• Tidak ada hasil yang ditemukan

Di Media Massa : Survei Opini Publik Kelembagaan. Prepared by

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Di Media Massa : Survei Opini Publik Kelembagaan. Prepared by"

Copied!
49
0
0

Teks penuh

(1)

Di Media Massa :

Survei Opini Publik Kelembagaan

BNN di Media Online Tahun 2019

(2)

Latar

Belakang

Badan Narkotika Nasional (BNN) merupakan Lembaga Pemerintah Non

Kementerian (LPNK) Indonesia yang menjalankan tugas di bidang

pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkotika, psikotropika, prekursor, dan bahan adiktif lainnya (kecuali bahan adiktif

untuk tembakau dan alkohol) sebagainya yang diatur Undang-Undang No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Untuk mencapai visinya sebagai lembaga yang professional, tangguh, dan terpercaya dalam pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan

peredaran gelap narkotika, BNN dibantu oleh 5 (lima) kedeputian diantaranya:

1.

Deputi Bidang Pencegahan(CEGAH)

2.

Deputi Bidang Pemberdayaan Masyarakat(DAYAMAS)

3.

Deputi Bidang Pemberantasan(BERANTAS)

4.

Deputi Bidang Rehabilitasi(REHAB)

5.

Deputi Bidang Hukum danKerja Sama

Pada tahun 2019 yang lalu, Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol BNN telah melakukan survei evaluasi kinerja perkedeputian ini, di mana hasil

dari evaluasi terbukti menjadi masukkan bagi program - program kerja BNNdi tahun kedepannya.

Sebagai bentuk komitmen atas pengawalan kinerja tersebut, Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol BNN di tahun 2020 ini kembali melakukan

Survei Opini Publik Kelembagaan BNN di dengan responden berasal dari rekan - rekan di kementerian/Lembaga dan media.

Melalui survei yang dilakukan pada tahun 2020, diharapkan dapat semakin mengembangkan kinerja dari BNN secara keseluruhan dan terciptanya

strategi komunikasi yang lebih komprehensif danterukur.

(3)

Tujuan Kegiatan

Sasaran Kegiatan

Durasi Kegiatan

Membuat pemetaan opini publik terhadap kinerja kedeputian BNN tahun2020.

1. Rekan Humas Di Kementerian/Lembaga, BUMN dll.

2. Rekan Media (Cetak, Online, Elektronik, Radio)

Survei Opini Publik Kinerja BNN tahun 2020 inidilaksanakan dalam waktu 5 hari di mulai dari 31 Desember 2020 sampai 4 Januari

2021.

Metode Kegiatan

1. Pemetaan dan Pengumpulan data menggunakan kuesioner online (Google Form)

2. Penyebaran informasi menggunakan aplikasi Whatsapp

(4)
(5)

Profil Responden Survei Online

(6)

Profil Responden Survei Online

Rentang Usia Responden

Pendidikan Terakhir

No Pendidikan Terakhir Jumlah Responden

1 SD 0 2 SMP 0 3 SMA/SMK 7 4 D3 7 5 S1 57 6 S2 33 7 S3 0 8 Tidak Sekolah 2 Total Responden 106

No Rentang Usia Jumlah Respondden

1 11-20 tahun 0 2 21-30 tahun 17 3 31-40 tahun 45 4 41-50 tahun 33 5 51-60 tahun 11 6 61 tahun keatas 0 Total Responden 106

(7)

Profesi Responden

No Profesi Jumlah Responden

1 Pegawai Kementerian/ Lembaga 54 2 Pegawai Pemerintah Provinsi 5

3 Pegawai BUMN 1

4 Pekerja Media Cetak 3 5 Pekerja Media Online 12 6 Pekerja Media Televisi 9 7 Pekerja Media Radio 7 8 Tenaga Pendidik (Guru/Dosen) 0

9 Pegawai Swasta 7

10 Lain-lain 8

Total Responden 106

(8)
(9)
(10)
(11)
(12)
(13)
(14)
(15)

Tolak Ukur Keberhasilan Kegiatan

Keterwakilan Responden

• Jumlah responden mencapai 106

responden

dalan

kurun waktu 5 hari penyebaran survei.

• Kelompok pekerjaan dari responden mewakili dari

target

kelompok

stakeholder

BNN

secara

keseluruhan.

