• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERLINDUNGAN HUKUM ANAK PELAKU TINDAK PIDANA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PERLINDUNGAN HUKUM ANAK PELAKU TINDAK PIDANA"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

T E S I S

PERLINDUNGAN HUKUM ANAK PELAKU TINDAK PIDANA

Oleh :

JANES MAMANGKEY NIM : 12106069

PROGRAM MAGISTER ILMU HUKUM UNIVERSITAS NAROTAMA

SURABAYA

2008

(2)

PERLINDUNGAN HUKUM ANAK PELAKU TINDAK PIDANA

T E S I S

Untuk memperoleh Gelar Magister Ilmu Hukum Dalam Studi Magister Ilmu Hukum

Pada Program Pascasarjana Universitas Narotama

Oleh :

JANES MAMANGKEY NIM : 12106069

PROGRAM MAGISTER ILMU HUKUM PROGRAM PASCA SARJANA

UNIVERSITAS NAROTAMA SURABAYA

2008

(3)

TESIS INI TELAH DISETUJUI

Tanggal : ...

Oleh : Pembimbing

Dr. SADJIJONO, S.H.,M.Hum.

(4)

Telah diuji pada

Tanggal, ____________________

PANITIA PENGUJI TESIS

Ketua : Dr. J. HENDY TEDJONAGORO, SH.,MS.

Anggota : 1. Dr. SADJIJONO, SH.,M.Hum.

2. SOEMALI, SH.,M.Hum.

(5)

KATA PENGANTAR

Dengan ucapan puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya sehingga penyusunan Tesis ini dapat terselesaikan.

Adapun maksud dan tujuan dari penulisan Tesis ini adalah sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar sarjana Strata Dua (S-2) Program Studi Magister Ilmu Hukum Pasca Sarjana Universitas Narotama Surabaya.

Penulis menyampaikan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah memberikan bantuan dengan ikhlas baik secara langsung maupun tidak langsung, terutama Kepada Yang Terhormat Bapak/Ibu:

- H.R. Djoko Soemadijo SH, Rektor Universitas Narotama sebagai penanggung jawab program ini.

- Dr. H. Ismanto Ir, MS. Wakil Rektor I Bidang Akademik Universitas Narotama Surabaya.

- Dr. Sadjijono SH, M.Hum. Ketua Program studi Magister Ilmu Hukum Universitas Narotama Surabaya, sekaligus selaku pembimbing yang rela serta susah payah dan ikhlas membimbing kami dalam penulisan Tesis sejak awal hingga selesai.

- Bapak dan Ibu dosen program studi Magister Ilmu Hukum Universitas Narotama Surabaya yang telah memberikan ilmu pengetahuan yang bermanfaat baik bagi penulis maupun sebagai bahan dalam penulisan tesis ini.

(6)

- Istri, anak-anak dan keluargaku.

- Kepada semua pihak yang membantu penyelesaian penulisan tesis ini.

Akhir kata penulis berharap semoga Tesis ini dapat memberikan manfaat bagi pembaca pada umumnya dan penulis pada khususnya dalan menghadapi masa depan. semoga amalannya mendapat balasan yang setimpal dari Allah SWT. Amien.

Kediri, April 2008 Penulis.

(7)

RINGKASAN

Didalam pembinaan generasi muda, anak tidak lepas dari pendidikan keluarga, lingkungan serta pergaulan, baik itu yang bersifat positif maupun yang negatif selalu akan membawa dampak apapun baik yang sesuai dengan harapan atau tidak.

Anak akan diperlakukan khusus dan akan dapat perlindungan dalam arti untuk memperoleh kasih sayang dan tidak dalam bentuk pemerasan.

kekejaman atau dalam segala bentuk yang mengarah keperbuatan diskrimasi, akan tetapi mereka harus diberi arahkan yang benar agar supaya tidak terjerumus dalam tindakan-tindakan yang melawan hukum.

