• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Efektivitas Penerimaan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan Serta Kontribusinya terhadap Pendapatan asli Daerah - Repositori Universitas Andalas

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Analisis Efektivitas Penerimaan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan Serta Kontribusinya terhadap Pendapatan asli Daerah - Repositori Universitas Andalas"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

ANALISIS EFEKTIVITAS PENERIMAAN

BEA PEROLEHAN HAK ATAS TANAH DAN BANGUNAN SERTA KONTRIBUSINYA TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH

Skripsi S1 Oleh : Atika Handayani A. Pembimbing : Dra. Riza Reni Yenti, M.Si, Ak.

ABSTRAK

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh lahirnya Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah Dan Retribusi Daerah yang mengakibatkan terjadinya pengalihan kewenangan pengelolaan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah (Kabupaten/Kota). Dalam UU tersebut, pemerintah kabupaten/kota diberikan kewenangan melaksanakan pengelolaan BPHTB mulai tahun 2011. Oleh karena itu, penulis melakukan penelitian tentang Efektivitas Penerimaan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) serta Kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah. Penelitian ini berupa studi kasus yang dilaksanakan di Kota Solok, Provinsi Sumatera Barat.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat efektivitas penerimaan BPHTB, dan seberapa besar kontribusi BPHTB terhadap Pendapatan Asli Daerah kota Solok. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder, antara lain data Realisasi PAD Kota Solok Tahun 2007 sampai dengan Tahun 2011, data Realisasi PAD Kota Solok Per Inner Tahun 2011, dan data Realisasi penerimaan BPHTB kota Solok tahun 2011. Analisis yang digunakan untuk mengetahui tingkat efektivitas penerimaan BPHTB adalah Analisis Efektivitas yang didasarkan pada perbandingan antara realisasi penerimaan BPHTB tahun 2011 dengan target BPHTB tahun 2011. Sedangkan analisis yang digunakan untuk mengetahui berapa besar kontribusi BPHTB terhadap PAD adalah Analisis Kontribusi, yaitu dengan membandingkan realisasi penerimaan BPHTB tahun 2011 dengan realisasi PAD tahun 2011.

Hasil perhitungan efektivitas penerimaan BPHTB Kota Solok Tahun 2011 menunjukkan bahwa tingkat efektivitas penerimaan BPHTB di Kota Solok Kurang Efektif. Sedangkan kontribusi BPHTB terhadap PAD Kota Solok Sangat Kurang. Hal ini terjadi karena pemungutan dan pengelolaan BPHTB di Kota Solok pada tahun 2011 belum optimal.

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan Pasal 1 angka 10 Undang-undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, definisi Pajak Daerah adalah kontribusi wajib kepada daerah yang

Ketentuan peralihan dalam Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, pelaksanaan pemungutan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan berdasarkan

Ketentuan peralihan dalam Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, pelaksanaan pemungutan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan berdasarkan

Ketentuan peralihan dalam Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, pelaksanaan pemungutan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan

Ketentuan peralihan dalam Undang-undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, Pelaksanaan Pemungutan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan

kota sesuai Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah adalah Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan. Sejalan dengan hal

Pelaksanaan pemungutan BPHTB di Kota Pematangsiantar pasca berlakunya Undang-undang Nomor 28 tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah dilaksanakan atas dasar

Menurut Octovido (2014), Efektivitas pajak daerah sendiri merupakan penilaian kinerja pemungutan pajak daerah yang dilakukan oleh Dinas Pendapatan Daerah selama satu tahun