Respon terhadap Kinerja BNN

• 70% responden menilai kinerja BNN secara

keseluruhan “baik” dan “sangat baik”.

• 60% responden menilai kinerja Kedeputian BERANTAS

“baik” dan “sangat baik”.

• 60% responden menilai kinerja Kedeputian CEGAH

“baik” dan “sangat baik”.

• 60% responden menilai kinerja Kedeputian DAYAMAS

“baik” dan “sangat baik”.

• 60% responden menilai kinerja Kedeputian REHAB

“baik” dan “sangat baik”.

• 60% responden menilai kinerja Kedeputian HUKKER

“baik” dan “sangat baik”.

Rentang Nilai:

“Tidak Baik” (0 – 40), “Cukup Baik” (41 – 60), “Baik” (61 – 80), “Sangat Baik” (81 – 100)

(16)

Survei Online

Hasil kegiatan

(17)

Analisis Survei Online

No

Pertanyaan

Temuan Survei

Analisis

1 Seberapa baik kinerja BNN yang Anda ketahui selama ini sebagai Lembaga Pemerintah Non Kementerian Indonesia dalam melaksanakan tugas di bidang pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkotika, psikotropika, prekursor, dan bahan adiktif lainnya (kecuali bahan adiktif untuk tembakau dan alkohol)?

Kinerja BNN sebagai Lembaga Pemerintah Non Kementerian Indonesia dalam menjalankan tugas di bidang pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkotika, psikotropika, prekursor, dan bahan adiktif lainnya (kecuali bahan adiktif untuk tembakau dan alkohol) diketahui oleh responden dinilai sangat baik oleh responden. Total sebanyak 94.4% responden menjawab “baik” dan “sangat baik”, 3.7% menjawab “kurang baik”, serta 1.9% menjawab “tidak tahu”.

2 Dari daftar Kedeputian BNN berikut, manakah yang Anda paling sering dengar/ baca/ ketahui terkait kinerjanya?

Kinerja BERANTAS menempati urutan pertama (73.8%) sebagai kedeputian BNN yang paling diketahui oleh responden, disusul dengan CEGAH (14%), dan REHAB (10.3%). Sedangkan hanya 1% dari responden yang mengetahui kinerja dari DAYAMAS, dan HUKKER.

(18)

No

Pertanyaan

Temuan Survei

Analisis

3 Darimana Anda biasanya mencari atau mendapatkan informasi terbarumengenai BNN?

Media online menempati urutan pertama sebagai media yang paling sering digunakan (58.9%) oleh responden untuk mencari atau mendapatkan informasi terbaru mengenai BNN. Disamping itu, media sosial sebanyak (50.5%) juga menjadi pilihan responden, disusul dengan media elektronik sebanyak (48.6%) dan media cetak (27.1%) . Sedangkan informasi yang berasal dari keluarga dan lainnya secara proporsi tidak terlalu signifikan dibanding tiga media diatas, serta Keluarga (8.4%) danlainnya (7.5%).

4 Bagaimana pendapat Anda mengenai upaya pemberantasan narkoba yang telahdilakukan BNN selama ini?

Upaya pemberantasan narkoba yang telah dilakukan BNN selama ini dinilai sangat baik oleh responden. Total sebanyak (57.6%) responden menjawab “baik” dan “sangat baik”, (34.6)% menjawab “kurang baik”, dan (6.5%) dan menjawab “tidak tahu”(1.9%).

(19)

No

Pertanyaan

Temuan Survei

Analisis

5 Seberapa baik dampak yang dirasakandari aktivitas pemberantasan narkoba yang dilakukan oleh BNN?

Dampak yang dirasakan dari aktivitas pemberantasan narkoba yang dilakukan oleh BNN dinilai baik oleh responden. Total sebanyak (90.6%) responden menjawab “baik” dan “sangat baik”, (6.5%) menjawab “kurang baik”, serta (2.8%) menjawab “tidaktahu”.

6 Seberapa baik transparansi pemusnahan barang bukti narkotika yang dilakukanBNN?

Transparansi pemusnahan barang bukti narkoba yang dilakukan BNN dinilai baik oleh responden. Total sebanyak (86.9%) responden menjawab “baik” dan “sangat baik”, (7.5%) menjawab “kurang baik”, serta (5.6%) menjawab “tidak tahu”.