Sebenarnya masalah yang dihadapi anak adalah suatu yang menimbulkan berbagai macam masalah yang tidak saja dihadapi dalam keluarga akan tetapi juga merupakan masalah masyarakat dan negara.

Permasalahan perlindungan juga permasalahan kehidupan manusia vang sangat komplek, yang menjadi subyek dan obyek dalam hak-hak dan kewajiban dalam perlindungan anak dan anggota disekitarnya. Negara Kesatuan Republik Indonesia meberikan hak-hak warganya yang di atur dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 yang berbunyi menjamin kesejahteraan tiap- tiap warga negaranya, termasuk perlindungan terhadap hak anak yang merupakan hak asasi manusia; dan bahwa anak adalah amanah dan karunia Tuhan Yang Maha Esa, yang dalam dirinya melekat harkat clan martabat sebagai manusia seutuhnya; serta bahwa anak adalah tunas, potensi, clan generasi muda penerus cita-cita perjuangan bangsa, memiliki peran strategis clan mempunyai ciri clan sifat khusus yang menjamin kelangsungan eksistensi bangsa dan negara pada masa depan. Bahwa agar setiap anak kelak mampu memikul tanggung jawab tersebut, maka ia perlu mendapat kesempatan yang seluas-luasnya untuk tumbuh dan berkembang secara optimal, baik fisik, mental maupun sosial, dan berakhlak mulia, perlu dilakukan upaya perlindungan serta untuk mewujudkan kesejahteraan anak dengan memberikan jaminan terhadap pemenuhan hak-haknya serta adanya perlakuan tanpa diskriminasi: dan juga untuk mewujudkan perlindungan dan kesejahteraan anak diperlukan dukungan kelembagaan dan peraturan perundang-undangan yang dapat menjamin pelaksanaannya; serta bahwa berbagai undang-undang hanya mengatur hal-hal tertentu mengenai anak dan secara khusus belum mengatur keseluruhan aspek yang berkaitan dengan perlindungan anak. Maka pemerintah menetapkan Undang-undang tentang Perlindungan Anak nornor 23 tahun 2002.

(8)

ABSTRACTION

Strive the generation construction as router dream of the nation family represent the small nucleus, core consisted of the husband, wife and child. Besides getting family tuition also there are special protection for every child and or corporation .

Child is someone wich age not yet 18 year which also there is still in content. We have known the child from the day borned have to get the conducive protection that child can expand fairly and obtain ; get the affection which is not arbitrary to be them is not fallen to in action which againt the law. Protection in human right is essence as human being as intact as.

In UU No. 23 Tahun 2002 is about child protection representing certainty of to be child rights can expand and participate, as according to prestige protected againts by the hardness and discrimination. A lot of matter resulting hardess action happened to uneven chlid to depress and meminimalisasi of child hardess is implementation have to UU locally and national.

Child abusement becoming a lot of because wrong sigma that full child own the parent. In all acting hardess in doing an injustice as a old and out for to social counsellor also assist in course of investigation.

(9)

DAFTAR ISI

Halaman Judul……..………...………. i

Halaman Persetujuan ………... ii

Halaman Panitia Penguji ...………... iii

Kata Pengantar………... iv

Ringkasan ... v

Abstracts ... vi

Daftar Isi ... vii

BAB I . PENDAHULUAN ... 1

1. Latar Belakang Masalah... 1

2. Rumusan Masalah... 4

3. Tujuan Penelitian... 4

4. Manfaat Penelitian ………...…... 4

5. Kajian Pustaka………... 5

6. Metode Penelitian... 7

7. Sistematika Penulisan ... ……….………... 8

BAB II TINJAUAN YURIDIS TENTANG PERLINDUNGAN HAK-HAK ANAK ... 10

1. Perlindungan Terhadap Anak ... 11

2. Perlindungan Hak-Hak Anak ... 20

(10)

BAB III PERLINDUNGAN HAK-HAK ANAK PELAKU TINDAK PIDANA DALAM PROSES PERADILAN PIDANA ... ... 45 1. Hak-Hak Anak Dalam Proses Penyidikan dan Peradilan ... ... 45 2. Penyidikan Pelaku tindak Pidana Anak Oleh Penyidik

