• Tidak ada hasil yang ditemukan

kendaraan Toyota Kijang Super dikerjakan melalui

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "kendaraan Toyota Kijang Super dikerjakan melalui"

Copied!
25
0
0

Teks penuh

(1)

B AB IV

AHALISA EFESIEHSI BIAYA PROSES PENGECATAN PADA PERUSAHAAN KAROSERI CARAKA DI SURABAYA .

4 .1. T inlauan umum atas perusahaan karoseri Caraka

Perusahaan Karoseri nerupakan perusahaan yang nembuat

body bus , body station wagon , untuk kendaraan jenis n iaga komersial seperti Colt Hitsubishi Toyota K ijang

Super Chevrdlet Luv Daihatsu Suzuki dan lain

lain serta membuat Box un tuk kendaraan angkutan barang b ak truc k

d an la in la in .

Perusahaan Karoser i CARAKA duksi

Kijang Super

body = body

kendaraan ambu lance hard top body pick up

M eM PrO -

untuk kendaraan niaga Jenis Toyota

Sur ab ay a

Berdasarkan ukurannya macam produk dapat d iklasifikasikan long ehasis dan short chasis .proses pro-

duksi kendaraan Toyota Kijang Super dikerjakan melalui

beberapa tahap yaitu pembuatan body pengecatan pemasan- gan bangku bekleed pemasangan kaca dan perlengkapan .

Proses produksi tersebut dikerlakan oleh pemborong

body cat bangku bekleed kaca sedangkan perlengkapan

d ikerjakan oleh karyawan perusahaan send iri T iap tiap penborong d ibayar oleh perusahaan berdasarkan jun lah hasil kerlanya seka li seninggu . T iap pemborong mempunyai

pembantu pembantu , yang tidak mempunyai ikatan

$5

(2)

hubungan kerja seeara langsung dengan perusahaan d ib ay a r o leh p emb orong see ara har ian.

Perusahaan Karoseri Caraka nenggunakan beberapa mesin - mesin sep erti mesin potong , m es in P ress ed

mesin gergaji , mesin nibbler dan beberapa peraèacan

mekanis lainnya yang d igunakan untuk proses pengecaLan seperti mesin penggosok dempul polisher ruang oven m es in P re ssed un tu k b e kleed d an b e rb aga i p era la tan y ang digunakan oleh bag ian perlengkapan

Dengan memakai nesin - mes in dan peralatan diharap-

kan beberapa pekerjaan yang sebelumnya d ikerjak

.a n

seluruhnya dengan tangan ,dapat dikerjakan lebih cepat dan

dengan hasil yang lebih ba ik pu la T iap produk rata - raca dapat d iselesaikan dalam waktu antara satu sanpai

b u lan .

Kapasitas produksi perusahaan karoseri adalah

kendaraan Toyota K ijang per bulan . Proses yang teiah berjalan selana tidak pernah mengalan i hambatan yang berarti. Beg itu pula Jam kerja perusahaan karoseri Caraka sehari berlangsung 7 jam kerja bersih

.

Akun tansi pada perusahaan Karoseri ''Caraka'' d i Sura- baya d ilaksanakan atas dasar kas (cash basis ) semua b iaya dicatat pada saat d ibayar dalam buku kas sebelah kredit

,

sedang pendapatan dicatat pada saat diterima didalam kas sebelah debet .

Untuk mengetahu i b iaya bahan selama suatu persed iaan awal bahan ditambah pembelian,

* rj

p e r l ()u e , k e m u d 6 a n

(3)

d îku rang i p ersed iaan akh ir ba han .p en be lian d ike ta hu i

dengan menjumlah senua pembelian dalam bulan tersebut

kred it maupun tunai . Persed iaan diperoleh dengan men g h itung pe rsed iaan pad a akh ir d an d in i la i d eng an harg a penb e lian akh ir . B iay a ba han tid a k d ib ed a kan an tara b ahan lan gsun g d an b a han p emb an tu. B iay a tenag a

kerja selama satu periode diketahu i berdasarkan jum lah

p eng e lu aran kas un tu k pe r iode ters ebut. B iay a p rodu ks i

langsung lainnya d iketahui dari buku kas pula.

Perhitungan harga pokok per produk tidak dilakukan,

yang d iketahui hanya b iaya-biaya yang telah terjad i pada satu periode proses produksi saja .

4 .2 . P e rh itun gan b iay a p ros es penge cat an p ad a pe rus ahaan kar oser i CAR AX A

Pa in t ing p rose s atau prose s peng ec atan n erup akan b ag ian yang p a ling m en ar ik d ih itung . P ad a peru sahaan in i

b isa dilakukan pekerjaan terpadu yang d iproses dengan cara

p eng e ca tan konv en s ion a l atau eara p eng ec atan ov en .

Urutan pekerjaan d idalan pengecatan antara cara

in i mem an g hanp ir s ama atau n ir ip. Perbedaan nencolok t er leta k p ada tahap f in is h ing p roses p eng ecat an.