(20)

No

Pertanyaan

Temuan Survei

Analisis

7 Bagaimana pendapat Anda mengenaiupaya program rehabilitasi narkoba yang telah dilakukan BNN selamaini?

Upaya program rehabilitasi narkoba yang telah dilakukan BNN selama ini dinilai baik. Total sebanyak (87.9%) responden menjawab “baik” dan “sangat baik”, (7.5%) menjawab “kurang baik”, serta (4.7%) menjawab “tidak tahu”.

8 Seberapa baik hubungan kerjasama antar instansi pemerintah dan komponen masyarakat yang dilakukan BNN dalam pemulihan pecandu narkoba melaluilayanan rehabilitasi?

Hubungan kerjasama antar instansi pemerintah dan komponen masyarakat yang dilakukan BNN dalam pemulihan pecandu narkoba melalui layanan rehabilitasi dinilai baik. Total sebanyak (84.9%) responden menjawab “baik” dan “sangat baik”, (4.7%) responden menjawab “kurang baik”, serta (10.4%) menjawab “tidak tahu”.

(21)

No

Pertanyaan

Temuan Survei

Analisis

9 Bagaimana kemudahan akses informasi tentang rehabilitasi oleh masyarakat?

Kemudahan akses informasi tentang rehabilitasi oleh masyarakat dinilai cukup baik. Total sebanyak (72.9%) responden menjawab “baik” dan “sangat baik”, (15%) menjawab “kurang baik”, serta (12.1%) menjawab“tidak tahu”.

10 Bagaimana pendapat Anda tentang program pasca rehabilitasi seperti pelatihan life skill bagi para mantan pecandu?

Program pasca rehabilitasi seperti pelatihan life skill bagi para mantan pecandu dinilai baik oleh responden. Total sebanyak (84.7%) menjawab “baik” dan “sangat baik”, (1%) menjawab “kurang baik”, serta (14.3%) menjawab “tidak tahu”.

(22)

No

Pertanyaan

Temuan Survei

Analisis

11 Seberapa efektif penyuluhan narkobayang dilakukan secara konvensional (kegiatan pertemuan, event, tatap muka)?

Efektivitas penyuluhan narkoba yang dilakukan secara konvensional (kegiatan pertemuan, event, tatap muka) dinilai baik oleh responden. Total sebanyak (79.4%) menjawab “baik” dan “sangat baik”, (12.1%) menjawab “kurang baik”, serta (8.4%) menjawab “tidaktahu”.

12 Bagaimana keefektifan pemilihanmedia sosialisasi pencegahan narkoba seperti videotron, poster, baliho, dan leaflet?

Efektivitas pemilihan media sosialiasi pencegahan narkoba seperti videotron, poster, baliho, dan leaflet dinilai baik oleh responden. Total sebanyak (84.2%) menjawab “baik” dan “sangat baik”.,(15%) menjawab “kurang baik”, serta 1% menjawab“tidak tahu.

(23)

No

Pertanyaan

Temuan Survei

Analisis

13 Bagaimana kualitas sosialisasi bahaya narkoba yang diberikan oleh BNN kepada anak-anak usia dini termasuk kurikulum anti narkoba yang diluncurkan untuk kalangan sekolah?

Kualitas sosialisasi bahaya narkoba yang diberikan oleh BNN kepada anak-anak usia dini termasuk kurikulum anti narkoba yang diluncurkan untuk kalangan sekolah dinilai baik oleh responden. Total sebanyak (77.5%) menjawab “baik” dan “sangat baik”, (8.4%) menjawab “kurang baik”, serta (14%) menjawab “tidaktahu”.

14 Bagaimana kualitas informasi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba yang diberikan BNN kepada komunitas?

Kualitas informasi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba yang diberikan BNN kepada komunitas dinilai baik oleh responden. Total sebanyak (83.2)% menjawab “baik” dan “sangat baik”, (7.5%) menjawab “kurang baik”, serta (9.3%) menjawab “tidaktahu”.

(24)

No

Pertanyaan

Temuan Survei

Analisis

15 Apakah peranan penggiat anti narkobayang dibina BNN cukup berpengaruh bagi

masyarakat?

