• Tidak ada hasil yang ditemukan

16 Perangkat BK (Bimbingan Konseling) Modul dan Aplikasi Penunjang modul 5

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "16 Perangkat BK (Bimbingan Konseling) Modul dan Aplikasi Penunjang modul 5"

Copied!
96
0
0

Teks penuh

Loading

Gambar

Gambar  1.1 :  Peta Kompetensi
Tabel 2.1: Keterkaitan Konsulti, Pihak ketiga dan Permasalahan
Tabel  3.1:  Kompetensi Konselor

Referensi

Dokumen terkait

Pengembangan materi bimbingan dan konseling dilakukan setelah kita melakukan analisis kebutuhan materi bimbingan dan konseling. Pengembangan materi bimbingan dan

Tujuan studi tindak lanjut dapat digolongkan dalam beberapa kategori, yaitu: (1) Perbaikan kurikulum, (2) Perbaikan dan pengembangan program bimbingan dan konseling, (3)

1) Perumusan masalah. Metode penelitian manapun harus diawali dengan adanya masalah, yakni pengajuan pertanyaan-pertanyaan penelitian yang jawabannya harus dicari

Surya, (1975:15) berpendapat bahwa bimbingan adalah suatu proses pemberian bantuan yang terus menerus dan sistematis kepada individu dalam memecahkan masalah yang

Kasus yang dapat dipelajari adalah tentang bagaimana seorang konselor sekolah atau biasa disebut sebagai guru BK dengan latar belakang pendidikan sarjana non bimbingan dan

Langkah ini terfokus pada pelayanan bimbingan dan konseling yang dilaksanakan oleh guru BK/Konselor guna memantapkan peserta didik pada mata pelajaran yang

Sejumlah layanan yang telah teridentifikasi, selanjutnya perlu diseleksi dengan memperhatikan beban kerja guru BK/konselor di sekolah, minggu efektif, dan proporsi

Hal ini berarti para ahli menyatakan bahwa modul tersebut dapat diimplementasikan oleh guru BK/konselor dalam memberikan layanan kepada siswa, dan 2 tingkat keterpakaian modul BK untuk