• Tidak ada hasil yang ditemukan

STUDI EKSPERIMEN PERBEDAAN TINGKAT MEMORI PASCA RELAKSASI PADA SISWA KELAS 3 SD SEKARAN 01 SEMARANG.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "STUDI EKSPERIMEN PERBEDAAN TINGKAT MEMORI PASCA RELAKSASI PADA SISWA KELAS 3 SD SEKARAN 01 SEMARANG."

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

ABSTRAK

Saputri, Ullya Ulfa. 2011. Studi Eksperimen Perbedaan Tingkat Memori Pasca Relaksasi Pada Siswa kelas Tiga SD Negeri 01 Sekaran Semarang.Skripsi, Jurusan Psikologi Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Semarang.Pembimbing I Dr Sri Maryati D dan Pembimbing II Drs Sugiyarta SL,M.Si.

Kata kunci: memori, relaksasi, anak

Latar belakang penelitian ini adalah fenomena perbedaan memori siswa pada pagi dan siang yaitu dipengaruhi stress setelah proses belajar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperkenalkan dan mengetahui sejauhmana relaksasi dapat mempengaruhi stress sehingga memori anak dapat terjadi peningkatan.

Penelitian ini melibatkan siswa kelas tiga SD Sekaran 01 Semarang. Keseluruhan siswa berjumlah 45 anak dan dikontrol dengan Purposive sampling yaitu memiliki skor intelegensi antara 110 sampai 119, dan memiliki skor emosi sedang sehingga Sampel yang diambil berjumlah 22 anak yang dibagi menjadi dua kelompok eksperimen dan Kontrol.

Pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan tes memori langsung yang diberikan dua kali yaitu pretest dan posttest masing-masing pada kelompok kontrol dan eksperimen. Tes memori langsung diberikan berupa deretan huruf tidak beraturan.

Hasil penelitian ini menunjukkan adanya perbedaan memori pada kelompok eksperimen setelah diberikan relaksasi yaitu dengan signifikansi 0,056 pada taraf signifikansi 5%, kelompok kontrol setelah dilakukan penelitian tanpa diberikan relaksasi signifikansi 0,05 dengan taraf signifikansi 5%. Kedua kelompok baik eksperimen maupun kontrol mengalami kenaikan memori setelah eksperimen. Kenaikan memori pada kelompok kontrol mungkin disebabkan kemahiran subjek mempelajari pola tes yang akan disajikan, maupun kurang ketatnya peneliti mengontrol variabel luar pada saat pelaksanaan treatment relaksasi.

Kesimpulan yang dapat diperoleh yaitu tidak terdapat perbedaan memori antara kelompok eksperimen yang diberikan relaksasi, dan kelompok kontrol yang tidak diberikan relaksasi. Relaksasi tidak memberikan pengaruh terhadap kenaikan memori, karena kelompok kontrol yang tidak diberi relaksasi juga mengalami peningkatan memori.

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian eksperimen adalah penelitian yang berusaha mencari pengaruh variabel tertentu terhadap variabel lain dengan kontrol yang ketat (Sedarmayanti dan Syarifudin,

Berdasarkan penelitian, saran yang dapat peneliti berikan yaitu sebaiknya guru menerapkan model pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik siswa sehingga siswa merasa

Berdasarkan hasil penelitian tersebut, saran yang dapat peneliti rekomendasikan adalah (1) guru dalam merencanakan dan melaksanakan pembelajaran sebaiknya memperhatikan

Berdasarkan hasil penelitian tersebut, saran yang dapat peneliti rekomendasikan adalah (1) guru dalam merencanakan dan melaksanakan pembelajaran sebaiknya

Bagi peneliti selanjutnya, sebaiknya memperluas populasi penelitian, menggunakan desain penelitian yang lebih baik untuk membuktikan sebab-akibat pada variabel utama,

Saran yang dapat diberikan bagi peneliti selanjutnya diharapkan dapat melakukan penelitian lebih dalam tidak terbatas pada variabel kecerdasan emosional, kecerdasan

Dalam Penelitian ini digunakan metode quasi experiment karena peneliti tidak mampu mengontrol semua variabel yang mungkin dapat mempengaruhi keterampilan berpikir

Bagi peneliti selanjutnya yang tertarik dengan tema yang sama dengan penelitian ini diharapkan untuk mempertimbangkan variabel lain yang turut mempengaruhi motivasi