 5 (lima) orang yaitu Saksi, Aiptu Purnomo Sujito, S.H., Aiptu Rahmat Hidayat, Brigadir Firdaus Alam Hudi, S.H., Bripka Achmad Afandi, S.H. melakukan penangkapan terhadap Sdr. Hendra Suy'rtno di rumahnya Jl. Gresik PPI No. 36 Gresik yang diduga telah melakukan penyalaguanaan obat terlarang narkotika jenis sabu-sabu.
5. Bahwa setelah dilakukan pemeriksaan serta pengembangan terhadap Sdr. Hendra Suyitno memberikan keterangan telah memberikan uang sebesar Rp4.500.000,00 (empat juta lima ratus ribu rupiah) kepada Terdakwa untuk dibelanjakan narkotika jenis sabu-sabu.
6. Bahwa kemudian Terdakwa menghubungi Sdr.
Abdul Hanan alias Kaji Nanang seorang narapidana di Lapas Porong melalui handphone untuk membeli sabu-sabu sebanyak 20 (dua puluh) gram dan Sdr. Abdut Hanan alias Kaji Nanang mematok harga per gram sebesar Rp.
950.000,00 (sembilan ratus lima puluh ribu rupiah).
7. Bahwa kemudian disepakati sabu-sabu tersebut akan diambil oleh Sdr. Sofyan Nurdiansyah, selanjutnya sabu-sabu tersebut diserahkan kepada Terdakwa di daerah Taman.
8. Bahwa kemudian sabu- sabu tersebut di pecah menjadi 5 (lima) poket dengan rincian : 1 (satu) plastik klip narkoba jenis sabu - sabu seberat 10 (gram) beserta pembungkusnya, 2,43 (dua koma empat tiga) gram beserta pembungkusnya, 1,97 (satu koma sembilan tujuh) gram, 2,66 (dua koma enam enam) gram, dan 2,73 (dua koma tujuh tiga).
9. Bahwa sekira pukul 21.15 Wib Sdr. Hendra Suyitno didibawa oleh anggota Satresnarkoba Polrestabes Surabaya untuk menunjukan tempat transaksi Narkotika jenis sabu-sabu tersebut.
10. Bahwa kemudian Saksi bersama dengan satu team 2 Satresnarkoba Polrestabes Surabaya berdasarkan Surat Perintah Penugasan dari Kasat Narkoba Polrestabes Surabaya Nomor: Sprin-Gas / 330 / VI / 2019 Satresnarkoba tanggal 18 Juni 2019 melakukan penangkapan terhadap Terdakwa.
11. Bahwa sekira pukul 21.30 Wib Terdakwa memberikan informasi melalui WhatsApp kepada Sdr. Hendra Suyitno apabila sudah sampai di Jl.
Raya Kletek Taman Sidoarjo agar memberitahunya.
12. Bahwa selanjutnya sekira pukul 22.00 Wib Saksi bersama anggota Satresnarkoba Polrestabes Surabaya melakukan penangkapan terhadap Terdakwa dan Sdr. Soyfan Nurdiansyah di Jl.
Raya Kletek Taman Sidoarjo tepatnya di samping Warung Kopi di seberang Stikes insan Unggul Kletek Sidoarjo.
13. Bahwa pada saat Saksi melakukan penangkapan terhadap Terdakwa dan Sdr. Sofyan Nurdiansyah tersebut ditemukan barang bukti berupa 1 (satu) klip plastik bening berisi Narkotika jenis sabu - sabu dengan berat ± 2,43 (dua koma empat tiga) gram berikut pembungkusnya ditemukan didalam saku celana Terdakwa, 1 (satu) buah pipet kaca seberat ± 4,04 (empat koma nol empat) gram, 2 (dua) klip plastik bening berisi Narkotika jenis sabu - sabu dengan berat masing - masing ± 1,97 (satu koma sembilan tujuh) gram berikut pembungkusnya, ±2,66 (dua koma enam enam) gram berikut pembungkusnya, 3 (tiga) plastik klip bekas sabu dan 1 (satu) buah HP merk VIVO dengan nomor sim card 081232626261 ditemukan didalam tas milik Terdakwa.
14. Bahwa setelah Saksi dan team 2 Satresnarkoba Polrestabes Surabaya melakukan interogasi terhadap Terdakwa terdapat pengakuan bahwa masih ada Narkotika jenis sabu - sabu yang disimpan dirumah Terdakwa di Jl. Sawunggaling III 82 RT. 21 RW. 04 Kel. Jemundo Kec. Taman Sidoarjo.
