• Tidak ada hasil yang ditemukan

Survey Indeks Kepuasan Masyarakat Terhadap Pelayanan Kesehatan di Puskesmas, 2020

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Survey Indeks Kepuasan Masyarakat Terhadap Pelayanan Kesehatan di Puskesmas, 2020"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

BADAN PUSAT STATISTIK

Survey Indeks Kepuasan Masyarakat Terhadap Pelayanan Kesehatan di

Puskesmas, 2020

ABSTRAKSI

Organisasi pemerintah telah menghasilkan pelayanan publik dengan masyarakat sebagai sasarannya, yang dalam hal ini pelayanan tersebut diharapkan bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Di dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik telah dijelaskan bahwa pelayanan publik merupakan kegiatan atau rangkaian kegiatan dalam rangka pemenuhan kebutuhan pelayanan sesuai dengan peraturan perundang-undangan bagi setiap warga negara dan penduduk atas barang, jasa, dan atau pelayanan administratif yang disediakan oleh penyelenggara pelayanan publik. Di dalam bagian penjelasan telah diuraikan bahwa yang dimaksud dengan penyelenggara pelayanan publik adalah lembaga dan korporasi yang diberi wewenang untuk memberikan pelayanan publik dengan menggunakan anggaran negara.

Tujuan umum dari pelaksanaan Survei Kepuasan Masyarakat adalah terlaksananya pengukuran tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan dasar oleh puskesmas di wilayah kerja Kabupaten Ngawi pada tahun 2020.Kegiatan ini tergolong sebagai penelitian survei karena hanya bertujuan untuk menggambarkan kondisi yang ada lapangan apa adanya, yaitu kepuasan masyarakat sebagai pelanggan terhadap pelayanan yang diberikan oleh puskesmas. Kegiatan ini tergolong sebagai penelitian survei karena hanya bertujuan untuk menggambarkan kondisi yang ada lapangan apa adanya, yaitu kepuasan masyarakat sebagai pelanggan terhadap pelayanan yang diberikan oleh puskesmas. Kegiatan ini tergolong sebagai penelitian survei karena hanya bertujuan untuk menggambarkan kondisi yang ada lapangan apa adanya, yaitu kepuasan masyarakat sebagai pelanggan terhadap pelayanan yang diberikan oleh puskesmas. Populasi yang terlibat dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat yang menjadi menggunakan pelayanan kesehatan di Puskesmas di wilayah kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi pada tahun 2020.

Variabel yang diteliti dalam survei ini hanya satu yaitu tingkat kepuasan terhadap pelayanan kesehatan yang diberikan oleh puskesmas. Secara operasional, tingkat kepuasan didefinisikan sebagai hasil pengisian kuesioner tentang tingkat kepuasan terhadap pelayanan kesehatan yang diberikan oleh puskesmas yang mencakup 9 aspek yaitu: persyaratan, prosedur, waktu pelayanan, biaya/ tarif, produk spesifikasi jenis pelayanan, kompetensi pelaksana, perilaku pelaksana, maklumat pelayanan, serta penanganan pengaduan, saran dan masukan.

Proses analisis data yaitu melakukan analisis data menggunakan metode statistika deskriptif baik secara numerik dalam bentuk indeks, maupun kategorik yang merupakan deskripsi dari tingkatan kualitas.

Hasil Survey ini didapatkan rata-rata Indeks Kepuasaan Masyarakat diatas 85.

Organisasi pemerintah telah menghasilkan pelayanan publik dengan masyarakat sebagai sasarannya, yang dalam hal ini pelayanan tersebut diharapkan bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Di dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik telah dijelaskan bahwa pelayanan publik merupakan kegiatan atau rangkaian kegiatan dalam rangka pemenuhan kebutuhan pelayanan sesuai dengan peraturan perundang-undangan bagi setiap warga negara dan penduduk atas barang, jasa, dan atau pelayanan administratif yang disediakan oleh penyelenggara pelayanan publik. Di dalam bagian penjelasan telah diuraikan bahwa yang dimaksud dengan penyelenggara pelayanan publik adalah lembaga dan korporasi yang diberi wewenang untuk memberikan pelayanan publik dengan menggunakan anggaran negara.