Peranan penggiat anti narkoba yang dibina BNN dinilai cukup berpengaruh baik bagi masyarakat. Total sebanyak (71.1%) menjawab ”baik” dan ”sangat baik”, (13.1%) menjawab ”kurang baik”, serta (15.9%) menjawab ”tidak tahu.”

16 Bagaimana kelayakan test urine secara mendadak yang dilakukan BNNdi tempat hiburan malam?

Kelayakan test urine secara mendadak yang dilakukan BNN di tempat hiburan malam dinilai sangat baik oleh responden. Total sebanyak (94.4%) menjawab ”baik” dan ”sangat baik”, (3.7%) menjawab ”kurang baik”, serta (1.9%) menjawab ”tidak tahu”.

(25)

No

Pertanyaan

Temuan Survei

Analisis

17 Bagaimana penilaian Anda terhadapprogram pemberdayaan masyarakat BNN dalam meningkatkan peran di kampanye anti narkoba?

Program pemberdayaan masyarakat BNN dalam meningkatkan peran di kampanye anti narkoba dinilai baik oleh responden. Total sebanyak (85.9%) responden menjawab “baik” dan “sangat baik”, (7.5%) menjawab “kurang baik”, serta (6.5%) menjawab “kurang tahu”.

18 Bagaimana penilaian Anda terhadaptokoh agama dan sekolah yang memberikan kampanye terkait bahaya narkoba?

Tokoh agama dan sekolah yang memberikan kampanye terkait bahaya narkoba dinilai baik olehresponden. Total sebanyak (85%) responden menjawab ”baik” dan ”sangat baik”, (3.7%) menjawab ”kurang baik”, serta(11.2%)menjawab ”tidak tahu”.

(26)

No

Pertanyaan

Temuan Survei

Analisis

19 Bagaimana pengetahuan Anda terkait peraturan perundangan narkotika?

Mayoritas pengetahuan responden terkait peraturan perundangan narkotika dapat dikatakan baik. (20.6%) diantara responden mengaku memiliki pengetahuan yang “sangat baik”,( 49.5%) “baik”, (21.5%) “kurang baik”, serta (8.4%) “tidaktahu”.

20 Bagaimana implementasi kerjasama yang dijalin oleh BNN dengan pemerintah/

kementerian/ lembaga/ organisasi dalam negeri terkait pencegahan danpemberantasan

narkoba?

Implementasi kerjasama yang dijalin oleh BNN dengan pemerintah/ kementerian/ lembaga/ organisasi dalam negeri terkait pencegahan dan pemberantasan narkoba dinilai baik oleh responden. Total sebanyak (92.5%) responden menjawab “baik” dan “sangat baik”, (4.7%) menjawab “kurang baik”, serta (2.8%) menjawab “tidak tahu”.

(27)

No

Pertanyaan

Temuan Survei

Analisis

21 Bagaimana implementasi kerjasama yang dijalin oleh BNN dengan organisasi

internasional dan pemerintah asing terkait pencegahan dan pemberantasannarkoba?

Implementasi kerjasama yang dijalin oleh BNN dengan organisasi internasional dan pemerintah asing terkait pencegahan dan pemberantasan narkoba dinilai cukup baik oleh responden. Total sebanyak (86%) responden menjawab “baik” dan “sangat baik”, (3.7%) menjawab “kurang baik”, serta (10.3%) menjawab “tidaktahu”.

22 Bagaimana pendapat Anda mengenaibantuan hukum yang diberikan kepada masyarakat terkait penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba?

Bantuan hukum yang diberikan kepada masyarakat terkait penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba dinilai cukup baik. Total sebanyak (73.6%) responden menjawab “baik” dan “sangat baik”, (9.4%) menjawab “kurang tahu”, serta (17%) menjawab “tidaktahu”.

(28)

No

Pertanyaan

Temuan Survei

Analisis

23 Apa yang paling perlu ditingkatkankedepannya oleh BNN?

(63.6%) responden menilai “pencegahan penyalahgunaan narkoba” menjadi hal yang paling perlu ditingkatkan kedepannya oleh BNN. Selanjutnya “pemberdayaan dan peningkatan peran serta masyarakat” (55.1%), “pemberantasan penyalahgunaan narkoba” (46.7%), “publikasi kinerja tiap kedeputian” (42.1%), “penguatan hukum dan Kerjasama strategis terkait Pemberantasan dan Pencegahan Narkoba” (36.4%), dan “Penguatan lembaga rehabilitasi dan pascarehabilitasi”(35.5%).