T ah ap an tersebu t akan d ip isahkan an tara tahapan da r i Konvensional dan tahapan cara Oven

T a hapan e ar a pen geca tan Oven

Setelah bagian pengecatan menerina order dari

(4)

&J

peker/aan pertama adalah nenbersihkan seluruh tubuh kendaraan dengan menyelep

n en y ika t d eng an H and S lep t. se luru h

P r ime r

kend a raan y ang sud ah d isenp rot P r im er ing p roses.

Setelah kering tubuh kendaraan d idempul dengan tujuan ag ar te rliha t semp urna p e rm uka anny a.

S ete lah ke ring tu bu h kend ara an d ig oso k d eng an ke rtas g o sok h ingg a halu s

Se te la h ha lus tu bu h yang sud ah m enye les aikan sep aru h p rOSeS d isemp rot

p ernu ka an d ari tubu h kend ar aan

-p or in y a S em pu rn a .

Ag ar p rodu k seb e lum d ica t kenba li penggosokan yang gos ok d an

sehingga pengeeatan akan meng hasilkan

d en gan ma ksu d se lu ruh po ri tertu tup

p rod u k

nenjadi sempurna dilakukan terakhir dengan kertas

Produk nasuk ruang Senprot permukaan tubuh harus be rs ih d eb u d an koto ran

, un tu k d ilaku kan Kashing dengan ëash Bensin

Produk siap disemprot dengan Cat sesuai order.

Setelah dicat atau senprot ,kendaraan d ip indahkan ke- ru ang O v en d an se lesa i .

T ahap an C a r a P eng eeatan K on ven siona l :

Pembersihan Body.

(5)

Pengecatan Primer.

3 . Pendempulan body. 4 . Penggosokan body

5 . Penyemprotan Filler Paint keseluruh tubuh kendaraan

.

Penggosokan body

Pengecatan sesuai order.

Pendempu lan akhir dan penggosokan akhir. Peng ec atan sesu a i ord er se cara p enu h

lo .sete lah kering , tubuh d ikompon dan dikilapkan dengan pa st a peng k ilap .

ll .se les a i .

4 .2 .1 . B iaya yang terlad i pada cara pengecatan Konven-

siona l.

Be rda sar kan ata s p eng am atan lap an gan zpenulis telah

mendata 27 dua puluh tujuh Toyota Kijang Super

sebagai sunber keperluan penganalisaan cara Konvensional d a lan p ros es p eng eeat ann ya.

Pengumpu lan bahan - bahan tenaga kerja serta

perhitungan biaya FOH terhimpun seluruhnya pada data yang d idapat dari bagian Gudang , Pembukuan.

(6)

stand art ters ebu t ad a lah

Ba han ba ku ,/ un it b ody :

tlam a b ahan B atu S lep

P r im er Ip oks i H ard ern er

T h inn e r Ipo ks i Denpu l Dank Deutz Is o la s i K er tas Ke rt as g oso k T inn e r A

Su rfa ee F il ler C a t IC E Be leo T inn er A Sp ee ia l C a t HC B e le o K omp on

P asta C ITO

B any ak B iay a

1 .950 ,-

1 lt

2 ,1 lt 16 ,7 kg 3,9 bj 53 ,2 lb 3

2 , 4 4

10 lt 1 ,4 lt 1 Kg 1 Kg lt lt lt

8 .925 .- Rp

Rp . Rp Rp . Rp . Rp .

5 J 73 .4 80 ,-

2 .14 5 ,- 13 .30 0 ,- 2 .73 0 ,- 19 .800 ,- Rp . 4 2 .000 ,- Rp 14 750 ,- Rp 14 280 ,- Rp

Rp

2 88

300 , 6 00 , Rp .

T L BAHAH BAKU STAXDART R rn .1 Qw 7 .1 4 7 5 t,- l

(7)

TEHAGA KERJA

Biaya tenaga kerja secara borongan Rp

. 100 .000 .-

Biaya F 0 H

E per bulan

Utilities Listrik A ir

- Penyusutan alat

- comp res or

- Sp ray er

- Slept

- la in-lain

Rp . 30 .000, -

Rp . 10.000 ,- a lat :

Rp 66 .666 ,- Rp 15 .000,- Rp 17 .500, -

Rp 4 .0 00, -

103 .166 ,-

Rp . 143.166, -

T 0 T A L PER BULAN T 0 T à L Per Unit Rp . 143 .166 = Rp

. 5 .302,44 Perincian Biaya yang dibutùhkan per U

nit Toyota

Kijang untuk proses pengecatan Cara Konven

sional Biaya Bahan Baku Rp. 197 .147 ,50

B

iaya Tenaga kerja Rp . 100

.000 ,- Biaya F 0 H Rp. 5 .302,44

TOTAL BIAYA STAHDART

( PER UNIT ) Rp

. 302 .449,94

(8)

72

P E lq G (.1t I1.1J& A H B Ib IlA 1.1 C A 1) A (-7E 14 G E C A 'l'A 14 K0 H VE lç S 1 O 14 A L 1(.E L,0H PO X AL U 1 S

P E 14 (JG I.l14 A A 1%1 I:(A H A 1.1 C A RA P )..:H G E C A'1'A l'1 KO H V E H S 10 14 â L K E L 0 1.1 J..' H .1 h1

r . . T

1. e. t ...-z .

j n !;' r.z IJ # t1l:st7-,

# * l '

*t(u k -n k-.- --- - --..-v---. --.-- --. v ..w -.-v--... .. -- ... j h d-L>.