Kepolisian ... 52 3. Pemeriksaan Pelaku tindak Pidana Anak Oleh Penuntut Umum

Kejaksaan Negeri ... 54 4. Pemeriksaan Pelaku Tindak Pidana Anak oleh Hakim Anak

Pengadilan Negeri ... 56 5. Tugas dan Wewenang Pembimbing Kemasyarakatan Balai

Pemasyarakatan ... 59 6. Tugas dan Peranan BAPAS (Badan Pengentasan Anak)... 62 BAB IV. PENUTUP

1. Kesimpulan... 64 2. Saran ... 64

DAFTAR PUSTAKA

(11)

DAFTAR PUSTAKA

a. LITERATUR

Conny Semiawail, Belajar Pembelajaran dalam Taraf Usia Dini, Gramedia, Jakarta, 2002.

Dellyana, Shanty, Wanita Dan Anak di Mata Hukum, Liberty, Yogyakarta1988

Gosita, Arif. Perlindungan Anak, Akademika Pressindo, Jakarta, 1993.

Havighurst, R. J, dan Neugater, B. L, Society and Education, Belanda, 1982.

Kementerian Pemberdayaan Perempuan, Undang Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, Jakarta, 2002.

Linda dan Richard Eyre, Mengajar Nilai-Nilai Pada Anak, Edisi ketiga, Gramedia Indonesia, Jakarta, 1993.

Melanie Gow, The Right to Peace, England, 2000.

Pam Schiller Tamera Bryant, The Values Book for Children, California, 1999.

Schaefer, Charles, Cara Efektif Mendidik dan Mendisiplinkan Anak, Cetakan kedua, Jakarta, 1996.

B. PERUNDANG-UNDANGAN

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1979 (LN Tahun 1979 Nomor 32, Tambahan LN Nomor 3143)

Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1984 (LN Tahun 1984 Nomor 29, Tambahan LN Nomor 3277)

Undang-Undang Nomor 3 Tahun 1997 (LN Tahun 1997 Nomor 3, Tambahan LN Nomor 3668)

Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1997 (LN Tahun 1997 Nomor 9, Tambahan LN Nomor 3670)

(12)

Undang-Undang Nomor 20 Tahun 1999 (LN Tahun 1999 Nomor 56, Tambahan LN Nomor 3835)

Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 (LN Tahun 1999 Nomor 165, Tambahan LN Nomor 3886)

Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2000 (LN Tahun 2000 Nomor 30, Tambahan LN Nomor 3941)

Referensi

Dokumen terkait

23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak adalah perlakuan secara manusiawi sesuai dengan martabat dan hak-hak anak, penyediaan petugas pendamping khusus anak, penyediaan

Bahwa negara Republik Indonesia adalah negara hukum berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 yang menjunjung tinggi hak asasi manusia serta yang menjamin

11 Periksa Alinea empat Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia Tahun 1945.. lemah terhadap yang kuat, yaitu, dengan menciptakan standar hidup yang minimal

Orang tua merupakan yang pertama-tama bertanggungjawab atas terwujudnya kesejahteraan anak baik secara rohani, jasmani maupun sosial (Pasal 9 Undang-Undang No. Masa-masa

Bahwa Negara melalui Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 2B ayat (2), menjamin Hak setiap anak atas kelangsungan

Konvensi Hak Anak (KHA) Perserikatan Bangsa-Bangsa 1989 merupakan perjanjian yang mengikat secara yuridis dan politis di antara berbagai Negara yang mengatur hal-hal yang berhubungan

Dengan dijalaninya hukuman yang melebihi pidana kurungan, justru dapat membuat hak-hak anak tersebut tidak terpenuhi; dan, bahwa perlindungan hukum terhadap

Pasal 18 B ayat (2) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945 bahwa “Negara mengakui dan menghormati kesatuan-kesatuan masyarakat hukum adat serta hak-hak