(29)

No Bidang Pertanyaan Proporsi “BAIK” dan “SANGAT BAIK” Rata - Rata Presentase Nilai Keseluruhan

1 Umum Seberapa baik kinerja BNN yang Anda ketahui selama ini sebagai Lembaga Pemerintah Non Kementerian Indonesia dalam melaksanakan tugas di bidang pencegahan,

pemberantasan penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkotika, psikotropika, prekursor, dan bahan adiktif lainnya (kecuali bahan adiktif untuk tembakau dan alkohol)?

94% 94% Sangat Baik

2 BERANTAS Bagaimana pendapat Anda mengenai upaya pemberantasan narkoba yang telah 91% 89% Sangat Baik dilakukan BNN selamaini?

Seberapa baik dampak yang dirasakan dari aktivitas pemberantasan narkoba yang 90% dilakukan oleh BNN?

Seberapa baik transparansi pemusnahan barang bukti narkotika yang dilakukan BNN? 86%

3 REHAB Bagaimana pendapat Anda mengenai upaya program rehabilitasi narkoba yang telah 87% 81% Sangat Baik dilakukan BNN selamaini?

Seberapa baik hubungan kerjasama antar instansi pemerintah dan komponen 84% masyarakat yang dilakukan BNN dalam pemulihan pecandu narkoba melalui layanan

rehabilitasi?

Bagaimana kemudahan akses informasi tentang rehabilitasi oleh masyarakat? 72% Bagaimana pendapat Anda tentang program pasca rehabilitasi seperti pelatihanlife skill 84% bagi para mantan pecandu?

(30)

No Bidang Pertanyaan Proporsi “BAIK” dan “SANGAT BAIK” Rata - Rata Presentase Nilai Keseluruhan

4 CEGAH Seberapa efektif penyuluhan narkoba yang dilakukan secara konvensional (kegiatan pertemuan, event, tatap muka)? 79% 81% Sangat Baik Bagaimana keefektifan pemilihan media sosialisasi pencegahan narkoba seperti videotron, poster, baliho, dan leaflet? 84%

Bagaimana kualitas sosialisasi bahaya narkoba yang diberikan oleh BNN kepada anak-anak usia dini termasuk 77% kurikulum anti narkoba yang diluncurkan untuk kalangan sekolah?

Bagaimana kualitas informasi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba yang diberikan BNN kepada komunitas? 83%

5 DAYAMAS Apakah peranan penggiat anti narkoba yang dibina BNN cukup berpengaruh bagi masyarakat? 71% 83% Sangat Baik

Bagaimana kelayakan test urine secara mendadak yang dilakukan BNN di tempat hiburan malam? 94%

Bagaimana penilaian Anda terhadap program pemberdayaan masyarakat BNN dalam meningkatkan peran di 85% kampanye anti narkoba?

Bagaimana penilaian Anda terhadap tokoh agama dan sekolah yang memberikan kampanye terkait bahaya narkoba? 85%

6 HUKKER Bagaimana pengetahuan Anda terkait peraturan perundangan narkotika? 70% 81% Sangat Baik Bagaimana implementasi kerjasama yang dijalin oleh BNN dengan pemerintah/ kementerian/ lembaga/ organisasi 92%

dalam negeri terkait pencegahan dan pemberantasannarkoba?

Bagaimana implementasi kerjasama yang dijalin oleh BNN dengan organisasi internasional dan pemerintah asing 86% terkait pencegahan dan pemberantasan narkoba?

Bagaimana pendapat Anda mengenai bantuan hukum yang diberikan kepada masyarakat terkait penyalahgunaan dan 73% peredaran gelap narkoba?

(31)

Masukkan untuk Peningkatan Kinerja BNN

Highlight Hasil dari Survei Online

Bekerjasama dengan Biro SDM seluruh K/L untuk mensosialisasikan program-program BNN di CPNS baru dan juga dengan Biro

Kompublik/Humas di tiap K/L utk buka 1 stand di setiap nasional/International exhibition (tatap muka/virtual). Kerjasama erat

dengan Kemendikbud jadi bisa update anak-anak TK, SD, SMP, SMA dan di Perguruan Tinggi tentang bahaya narkoba. Dalam

forum-forum keagamaan/hari raya juga dapat di sisipkan sosialisasi program BNN. Salam sukses dan sehat. Terima kasih Nada.