! ld . 4 t r

l . ! j j l

i j I , I q q, j

i : , , I ! , u .

' 1 I 1 ' 1 !

l 1 z , l l

.- .. - - - - '- - - . - - ' - - - . k X- -- A 1 1

j I r '. j . ! . :

,

j . . l . I r . t r ,, ' , q ,. 1 r .. 1 $

'

q ! .j,tj 1)-Kn 1' 'u 'u E:t ls'.i> c.; u nj s 1'7 i-e' ' ! l.'- j,' p.(: i l':. I.; 1J 1-(i j ja r ra &a 1.q I lu l-r,,q l jv 1uq ) aw . z x .

'

x . 1 l .u l1 ) .! .u i1 . l .. x t.' , . $ ' '

'

fI>I: n c...' 1.r.o. 1,(s i j !. ) lv I ) a!1. j 5 .- 1lV j I r w v jz ) ! I r, w k ? )1, ; - !j r.,t l! 'v:, I lt 5 1w wv ih t ' < 'I 1 1t.

.

.e . . : i i I l . l $ 1 r . 't 1 , ,

lL1rj!..: 1.; * ! 1.t ti 5 14 ! ' 6 l6 t r; 1 1. . - ' . ..:t - l Qx,' t! lt 11 j w a k , I j w . y w ak l ! . j !

.

. !!

'

, ,. ...

'

:l. 1i. 1.

*

Ei

d

l ù

d

1,

*

,

11 .,

*

1 1

*

1 ,

*

il:k'

d

' ''11'-..

*

( 11k

*

'

* '1r!;'

'

i -11EEE3.

*

i:'''' '''

'

: Ik.

'

.!..11.l/',.''.;'!?

d

1,,'-.'

'

:::::'

....-. '

''- '

:Ii. 'j''i- Jl'i.ll '!.. 'i''

'

:k-..

d

:1:

*

44. --1!,.:.;!'i.'

'

';'

'

,-.. '

i l: ;lë

'

111.1.1.-.

*

- -.

1 1

*

i lE

d

' ll. ' ll. 'l-ù''.'.,

d

'' ''' --,

*

1 ,1 :11:1!5.

*

- -,. 2;.

4

;

*

:1-

---

*

i l!:''Ik'.-',. 11

*

1k

*

:1:-..

*

- 1k

*

- 1k

*

1 1$.

*

, -

*

.... E1$,'

'

i lk. '!L

d

( 11!!!,p'--',. ', 11!

*

(112 lli'

'

l i-..

d

l''.;

d

.1;-

'

! i' (1i:'l''

'

'i--.li

Y . -

. . t ! ... *. l n . y l c 3I 1 n I . n j z !, c , j l > .;. 1. e) j 1. l e; j1. ! o ( )y 'F ' ,1 = r 1) a n t ri-.1r.2 !' 1 w! 1 u , z. 1 . I v . k I ,, 1 v , u v ! o l w .t J u : . v ! ,. t 1 z.!u u

I I I ) .? , 1 l ?' . i

'

. ''11::7

*

t:::2j,

'

..'.

*

1 1. ,1:::::

*

..,. 11:::.:jl.

'

' '' 111:

*

,,,.l. '

' '

i I)::r'

, .,.. '

1 :,,...ill:l.

d

jl:'':r''i,k

d

t I)::

,,,, '

. '

ll;ll

d

'It:r:.

'

.,k,;:. 'p .,;j

'

' :,.

;j

'

''' 1 ,

'

j j.

'';

E!r

'

:12::,!.1,..,,,,,,

j j . . h k , ,

'

' ltl'

'

! 'lll,l''i,'';ë.

d

: k:

'

'' ''':''

'

..;,, '

!..112:j,

*

, ,,p. 'l:

'

!! ,I;.,J,

'

I I:.. 11::::2,

*

.,jp

'

' ''

'' 11. 'It::r

'

.!.,,i;

d

1 1:::):jijj

'

ijj

'

1i. 1::::'

*

,.,,:;. lli'''.

'

,lij,,. ,,:,:,.,.

' ' '

1j

'

l ll:z'

'

! .,jjqr 'Ii''l'

'

p i.,;,

d

, jjj,

:;;

d

' p

d

1 :::7'' .

!j,j,!,.11i::r

'

4rE.:11: lijj'

d

i1t'!l''...'

'

' ' ,6,;''..3tï 11@:1).,(jj:

.$

'

,., . .. . . j ! j j !