Tujuan umum dari pelaksanaan Survei Kepuasan Masyarakat adalah terlaksananya pengukuran tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan dasar oleh puskesmas di wilayah kerja Kabupaten Ngawi pada tahun 2020.Kegiatan ini tergolong sebagai penelitian survei karena hanya bertujuan untuk menggambarkan kondisi yang ada lapangan apa adanya, yaitu kepuasan masyarakat sebagai pelanggan terhadap pelayanan yang diberikan oleh

(2)

puskesmas. Kegiatan ini tergolong sebagai penelitian survei karena hanya bertujuan untuk menggambarkan kondisi yang ada lapangan apa adanya, yaitu kepuasan masyarakat sebagai pelanggan terhadap pelayanan yang diberikan oleh puskesmas. Kegiatan ini tergolong sebagai penelitian survei karena hanya bertujuan untuk menggambarkan kondisi yang ada lapangan apa adanya, yaitu kepuasan masyarakat sebagai pelanggan terhadap pelayanan yang diberikan oleh puskesmas. Populasi yang terlibat dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat yang menjadi menggunakan pelayanan kesehatan di Puskesmas di wilayah kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi pada tahun 2020.

Variabel yang diteliti dalam survei ini hanya satu yaitu tingkat kepuasan terhadap pelayanan kesehatan yang diberikan oleh puskesmas. Secara operasional, tingkat kepuasan didefinisikan sebagai hasil pengisian kuesioner tentang tingkat kepuasan terhadap pelayanan kesehatan yang diberikan oleh puskesmas yang mencakup 9 aspek yaitu: persyaratan, prosedur, waktu pelayanan, biaya/ tarif, produk spesifikasi jenis pelayanan, kompetensi pelaksana, perilaku pelaksana, maklumat pelayanan, serta penanganan pengaduan, saran dan masukan.

Proses analisis data yaitu melakukan analisis data menggunakan metode statistika deskriptif baik secara numerik dalam bentuk indeks, maupun kategorik yang merupakan deskripsi dari tingkatan kualitas.

Hasil Survey ini didapatkan rata-rata Indeks Kepuasaan Masyarakat 85.

Berdasarkan kesimpulan dari hasil penelitian, selanjutnya diajukan beberapa rekomendasi kepada Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi sebagai berikut:

Perlu dilaksanakan survei tentang kebutuhan atau harapan masyarakat terhadap pelayanan puskesmas, untuk mengetahui secara jelas tentang harapan masyarakat terkini terhadap pelayanan puskesmas, sehingga bisa menjadi acuan bagi upaya peningkatan kualitas pelayanan puskesmas, perlu dilaksanakan upaya peningkatan kualitas pelayanan puskesmas dengan memperhatikan dimensi-dimensi kualitas pelayanan, terutama 9 aspek pelayanan publik, dengan memberikan prioritas pada puskesmas yang masih memiliki pencapaian kualitas dalam kategori baik.

TUJUAN DAN MANFAAT KEGIATAN

Tujuan umum dari pelaksanaan Survei Kepuasan Masyarakat adalah terlaksananya pengukuran tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan dasar oleh puskesmas di wilayah kerja Kabupaten Ngawi pada tahun 2020

Penanggung Jawab Kegiatan

PENYELENGGARA

Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi ALAMAT PENYELENGGARA Jl. S. Parman 25a Ngawi

NAMA

Endah Sulistyo W,SKM MKes JABATAN

Kasubag Perencanaan ALAMAT

(3)

Jl. S. Parman 25a Ngawi TELEPON 0351-746827 FAX 0351-746827 EMAIL [email protected]