(Karo Humas Ristekdikti)

Sosialisasi P4GN pada komunitas anak-anak muda. Terutama gerakan di komunitas musik underground seperti komunitas punk,

metal, reggae dll. Juga kepada komunitas olahraga extreme seperti komunitas skateboard, roller blade dll. Karena selama ini

komunitas-komunitas ini belum mendapat sosialisasi.

Infografis dan sosialisasi ke sekolah-sekolah dengan event menarik dan melibatkan organisasi intra sekolah.(Publikasi berupa

kartun atau anime)

Penggunaan dan pengedaran narkoba di Kaltim cenderung meningkat BNN seharusnya lebih sering melakukan tes urin bukan

hanya masyarakat saja namun aparat KEPOLISIAN , DPRD bahkan PEMERINTAHAN dan tidak pilih kasih dan tegas dalam

pemberantasan ini tanpa korupsi (melindungi oknum) mungkin bisa saja yang terjadi di daerah para oknum inilah yang menjadi

bandarnya.

Kinerja Kedeputian BNN secara umum sudah sangat baik dan bermanfaat bagi masyarakat dan stakeholders/pemangku

kepentingan lainnya. Agar kinerja tersebut tetap dipertahankan dan semakin ditingkatkan lagi. Upaya sosialisasi tentang

pencegahan secara masif kepada masyarakat terhadap bahaya narkoba agar terus dilakukan. BNN juga diharapkan mempunyai

inovasi teknologi yg bisa mendeteksi adanya pengaruh narkoba yang masuk dari luar negeri ke Indonesia utamanya melalui

transportasi laut. Indonesia yang sehat adalah Indonesia yang mempunyai generasi anti narkoba. Bravo BNN!!!

(32)

Masukkan untuk Peningkatan Kinerja BNN

Highlight Hasil dari Survei Online

Ayo semangat memberantas narkoba. Hukum berat oknum-oknum yang memanfaatkan pengedar maupun korban yang terkena

kasus narkoba sebagai cara untuk memperkaya diri. Berdayakan lingkungan RT, kampung atau desa, sebagai garda terdepan

pencegahan korupsi. Tingkatkan pengawasan di lingkungan seperti apartemen, perumahan cluster masyarakat golongan

menengah ke atas, karena biasanya justru pengedar ataupun kriminal narkoba mempunyai basis di tempat tersebut. Semangat

teman-teman seperjuangan di BNN. Insyaallah anda berjihad untuk keluarga, Nusa dan bangsa serta NKRI tercinta.

Lebih gencar menekankan sosialisasi pencegahan penggunaan narkoba dg cara-cara yg lebih kekinian sehingga mendapat

perhatian dari anak muda. Mungkin bisa dicoba menggunakan jasa endorse selebgram.

Edukasi masyarakat mulai dari lingkungan terkecil yaitu keluarga, melalui sosialisasi yg dilakukan di kelurahan, RT, RW (mungkin

setelah pandemi covid), atau bisa memberikan reward terhadap masyarakat yang ikut peduli dalam sosialisasi atau pencegahan

narkoba, dengan menunjuk masyarakat setempat menjadi duta anti narkoba.

Rangkul pelaku pengguna narkoba yang masih pemula supaya dapat di rehabilitasi. Kebanyakan pelaku seperti artis, orang yang

berduit saja yang mudah mendapatkan rehabilitasi. Sementara orang biasa hanya pasrah menjalani hukuman di penjara padahal

yang bersangkutan pemula atau belum ketergantungan.

Perlu dikembangkan mekanisme sosialisasi yang lebih baik kepada masyarakat agar terbangun awareness bahwa BNN bisa

menjaga keseimbangan antara fungsi pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan Narkoba, tidak sekedar memberantas.

Penambahan personil organik khusus penyidik dan Intelijen serta peralatan penunjang seperti K9, alat pendeteksi Narkotika dan

(33)

Kesimpulan

• Antusiasme rekan-rekan kehumasan ke kementerian/Lembaga serta media massa terhadap Survei Opini Publik Kelembagaan BNN di Media Online Tahun

2020 ini cukup besar. Dalam kurun waktu 5 hari terkumpul sebanyak 106 responden yang berpartisipasi dalam survei online.