. I ... - l , y ; : n w k l o 1) . l n 1.,l ' n y i l c g . '!. -, x ,. 1, .I ;. . !y n -.. .: l

zh.a t t-' 2- r.,.1.p-; :- .' t.q.) i z t!J ', ,. ur1 . z. u J l z- v ., $ . u ., ', ,. ; l o u .a : u J , ,.!.. -1

' i .1 l 1 1 j j I l

rw-l IC1 we'olrm Q 11 l N 1% I 5 16 I D 1) '. .7 !& ! D !( 1 9 39 l D IY I Q !$ I N lt kçk *V: Uv-lwMw & :k l Q âk ) A lt j K âk 1 Q 'k i Q âk j & 1% $ Q tk '1 Q *k j Q

', n & ':, n j j. 1. n 3j 1' o ;t 1, z.o ).

t j z n . j t . j . n j t ' j . g n . . ) t 1 4 . . . n . . ) t j . . e k ) t ' . ( : ; i y t : l

:.tu*'. z'*wi 1:,j*2 ,p',,.-, jp .t:. jk .6 .

-w.w. u. . . :i . 4. k . ,j - 4. w p1 a. w jl !j !

'

! ' l i

- o r (b c r..o r 1r...:, 1 I .x'1. l!. I :ck lt 1 tl(, lt 4 I(, 1t l 1( 5 lt l If-I lt l( ' l t 1 $..

'

t'l.lt ' 1.(1 1t 1 l t-l lt

lhln.. . w w- . w , .v l . 1 w I

' :1 I l . il l ) , ! j .. .

i'c -..; uen I .itI'.:n -1 ,..1h

'

-v

' n i 1i.sru l ji,'r. f j1*n j 16,..-q ji..:q ( 1Kq 1iq'q

'

1 t-%q

* ** s r . ' ! . j ! * . . l ! e % : !

'

! % ! ! ..' l ! . j ! . l - l 1., 1 s

'

v

'

..n , jj,.q ,jj:q 1. !

j j : q - j j : j l j y q ! j y , q q ! j j . . . ; . C ' a q

'

1. y.

'

C%11'g ! j!n j!.x

'

c j q . j.x y

'

y . . j . j j .. . l .

'

k w k l I ! .%y i: ! : e.

-

r l r . mj j q jt,,1 u. n,

-

j j r o : 1 , . n 4 o w ) , j j 7 , j j 1 r a n , - 1 j '

i - z ; g c

,r

. n k l

jt'.j n g

*jt. j x kj jL .44 )tj j o a j , ter .d .-,

' l 1 I

. - '., ,- 1 I .1. ... ...,...1.h... lq .............,1.................

Keterangan

Tabe 1 Perband ingan mas ing-' mas ing regu da 1a: ke lompo k A lu i s d an Am in yang menggun akan bahan dengan cara konvens ion a l

(9)

(F'Ii;l-1()77f-'l IJl-ktlbt,tk l''k 1.:,t'bfi'I 'rq l''p t)'-kck ik zPj EJ' Eîl-pf-l 1i;(---'/7j'l'dzbl-k 142(() L.l !(!JillkI65 J. 18))lq 2rkJ-, I(Li4-.I.,(() l'I EF't--)16 SïkJu 27kl1 J5'l'

!h rt k c.

C .. .' .

$.r t c:

3

r k ' U k; J

'> '

) i D r ! i J 1 k

P e 1-b an d i n g a 13 p e n g g u n a an b a IR an k e l o mp o 11 S l aln e t cl a l a ln ( s e nl13 î. 1 a l) ) d e n g a n p e n g e e a. t an ko y1v e n s i o n a l .

(10)

4 .2 .2 . Biaya yang terladi pada proses pengeeatan cara OVEH

Pada cara pengecatan Oven in i telah d igunakan

(dua puluh tuluh) kendaraan Toyota Kijang sebagai sunber

analisa biaya pengecatan Pendataan dilakukan pada lapangan

serta pencatatan nenurut kelompok kerja nasing masing

reg u .

B iaya yang terjadi terdiri a tas

B iaya Bahan baku

( per unit )

Ham a B ahan

Batu Slep

Primer Epoks i Harderner T inner Epoksi Dempul Dank Deutz Isolasi kertas

Ksrtas gosck

T inner A Surface Filler C at Oven ICI Cat HC oven y a sh Ben s in Kain Takrag Thinner Oven

Banyak Biaya

Rp . 2 .25 0 ,- Rp . 14 .2 80 ,- Rp . 5 .912,50 Rp . 74 .80 0 ,- Rp . 1 .870 ,- Rp . 13 .0 75 ,- Rp . 1.547,- Rp . 18 .975,- Rp . 36 .0 00 , Rp . 36 .000,- Rp . 55 0 ,- Rp . 800,- Xp . 11 .550,- 1,6 lt

4 ,3 lt 17 Kg

3,4 bj

52 ,3 lb 1,7 lt 2 ,3 lt 2 lt 2 lt 1 .1 lt 1 lb 3 lt

0 BAHAH BAKU STAHDART Rp .217 .609 .50

(11)

B iaya T EHAG A KE RJA

bo rong an un it 110 .000 ,-

B iay a H U t ilit ies

Rp . 30 .000 ,- Rp . 10 .000 ,- 4 1 .66 6 ,-

166 .666 ,- 133 .3 33 ,- 2 5 .000 ,- 1 .3 00 ,-

Rp . 36 7 .965 ,-

F0H per Rp . 407 .965,-

A

4 0 7 . 9 6 5 , -

UH IT

= Rp . 15 .109,81

Perincian B iaya yang dibucuhkan

K ijang untuk proses pengeeatan eara OVEH

U n j. TJ T o y o c a

- B iaya Bahan baku

-

Biaya Tenaga Kerja

- B iaya F 0 H

T 0 T A L BIAYA STAXDART

E per UMIT )