Penanggung Jawab Teknis Kegiatan

NAMA

Sri Purwantono, SKepNs JABATAN

Staf Sekretariat ALAMAT

Jl. S. Parman 25a Ngawi TELEPON 0351-746827 FAX 0351-746827 EMAIL [email protected]

Informasi Umum Kegiatan

FREKUENSI PENYELENGGARAAN Tahunan

FREKUENSI PENGUMPULAN DATA - Tahunan

TIPE PENGUMPULAN DATA Longitudinal

Metodologi

CARA PENGUMPULAN DATA Sebagian populasi (Survei) CAKUPAN WILAYAH SURVEI Sebagian kabupaten/kota

JENIS RANCANGAN SAMPEL Single Stage/Phase

(4)

METODE PEMILIHAN SAMPEL STAGE TERAKHIR Sampel Probabilitas

KERANGKA SAMPEL

Populasi yang terlibat dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat yang menjadi menggunakan pelayanan kesehatan di Puskesmas di wilayah kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi pada tahun 2016. Sampel yang digunakan dalam kegiatan survei ini adalah sebagian dari masyarakat yang memanfaatkan pelayanan kesehatan di Puskesmas Kabupaten Ngawi pada tahun 2016, yang dipilih dengan teknik quota sampling. Di Kabupaten Ngawi terdapat 24 Puskesmas, dan masing-masing puskesmas memiliki unit layanan yang berbeda-beda. Dalam hal ini, seluruh puskesmas terlibat dalam kegiatan survei. Setiap unit layanan di puskesmas induk yaitu tempat pendaftaran pasien, klinik umum, klinik gigi, klinik KIA, kamar obat, dan rawat inap masing-masing diberikan kuota 20 pelanggan, sedangkan khusus untuk puskesmas pembantu diberikan kuota 10 pelanggan, dengan pertimbangan bahwa rerata kunjungan pelanggan di puskesmas pembantu lebih rendah daripada rerata kunjungan pelanggan di puskesmas induk.

KESELURUHAN FRAKSI SAMPEL (OVERAL SAMPLING FRACTION)

Populasi yang terlibat dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat yang menjadi menggunakan pelayanan kesehatan di Puskesmas di wilayah kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi pada tahun 2016. Sampel yang digunakan dalam kegiatan survei ini adalah sebagian dari masyarakat yang memanfaatkan pelayanan kesehatan di Puskesmas Kabupaten Ngawi pada tahun 2016, yang dipilih dengan teknik quota sampling. Di Kabupaten Ngawi terdapat 24 Puskesmas, dan masing-masing puskesmas memiliki unit layanan yang berbeda-beda. Dalam hal ini, seluruh puskesmas terlibat dalam kegiatan survei. Setiap unit layanan di puskesmas induk yaitu tempat pendaftaran pasien, klinik umum, klinik gigi, klinik KIA, kamar obat, dan rawat inap masing-masing diberikan kuota 20 pelanggan, sedangkan khusus untuk puskesmas pembantu diberikan kuota 10 pelanggan, dengan pertimbangan bahwa rerata kunjungan pelanggan di puskesmas pembantu lebih rendah daripada rerata kunjungan pelanggan di puskesmas induk.

PERKIRAAN SAMPLING ERROR +- 5%

UNIT SAMPEL

Pengunjung Puskesmas dan Puskesmas Pembantu UNIT OBSERVASI

Kabupaten Ngawi

Pengumpulan Data

METODE PENGUMPULAN DATA - Wawancara langsung

MELAKUKAN UJI COBA (PILOT STUDY) Tidak

PETUGAS PENGUMPULAN DATA - Staf

PERSYARATAN PENDIDIKAN TERENDAH PETUGAS PENGUMPULAN DATA SMP

(5)

MELAKUKAN PELATIHAN PETUGAS Ya

JUMLAH SUPERVISOR/PENYELIA/PENGAWAS 4

JUMLAH ENUMERATOR/PENCACAH/PENGUMPUL DATA 24

Pengolahan Data, Penyajian, dan Analisis

METODE PENGOLAHAN Penyuntingan (Editing) Penyandian (Coding) Input data (Data entry) Penyahihan (Validasi)

TINGKAT PENYAJIAN YANG DIHARAPKAN - Kabupaten/Kota

METODE ANALISIS

Proses analisis data yaitu melakukan analisis data menggunakan metode statistika deskriptif baik secara numerik dalam bentuk indeks, maupun kategorik yang merupakan deskripsi dari tingkatan kualitas.