15. Bahwa selanjutnya hari Rabu tanggal 19 Juni 2019 sekira pukul 02.00 Wib Saksi bersama team 2 mengantar Terdakwa ke rumahnya untuk mengambil sendiri sabu-sabu yang disimpan di dalam rumahnya berupa 1 (satu) buah kotak bekas tempat hand seat warna biru yang berisikan 1 (satu) bungkus klip plastik bening yang berisikan kristal warna putih berupa sabu-sabu dengan berat
± 2,73 (dua koma tujuh tiga) gram berikut pembungkusnya ditemukan di dalam kamar disebuah laci plastik ukuran ± 40 cm .
16. Bahwa Terdakwa dan Sdr. Sofyan Nurdiansyah membeli Narkotika jenis Sabu- sabu dari Sdr.
Abdul Hanan alias Kaji Nanang seorang Narapidana Lapas Porong dengan cara Terdakwa memberikan uang kepada Sdr. Abdul Hanan alias Kaji Nanang melalui transfer uang lewat rekening BCA.
17. Bahwa sebelum dilakukan penangkapan Terdakwa dan Sdr. Sofyan pernah mengkonsumsi sabu-sabu yang dilakukan di rumah Terdakwa di Jl.
Sawunggaling III 82 RT. 21 RW. 04 Kel. Jemundo Kec. Taman Sidoarjo.
18. Bahwa Sdr. Hendra sudah 2 (dua) kali melakukan transaksi dengan Terdakwa.
19. Bahwa menurut ketengan Saksi setiap melakukan transaksi Terdakwa menggunakan kendaraan sepeda motor milik Terdakwa.
20. Bahwa menurut keterangan Saksi pada waktu Terdakwa melakukan jual beli narkotika jenis sabu- sabu tidak ada ijin dari pihak yang berwenang.
21. Bahwa menurut Saksi Terdakwa sebagai seorang anggota TNI tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan narkotika.
Atas keterangan Saksi tersebut diatas, ada sebagian yang disangkal oleh Terdakwa yaitu :
- Bahwa Terdakwa melakukan transaksi jual beli sabu-sabu dengan Sdr. Hendra bukan sebanyak 2 (dua) kali, tetapi sebanyak 4 (empat) kali.
- Bahwa kendaraan sepeda motor yang dipakai oleh Terdakwa adalah punya H. Nanang yang diperbaiki oleh Terdakwa.
Saksi-5 :
Nama lengkap : Sofyan Nurdiansyah.
Pekerjaan : Swasta (tehnisi mesin kopi).
Tempat, tanggal lahir : Surabaya, 15 Juli 1985.
Jenis kelamin : Laki-laki.
Kewarganegaraan : Indonesia.
A g a m a : Islam.
Tempat tinggal : Simopomahan Baru 16/B Nomor 8 Surabaya.
Pada pokoknya menerangkan sebagai berikut :
1. Bahwa Saksi kenal dengan Terdakwa sekira tahun 2001 karena teman sekolah SMK Negeri 3 Surabaya dan tidak ada hubungan keluarga.
2. Bahwa Saksi mengerti dipanggil dipersidangan ini yaitu sebagai Saksi dalam perkara penyagunaan obat terlarang jenis sabu-sabu.
3. Bahwa sebelumnya Terdakwa menuyuruh Saksi untuk mengambil barang berupa sabu-sabu dengan sistim ranjau di daerah Dungus Sukodono di Jalan di tiang listrik dekat sungai berupa bungkusan kotakan rokok dilakban
4. Bahwa pada hari Selasa tanggal 18 Juni 2019 sekira pukul 18.00 Wib Saksi mendapat telepon dari private number (tidak tertera nama dan nomor teleponnya) kemudian Saksi jawab.
5. Bahwa selanjutnya Saksi mendengar suara seorang laki - laki yang menelepon tersebut dan menyuruh Saksi untuk mengambil barang (Narkotika jenis Sabu - sabu) di jembatan Dungus daerah Sukodono Sidoarjo selanjutnya Saksi langsung menuju tempat tersebut.
6. Bahwa setelah sampai di jembatan Dungus Saksi ditelepon lagi oleh private number yang memberitahukan bahwa barang ditaruh di bawah tiang listrik didalam bungkus rokok sampoerna mild diatas semak – semak.
7. Bahwa selanjutnya Saksi menuju tiang listrik dan mencari barang tersebut dan ketemu, setelah Saksi menemukan barang tersebut selanjutnya Saksi bergegas pergi dari tempat tersebut dan makan bakso di daerah Sawunggaling dekat rumah Terdakwa.
8. Bahwa selanjutnya Saksi memberitahukan kepada Terdakwa bahwa barang sudah dibawa Saksi.
9. Bahwa selanjutnya pada sekira pukul 20.00 Wib Saksi menuju rumah Terdakwa di Jl.
Sawunggaling III No 82 Surabaya.