Rp . 2 17 .609 ,50 Rp . 110 .000 ,- Rp . 15 .109 ,8 1

Rp . 342 .719 ,31

(12)

1.:.J-qI-1 f-.;tè;.I.l1-1 219k?èk1-1 1.',2CtII/5$l'1 ('-',/1kik'.2:!. P E l'IG Jt''(--,,/à'l'A H O V E l-k K E L O t1P 0 K A 1-,U 1 S

P E l'1G () U H A A 1$ B A 11 A 1.1 C A lk A P E H G E C A 'i',% lqI O %ïE H K E L 0 H P 0 K A /1 I H

r'$*11$e r zg (-'.'r '

p- ' q ) r ! r t w h . r r. Ia..w .I.r - 1 1 z z 7 1 L tC11$'. ul u -a.é. k

: àx .. q. i.a- 2...' s's e rj:..:,ârf

b. u,7. '. n., I .. :.): r o'w rl. 1

1 * .r n ' (d # - z. o rx ) j.Jp r u!r ) .'u' .. .s. k u

v' s P. A

r. C T ll - & 1 1: rrr T m ; e.! .p rj u.'Jk w ui 6 u. :.

7. - i klT u.d k â'iu T ' ' o < u e.

1li ) rt. - I '() . e

'

lf . o crr: ' '

'

rb ' '- t 8 ...;o l - :1$1 i '. 7 ' 1. . T' i. 1.p e' .!: o u''t::()y

.

.. .. ! k 1 . .

P e r b an d i n g an p en gg u n a an b a 1:aln p ad a r egu - r egu d a l aln ln a s i n g -

C Vj '

%.% t, .3 t . . 5 0 1 Q 19 Q v

D 1 1. A

'

à k C:,l9

m a s i ng ke l o mp o k A 1.u i s A Illi 14 e a r a o v e 13

(13)

P E H G f.J U t1 A JA H B A l'!A l'1 C'h R â P E H (.1 EC A'l'A t'1 O b'E H KE L0 H P O K S L A 14 E 't'

% r ' '* *) ' z. VJ ''. () ... :. l. (:.

r .# r j;

J lk J t

P e 1-13 an d i n g an p e n gg u 11 a a.ll b a.in a.)3 I:'acl a. r e g u - 1- e gu d a l an) k e lo ln p o lt 0 8.r a F.t(3 IR J.?:e C a l.: a.rl (7 V e 13

(14)

PE SG GU LCAS RAT A- RATA

B ahan

J 1 4 7 ,6

P E 1 9 G 1 3 U lp A A 1 9 R A T /& - R A T Jt SAR:

O

B a i-ta n

54 ,4 5 2 , 3

(15)

G t'jt'IEkA R S T ?'! l'i D A R T k:/& K T U D ;blç 8,T A 1'l D A R T J U H L A H F'E i: E R J A P /A D A S E 7'J /1 P T A H A P A l'I F' R 0 S E S

(',AR/s it0 l'k 7 E 1$ S 1 O lq A L,

T F

nI a M

Q Ck l l,G

-1 a 11) C V * C *X Ct 1 Yn

--

2 8 v - j a l n

= 3 o r ar1g

Jam o rang

ian orang

J a 71 o r a n g

=14 Jam

= 3 o rang

1 lé J a n c: : o r an g

= 8 J a m k e r i n g .

= ( 1 . l r z j a. T n

= 2 o r a.n g

TOTA L T'OT AL

à e t e r a n g a n T = P =

= C l 0 j am

= 16 o rang ,

T j.11.1e / w a lk t u

Person/pekerja

(16)

80

G A lt Fà Lb iq S T /tlq D h R 'f U Jtil 7'U D 2 lj S T tbs1q D A RT J U /1L â H P E i( E R J A F'A D I.b S ET J. A P T JtH AP Alç P R0 S E S

(->A i?A )ï O :)E R )q z'O V E lq

s ,- s r.jg

J :.:.7.J'D O rang

7 3 In (-)- r a n '&e.

ian O rang

Jam o ran g

T P

3 a m

(3 r 8.n û

T P

)z '2

.7 8. I:I

1 c, r a r l vK..

je.., ' l a w ,s,jkl 6-1

T = 1 L,. J a.m P z 1 c' r 8 rlg

- (jt,k n' a m

-- 1 r-I r cfu.n g -

TO T AL T '1'0'i'AL P i( e t e r a n g a n

ö2 jam 13 orang

T - - T l. ' r r ) e / w a 1 1 t u

P - - P e r s o n / p e k e r 1 a <

(17)

AHAL ISA EF ISIEN SI B IA YA

ter/ad i pada kedua eara pengecatan seb es ar

p en gee a ta n

in i w aktu e ara p engee atan

Rp .4 0 .269 ,37 ., te tap i d a lan eep a t .