Cara penghitungan indeks kepuasan masyarakat adalah sebagai berikut: Menghitung nilai rata-rata setiap unsur pelayanan.

Menghitung bobot nilai rata-rata tertimbang untuk setiap unsur pelayanan.

Bobot nilai rata-rata tertimbang = ∑ bobot

∑ unsur

Menghitung IKM

[Rectangle: Rounded Corners: IKM = ∑ (nilai rata-rata setiap unsur pelayanan x nilai rata-rata tertimbang) x 25]

UNIT ANALISIS Puskesmas

PRODUK DATA YANG TERSEDIA UNTUK UMUM Media Cetak

(6)

JUDUL PUBLIKASI

Survey Indeks Kepuasaan Masyarakat terhadap pelayanan Kesehatan di Puskesmas WAKTU PELAKSANAAN KEGIATAN

Perencanaan/

Persiapan 21 Sep 2021 s.d. 21 Sep 2021 Pengumpulan

Data 21 Sep 2021 s.d. 15 Nov 2020

Pengolahan 16 Nov 2020 s.d. 30 Nov 2020 Penyajian 15 Dec 2020 s.d. 30 Dec 2020 Analisis 21 Sep 2021 s.d. 14 Dec 2020 Aksesibilitas

Direktorat Diseminasi Statistik [email protected], www.bps.go.id Persyaratan dan Penolakan PERSYARATAN

Pengguna data harus menyebutkan nama kegiatan:

Survey Indeks Kepuasan Masyarakat Terhadap Pelayanan Kesehatan di Puskesmas, 2020 PENOLAKAN

Pengguna data mengakui bahwa BPS tidak bertanggung jawab atas penggunaan data atau interpretasi atau kesimpulan berdasarkan penggunaan data apabila tidak diketahui atau tidak dikonsultasikan dengan BPS.

Referensi

Dokumen terkait

Puskesmas sebagai salah satu pelayanan kesehatan masyarakat mempunyai tugas pokok memberi pembinaan kesehatan masyarakat dan pelayanan kesehatan dasar. Hasil survey tim QA

Persepsi Masyarakat Tentang Mutu Pelayanan Kesehatan Terhadap Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Di Wilayah Kerja Puskesmas Helvetia Kota Medan Tahun 2016 sebagai

Hasil pengolahan data survey kepuasan masyarakat dari 9 unsur pelayanan pada Puskesmas Cempaka Kota Banjarmasin, yang meliputi persyaratan pelayanan, prosedur

kepada pelayanan untuk masyarakat luas guna mencapai derajat kesehatan yang optimal, tanpa mengabaikan mutu pelayanan kepada perorangan. Pengelolaan puskesmas biasanya

Secara umum capaian kinerja pada Puskesmas Samigaluh I adalah 75,79 yang termasuk dalam kategori ”Baik”, namun demikian berdasarkan hasil survei Indeks Kepuasan

masyarakat yang memerlukan pelayanan kepolisian di Polres Tabanan yang dilaksanakan oleh unit pelayanan. 2.2 Tahapan Kegiatan Survei. Tahapan kegiatan survei

Hipotesis kedua menguji apakah Kehandalan Petugas (Reliability) Puskesmas Kota Bukittinggi terhadap Kepuasan Pasien pada Tingkat Pelayanan kesehatan Dasar Hasil

Berdasarkan penelitian Joko Sugiono (2015) “Analisis Pengaruh Kualitas Pelayanan Kesehatan Masyarakat Miskin (JKM) Terhadap Kepuasan Pasien Pada Puskesmas Banjarejo