• Dari hasil Survei Opini Publik Kelembagaan BNN yang dilakukan pada tahun 2020 ini diketahui bahwa publik sudah sangat baik mengetahui BNN

sebagai Lembaga Pemerintah Non Kementerian Indonesia dalam melaksanakan tugas di bidang pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan, dan

peredaran gelap narkotika, psikotropika, prekursor, dan bahan adiktif lainnya (kecuali bahan adiktif untuk tembakau dan alkohol), dengan rata-rata 94%

responden dalam survei menjawab “baik” dan “sangat baik” mengenai pemahaman mereka terhadap peran ini.

• Meskipun demikian, fungsi dari P4GN BNN sendiri dinilai masih belum secara efektif dilakukan. Hal ini dapat dipengaruhi salah satunya karena faktor

publikasi dari kinerja BNN sendiri yang sejauh ini hanya terbatas pada bidang pemberantasan. Responden dari hasil masukan untuk peningkatan juga

mendorong BNN

untuk semakin menggalakkan program dan publikasi di bidang pencegahan, pemberdayaan masyarakat, rehabilitasi dan

pemberdayaan masyarakat.

• Masih berkaitan dengan poin kedua, kedeputian yang paling sering terdengar kinerjanya sejauh ini adalah Kinerja BERANTAS menempati urutan

pertama (73.8%) sebagai kedeputian BNN yang paling diketahui oleh responden, disusul dengan CEGAH (14%), dan REHAB (10.3%). Sedangkan

hanya 1% dari responden yang mengetahui kinerja dari DAYAMAS, dan HUKKER. Hal ini kiranya bisa ditingkatkan oleh kedeputian Pencegahan,

Rehabilitasi, pemberdayaan masyarakat dan kedeputian hukum dan Kerjasama sehingga harapan dari responden survei ditahun mendatang bisa

meningkatkan capaian kinerjanya.

• Tiga media utama yang paling sering digunakan oleh responden untuk mencari informasi tentang BNN yaitu media online (58.9%) , media sosial

(50.5%),media elektronik (26%) dan media cetak (27.1%) .Meskipun hubungan yang dijalin oleh BNN dan media sejauh ini tergolong baik, pihak

media juga berharap kedepannya BNN dapat menjalin hubungan yang lebih informal dan jangka panjang.

(34)
(35)
(36)
(37)
(38)
(39)
(40)
(41)
(42)
(43)
(44)
(45)
(46)
(47)
(48)
(49)

Referensi

Dokumen terkait

Dari hasil penelitian yang dilakukan, maka didapatkan bahwa responden laki- laki yang memainkan alat musik gitar, piano, keyboard, dan drum memiliki rata- rata denyut nadi

Devita Sari – Pelatihan Pembuatan Bibit Nata (Acetobacter Xylinum) Dengan Menggunakan Nanas Dan Kecambah Kacang Hijau Di Industri Keripik Tempe Dan Tempe Di Kampung

yang akan melakukan penelitian tentang film dengan analisis semiotika, perlu untuk memiliki ketekunan dan kemauan yang kuat untuk dapat mencapai hasil akhir

Hasil ini menjelaskan bahwa Hipotesis 4 ditolak dengan kata lain dapat dijelaskan bahwa Loyalitas pengguna moda transportasi berbasis aplikasi daring tidak

Ada dua cara yang dapat digunakan dalam strategi ini; Mendirikan perusahaan baru, Merger atau akuisisi. Merger adalah dengan menggabungkan dua perusahaan menjadi

4. Menghimbau kepada seluruh warga Jemaat di lingkup MUPEL GPIB Jakarta Barat, untuk dapat menahan diri dengan beribadah di rumah, bekerja di rumah, belajar di rumah dan tidak keluar

Pengambilan presensi dengan pemanggilan akan dilakukan pada awal perkuliahan, mahasiswa yang namanya terlewat untuk dipanggil dapat mengerjakan soal di depan kelas untuk

Apabila qalbu seseorang penuh dengan rasa syukur kepada Allah, maka dengan sendirinya lidahnya akan bergumam mengucapkan puji dan syukur kepada Allah. Dengan kata lain, syukur