p eng eeatan

s tand art y ang nenunjukkan perbe-

stand a rt

t a e p a t j a m

Perbedaan yang terjadi murah cara pengeeatan konven-

sional pada biaya bahan baku biaya tenaga kerja jum lah

ba han te tap i pad a

H aka efes iens i be rhu bung an

pada

k e r j a pengecatan oven

kedu a e ara p engec atan

ketergantungan adalah berbeda seg i p rose s p eng ega can

sangat nenguntungkan Caraka Cash Flow Perusahaan . P en ba hasan a tas

4 .3 .1 Biaya Bahan

H e liha t pe rbed aan d a ri bahan ba ku y ang d îpe rg una kan nas ing nasing cara pengecatan tidak seluruhnya berbe- d a ma ka , p en ggun aan b ahan e ara peng eca tan konven s ion a l leb ih nenguntungkan dari segi business . Hal mana diperoleh bahua dengan penggunaan bahan yang leb ih murah akan menda- patkan profit lebih besar .

Untuk dari segi produsen karoseri pertimbangan analisa nemilih bahan yang lebih murah serta pilîhan

(18)

D w

p en ge ca tan yang m enun tu t p erkenb angan , p eng e ca tan

Oven menjad i pertimbangan .

Bahan pada cara pengecatan Konvensional adalah umumnya

lebih banyak/boros d igunakan , hal terbukti pada Jumlah yang dipergunakan, dan jumlah Filler Epoksi yang lebih

banyak daripada pemakai eara pengeeatan Oven.

Beg itu pu la p ema ka ian ke rtas g oso k sebab p ada bag ian

penggosokan body terjad i tiga kali. Keborosan bahan baku

un tuk pr oses peng ec atan ca ra p eng eca tan K onv en s ion a l hany a b oros p ad a fak tor K uan t ita s . Da r i seg i B iay a S tand art daripada Bahan baku , yang apabila d iband ingkan dengan Biaya Standart eara Oven adalah leb ih nahal sehingga pada p ihak produsen Karoseri bisa dikatakan sebagai Efesiensi. A lasan nengapa' p ihak produsen karoseri menganggap hal itu Efisien,

adalah karena Hasil pengecatan kedua cara sepintas sana . Perbedaan terletak pada faktor Daya tahan , serta warna yang lebih baik dan waktu penyerahan yang lebih cepat p ad a ca ra p eng ec atan oven .

Jelaslah sudah , faktor efisiensi kedua cara pengecatan adalah relatif dan realistis . Relatif dalan pemaka ian bahan baku terutama pada cara pengecatan Konvensional dan Realistis di dalam arti daya tahannya .

A lasan tertolerir , dengan seg i mana harus diadakan pilihan .

Penulis memilih Cost Accounting sebagai Obyek Efesiensi adalah beralasan bahga yhanya dengan analisa faktor

faktor standart kerja bisa dicari untuk d itetapkan sebagai

dasar keputusan p ihak Hanagement dalan Menilih suatu Desi-

(19)

yan g tep a t . A rt iny a se tiap e fes ien s i tid ak se la lu d ihubu ng kan d eng an p erbed aan y ang leb ih n aha l

yang d ike lu a rkan , n e la in kan wa ktu p enye ra han d ih itu ng d en g an bun ga akan sang at nem peng aru hî C as h Pe ru sa ha an

kep en t ing an p eru sahaan , ba han

stan d ar t y ang tep at d ar i p ilihan eara peng eea tan , wa ktu pen ye rahan ha s il produ ks i m erup akan fakt or yang p er lu d ip erha t ikan . Peng end a lian b iaya terutan a d a lan p eny era han hasil produks i nerupakan yang sangat pen-ting d i

C as h F low p eru sah aan .

4 .3 .2 B iaya Tenaga Kerla

Tenaga kerja untuk pekerjaan perusahaan karoseri

CZ RZK A p ad a bag ian p eng eca tan s e la lu d ib ayar

b oron gan . Se t iap ke lon po k akan n endap atan p emb ay aran lun as

apabila bag ian yang nenjad i tanggung jawabny a selesai dikerjakan . Artinya pembayaran nenurut jum lah kendaraan yang telah d iselesaikan proses pengecatan-

S ist im p enb ay ar an bo rongan ber laku u n tu k ca ra p eng e- ca tan K onv ens iona l nau pun cara p eng eca tan Ov en . P erb ed aan

biaya darl kedua cara terletak pada tahap akhir menje-

lang proses pengeeatan selesai. Biaya tenaga kerja secara

Rup iah lebih murah Biaya tenaga kerja pengecatan cara

Konv en s ion a l .

Jum lah tenaga kerja yang d ipakai di pekerjaan pengecatan

(20)

terlihat lebih banyak d i cara konvensîonal. Perband ingan k-edua eara pengecatan dalan kuantîtas adalah lebih banyak 3

orang pekerja . Atau lebih banyak pekerja eara penge-

Konvensional.

:enang dalam ha1 pihak Produsen tidak nempernasalahkan

,

tetapi faktor yang justru kecil ini nengingatkan setiap pekerjaan untuk nenperhitungkan faktor efesiensi pekerjaan

d an p en ye les aian .