10. Bahwa setelah sampai dirumah Terdakwa kemudian Saksi dan Terdakwa menuju kamar belakang, Saksi memberikan Narkotika jenis sabu - sabu tersebut kepada Terdakwa.
11. Bahwa selanjutnya Narkotika jenis sabu - sabu tersebut Saksi dengan Terdakwa konsumsi sedikit dengan menggunakan pipet kaca dan bong yang sudah Saksi siapkan dan menghisap sabu-sabu secara bergantian masing - masing sebanyak ± 5 (lima) kali, lalu Saksi dan Terdakwa membagi Narkotika jenis sabu - sabu untuk Sdr. Hendra.
12. Bahwa selanjutnya Saksi diajak oleh Terdakwa untuk mengirim Narkotika jenis sabu - sabu ke
Kletek dengan menggunakan kendaraan Sepeda motor Honda Vario warna hitam strip merah dengan Nopol L 4870 UI milik Saksi.
13. Bahwa kemudian sekira pukul 21.30 Wib Saksi dan Terdakwa berhenti di seberang putar balik kendaraan tepatnya di depan STIKES Sidoarjo.
14. Bahwa selanjutnya Terdakwa menelepon Sdr.
Hendra Suyitno, tiba- tiba Saksi di sergap dari arah depan oleh 3 (tiga) orang laki - laki berpakaian preman/sipil yang tidak Saksi kenal dan waktu itu Saksi mengadakan perlawanan.
15. Bahwa kemudian mengamankan 1 (satu) buah pipet kaca, 1 (satu) alat bong yang terbuat bekas parfum plastik, 3 (tiga) buah plastik klip bekas, 1 (satu) buah sekrop plastik kecil selanjutnya Saksi diamankan kedalam mobil.
16. Bahwa setelah didalam mobil kedua jempol tangan Saksi diborgol oleh salah satu petugas Kepolisian tersebut, dan petugas Kepolisian mengamankan 1 (satu) buah pipet kaca yang disimpan didalam dompet Terdakwa dan Sabu - sabu yang ditemukan didalam tas selempang warna biru milik Terdakwa.
17. Bahwa selanjutnya Saksi dan Terdakwa dibawa dan diamankan di Kantor Satnarkoba Polrestabes Surabaya.
18. Bahwa setelah sampai di Kantor Satnarkoba Polrestabes Surabaya Saksi diinterogasi oleh petugas Kepolisian terkait perkara Penyalahgunaan Obat Terlarang / Narkotika.
19. Bahwa Terdakwa mendapatkan Narkotika jenis sabu-sabu dari Sdr. Abdul Hanan alias Kaji Nanang yang saat ini menjadi Narapidana di Lapas Kelas 1 Porong Sidoarjo.
20. Bahwa Saksi tidak mengetahui cara Terdakwa memesan Narkotika jenis sabu - sabu kepada Sdr.
Abdul Hanan alias Kaji Nanang.
21. Bahwa Saksi pernah disuruh oleh Terdakwa untuk mengambil Narkotika jenis sabu-sabu dari perantaranya sebanyak 4 (empat) kali yaitu :
a. Yang pertama pada sekira bulan Februari 2019 (tanggalnya lupa) saat itu Saksi disuruh oleh Terdakwa mengambil barang berupa Narkotika jenis sabu- sabu di daerah Perumahan Bukit Mas Gunungsari Surabaya, untuk berat Narkotika jenis sabu - sabunya Saksi tidak tahu, sebelum Narkotika jenis sabu- sabu tersebut dikirimkan, Saksi dan Terdakwa menggunakan/mengkonsumsi sabu- sabu tersebut karena dikhawatirkan barang tersebut diganti dengan Tawas.
b. Yang kedua bulan April 2019 (tanggalnya lupa) saat itu Saksi disuruh oleh Terdakwa mengambil barang berupa Narkotika jenis sabu- sabu di daerah Perumahan Bukit Mas Gunungsari Surabaya, untuk berat Narkotika jenis sabu- sabunya Saksi tidak tahu, sebelum Narkotika jenis sabu- sabu tersebut dikirimkan, Saksi dan Terdakwa menggunakan/mengkonsumsi sabu- sabu tersebut karena dikhawatirkan barang tersebut diganti dengan Tawas.
c. Yang ketiga bulan Mei 2019 (tanggalnya lupa) saat itu Saksi disuruh oleh Terdakwa mengambil barang berupa Narkotika jenis sabu- sabu di daerah Tanggulangin Sidoarjo bersama dengan Terdakwa, untuk berat Narkotika jenis sabu-sabunya Saksi tidak tahu, sebelum Narkotika jenis sabu- sabu tersebut dikirimkan, Saksi dan Terdakwa