OPNI
SABTU
PON,
13MEI2017
( 16RUWAH
lsso
)
TAHUN
txxil
NO219)
,,KEDAULATAN
RAKYAT''
HALAMAN
14Budaya Jawa
Berasd
dari
Sleman?
I/ffiUPATEN
Sleman genap berusia.[\'l.HJ;IHffi*##,ffi.t?lffi
It
fatnn
1916 tanggal 15 Mei 1916 yang mem-bagi wilayah KasultananYoryakarta dalam tigakabupaten, yakni Kabupaten Sleman, Kalasan
dan
Bantul.
BerdasarRijksblad
tersebutlah, hari lahir Kabupaten Sleman ditetapkan, yaknitanggal 15 Mei 1916.
,
Terlepas
dari
serentetan
acara,
padaperingatan ulangtahun
Sleman tersebutkita
diingatkan kembali bahwa Sleman merupakan pusat awal budaya dan kekuasaanJawa. Hal
ini
dapat dilacak bahwa lahirnya
pusatkekuasaan Jawa berada
di
Sleman. Mengapa Sleman dapatdikatakan
sebagai'tempat asal budayaJawa?MataramKuno
Berdasar catatan sejarah, kerajaan tertua di
Jawa
Tengahadalah
Mataran
Kuno
atauMataram Hindu. Menur"ut Poerbotjaroko,
ibuko-ta Maibuko-taram Kuno adalah Kunjarakunja yang
berarhi asal gajah atau asal liman, yang kemudi-an menjadi Slemkemudi-an.
Ini
dapat diperkirakanbah-wa letak
ibukota Mataram Kuno
beradadi
Sleman. Meski di mana persisnya letak ibukota
Mataram Kuno, sampai saat ini belum dapat
di-tentukan secara pbsti.'Hal
ini
dapat dipahamikarena bangunan kraton atau istana masa
itu
hanya dibuat dari bahan yang tidak permanen, sehingga bekasnya tidak mudah dicari.
Maka
muncul berbagaiteori
tentangletak
Kunjarakunja.atau
Sleman
itu.
Mengingat Mataram Kuno juga disebut kerajaan Medang Kamolan (Jawa Tengah), maka ada pendapatahli
yang mengatakanbahwa
ibukotanyadi
Medaqi (Medang ri); yang berarti Kota Medang.
Hal
ini
didasarkan pula karenadi
daerahini
ditemukan candi Batumiring, dan letaknya me-mang dekat dengan Desa Sleman.
Sementara Raffles (Letnan Gubernur Inggris) berpendapat bahwa ibukota Mataram Kuno ber-ada di dataran Prambanan. Pendapat tersebut
didasarkan kenyataan bahwa
di
dataranitu
tersebar bangunan-bangunan candi yang sangat menakjubkan. Karena
itu
Rafiles yakin bahwa bangunan-bangr.rnan yang sehebatitu
pastiber-.. . :::: : :.: , , :, :, :,.::: lrit ilrl ::
A
Kadiyat
lllfiharyanto
, ,ada di dekat pusati kekuasaan.
Lain
halnya de.ngan pendapat Stutterheim yang menyatakan bahwa bangunan candiitu
merupakan personifikasi wadag dari tokoh yangwafat dan
didewakan. Meskipun candi
itu
bukan makam raja-raja, tetapi
bernuansamakdm
yakni
tempat pendewaan ataupdmu-jaan. Oleh karena
itu
tidak mungkin ditempatseperti
itu
dijadikan tempat bersemayamraja
atau ibukota.
ThnahDatar
Jika ditelusur
sebuah prasasti yang dibuatoleh Daksa (salah satu raja Mataram Kuno),
me-nyatakan bahwa
letak
kerajaan
Sanjaya(Mataram Kuno) berada di tanah dartar, dekat
Merapi
(Jawa Tengahbagian
Selatan). DanSanjaya sendiri pernah berkemah di clesa Taji
(Prambanan). Maka diduga
kuat
bahvyaletak
ibukota Mataram Kunoitu
memang ber.ada diwilayah lGbupaten Sleman saat ini.
Masalah
lain
yangjuga mempersulit
pela-cakan pusat kekuasaan Mataram Kuno adalahIetusan gunung
Merapi
yang berulang-ulangdan dahsyat. Letusan yang hebat dan terkait
de-ngan
ibukota Mataram
Kuno adalah letusan yangterjadi sebelumtahun 928 M, yakni sewak-tu pemerintahan Dyah Wawa. Akibat letusanitu
ibukota Mataram pindah dari Jawa Tbngah keJawb Timur (929 M).
Setelah pusat pemerintahan pindah ke Jawa
Timur, maka bekas ibukota Mataram beserta peninggalan lainrrya (candi-candi), dihancurkan oleh letusan gunung
Merapi tahun
1006 dan 1016. Letusan sebelumtahun
928dan
1006mengarah
ke
selatan, sedangletusan tahun
1016 mengarah ke barat daya. Berdasar
pra-sasti Pucangan, disebutkan bahwa pada tahun 1016
M
adapralaya
(kehancurandunia)
di Jawa. Halitu
tentu terkait dengan letusan dah-syat gunung Merapi itu.MenambahRumit
Perpindahan ibukota kerajaan adalah suatu
hal yang biasa.. Pada masa
itu
dimungkinkansekali bahwa ibukota suatu kerajaan
itu
sering berpindah-pindah. Di samping untukmenghin-dari bencana alam
tetapijuga untuk
menghin-dari serangan musuh atau alasan lain. Masalahitu
pula yang menambah rumitnya melacak ke-beradaan ibukota Mataram Kuno itu.Meskipun masih addnya misteri tentang letak
ibukota Mataram Kuno, namun berdasar
bukti-bukti
yang ada, maka pusat kekuasaan yangterbua di Jawa itu kemungkinan besar berada di
wilayah
Kabupaten
Sleman.Artinya,
dari
Sleman dimulailah pancaran budaya yang per-tama di Jawa. Mudah-mudahan dengan belajar dari kejayaan masa lampau, Sleman tetap terde-pan dalam kemajuan, perkembangan dan pem-bangrrnan. tr - o
*
)
Drs AKard.iyat
Wihataanto MM, Dosen Uni uersitas Sannla Dharma Yogyaharta. 6o F z o o ?