Karena setiap pekerjaan pengecatan dari kedua cara eatan nenggunakan Hanusia sebagai Subyçk.

gaktu harus terpikirkan pula. Penghenatan uaktu atas peker-

jaan seeara keseluruhan adalah terlihat berbeda

. 70 Jan

kerja standart pada cara konvensional, serta 62 jam kerja

standart untuk cara Oven .

Peng e- n aka fakto r

4 .3 .3 Perhitungan biaya Overhead pabrik.

Pada Perusahaan Karoseri Caraka biaya overhead dicatat pad a s aat b iaya ters ebu t d ibay ar d i d alam buku kas. Pad a tiap-tiap . akhir periode/total biaya overhead diketahui

. .- *

berdasarkan jun lah yang telah dibayar selana periode terse- but. Biaya overhead yang terjadi telah diindentifikasi atau diklasifikasikan per departemen atau per jenis biaya secara jelas dan terperinci, hanya departenen pengecatan secara

oven yang selama nasih dapat

dipertanggung jawabkan analisanya . Hal ini nasih nenerlukan

beberapa pengauasan biaya yang yatut d i.kaksanakan .

B iaya Over head p abr ik p ad a p eru sa haan karose ri C a raka

(21)

T e t a p 6 b 1' a y a o v e r h e a d p e s a n a n . - .

nenjad i tanggung jawab beberapa

terp isah sering menyebabkan biaya tersebut terjadî besa r y ang sen est in ya . pe ru sa haan menjanin tingkat

p e r u n i. t p r ra d u .k m a e a m J' e n i. s - b ernae am

ba tas-b at ps y ang

terjad î harus d apa t d ipe rta han kan d a lan ter ten- ' lahn *'a re lat l'f

Ju n y w .

Pengg un aan tar ip b iay a Ov erhead Pab r ik p er d ep artem en

P enb eban an Ov erhe ad p erp rod u k

P eng a wa san b iay a O ve rhead d apa t d ila ku kan

t e r j ac' 5 . K n y a y an cr &

'

0 e r t a n ( &= : r : > u n g j a : g a b a t a s t e r j a d i - n y a b 1 a - ; a o v e r h e a ci u

r a n o' ).e b i 'n s e n e s t -5 n y-a .

3 eo

ov erhead p ad a He rusa haan kar ose- d ib eban kan sebaga i H arg a

pengecatan seeara Wajar dan dapat dilakukan

produ k peng auas an atas s tand a rt ov er head un tu k eara p en g eea tan Ov en naup un Xonvensional yang hanya d ibedakan pada Ruang Oven dengan

bantuan dirana tiap-tiap ting-

organisas i ditentu kan biaya yang dapat d ikendalikan dan

yang Menjad i tanggung jawabnya .

Suatu Perusahaan industri seperti halnya pada Perusa-

haan aktivitas pokok yaitu Pro-

Den r an d en ik ian=

(22)

ad m i n i s t r a s î ad a

nen eapa i t ing kat

akt îv itas t ersebu t D eng an ad an ya ke eerma tan

tep at m aka pe ru sa haan kar oser i ''CA RA KA '' akan leb ih e fes ien d a lam b iay a seh ing ga

merupakan sebagian menunjang

op tim a l d iharap kan p eru sahaan . p e m a s a r an

Op t im a l

P erh itu ngan B iay a d alam C ost 0 f H on ey

P erbed aan merup akan

u aktu p eny e lesa ian p rose s p engee atan yang u tam a .perb ed aan w aktu p eny elesa ian peng eea tan ad a la h J a ln

pengeeatan 62 Jam Hal akan

m emp eng aru hi C a sh F low pe ru sa haan .

B ila p eru sa haan n eng gun akan ea ra peng ee atan konv en s ion a l ma ka b iay a y an g d ike lu ar kan ad a la h sebe sar Rp .30 2 .44 9 ,94 Sedang kan apabila perusahaan menggunakan eara p eng ee atan b iay a y ang d ik e lu ar kan ad a la h seb esar

Rp .34 2 .7 19 ,31

S ehingg a ap ab ila p e ru sa haan karose r i 'C ARAK A ' haru s meng iku ti pe rm in taan kon sum en d en gan ear a p eng eea tan

m aka b iaya y ang haru s d itanggu ng d ar i se lis ih b iaya peng eea tan ov en d eng an kon ven s iona l ad a la h

Rp .34 2 .7 19 ,3 1 Rp .302 .44 9 ,94 Rp .40 .269 ,37 .

D ib and ing kan d eng an tin g kat su ku bun ga d ep os ito y ang berlaku saat penelitian d ilakukan ,yaitu Z pertahun maka apab ila d iasumsikan usaha untuk mendapatkan Cash

(23)

F lou Se lisîh

unit Toyota K ijang Station seharga 25 .000 .000

b iay a peng ecatan d eng an p eng eea tan konv ens îon a l ad a lah s eb esa r 34 2 .7 19 ,3 1 30 2 .4 49 ,94

@ 5 0/ /

<. /p

p en gee atan ada lah Rp 34 2 .7 19 ,3 1 0 .0684 93 15 Rp 234 ,7 39 . Co st o f H oney d ar i b iay a e ara pengeeatan Konvensëonal adalah sebesar Rp 302 .449 ,94

40 .269 ,37 .

Apab ila bung a yang b er laku saa t p ene l it ian ta hu n a tau 0 .0684 93 15 Z har i m aka

d ibu at Hon ey

0 ,0684 93 15 Rp 207 ,157 .

Dengan asumsi bahua cara pengeeatan oven dikerjakan pada

prod uk p erus ahaan ka rose ri na ka p er hitungan b iay a d ar i ea ra p en gee atan te rsebu t ada lah s e lis ih b iay a d ar i pe rb and in gan b iay a p en ge eatan oven deng an konv en s ion a l d itamb ah eo st m on ey p en geca tan Y a itu Rp 40 .269 ,37

ERp 234 ,739 X 7 .75J = Rp 42 .088,597

Ap ab ila pe rus ahaan karo se r i 'CA RAKA ' mend apa tkan

pembayaran lunas didepan dari setiap unit Toyota Ki/ang

St at ion m a ka d id apa t pe ro leh an bung a se lam a har i

g62jam kerjal sebesar Rp .25 .000 .000 X 0 .06849 V 7 .75

132 .70 5 ,4 2 . A tas da sar p erh itun gan tersebu t zya itu kon -

sumen harus nembayar lunas pembayaran sebuah Toyota Kijang

S tat ion , p erus ahaan ka roser i a kan m end ap atkan e f is ien s i . Efisiensi dimaksud adalah selisih biaya yang diperoleh atas pemb ay aran luna s y an g d ite rim a d id epan d iku rang i deng an biaya eara pengecatan oven atas selisih antara oven dengan konvensiona l. Biaya tersebut adalah sebesar Rp 132 .705,42 Rp 42 .088 ,597 Rp 90.616 ,823 Xilai tersebut Mempunyai

(24)

33

ekonon is sebab perusahaan dengan nengorbankan

Rp 40 .269 ,37 E selisih biaya pengecatan ) akan nendapatkan

efis iensi sebesar Rp9O .616,823 .Sehingga cara pengecatan oven

akan mengefisiensikan cash flow perusahaan .

(25)

T ab e l 17 .9

P erband ing an anta ra

komponen jum lah

ca ra peng eca tan

b iay a d an wa ktu peny e le sa ian konv en s ion a l d an ov en

Perusahaan karoseri ''CARAKA''

R A PENGECATAH

SEL ISIH

KOHPOHEH KOHVEHSIOHJL 0 V E H

J UHLA H B IAYA RP .302 .4 49 ,94 RP .34 2 .719 ,3 1 RP .4 0 .2 69 ,3 7

KAKTU 70 JEH 62 JAH 8 JAH

PEHYELESAIAH

T abe l IV .1O

Pe rb and in gan p eng ec atan ov en d an

antara selisih biaya cara

konvensional dengan cost of money . p er u n it

Perusahaan karoseri ''CARAKA''

SE LI SIH B IAYA C ARA

PEHGECATAH OVEH DEHGAH COST OF HOHEY SELISIH PEHGECATAH KOHVEHSIOHAL

EBunga 25Z/tahun)

RP 42 .088 ,597 RP 132 .705,42 RP 90 .616,823

Catatan B iaya pengecatan yang lebih mahal Rp .40 .269,37 mempunyai arti leb ih kecil atas cost of money

dari harga perolehan sebuah Toyota Super Kijang .

Gambar

Tabe 1  Perband ingan  mas ing- '  mas ing  regu  da 1a:  ke lompo  k  A lu i s d  an  Am  in  yang menggun akan  bahan  dengan  cara konvens ion  a  l

Referensi

Dokumen terkait

Meskipun frekuensi modulasi lebih tinggi akan menghasilkan tingkat perubahan yang lebih tinggi dan deviasi frekuensi yang lebih tinggi, ini mengimbangi oleh amplitudo dari

Dari seluruh hal di atas terlihat bahwa proses ini membentuk 3 pola, yaitu (1) Pola Datang, yaitu bagaimana melibatkan dan memobilisasi warga jemaat untuk terlibat; (2)

Astra International, Tbk - Daihatsu Branch Office Semarang Pada Bagian Service Departement mempertahankan dan meningkatkan lingkungan kerja yang ada baik

Akibatnya, pendidikan baru yang membawa semangat sains modern yang memiliki pandangan yang minus terhadap agama tidak terintegrasi dengan baik pada sistem pendidikan

[r]

Adapun langkah-langkah model problem possing BABS sebagai berikut : (1) membuka kegiatan pembelajaran dan melakukan apersepsi serta motivasi kepada siswa sesuai dengan

Berdasarkan tabel diatas didapatkan bahwa nilai sig sebesar 0,00 &lt; , 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa variabel demografi, pengetahuan perpajakan, sanksi pajak dan kualitas

Model jaringan saraf tiruan perambatan balik yang dihasilkan mampu mengidentifikasi isyarat suara huruf vokal dengan baik, akurasi tertinggi pada arsitektur JST